Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Pulau Seni Naoshima – Menikmati museum modern dan suasana laut Seto yang tenang

Pulau Seni Naoshima – Menikmati museum modern dan suasana laut Seto yang tenang
Naoshima adalah pulau kecil di Laut Pedalaman Seto yang terkenal sebagai “pulau seni”, dengan museum kelas dunia seperti Chichu Art Museum dan Benesse House serta instalasi Art House di tengah kampung nelayan. Artikel ini memperkenalkan spot yang wajib dikunjungi, cara berkeliling pulau dengan bus atau sepeda, akses feri dari Uno dan Takamatsu, serta contoh itinerary yang memadukan wisata seni, pantai dan waktu santai di kafe.

Apa itu Naoshima?

Naoshima (直島) adalah sebuah pulau kecil di Laut Pedalaman Seto, Prefektur Kagawa, yang terkenal di seluruh dunia sebagai pulau seni.

Daya tarik Naoshima terletak pada karya seni dan bangunan yang tersebar di seluruh pulau dan selaras dengan alam.

Proyek seni yang dibangun bersama oleh penduduk setempat dan para seniman mendapatkan pengakuan, sehingga pulau ini menjadi tujuan wisata populer yang dikunjungi banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ada pengalaman khas Naoshima seperti Chichu Art Museum, Art House Project, dan karya Yayoi Kusama yang menunggu untuk dinikmati.


Daya Tarik Naoshima

1. Chichu Art Museum

Dirancang oleh Tadao Ando, Chichu Art Museum adalah ruang unik yang memanfaatkan cahaya alami, di mana Anda dapat menikmati karya-karya terkenal seperti "Water Lilies" karya Claude Monet.

Dengan struktur yang tertanam di bawah tanah, pameran yang memadukan alam dan seni menawarkan pengalaman yang mengesankan.

2. Benesse House Museum

Benesse House adalah museum yang unik karena juga berfungsi sebagai tempat menginap.

Melalui karya seni yang dipamerkan di dalam dan luar gedung, Anda dapat tenggelam dalam dunia seni sampai lupa waktu.

3. Art House Project

Di daerah Honmura di Naoshima, "Art House Project" memanfaatkan rumah-rumah kosong yang direvitalisasi.

Terdapat art house yang tersebar, sehingga Anda bisa merasakan seni kontemporer yang menyatu dengan pemandangan lokal.

4. "Pumpkin" karya Yayoi Kusama

Patung "Pumpkin" karya Yayoi Kusama, yang bisa dibilang menjadi simbol Naoshima, dipasang di sepanjang pantai pulau.

Bercorak titik-titik kuning yang khas, dan sangat populer sebagai spot foto.

5. Hidup berdampingan dengan alam Laut Pedalaman Seto

Seni di Naoshima bertema koeksistensi dengan alam.

Anda dapat menikmati pemandangan perpaduan seni dan alam sambil berjalan di tepi laut atau berkeliling pulau dengan sepeda sewaan.


Cara Akses

Dengan feri

  • Dari Pelabuhan Takamatsu sekitar 50 menit
  • Naik feri menuju Pelabuhan Miyanoura. Jika menggunakan kapal cepat sekitar 30 menit.
  • Dari Pelabuhan Uno sekitar 20 menit
  • Gunakan feri antara Pelabuhan Uno ⇄ Naoshima (Miyanoura/Honmura). (Jika menggunakan kapal penumpang cepat sekitar 15 menit).

Transportasi di dalam pulau

  • Sewa sepeda
  • Sewa sepeda direkomendasikan untuk berkeliling tempat-tempat utama di pulau secara efisien.
  • Bus
  • Terdapat bus yang menghubungkan Pelabuhan Miyanoura dengan tempat-tempat utama di pulau.


Cara menikmati Naoshima

1. Berkeliling museum seni

Ada banyak tempat untuk menikmati seni kontemporer, mulai dari Chichu Art Museum hingga Benesse House Museum.

Luangkan waktu dengan santai untuk mengunjunginya.

2. Nikmati perpaduan alam dan seni

Jelajahi pulau dengan sepeda sewaan atau berjalan kaki sambil menikmati pemandangan di mana karya seni dan alam menjadi satu.

3. Mengalami Art House Project

Berjalan-jalan di daerah Honmura untuk merasakan ruang yang menggabungkan rumah tradisional Jepang dan seni kontemporer.

4. Mengambil foto karya Yayoi Kusama

Mengambil foto di depan "Pumpkin" adalah kegiatan wajib saat mengunjungi Naoshima.

Waktu kunjungan memengaruhi tampilan karya, jadi kunjungi pada pagi atau sore hari juga direkomendasikan.

