Apa itu Naoshima? Pulau seni kelas dunia di Laut Pedalaman Seto
Naoshima adalah pulau kecil yang terapung di Laut Pedalaman Seto, Prefektur Kagawa, dan dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu destinasi utama seni kontemporer.
Daya tarik Naoshima terletak pada karya seni dan bangunan arsitektur yang tersebar di seluruh pulau dan berpadu harmonis dengan alam.
Proyek seni yang dibangun bersama oleh warga lokal dan para seniman mendapat apresiasi tinggi secara internasional, sehingga Naoshima menjadi destinasi wisata populer yang ramai dikunjungi wisatawan dari Jepang maupun luar negeri.
Mulai dari Chichū Art Museum (Museum Seni Bawah Tanah) rancangan Andō Tadao, Art House Project (proyek rumah seni), hingga objek Pumpkin (Labu) karya Kusama Yayoi, Naoshima menawarkan pengalaman seni yang benar-benar unik.

Hal yang Wajib Dilihat & Spot Seni Terbaik di Naoshima
1. Chichū Art Museum|Arsitektur Andō Tadao yang memadukan cahaya alami dan seni
Chichū Art Museum yang dirancang oleh Andō Tadao memiliki struktur unik dengan seluruh bangunan dibangun di bawah permukaan tanah, dan ruangnya hanya memanfaatkan cahaya alami.
Di sini dipamerkan secara permanen seri “Water Lilies” karya Claude Monet, serta karya James Turrell dan Walter De Maria, menghadirkan pengalaman apresiasi seni yang menggabungkan karya dan ruang arsitektur secara menyentuh.
Kunjungan ke museum menggunakan sistem reservasi online dengan tanggal dan jam kunjungan yang ditentukan sebelumnya.
Perkiraan harga tiket adalah 2,500 yen online pada hari kerja, 2,700 yen online pada akhir pekan dan hari libur(pembelian di loket 2,800 yen pada hari kerja, 3,000 yen pada akhir pekan dan hari libur), dan gratis untuk usia 15 tahun ke bawah.
2. Benesse House Museum
Benesse House Museum adalah museum unik yang juga berfungsi sebagai akomodasi, dan dirancang oleh Andō Tadao.
Melalui karya seni yang dipamerkan di dalam dan luar gedung, Anda dapat menikmati ruang tempat alam Laut Pedalaman Seto berpadu dengan seni kontemporer.
Karya-karya luar ruang dapat dinikmati secara gratis, sehingga Anda bisa menikmati seni sambil berjalan-jalan di tepi laut.
3. Art House Project|Rumah kosong yang berubah menjadi seni kontemporer
Di kawasan Honmura, Naoshima, terdapat “Art House Project”, yaitu proyek yang mengubah rumah tradisional tua dan kuil menjadi ruang seni.
Tujuh lokasi yang dibuka untuk umum adalah “Kadoya”, “Minamidera”, “Gōō-jinja”, “Ishibashi”, “Gokaisho”, “Haisha”, dan “Kinza”, di mana Anda dapat merasakan seni kontemporer yang menyatu dengan lanskap lokal.
Karya dan status pembukaannya dapat berbeda tergantung musim atau periode kunjungan.
Di antaranya, “Minamidera” adalah instalasi cahaya dalam kegelapan karya James Turrell, dan terkadang memerlukan reservasi terlebih dahulu.
4. “Pumpkin” karya Kusama Yayoi|Spot foto ikonik Naoshima
“Pumpkin” karya Kusama Yayoi yang menjadi simbol Naoshima terdiri dari dua karya: patung kuning di dermaga area Benesse House di ujung selatan pulau, dan patung merah di Pelabuhan Miyanoura.
“Pumpkin” bermotif polkadot kuning ini sangat populer sebagai spot foto dengan latar Laut Pedalaman Seto.
5. Harmoni dengan alam Laut Pedalaman Seto
Seni di Naoshima mengusung tema hidup berdampingan dengan alam Laut Pedalaman Seto.
Sambil berjalan di tepi pantai atau berkeliling pulau dengan sepeda sewaan, Anda dapat menikmati pemandangan yang memadukan seni dan alam.
Keliling pulau sekitar 15〜20km, dan dengan sepeda Anda bisa mengunjungi spot utama dalam setengah hari.

