Apa itu 和三盆 (wasanbon)? — Gula Tradisional Jepang yang Mewah
和三盆(wasanbon)adalah gula premium tradisional Jepang,
sebuah produk khas dengan sejarah lebih dari 200 tahun di Prefektur Kagawa dan sebagian Prefektur Tokushima.
Biasanya digunakan untuk wagashi kelas atas, dan terkenal karena rasa manisnya yang halus dan tekstur yang mudah meleleh di mulut.
Saat berbicara tentang gula, gula putih atau gula aren seringkali umum,
tetapi wasanbon memiliki metode pembuatan yang unik sehingga rasa manisnya lebih berlapis,
dan sangat cocok dipadukan dengan teh Jepang.

Ciri-ciri Wasanbon
1. Rasa manis yang halus dan aroma khas
Wasanbon memiliki rasa manis yang tidak berlebihan seperti gula putih, tetapi lembut dan menenangkan.
Setelah menelan, rasanya bersih dan Anda dapat merasakan sedikit kekayaan rasa yang lembut.
2. Tekstur yang meleleh di mulut
Butiran wasanbon sangat halus dan akan larut dengan cepat di mulut, itulah salah satu cirinya.
Tekstur yang halus di lidah ini adalah daya tarik yang tidak dimiliki gula lain!
3. Produk kerajinan tangan dari metode tradisional
Wasanbon dibuat dengan metode tradisional yang berlanjut sejak era Edo.
Oleh karena itu, produksi massal sulit dilakukan, dan hingga sekarang pembuatan tangan oleh para pengrajin tetap mempertahankan statusnya sebagai gula mewah.

Cara Pembuatan Wasanbon
1. Menggunakan 竹糖 (chikutō) sebagai bahan baku
Wasanbon dibuat dari 竹糖 (sejenis tebu khusus yang berbentuk seperti tunas bambu).
Dibandingkan tebu biasa, seratnya lebih sedikit dan mempunyai rasa manis tanpa rasa asing yang khas.
2. Proses tradisional pembuatan gula (研ぎ・押し・乾燥)
Pembuatan wasanbon melibatkan langkah-langkah unik yang disebut "togi" dan "oshi-fune".
- 研ぎ (Togi): Gula kasar yang dimasak hingga mengental (shimosato/白下糖) dihancurkan, kemudian sedikit air ditambahkan dan digosok di atas meja dengan tangan seolah-olah diuleni — itulah proses "togi".
- 押し (Oshi): Gula yang telah ditogi dibungkus dengan kantung kain, disusun dalam kotak kayu yang disebut "oshi-fune" dan diberi pemberat untuk perlahan memeras sirup gula keluar.
- 乾燥 (Kansō): Setelah cukup diperas di oshi-fune, gula dipecah, dikeringkan, lalu diayak agar butirannya seragam—dengan demikian "gula wasanbon" pun selesai.
Melalui proses kerja tangan ini, wasanbon memperoleh tekstur khasnya yang mudah meleleh di mulut.

Wagashi yang Menggunakan Wasanbon
1. Higashi (干菓子)
- Jenis wagashi wasanbon yang paling populer!
- Dibentuk menggunakan cetakan kayu menjadi bentuk yang imut, sehingga tampilannya juga cantik
- Biasanya dinikmati bersama matcha atau teh lainnya
2. Roll cake Wasanbon
- Kue Barat yang memanfaatkan rasa manis lembut wasanbon
- Sangat cocok dipadukan dengan krim kocok; teksturnya lembap dan menggoda
3. Puding Wasanbon
- Dengan menambahkan wasanbon ke puding yang lembut, manisnya menjadi lebih bulat dan halus!
- Direkomendasikan bagi penggemar makanan penutup bergaya Jepang
Tempat Menikmati Wasanbon di Kagawa
1. Baikoudou (ばいこう堂) — Higashikagawa
Lokasi: Higashikagawa, Prefektur Kagawa
Jam buka: 9:00–17:00
Ciri khas: Toko terkenal untuk wasanbon! Tersedia juga pengalaman pembuatan secara langsung
2. Toko khusus Wasanbon "Mitani Seito" (三谷製糖)
Lokasi: Higashikagawa, Prefektur Kagawa (toko kunaichi wasanbon di Higashikagawa)
Jam buka: 9:00–18:00
Ciri khas: Toko lawas yang menjaga metode tradisional pembuatan wasanbon
Informasi Praktis untuk Wisatawan
1. Di mana bisa membeli Wasanbon?
Wasanbon dapat dibeli di toko oleh-oleh, toko wagashi, dan toko online di seluruh Prefektur Kagawa!
Khusu saran, Bandara Takamatsu dan Stasiun JR Takamatsu memiliki banyak pilihan oleh-oleh wasanbon.
2. Berapa harga Wasanbon?
- Untuk higashi wasanbon (dalam kotak), umumnya harganya 1.000 yen–2.500 yen
- Makanan penutup yang menggunakan wasanbon biasanya berharga sekitar 500 yen–1.500 yen
3. Bisakah ikut pengalaman membuat Wasanbon?
Di Higashikagawa, Prefektur Kagawa, "Baikoudou" menawarkan pengalaman pembuatan wasanbon!
Anda bisa mengisi cetakan kayu sendiri untuk membuat wasanbon dan membawanya pulang.
Kesimpulan dan Pertanyaan Umum
Kesimpulan
- Wasanbon adalah gula tradisional mewah dari Prefektur Kagawa dengan rasa manis yang halus sebagai ciri khas
- Melalui proses pembuatan tangan menggunakan chikutō, wasanbon mendapatkan tekstur meleleh yang unik
- Digunakan pada wagashi maupun kue Barat; khususnya higashi wasanbon sangat populer!
- Di Kagawa, Anda dapat menikmati wasanbon di Baikoudou dan Mitani Seito
Pertanyaan Umum
T: Apa perbedaan Wasanbon dengan gula biasa?
J: Dibandingkan gula putih biasa, wasanbon memiliki rasa yang lebih bulat dan lembut.
Selain itu, karena proses pembuatannya dilakukan dengan teliti secara manual, Anda bisa merasakan tekstur meleleh yang khas.
T: Kue apa yang direkomendasikan menggunakan Wasanbon?
J: Higashi wasanbon tradisional serta roll cake dan puding yang menggunakan wasanbon sangat direkomendasikan!
Terutama higashi wasanbon sangat cocok dipadukan dengan matcha.
T: Di mana saya bisa membeli Wasanbon?
J: Wasanbon tersedia di toko oleh-oleh, toko wagashi, dan toko online di Prefektur Kagawa.
Di Bandara Takamatsu dan Stasiun JR Takamatsu biasanya tersedia berbagai pilihan wasanbon!
Jika Anda berkunjung ke Kagawa, jangan lupa mencoba wasanbon tradisional!