Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Ngarai Nishizawa & Pass Daibosatsu: Wisata Nyetir Sehari

Ngarai Nishizawa & Pass Daibosatsu: Wisata Nyetir Sehari
Wisata nyetir sehari ke Nishizawa dan Daibosatsu Pass: pilih satu jalur saja. Cek pembatasan jalan, parkir Kamihikawa, penutupan jalur, dan kriteria pembatalan.

Ringkasan Cepat

Perjalanan sehari ke Lembah Nishizawa dan Celah Daibosatsu

Perjalanan berkendara di pegunungan dengan pilihan untuk menikmati air terjun dan hutan Lembah Nishizawa di Yamanashi serta punggung gunung di Celah Daibosatsu dalam sehari, dengan memilih salah satunya sebagai tujuan utama.

Daya tarik

Lembah Nishizawa menawarkan jalur pejalan kaki dengan rangkaian air terjun dan aliran sungai, sedangkan Celah Daibosatsu menyuguhkan pemandangan hutan dan punggung gunung yang membentang dari Celah Kamihikawa.

Tempat parkir dan akses

Celah Kamihikawa merupakan titik awal menuju Celah Daibosatsu. Saat ramai, Anda dapat menggunakan jalur pendakian dan jalur pejalan kaki yang berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki dari tempat parkir di tepi utara Danau Daibosatsu, yang menampung sekitar 300 mobil.

Memeriksa pembatasan dan penutupan jalur

Bagian Jalur Lembah Nishizawa yang dapat dilalui berubah karena bencana atau salju, sedangkan Jalur Pengamatan Alam di sisi Celah Daibosatsu ditutup. Periksa pengumuman di pintu masuk dan informasi prefektur untuk memastikan apakah jalur dapat dilalui.

Cara merencanakan

Jangan memasukkan dua perjalanan jalan kaki penuh dalam hari yang sama. Jadikan salah satunya pendakian utama dan yang lainnya sebagai kunjungan singkat di sekitar titik awal jalur.

Mengatur waktu dan keramaian

Tibalah di titik awal jalur pada pagi hari dan mulailah lebih awal. Saat ramai, gunakan tempat parkir yang ditentukan dan berbaliklah dengan memperhitungkan waktu mengemudi setelah turun gunung.

Perlengkapan dan keputusan untuk membatalkan

Siapkan sepatu pendakian antiselip, perlengkapan hujan, dan pakaian hangat. Jangan memasuki gunung pada hari dengan kondisi buruk seperti air meninggi, hujan deras, angin kencang, kabut tebal, atau selama musim bersalju.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Yamanashi

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Ngarai Nishizawa dan Celah Daibosatsu sama-sama merupakan kawasan pegunungan yang membutuhkan banyak berjalan kaki.

Jika menghubungkan 2 tempat dalam perjalanan berkendara sehari, jangan mencoba menuntaskan rute utama keduanya pada hari yang sama; jadikan satu tempat sebagai pendakian utama dan tempat lainnya hanya persinggahan singkat di sekitar pintu masuk jalur.

Periksa waktu keberangkatan, matahari terbenam, serta kondisi jalan dan jalur pendakian, lalu utamakan turun gunung dan pulang dengan selamat daripada memenuhi rencana.

Perjalanan sehari ke Ngarai Nishizawa dan Celah Daibosatsu: pilih salah satu

Jika memasukkan putaran Ngarai Nishizawa dan pendakian ke Celah Daibosatsu pada hari yang sama, perjalanan berpindah tempat akan dilanjutkan dengan berjalan jauh.

Rencana yang realistis adalah memilih antara opsi A untuk berjalan di Ngarai Nishizawa dan opsi B untuk mendaki Celah Daibosatsu, lalu menyisakan tempat lainnya untuk kunjungan berikutnya.

Opsi A menjadikan Ngarai Nishizawa sebagai tujuan utama

Tiba di pintu masuk Ngarai Nishizawa pada pagi hari dan berjalanlah di bagian jalur yang dibuka sesuai stamina dan waktu.

