Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Desa Asuka Nara – Jelajah Situs Kuno dan Pemandangan Pedesaan dalam Sehari Santai

Desa Asuka Nara – Jelajah Situs Kuno dan Pemandangan Pedesaan dalam Sehari Santai
Desa Asuka di bagian tengah Prefektur Nara adalah lokasi bekas ibu kota kuno Asuka-kyo, tempat banyak makam batu dan peninggalan sejarah tersisa di antara sawah dan perbukitan kecil. Artikel ini memperkenalkan spot utama seperti makam batu Ishibutai, rute bersepeda menyusuri pedesaan, hidangan lokal seperti Asuka-nabe, museum di kawasan Asuka serta cara akses dari Nara dan Osaka, cocok bagi wisatawan yang menyukai sejarah dan perjalanan santai.

Apa itu Desa Asuka?

Desa Asuka (Asuka-mura) adalah sebuah desa kecil yang terletak di bagian tengah Prefektur Nara, sebuah tempat istimewa di mana Anda dapat merasakan sejarah kuno Jepang.

Terkenal karena merupakan lokasi "Asuka-kyō", ibu kota Jepang pada Periode Asuka (akhir abad ke-6 sampai abad ke-8), desa ini menawan dengan situs bersejarah, kofun (makam kuno), dan alam yang kaya.

Nama "Asuka" sering dianggap sebagai salah satu titik awal kebudayaan dan peradaban Jepang, dengan banyak situs kuno yang tersebar di daerah ini.

Anda dapat menikmati sejarah dan alam sekaligus dengan berjalan kaki atau bersepeda santai di sekitar desa.


Daya Tarik Desa Asuka

1. Perjalanan Menelusuri Situs Kuno

Di Desa Asuka terdapat banyak situs yang meneruskan sejarah Periode Asuka hingga saat ini.

  • Ishibutai Kofun: sebuah kamar batu horizontal raksasa yang mewakili Periode Asuka, diyakini sebagai makam Soga no Umako.
  • Ukuran dan strukturnya yang megah akan memukau pengunjung.
  • Takamatsuzuka Kofun: sebuah kofun yang mural dindingnya ditetapkan sebagai harta negara, menjadi simbol seni Asuka.
  • Asuka-dera: dikenal sebagai salah satu kuil tertua di Jepang, dan Buddha besar Asuka (Asuka Daibutsu) sebagai arca utama wajib dilihat.

2. Alam dan Pemandangan Pedesaan Asuka

Desa Asuka juga dikelilingi oleh pemandangan pedesaan yang indah.

Anda bisa menikmati pemandangan musiman; terutama bunga sakura di musim semi dan ladang padi yang bergoyang di musim gugur sangat layak dikunjungi.

Daerah ini yang memadukan alam dan sejarah adalah ruang penyembuhan yang membuat Anda lupa akan hiruk-pikuk sehari-hari.

3. Aktivitas di Area Asuka

  • Berkeliling dengan sepeda sewaan: Untuk berkeliling tempat-tempat terkenal di Desa Asuka secara efisien, sepeda sewaan sangat direkomendasikan.
  • Anda dapat mengunjungi situs-situs sambil merasakan alam sekitar.
  • Hiking: Banyak jalur hiking di desa yang memungkinkan Anda menikmati alam dan sejarah sekaligus.

4. Menikmati Kuliner Lokal

Di Desa Asuka, Anda dapat menikmati hidangan yang menggunakan sayur dan buah segar lokal.

"Asuka-nabe" adalah masakan tradisional yang dimasak dengan susu dan dashi, jadi jangan lupa mencobanya.

Selain itu, makanan penutup yang menggunakan kesemek dan ume (plum Jepang) juga populer.

5. Belajar di Museum Asuka

Di Museum Asuka (Asuka Shiryōkan) Anda bisa mempelajari budaya dan sejarah Periode Asuka.

Artefak berharga dan model hasil penggalian dari situs dipajang di sini, membantu memahami sejarah sebelum berkunjung.


Cara Akses

Akses dengan Kereta dan Bus

  • Berjalan kaki atau berkeliling dengan sepeda sewaan dari Kintetsu "Stasiun Asuka"
  • Dengan Stasiun Asuka sebagai basis, banyak situs dapat diakses.
  • Dari Osaka atau Kyoto
  • Naik JR atau Kintetsu lewat "Stasiun Kashiharajingū-mae" menuju "Stasiun Asuka".
  • Dari Osaka sekitar 1,5 jam, dari Kyoto sekitar 2 jam.

Akses dengan Mobil

  • Dari pusat kota Osaka sekitar 1,5 jam
  • Gunakan Jalan Tol Nishi-Meihan menuju arah Desa Asuka.
  • Ada beberapa tempat parkir berbayar di dalam desa.


Cara Menikmati Desa Asuka

1. Menyusuri Situs dengan Sepeda

Manfaatkan sepeda sewaan untuk berkeliling desa yang luas dengan efisien.

Anda bisa dengan bebas mengunjungi tempat-tempat utama seperti Ishibutai Kofun, Asuka-dera, dan Takamatsuzuka Kofun.

