Apa itu Matsumoto-jō? Kastel berstatus National Treasure dengan menara utama lima tingkat tertua di Jepang
Matsumoto-jō (Kastel Matsumoto) adalah kastel yang terletak di Matsumoto, Prefektur Nagano, dan merupakan salah satu dari 12 menara kastel asli yang masih tersisa di Jepang.
Kontras antara plester putih di bagian atas dinding dan papan kayu berlapis pernis hitam di bagian bawah sangat indah, sehingga dikenal sebagai salah satu kastel paling terkenal yang mewakili Jepang.
Kastel ini kadang disebut dengan nama lain Karasu-jō, tetapi Kantor Pengelola Matsumoto-jō menegaskan bahwa tidak ada catatan seperti itu dalam dokumen sejarah.
Menara kastel dibangun oleh ayah dan anak Ishikawa Kazumasa dan Yasunaga pada akhir zaman Azuchi-Momoyama (sekitar Bunroku 2-3 / 1593-1594), dan menara utama besar dengan lima tingkat dan enam lantai adalah menara lima tingkat tertua yang masih ada di Jepang.
Lima bangunan menara kastel (Dai Tenshu, Inui Kotenshu, Watari Yagura, Tatsumi Tsuke Yagura, dan Tsukimi Yagura) ditetapkan sebagai National Treasure, menjadikannya salah satu dari lima kastel di Jepang yang menaranya berstatus National Treasure (Himeji-jō, Inuyama-jō, Hikone-jō, Matsue-jō, dan Matsumoto-jō).
Sosok kastel yang berpadu harmonis dengan parit dan tembok batu di sekelilingnya menciptakan lanskap indah yang melambangkan sejarah dan budaya Jepang.
Di dalam kastel, Anda dapat melihat dari dekat koleksi berharga seperti senapan lontak dan perlengkapan perang dari zaman Sengoku hingga zaman Edo.

Hal yang wajib dilihat di Matsumoto-jō
1. Menara kastel asli lima tingkat enam lantai berstatus National Treasure
Menara utama besar Matsumoto-jō memiliki lima tingkat dan enam lantai, dengan ciri khas arsitektur kastel akhir zaman Azuchi-Momoyama yang masih sangat terasa.
Dari luar tampak lima tingkat, tetapi ada lantai tersembunyi (lantai 3) di loteng atap tingkat kedua, sehingga bagian dalamnya memiliki struktur enam lantai.
Kontras indah antara papan kayu berlapis pernis hitam dan dinding plester putih membuatnya terkenal sangat fotogenik, terutama dengan latar langit biru dan Pegunungan Alpen Utara.
2. Merasakan sejarah zaman Sengoku saat menjelajahi bagian dalam kastel
Di dalam Matsumoto-jō, tangga dan pilar kayu asli dari masa itu masih tetap dipertahankan.
Sambil menaiki tangga curam (kemiringan maksimum sekitar 61 derajat), Anda bisa merasakan sejarah zaman Sengoku melalui koleksi senapan lontak dan perlengkapan perang yang dipamerkan di tiap lantai.
Fitur pertahanan yang dirancang untuk pertempuran nyata, seperti lubang batu jatuh dan celah senapan, juga menjadi daya tarik utama.
Dari menara pandang di lantai paling atas (lantai 6), Anda dapat menikmati panorama 360 derajat Kota Matsumoto dan Pegunungan Alpen Utara.
3. Berjalan santai di area parit dan taman
Di parit dalam yang mengelilingi Matsumoto-jō, angsa dan bebek sering datang, menciptakan pemandangan yang tenang.
Di Taman Honmaru terdapat banyak pohon sakura, dan pada musim semi (akhir Maret-awal April) Anda dapat melihat perpaduan indah antara bunga sakura yang mekar penuh dan menara kastel.
Pada hari-hari tertentu juga diadakan iluminasi malam, sehingga Anda bisa menikmati suasana magis yang berbeda dari siang hari.
4. Pemandangan indah Matsumoto-jō di setiap musim
Matsumoto-jō menampilkan pesona yang berbeda di setiap musim.
- Musim semi (akhir Maret-awal April): Sakura bermekaran penuh dan menciptakan panorama spektakuler bersama kastel. Acara Yozakura-kai juga diadakan.
- Musim panas: Anda dapat menikmati kontras indah antara langit biru yang terpantul di parit dan menara kastel hitam pekat.
- Musim gugur (akhir Oktober-awal November): Daun merah menghiasi latar kastel dan menciptakan pemandangan yang hangat.
- Musim dingin: Matsumoto-jō yang berselimut salju sangat populer, terutama di kalangan pecinta fotografi.
5. Event musiman
Matsumoto-jō menyelenggarakan berbagai acara sepanjang tahun.
Di Taman Honmaru, kadang muncul tokoh samurai berzirah dan ninja sesuai dengan acara yang sedang berlangsung.
Acara musiman seperti Yozakura-kai saat musim sakura dan Ice Sculpture Festival pada musim dingin juga sayang untuk dilewatkan.