Setelah turun, pulihkan kondisi di tempat istirahat umum seperti michi-no-eki, dan jangan memaksakan diri menuju arah Celah Kamihikawa.

Nikmati air dan hutan ngarai secara mendalam sebagai 1 tema.

Opsi B menjadikan Celah Daibosatsu sebagai tujuan utama

Mulailah dari sekitar Celah Kamihikawa dan pastikan jalur pendakian yang dapat digunakan melalui panduan serta rambu setempat.

Jika menuju punggung gunung, perlengkapan, pengalaman, dan cuaca adalah prasyarat.

Setelah turun, jangan berpindah ke Ngarai Nishizawa untuk mulai berjalan; beristirahatlah di tempat aman seperti wilayah kota Kōshū.

Pilih di antara 2 opsi melalui tabel

Tentukan tujuan utama bukan hanya berdasarkan selera pemandangan, tetapi juga permukaan jalan, stamina, dan informasi penutupan.

Opsi Tujuan utama Ciri Cara mempersingkat
A Ngarai Nishizawa Air terjun dan ngarai Berbalik di tengah
B Celah Daibosatsu Hutan dan punggung gunung Sekitar pintu jalur

Periksa pembatasan jalur pejalan kaki Ngarai Nishizawa

Ngarai Nishizawa berada di dalam Taman Nasional Chichibu Tama Kai dan memiliki rangkaian air terjun serta hutan.

Karena terdapat jembatan, tangga, bebatuan, dan permukaan basah, masuklah dengan persiapan setara pendakian, bukan sekadar berjalan di taman.

Periksa pembatasan di pintu masuk

Bagian jalur yang dapat dilalui berubah karena bencana, pekerjaan pemulihan, dan tumpukan salju.

Jangan hanya mengandalkan informasi pembukaan lama; periksa panduan Kota Yamanashi dan pengumuman di pintu masuk.

Jika ada tanda dilarang masuk atau pengalihan, jangan lanjut meskipun garis di aplikasi peta masih tersambung.

Tentukan lebih awal apakah berputar atau berbalik

Selain rute putaran, ada pilihan untuk berbalik di tengah jalan.

Jika setelah mulai berjalan Anda khawatir terhadap kondisi tubuh atau cuaca, kembalilah tanpa terpaku pada jumlah air terjun yang ingin dilihat.

Karena masih harus mengemudi setelah turun, penting untuk tidak berjalan sampai batas kemampuan.

Ikuti jalur satu arah dan rambu petunjuk

Di tempat sempit atau jembatan, jangan terburu-buru mendahului dan saling mengalahlah dengan orang yang datang dari arah berlawanan.

Jangan masuk ke jejak yang turun ke aliran air, area di luar pagar, atau jalan lama yang ditutup; gunakan jalur yang dirawat.

Ambil foto di tempat stabil dan jangan melihat layar sambil berjalan.


Hindari bahaya di tepi air Ngarai Nishizawa

Walaupun air jernih atau kolam air terjun terlihat dekat, ada batu basah, arus deras, dan lereng dengan perbedaan ketinggian.

Alih-alih mendekati pemandangan, amatilah dari titik pandang yang ditentukan.

Gunakan sepatu gunung dan bawa barang agar kedua tangan bebas

Siapkan sepatu gunung antiselip, jas hujan, air minum, peta, dan pakaian hangat cadangan.

Hindari sandal atau sepatu dengan sol licin dan gendong barang agar tangan dapat menggunakan pegangan atau rantai.

Ambil langkah pendek di papan kayu basah atau daun gugur.

Batalkan masuk gunung saat air naik atau ada petir

Hujan di hulu pun dapat mengubah ketinggian air sungai.

Jangan masuk pada hari dengan informasi hujan lebat, petir, atau angin kencang; jika hujan menguat di lokasi, kembalilah ke arah yang aman.

Jangan berteduh di jembatan atau tepi sungai, dan ikuti instruksi petugas serta tanda peringatan.

Hormati satwa liar dan tumbuhan

Jangan tinggalkan makanan atau sampah dan jangan mengejar hewan yang terlihat.