Cara Menuju Naoshima
Akses dengan feri
- Sekitar 45〜55 menit dari Pelabuhan Takamatsu(feri)/sekitar 25〜35 menit(kapal cepat penumpang)
- Gunakan feri atau kapal cepat penumpang Shikoku Kisen menuju Pelabuhan Miyanoura.
- Sekitar 15〜25 menit dari Pelabuhan Uno(Okayama)(feri)/sekitar 10〜20 menit(kapal cepat penumpang)
- Tersedia layanan feri dari Pelabuhan Uno menuju Naoshima(Pelabuhan Miyanoura atau Pelabuhan Honmura).
Transportasi di dalam pulau
- Sepeda sewaan
- Untuk mengunjungi spot utama pulau secara efisien, sepeda sewaan sangat direkomendasikan.
- Di sekitar Pelabuhan Miyanoura terdapat beberapa toko penyewaan sepeda, termasuk pilihan sepeda listrik.
- Karena banyak tanjakan, sepeda listrik lebih praktis digunakan.
- Bus kota
- Tersedia bus kota yang menghubungkan Pelabuhan Miyanoura dengan spot-spot utama di pulau.
- Untuk menuju area Benesse, shuttle bus juga dapat digunakan.

Cara Menikmati Naoshima
1. Tur museum seni
Mulai dari Chichū Art Museum dan Benesse House Museum hingga Lee Ufan Museum, ada banyak tempat untuk menikmati seni kontemporer secara maksimal.
Luangkan waktu dan jelajahi satu per satu dengan santai.
2. Menikmati perpaduan alam dan seni
Berjalan kaki atau berkeliling dengan sepeda sewaan di pulau sambil menikmati pemandangan yang menyatukan karya seni dan alam Laut Pedalaman Seto.
3. Mengalami Art House Project
Sambil berjalan-jalan di kawasan Honmura, Anda bisa merasakan ruang yang memadukan rumah tradisional Jepang dengan seni kontemporer.
Di kawasan Honmura juga terdapat kafe dan tempat makan, sehingga disarankan berkeliling sambil beristirahat.
4. Memotret karya Kusama Yayoi
Berfoto di depan “Pumpkin” adalah salah satu pengalaman klasik saat berkunjung ke Naoshima.
Karena suasananya berubah sesuai waktu kunjungan, datang pada pagi atau sore hari juga sangat direkomendasikan.
5. Menikmati panorama Laut Pedalaman Seto
Seluruh pulau dipenuhi seni, tetapi pemandangan indah Laut Pedalaman Seto juga tidak boleh dilewatkan.
Khususnya laut saat senja menghadirkan panorama menenangkan yang sangat memukau.

Info Praktis untuk Wisatawan
- Jam buka museum
- Chichū Art Museum: jam buka berbeda tergantung musim(perkiraan: 10:00〜18:00/10:00〜17:00, masuk terakhir 1 jam sebelum tutup).
- Benesse House Museum: jam buka berbeda tergantung fasilitas(perkiraan: 8:00〜21:00, masuk terakhir 20:00).
- Banyak fasilitas tutup pada hari Senin, jadi pastikan mengecek situs resmi terlebih dahulu.
- Biaya masuk
- Chichū Art Museum: perkiraan harga tiket 2,500 yen online pada hari kerja dan 2,700 yen online pada akhir pekan atau hari libur. Reservasi tanggal dan jam kunjungan diperlukan.
- Benesse House Museum: perkiraan harga tiket online sekitar 1,300 yen.
- Art House Project: tiket terusan online sekitar 1,050 yen.
- Pakaian yang disarankan
- Karena banyak tanjakan di pulau, disarankan memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan dan pakaian yang sesuai musim.
- Hal yang perlu diperhatikan
- Banyak area di dalam museum yang melarang fotografi, jadi harap berhati-hati.
- Untuk menghindari keramaian, disarankan berkunjung pada hari kerja atau di jam yang lebih awal.
- Karena tidak ada minimarket di pulau, akan lebih aman jika menyiapkan minuman dan camilan terlebih dahulu.
Ringkasan
Naoshima adalah pulau istimewa tempat seni kontemporer dan alam Laut Pedalaman Seto berpadu dengan indah, menghadirkan penemuan baru dan pengalaman mengesankan bagi setiap pengunjung.
Melalui tur museum dan berjalan-jalan menikmati alam, Anda dapat merasakan waktu yang kaya dan menenangkan hati.
Mengapa tidak menciptakan kenangan spesial di pulau seni yang terapung di Laut Pedalaman Seto ini?