Cara menikmati Matsumoto-jō di setiap musim
- Musim semi: Datang saat musim sakura (akhir Maret-awal April) dan nikmati kastel yang terpantul di permukaan air parit.
- Musim panas: Berjalan-jalan di sekitar kastel sambil merasakan angin sejuk khas Matsumoto.
- Musim gugur: Abadikan kontras antara daun merah (akhir Oktober-awal November) dan kastel.
- Musim dingin: Nikmati kastel yang diselimuti ketenangan di tengah pemandangan salju.
Harga tiket masuk dan jam buka Matsumoto-jō
Harga tiket masuk
- Dewasa (siswa SMA ke atas): tiket elektronik 1.200 yen / tiket hari yang sama (tiket kertas) 1.300 yen
- Siswa SD dan SMP: 400 yen
- Anak di bawah usia SD: gratis
Jam buka
- 8:30-17:00 (masuk terakhir 16:30)
- Pada Golden Week dan periode Obon diperpanjang menjadi 8:00-18:00 (masuk terakhir 17:30)
- Hari tutup: 29-31 Desember
Waktu yang dibutuhkan untuk melihat bagian dalam menara kastel sekitar 30-40 menit saat tidak ramai, dan sekitar 60 menit saat ramai.
Jika membeli tiket elektronik dengan tanggal dan waktu kunjungan terlebih dahulu, waktu tunggu di loket tiket dan pintu masuk menara bisa dipersingkat.
Informasi akses
Alamat
4-1 Marunouchi, Matsumoto, Prefektur Nagano
Cara menuju
- Kereta
- Sekitar 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Matsumoto.
- Mobil
- Sekitar 15 menit dari Matsumoto IC di Nagano Expressway.
Parkir
Matsumoto-jō tidak memiliki area parkir gratis khusus.
Yang terdekat adalah Area Parkir Kaichi atau Area Parkir Ōtemon milik kota, keduanya sekitar 8 menit berjalan kaki ke loket tiket Kuromon.
Pada musim wisata diperkirakan ramai, jadi penggunaan transportasi umum lebih direkomendasikan.

Cara terbaik menikmati Matsumoto-jō
1. Naik ke menara kastel
Sambil menjelajahi bagian dalam Matsumoto-jō, rasakan suasana zaman Sengoku yang masih kuat.
Terutama panorama 360 derajat dari lantai paling atas benar-benar tidak boleh dilewatkan.
Karena tangganya sangat curam (maksimum sekitar 61 derajat), disarankan datang dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan.
2. Fotografi dengan latar sakura atau daun merah
Sakura di musim semi (akhir Maret-awal April) dan daun merah di musim gugur (akhir Oktober-awal November) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Matsumoto-jō.
Pada hari-hari tertentu juga diadakan iluminasi malam.
3. Menikmati pameran sejarah
Di dalam kastel dipamerkan koleksi senapan lontak dan perlengkapan perang dari masa itu.
Fitur arsitektur untuk pertempuran nyata, seperti lubang batu jatuh dan hazama (celah tembak), juga sangat menarik untuk dilihat.
4. Berjalan-jalan di kota kastel
Di sekitar Matsumoto-jō terdapat kawasan perbelanjaan bersejarah seperti Nawate-dōri dan Nakamachi-dōri.
Anda juga bisa menikmati kuliner seperti craft beer lokal, Shinshū soba, dan oyaki.
Kyū-Kaichi Gakkō (bekas gedung utama Sekolah Kaichi) yang berstatus National Treasure juga dapat dicapai dengan berjalan kaki, sehingga direkomendasikan untuk dikunjungi bersamaan.

Informasi praktis untuk wisatawan
Barang bawaan dan pakaian
- Sepatu yang nyaman untuk berjalan: Karena tangga menuju menara kastel curam dan bisa licin, sneakers sangat direkomendasikan.
- Kamera: Wajib dibawa untuk mengabadikan pemandangan indah kastel dan paritnya.
- Pakaian hangat: Jika berkunjung pada musim dingin, siapkan pakaian yang hangat.
Etika berkunjung dan hal yang perlu diperhatikan
- Etika di dalam kastel: Karena bagian dalam menara terbuat dari kayu dan bisa licin, bergeraklah perlahan tanpa berlari.
- Hewan peliharaan: Hewan peliharaan tidak diperbolehkan di Taman Honmaru maupun di dalam menara kastel (kecuali anjing pendamping).
- Antisipasi keramaian: Pada Golden Week dan Obon, pembatasan jumlah pengunjung bisa diberlakukan.
Matsumoto-jō adalah tempat istimewa untuk merasakan sejarah dan budaya Jepang secara mendalam.
Datanglah dan rasakan sendiri keindahan serta pesonanya.