Jangan membawa pulang tumbuhan, batu, atau ranting jatuh, dan jangan keluar jalur untuk membuat lokasi foto.

Untuk membawa hewan peliharaan, periksa panduan Kota Yamanashi dan patuhi bila diminta tidak membawanya masuk gunung.

Nilai Celah Daibosatsu dari area parkir Celah Kamihikawa

Di kawasan Daibosatsu, Celah Kamihikawa digunakan sebagai titik awal pendakian.

Setelah parkir, lihat cuaca, awan, angin, dan kondisi tubuh untuk memutuskan apakah menuju punggung gunung atau tetap di sekitar pintu jalur.

Gunakan area parkir resmi saat ramai

Ada beberapa area parkir di sekitar Celah Kamihikawa; saat ramai, Area Parkir Tepi Utara Danau Daibosatsu (area parkir nomor 4) juga dapat digunakan.

Area parkir nomor 4 memiliki sekitar 300 ruang, dan disebut berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki ke Celah Kamihikawa melalui jalur pendakian dan jalur pejalan kaki.

Jangan parkir di bahu jalan atau pintu keluar-masuk fasilitas; bila ada petugas pengarah, ikuti instruksinya.

Jika penuh, jangan terus menunggu dan persingkat rencana.

Bedakan jalur pendakian dan jalur pengamatan alam

Di sekitar Celah Kamihikawa terdapat jalur pendakian dan jalur pengamatan alam, tetapi keduanya bukan jalan yang sama.

Jalur Pengamatan Alam Celah Daibosatsu yang dikelola Prefektur Yamanashi ditutup, jadi jangan masuk ke bagian tertutup.

Sebagian jalur pendakian dan jalur pejalan kaki yang menghubungkan Celah Kamihikawa dengan Area Parkir Tepi Utara Danau Daibosatsu dinyatakan dapat digunakan; pastikan bagian yang tersedia lewat rambu setempat.

Anggap cuaca punggung gunung berbeda dari kota

Walau area parkir tenang, angin atau kabut dapat menguat di punggung gunung.

Jangan menganggap tiba di puncak atau celah sebagai keharusan; berbaliklah jika pandangan buruk, angin kencang, atau Anda lelah.

Jangan mulai berjalan dengan meninggalkan pakaian hangat dan jas hujan di mobil.


Patuhi waktu turun di sisi Daibosatsu

Dalam perjalanan berkendara di pegunungan, waktu mengemudi di jalan sempit setelah mendaki juga harus dimasukkan ke jadwal.

Jika mungkin terlambat turun, batalkan puncak atau titik pandang tambahan.

Hitung titik balik dari perjalanan pulang

Periksa matahari terbenam, penutupan jalan, area parkir, dan stamina rekan perjalanan, lalu sepakati keputusan untuk berbalik.

Jangan anggap kegagalan untuk mencapai tempat yang direncanakan sebagai kegagalan perjalanan; jadikan kembali dengan selamat ke pintu jalur yang sama sebagai syarat selesai.

Jangan masuk ke plaza pandang yang ditutup

Ada pengumuman penutupan plaza pandang dan jalur pengamatan alam di sekitar Danau Daibosatsu. Jangan melewati pagar atau tali untuk mendapat pemandangan; nikmati hanya bagian yang terlihat dari area parkir atau jalur yang dibuka.

Periksa panduan di lokasi untuk mengetahui apakah tempat itu sudah dibuka kembali.

Beristirahat setelah turun sebelum mengemudi

Ganti sepatu, minum dan makan, lalu periksa rasa kantuk dan kelelahan kaki.

Jika lelah, jangan tambah tujuan wisata berikutnya dan pilih jalan pulang dengan waktu longgar. Jika hanya ada 1 pengemudi, kurangi beban pendakian lebih jauh.

Persiapkan perjalanan gunung antara Ngarai Nishizawa dan Celah Daibosatsu

Ngarai Nishizawa dan Celah Kamihikawa berada di kawasan pegunungan; walaupun tampak dekat di peta, kondisi jalannya belum tentu sama.

