Apa itu Matsue-jō? Kastel terkenal di Prefektur Shimane dengan tenshu Harta Nasional
Matsue-jō (Kastel Matsue) adalah bangunan bersejarah yang ditetapkan sebagai Harta Nasional di Kota Matsue, Prefektur Shimane.
Pembangunan kastel ini dimulai pada tahun Keichō 12 (1607) di bawah komando Horio Yoshiharu, lalu selesai pada tahun Keichō 16 (1611). Kastel ini merupakan salah satu dari hanya 12 “tenshu asli yang masih bertahan” di seluruh Jepang.
Tenshu-nya ditetapkan sebagai Harta Nasional.
Tampilan anggunnya membuat kastel ini juga dikenal sebagai “Chidori-jō”, dan pemandangan Danau Shinji serta kota Matsue dari menara kastel memikat banyak wisatawan.
Matsue-jō juga terpilih sebagai salah satu dari 100 Kastel Terbaik di Jepang dan menjadi tempat wisata utama di Matsue untuk menikmati sejarah dan budaya.

Hal yang wajib dilihat di Matsue-jō
1. Pemandangan megah tenshu Harta Nasional
Tenshu Matsue-jō memiliki tinggi sekitar 30 meter termasuk tembok batu (bangunan tenshu sendiri sekitar 22 meter), dan dikenal sebagai salah satu tenshu yang tinggi di antara 12 tenshu asli yang masih ada.
Eksteriornya yang khas dengan papan pelapis hitam memberikan kesan kokoh, dengan struktur empat tingkat, lima lantai, dan satu lantai bawah tanah.
Di dalam kastel dipamerkan persenjataan dan dokumen dari masa itu, sehingga pengunjung dapat mengenal teknologi pembangunan kastel dan sejarahnya.
Dari “Tengu no Ma” di lantai paling atas menara kastel, Anda dapat melihat Danau Shinji dan kota Matsue secara menyeluruh. Terutama saat senja, matahari terbenam di Danau Shinji terlihat sangat mengesankan.
2. Suasana kota kastel dan tempat terkait Koizumi Yakumo
Di sekitar Matsue-jō terbentang kota kastel yang penuh nuansa sejarah.
Sambil berjalan di area rumah samurai dan sepanjang Horikawa, Anda bisa merasakan suasana zaman Edo.
Selain itu, Matsue juga dikenal sebagai kota tempat sastrawan Koizumi Yakumo (Lafcadio Hearn) pernah tinggal, dan Museum Memorial Koizumi Yakumo serta rumah lamanya berada sangat dekat dengan Matsue-jō.
Toko yang menjual wagashi tradisional dan kerajinan khas Matsue juga layak dikunjungi.
3. Menikmati kota kastel dari air dengan kapal wisata Horikawa
Di Horikawa yang mengelilingi Matsue-jō, Anda bisa menikmati waktu santai dengan naik kapal wisata.
Rute yang mengelilingi parit kastel memakan waktu sekitar 50 menit, dan sambil mendengarkan penjelasan dari pemandu perahu, Anda dapat mempelajari sejarah Matsue-jō dan area sekitarnya.
Saat melewati bawah jembatan rendah, ada mekanisme atap yang turun, sehingga selama perjalanan Anda juga bisa merasakan sedikit sensasi menegangkan.
Salah satu daya tariknya adalah pemandangan empat musim yang dapat dinikmati dari atas air.
4. Bukeyashiki (Rumah Samurai) dan Shiomi-Nawate
Area “Shiomi-Nawate” di sisi utara Matsue-jō adalah jalan yang masih mempertahankan suasana zaman Edo, dan juga terpilih sebagai salah satu dari “100 Jalan Terbaik di Jepang”.
Selain rumah samurai tempat tinggal para samurai tingkat menengah Domain Matsue yang dibuka untuk umum, terdapat juga berbagai fasilitas budaya seperti Museum Memorial Koizumi Yakumo dan Museum Seni Tanabe.
Area ini cocok untuk penggemar sejarah maupun pasangan yang ingin berjalan-jalan di kota kastel Matsue.
5. Pemandangan indah sepanjang empat musim
Matsue-jō menawarkan pesona berbeda sepanjang tahun, mulai dari bunga sakura di musim semi, hijau segar di musim panas, daun musim gugur di musim gugur, hingga pemandangan bersalju di musim dingin.
Kastel ini juga terpilih sebagai salah satu dari “100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang”, dan sekitar 200 pohon somei-yoshino menghiasi kastel dari akhir Maret hingga awal April.
Pada acara “Matsue Suitōro” (festival lentera) di musim gugur, sekitar 2.000 lentera dinyalakan di sepanjang Horikawa, sehingga Anda bisa menikmati tenshu yang diterangi lampu dan pemandangan malam yang magis.