2. Menikmati Alam Musiman

Anda dapat menikmati jalan-jalan atau piknik sambil menikmati pemandangan pedesaan dan bunga musiman.

Terutama musim semi dan musim gugur, pemandangan yang indah terbentang luas.

3. Menikmati Asuka-nabe dan Produk Lokal

Asuka-nabe yang dibuat dari bahan lokal adalah hidangan yang menyegarkan setelah perjalanan.

Selain itu, disarankan untuk membeli sayur dan buah lokal segar di pasar langsung.

4. Mempelajari Sejarah

Kunjungi pameran di Museum Asuka dan Ishibutai Kofun untuk mempelajari budaya dan teknik arsitektur Periode Asuka.


Informasi Berguna untuk Wisatawan

  • Jam Buka
  • Banyak situs dan museum buka pukul 9:00–17:00, namun bisa berbeda tergantung musim.
  • Biaya Masuk
  • Situs seperti Ishibutai Kofun dan Takamatsuzuka Kofun biasanya memungut biaya masuk sekitar 300–500 yen per lokasi (per 2025).
  • Pakaian yang Disarankan
  • Pilih sepatu yang nyaman dan pakaian ringan sesuai musim.
  • Jika berencana bersepeda, pilih pakaian yang memudahkan gerak.
  • Hal yang Perlu Diperhatikan
  • Harap bawa pulang sampah Anda saat berada di situs.
  • Anda mungkin bertemu rusa atau satwa liar lainnya; amati dengan tenang.

Ringkasan

Desa Asuka adalah tempat istimewa yang memadukan sejarah Jepang kuno dan alam.

Dengan mengunjungi situs-situs Periode Asuka sambil menikmati pemandangan pedesaan yang indah, Anda dapat menghabiskan waktu yang menenangkan.

Desa Asuka mudah diakses dari Kyoto dan Osaka, sehingga cocok untuk perjalanan pulang-pergi dalam sehari.

Silakan kunjungi dan rasakan sendiri akar sejarah dan budaya Jepang!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q1. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Desa Asuka?

Saran utama adalah musim semi untuk sakura dan musim gugur untuk daun merah, tetapi pemandangan indah dapat dinikmati sepanjang tahun.

Q2. Apakah bisa bergerak selain menggunakan sepeda?

Ya. Anda juga bisa berjalan kaki atau menggunakan bus wisata.

Namun, sepeda biasanya lebih efisien untuk berkeliling.

Q3. Apakah ada panduan berbahasa Inggris?

Di situs-situs utama dan museum terdapat papan informasi berbahasa Inggris.

Selain itu, toko sepeda sewaan juga menyediakan peta berbahasa Inggris.

Nikmati sepenuhnya pesona sejarah dan alam Jepang di Desa Asuka!


※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
Jelajahi lebih lanjut

Lebih banyak kisah perjalanan

Lanjutkan perjalanan Anda di Jepang dengan pengalaman terpilih ini

奈良・吉野山|日本一の桜と世界遺産を楽しむ絶景ハイキング
Kehidupan

Yoshinoyama Nara – Gunung Sakura Terkemuka di Jepang dan Jalur Warisan Dunia

Nara
Baca selengkapnya
奈良・春日大社|世界遺産の社殿と灯籠を巡る参拝ガイド
Kehidupan

Kuil Kasuga Taisha Nara – Kuil Warisan Dunia dengan Ribuan Lentera dan Hutan Suci

Nara
Baca selengkapnya
奈良・室生寺(女人高野)|山あいの古寺で静けさと四季の彩りを味わう
Kehidupan

Kuil Murouji Nara – “Koya untuk Wanita” di Lembah Pegunungan yang Tenang

Nara
Baca selengkapnya
奈良・唐招提寺|鑑真ゆかりの世界遺産で仏教美術と緑を楽しむ
Budaya Tradisional

Kuil Toshodaiji Nara – Kuil Warisan Dunia Peninggalan Ganjin dengan Taman yang Tenang

Nara
Baca selengkapnya
奈良・東大寺|奈良の大仏と大仏殿で歴史を体感する旅
Budaya Tradisional

Kuil Todaiji Nara – Menyaksikan Daibutsu dan Aula Kayu Raksasa di Situs Warisan Dunia

Nara
Baca selengkapnya
奈良・奈良公園|鹿と世界遺産を歩く広大な歴史公園
Kehidupan

Taman Nara – Bertemu Rusa dan Menjelajah Kuil serta Alam Bersejarah

Nara
Baca selengkapnya
奈良・法隆寺|世界最古の木造建築群で古代仏教にふれる旅
Budaya Tradisional

Kuil Horyu-ji Nara – Kompleks Kuil Kayu Tertua di Dunia dan Warisan Buddha

Nara
Baca selengkapnya
奈良・薬師寺|薬師三尊像と東西両塔を巡る世界遺産さんぽ
Budaya Tradisional

Kuil Yakushi-ji Nara – Triad Yakushi, Pagoda Kembar dan Jalan-jalan di Situs Warisan Dunia

Nara
Baca selengkapnya