Jangan menjadikan mendekati kedua tempat dengan mobil sebagai tujuan; utamakan perjalanan pulang-pergi yang aman ke lokasi utama yang dipilih.

Periksa informasi pembatasan jalan

Periksa penutupan dan pembatasan melalui informasi jalan Prefektur Yamanashi, lalu prioritaskan rambu di lokasi. Kondisi penggunaan jalan hutan dan jalan celah berubah karena musim, pekerjaan, pohon tumbang, serta es, jadi jangan maju hanya berdasarkan navigasi mobil.

Jika diarahkan ke jalan belum beraspal atau sempit, tinjau kembali rute di tempat aman.

Isi bahan bakar dan siapkan komunikasi di kota

Periksa bahan bakar sebelum memasuki pegunungan serta simpan peta dan kontak darurat di perangkat.

Pastikan rencana tetap dapat diperiksa saat jaringan tidak stabil dan bersiaplah menghadapi baterai habis.

Kelola makanan agar tidak tertinggal di mobil dan mengundang satwa liar.

Pilih untuk tidak berjalan di tempat ke-2

Setelah pendakian utama, jangan mulai mendaki meskipun menuju tempat lainnya.

Beristirahatlah di sekitar pintu jalur hanya jika area parkir resmi tersedia dan Anda dapat singgah dengan aman saat masih terang; jika 1 syarat pun tidak terpenuhi, lanjutkan langsung pulang.

Putuskan pembatalan berdasarkan cuaca, stamina, dan perlengkapan

Bahaya muncul secara berbeda di ngarai dan punggung gunung.

Sepakati cuaca dan kondisi tubuh sebagai syarat pembatalan, bukan target angka; ketika ragu, beralihlah ke pilihan dengan beban lebih ringan.

Periksa syarat pembatalan dalam tabel

Merapikan risiko dan tindakan setiap lokasi lebih dahulu membantu mengambil keputusan lebih cepat di tempat.

Situasi Lokasi Tindakan
Air naik, hujan lebat Ngarai Nishizawa Jangan masuk gunung
Angin kencang, kabut tebal Daibosatsu Hindari punggung
Area parkir penuh Kedua kawasan Jangan parkir di jalan
Lelah, mengantuk Setelah turun Istirahat, pulang

Periksa pemberitahuan pendakian dan cara menghubungi

Untuk perjalanan yang termasuk pendakian, periksa cara mengajukan pemberitahuan pendakian yang dipandu Kepolisian Prefektur Yamanashi dan pihak terkait.

Bagikan rute, titik balik, dan kontak darurat dengan rekan perjalanan; jangan masuk gunung tanpa memberi tahu siapa pun tentang tujuan Anda.

Batalkan jika perlengkapan tidak sesuai musim

Pada masa bersalju atau berlapis es, Anda tidak dapat berjalan dengan pakaian dan sepatu yang sama seperti musim panas.

Jika perlengkapan dan pengalaman yang diperlukan kurang, batasi perjalanan sampai sekitar pintu jalur dan patuhi pengumuman penutupan musim dingin.

Periksa juga perlengkapan mobil sewaan sebelum berangkat.

Ringkasan perjalanan Ngarai Nishizawa dan Celah Daibosatsu

Jika mempertimbangkan Ngarai Nishizawa dan Celah Daibosatsu dalam perjalanan sehari, pilihan yang aman adalah tidak melakukan 2 pendakian serius pada hari yang sama: pilih satu sebagai tujuan utama dan lewatkan yang lain.

Di Ngarai Nishizawa, periksa pembatasan lalu lintas dan kenaikan air; di sisi Daibosatsu, periksa penutupan jalur pengamatan alam, area parkir, dan cuaca punggung gunung.