Harga tiket masuk dan jam buka Matsue-jō
Harga tiket masuk (biaya naik ke tenshu)
- Dewasa (siswa SMA ke atas):800 yen
- Siswa SD dan SMP:400 yen
Tersedia juga tiket web gabungan untuk 3 fasilitas bersama Museum Memorial Koizumi Yakumo dan Bukeyashiki (1.440 yen untuk dewasa), sehingga Anda bisa berkeliling dengan lebih hemat.
Jam buka
- April–September:8:30〜18:00(penerimaan terakhir 17:30)
- Oktober–Maret:8:30〜17:00(penerimaan terakhir 16:30)
Tenshu dibuka untuk umum kecuali pada hari libur tutup tertentu.
Saat masuk ke tenshu, pengunjung harus melepas sepatu di pintu masuk dan membawanya dalam kantong sepatu yang telah disediakan.
Cara menikmati Matsue-jō di setiap musim
- Musim semi (akhir Maret–awal April):“Oshiro Matsuri” digelar saat sakura mekar penuh, menciptakan kontras indah antara bunga sakura dan Matsue-jō.
- Musim panas (Juni–Agustus):Anda bisa menikmati suasana sejuk di sepanjang Horikawa sambil melihat pemandangan kastel yang hijau.
- Musim gugur (Oktober–November):Daun musim gugur mewarnai kastel, dan iluminasi “Matsue Suitōro” menghadirkan suasana yang magis.
- Musim dingin (Desember–Februari):Matsue-jō yang tertutup salju terlihat sangat indah dan menawarkan suasana yang istimewa.
Informasi akses
Alamat
1-5 Tonomachi, Kota Matsue, Prefektur Shimane
Cara menuju
- Kereta dan bus
- Dari Stasiun JR Matsue, naik bus kota (Lake Line) sekitar 10 menit. Turun di Halte Bus Ōtemae, lalu jalan kaki 5 menit.
- Mobil
- Sekitar 15 menit dari Matsue-nishi IC di Jalan Tol San’in.
Parkir
Terdapat beberapa tempat parkir berbayar di sekitar area.
Pada musim wisata, area ini bisa ramai, jadi disarankan datang lebih awal.

Cara terbaik menikmati Matsue-jō
1. Menjelajahi sejarah di menara kastel
Di menara kastel Matsue-jō, dipamerkan persenjataan dan dokumen dari masa pembangunan kastel.
Perhatikan juga struktur pertahanan praktis seperti ishi-otoshi (lubang untuk menjatuhkan batu) dan sama (celah bidik) yang digunakan untuk pertahanan.
Perkiraan waktu kunjungan adalah sekitar 30–45 menit.
2. Naik kapal wisata Horikawa
Kapal wisata yang berkeliling parit Matsue-jō adalah aktivitas dengan pemandu yang memungkinkan Anda menikmati sejarah dan alam.
Pemandangannya berubah setiap musim, sehingga Anda bisa menikmati waktu yang santai dan rileks.
3. Jalan-jalan di kota kastel
Berjalanlah di area Shiomi-Nawate dan nikmati rumah samurai serta kerajinan tradisional lokal.
Matsue juga merupakan kota dengan budaya chanoyu (upacara minum teh Jepang) yang kuat, jadi menikmati matcha dan wagashi di kafe atau toko wagashi di kota kastel juga sangat direkomendasikan.

Info praktis untuk wisatawan
Barang bawaan dan pakaian
- Sepatu yang nyaman untuk berjalan:Praktis untuk berjalan-jalan di area kastel dan sepanjang Horikawa. Karena Anda harus melepas sepatu saat masuk ke dalam tenshu, sepatu yang mudah dilepas-pakai lebih disarankan.
- Kamera:Wajib dibawa untuk memotret pemandangan dari menara kastel dan suasana kota kastel.
- Tabir surya:Jangan lupa saat berwisata di musim panas.
Hal yang perlu diperhatikan
- Tangga di menara kastel:Di dalam tenshu terdapat banyak tangga curam, dan bagian paling curam memiliki kemiringan sekitar 60 derajat. Datanglah dengan pakaian yang nyaman untuk bergerak.
- Keramaian saat musim wisata:Musim sakura dan musim gugur sangat ramai, jadi disarankan berkunjung pagi-pagi tepat setelah gerbang dibuka.
Layanan multibahasa
Di dalam tenshu tersedia panel penjelasan dalam bahasa Inggris.
Selain itu, situs resmi Matsue-jō juga menyediakan informasi dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea.
Matsue-jō adalah destinasi wisata utama di Prefektur Shimane yang memungkinkan Anda menikmati sejarah, alam, dan pemandangan indah sekaligus.
Nikmati perjalanan yang berkesan di Matsue-jō, tempat Anda bisa menemukan pesona baru setiap kali berkunjung.