5. Nikmati pemandangan spektakuler Laut Pedalaman Seto

Meskipun pulau dipenuhi seni, pemandangan indah Laut Pedalaman Seto juga tak boleh dilewatkan.

Terutama laut saat senja adalah pemandangan yang menenangkan.


Informasi Praktis untuk Wisatawan

  • Jam buka museum
  • Bervariasi menurut fasilitas, tetapi umumnya sekitar 10:00~18:00.
  • Banyak fasilitas tutup pada hari Senin, jadi periksa sebelumnya.
  • Tiket masuk
  • Chichu Art Museum: Hari biasa online 2.500 yen, akhir pekan dan hari libur online 2.700 yen. Sistem reservasi dengan tanggal dan waktu yang ditentukan sebelumnya umumnya diberlakukan (per 2025).
  • Beberapa fasilitas juga menjual tiket gabungan.
  • Pakaian yang disarankan
  • Karena banyak tanjakan di pulau, disarankan menggunakan sepatu yang nyaman dan pakaian sesuai musim.
  • Perhatian
  • Beberapa area di dalam museum melarang pengambilan foto, harap diperhatikan.
  • Untuk menghindari keramaian, disarankan datang pada jam awal.

Kesimpulan

Naoshima adalah pulau istimewa di mana seni kontemporer dan alam berpadu dengan indah, memberi pengunjung penemuan baru dan kekaguman.

Melalui tur museum dan jalan-jalan menikmati alam, Anda dapat menghabiskan waktu yang menenangkan bagi jiwa.

Mengapa tidak membuat kenangan istimewa di pulau seni yang mengapung di Laut Pedalaman Seto ini?

Pertanyaan Umum

Q1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berwisata di Naoshima?

Bisa dinikmati dalam perjalanan pulang pergi pada hari yang sama, tetapi jika menginap Anda dapat menikmati suasana tenang malam hari dan keindahan pagi hari.

Q2. Rute yang direkomendasikan untuk berkeliling museum?

Mulai dari Pelabuhan Miyanoura, rute Chichu Art Museum → Benesse House → Art House Project adalah efisien.

Q3. Bagaimana urusan makan di pulau?

Terdapat restoran dan kafe yang menggunakan bahan lokal.

Ada juga kafe bergaya di dalam museum, jadi pastikan mampir.

Nikmati perjalanan istimewa di Naoshima yang dipenuhi perpaduan seni dan alam!


※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
Jelajahi lebih lanjut

Lebih banyak kisah perjalanan

Lanjutkan perjalanan Anda di Jepang dengan pengalaman terpilih ini

香川・金刀比羅宮(こんぴらさん)|1368段の石段と海の守り神を参拝
Budaya Tradisional

Kuil Kotohiragu (Konpira-san) Kagawa – Menapaki 1.368 anak tangga menuju dewa pelindung laut

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・栗林公園|大名庭園で四季の庭と和舟クルーズを楽しむ
Perjalanan

Taman Ritsurin Kagawa – Menyusuri taman daimyo bersejarah dengan pemandangan empat musim

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・高松城跡 玉藻公園|海城の石垣と瀬戸内海を望む城跡さんぽ
Budaya Tradisional

Site Kerajaan Takamatsu (Taman Tamamo) Kagawa – Jalan santai di “kastel laut” dengan pemandangan Laut Pedalaman Seto

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・小豆島|オリーブとエンジェルロードを楽しむ瀬戸内リゾート旅
Perjalanan

Pulau Shodoshima Kagawa – Kebun zaitun, Angel Road dan liburan santai di Laut Pedalaman Seto

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・瀬戸大橋|瀬戸内海を渡る絶景ドライブ&ビュースポット
Kehidupan

Jembatan Seto Ohashi – Menyeberangi Laut Pedalaman Seto dengan Pemandangan Spektakuler

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・善通寺|弘法大師誕生の地を巡る歴史さんぽ
Budaya Tradisional

Kuil Zentsuji Kagawa – Menyusuri kampung kelahiran Kobo Daishi dan suasana ziarah

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・和三盆|上品な甘さの理由と買い方、干菓子・スイーツの楽しみ方
Makanan

Wasanbon Kagawa: Gula premium Jepang yang lembut, cara menikmatinya, dan tips beli oleh-oleh

Kagawa
Baca selengkapnya
香川・讃岐うどん|コシの秘密と食べ方いろいろ、うどん巡りのコツ
Makanan

Sanuki Udon Kagawa: Tekstur kenyal khas, pilihan menu populer, dan tips keliling kedai udon

Kagawa
Baca selengkapnya