Periksa informasi jalur pendakian dan jalan tepat sebelum berangkat, serta sisakan tenaga untuk mengemudi setelah turun; itulah syarat menyelesaikan perjalanan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Ngarai Nishizawa adalah kawasan pegunungan di Prefektur Yamanashi untuk berjalan menyusuri ngarai, sedangkan Lintasan Daibosatsu menawarkan pendakian di punggung gunung. Keduanya memerlukan perjalanan kaki yang cukup serius, jadi untuk perjalanan sehari, pilih salah satu sebagai tujuan utama dan simpan yang lain untuk kunjungan berikutnya. Dengan begitu, Anda dapat menikmati hari sambil menyisakan cukup waktu dan tenaga untuk berkendara setelah turun gunung.
A. Gunung Daibosatsu memiliki ketinggian 2.057 m dan merupakan salah satu dari 100 gunung terkenal di Jepang, sedangkan Lintasan Daibosatsu berada di punggung gunung yang memanjang ke selatan. Begitu punggung dari lintasan menuju Batu Kaminari keluar dari hutan, pandangan langsung terbuka lebar. Pada hari cerah, Gunung Fuji dan Pegunungan Alpen Selatan dapat terlihat, yang menjadi salah satu alasan rute ini telah lama digemari pendaki.
A. Air Terjun Nanatsugama Godan adalah air terjun terkenal yang berada di sepanjang rute melingkar Ngarai Nishizawa. Waktu untuk mencapai air terjun berubah menurut kecepatan berjalan dan tingkat kepadatan, jadi gunakan peta resmi serta panduan lintasan pada hari itu sebagai acuan. Perhitungkan stamina dan waktu bukan hanya untuk perjalanan pergi, tetapi juga untuk menyelesaikan seluruh rute melingkar satu arah.
A. Dedaunan musim gugur di Ngarai Nishizawa biasanya paling indah dari pertengahan Oktober hingga awal November. Suhu di sepanjang aliran sungai lebih rendah daripada di perkotaan, sehingga perubahan warna daun juga berlangsung lebih awal. Melihat birunya air jernih dan merahnya dedaunan dalam satu pandangan, serta menjumpai pemandangan musim gugur yang penuh lebih awal daripada dataran rendah di Prefektur Yamanashi yang sama, merupakan daya tarik khas berjalan di ngarai.
A. Jalur pejalan kaki Ngarai Nishizawa ditutup pada musim dingin, biasanya dibuka sekitar akhir April dan ditutup pada 1 Desember setiap tahun. Demi keselamatan, jalur ngarai pada dasarnya berlaku satu arah. Bagian yang dapat dilalui bisa berubah tepat setelah pembukaan musim atau sesudah cuaca buruk, jadi periksa pengumuman di pintu masuk mengenai kondisi hari itu sebelum mulai berjalan.
A. Rute melingkar Ngarai Nishizawa panjangnya sekitar 10 km, dan panduan Kota Yamanashi memperkirakan waktunya sekitar 5 jam 30 menit. Jalur ngarai pada dasarnya satu arah dan mencakup jembatan, bagian berbatu, serta permukaan basah yang berlanjut. Periksa kondisi rute di pintu masuk dan susun rencana dengan waktu yang cukup, termasuk waktu matahari terbenam serta waktu berkendara setelah turun gunung.
A. Pendakian ke Lintasan Daibosatsu dimulai dari Lintasan Kamihikawa. Jika tempat parkir di sekitarnya penuh, Anda dapat menggunakan Tempat Parkir Tepi Utara Danau Daibosatsu, yaitu Tempat Parkir No. 4, yang menampung sekitar 300 kendaraan. Dari Tempat Parkir No. 4 ke Lintasan Kamihikawa perlu berjalan sekitar 10 menit, jadi pada masa ramai, langsung menuju tempat parkir tersebut sejak awal membantu menghindari parkir di tepi jalan dan memulai perjalanan dengan lancar.
A. Siapkan sepatu bot pendakian antiselip, helm, dan ransel yang membuat kedua tangan bebas, serta bawa perlengkapan hujan, pakaian hangat, minuman, dan peta. Ngarai Nishizawa memiliki risiko permukaan batu basah dan batu jatuh, jadi hindari sandal atau sepatu bersol datar. Membawa barang di punggung agar dapat menggunakan pegangan tangan atau rantai akan lebih aman.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.