Apa Itu Miharu Takizakura?
Miharu Takizakura adalah pohon shidarezakura (sakura menjuntai) berusia diperkirakan lebih dari 1.000 tahun yang berada di Kota Miharu, Distrik Tamura, Prefektur Fukushima, dengan ciri khas cabang-cabang panjangnya yang menyebar ke segala arah dan bunga yang tak terhitung jumlahnya menjuntai dari ujung-ujung cabang pada musim mekarnya.
Karena penampakannya pada masa mekar menyerupai air terjun yang mengalir turun, pohon ini disebut "Takizakura" (sakura air terjun).
Informasi Dasar Miharu Takizakura
Varietasnya adalah Benishidarezakura dari kelompok Edohigan, dengan usia diperkirakan lebih dari 1.000 tahun, dan musim mekar biasanya pada pertengahan hingga akhir April.
Pohon raksasa ini memiliki tinggi 13,5 meter, lingkar akar 11,3 meter, dan lingkar batang 8,1 meter.
Bentangan cabang mencapai 11,0 meter ke timur, 14,5 meter ke selatan, 14,0 meter ke barat, dan 5,5 meter ke utara, dengan penampakan yang menyebar luas ke segala arah sebagai daya tarik khas Takizakura.
Lokasi tepatnya berada di 296 Sakurakubo, Oaza Taki, Kota Miharu, Distrik Tamura, Prefektur Fukushima, yang dapat dijadikan acuan untuk input GPS mobil atau pencarian peta.

Alasan Miharu Takizakura Disebut Salah Satu dari Tiga Sakura Terbesar Jepang
Daya tarik Miharu Takizakura adalah kenyataan bahwa satu pohon sakura dapat memadukan sejarah dan lanskap dalam satu tempat.
Pohon ini termasuk dalam "Tiga Sakura Terbesar Jepang" bersama dengan Yamataka Jindaizakura di Prefektur Yamanashi dan Neodani Usuzumizakura di Prefektur Gifu, dan pada 12 Oktober 1922 (tahun Taisho 11) pohon ini menjadi sakura pertama yang ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional.
Pada zaman Edo, pohon ini sudah dikenal sebagai pohon terkenal, dan ada catatan bahwa pohon ini dilindungi oleh masyarakat setempat dan para penguasa.
Fokus Tidak Hanya pada Bunga, Tetapi Juga Latar Belakang Pelestariannya
Penampakannya saat ini tidak hanya bertahan karena kekuatan alam semata.
Justru karena penanganan cabang patah serta kegiatan pelestarian oleh kelompok pelestarian, sekolah, dan masyarakat setempat telah berulang kali dilakukan, banyak orang sampai saat ini dapat menikmati penampakannya.
Pemasangan tiang penyangga dan perbaikan tanah juga dilakukan secara berkelanjutan di bagian-bagian yang sulit terlihat, dan upaya tersebut berlanjut hingga menghasilkan penampakan pohon berusia lebih dari 1.000 tahun saat ini.
Musim Mekar dan Cara Menikmati Pemandangan Miharu Takizakura
Musim mekar Miharu Takizakura pada umumnya berlangsung sekitar pertengahan hingga akhir April, dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2019-2023) menunjukkan tanggal mulai mekar 2 April dan mekar penuh sekitar 7 April.
Terutama pada saat mekar penuh, penyebaran cabang dan volume bunga mudah dipahami, dan kesannya berbeda antara saat dilihat dari dekat dan saat melihat keseluruhan dari kejauhan.
Karena pohon ini berdiri di lereng bukit, Anda dapat mengagumi dari sudut pandang menengadah dan menunduk, sehingga pohon ini populer sebagai spot foto.
Kesan Berbeda antara Siang dan Malam dengan Lampu Penerangan
Pada musim mekar, ada tahun di mana lampu penerangan (light-up) dilakukan, dan pada tahun-tahun terakhir penerangan diadakan sekitar pukul 18.00 hingga 21.00.
Di malam hari, warna bunga dan garis cabang muncul di tengah kegelapan, dan Anda dapat memandangnya dalam suasana fantastis yang berbeda dengan warna pink pucat di siang hari.
Tanggal dan waktu pelaksanaannya berbeda setiap tahun, jadi sebaiknya konfirmasi panduan sebelum berkunjung.

Cara Menuju Miharu Takizakura dan Harga Tiket Masuk
Miharu Takizakura berjarak sekitar 8 kilometer dari Stasiun Miharu di Jalur JR Ban'etsu Tōsen, dan dari Stasiun Kōriyama dapat ditempuh sekitar 13 menit dengan JR Ban'etsu Tōsen hingga Stasiun Miharu, lalu dilanjutkan dengan taksi.
Pada musim mekar, ada tahun di mana bus sementara dari Stasiun Miharu menuju Takizakura dioperasikan, selain itu ada juga pengaturan lalu lintas di jalan sekitar, sehingga akan lebih mudah jika Anda mengecek tidak hanya kondisi sakura tetapi juga panduan lalu lintas.
Informasi Parkir untuk Pengunjung yang Membawa Mobil
Jika dengan mobil, tersedia tempat parkir gratis Takizakura Daichūshajō (kapasitas sekitar 850 unit kendaraan), dan memasukkan "296 Sakurakubo, Oaza Taki, Kota Miharu, Distrik Tamura, Prefektur Fukushima" ke GPS mobil akan memudahkan.
Hari Sabtu-Minggu pada musim mekar sangat ramai sejak pagi-pagi, jadi waktu pagi hari atau hari kerja cenderung lebih tenang untuk menikmati sakura.
Tentang Harga Tiket Masuk
Selama periode mekar, diperlukan harga tiket masuk 500 yen sebagai biaya kerja sama pelestarian lingkungan (gratis untuk siswa SMP ke bawah).
Jam pemungutan tiket adalah pukul 6.00 hingga 18.00, dan pada hari pelaksanaan lampu penerangan diperpanjang hingga pukul 20.30. Pembebasan biaya berlaku dengan menunjukkan kartu disabilitas.
Hal-Hal yang Perlu Dikonfirmasi Sebelumnya
- Status mekar dan perkiraan puncak mekar
- Ada tidaknya pengaturan lalu lintas
- Panduan operasi shuttle bus dan bus sementara "Takizakura-gō"
- Ada tidaknya pelaksanaan lampu penerangan dan waktunya
- Periode pungutan tiket masuk
Informasi seperti ini dapat dikonfirmasi melalui panduan resmi.

Etiket Menikmati Sakura di Miharu Takizakura
Saat menikmati sakura di Miharu Takizakura, diminta untuk tidak memasuki tanah pribadi, mematuhi petunjuk papan panduan dan petugas pengarah, serta tidak menerbangkan drone dan tidak parkir di pinggir jalan.
Demi menjaga pohon terkenal ini dalam jangka panjang, menjaga kesadaran untuk mengagumi dari luar pagar dengan tenang juga akan berkontribusi pada pelestarian pemandangan.
Pengunjung juga dihimbau untuk membawa pulang sampah dan menahan diri dari memetik tanaman liar dan menyentuh cabang.
Pertimbangan Saat Mengambil Foto
Lebih dari sekadar mengambil foto, yang terpenting adalah tidak menghentikan alur orang di sekitar.
Pada masa mekar yang cenderung ramai, berhati-hatilah pada tempat dan waktu untuk berhenti, serta sadari cara pengambilan foto yang tidak mengganggu kesenangan menikmati sakura pengunjung lain saat menggunakan tripod atau menunggu pencahayaan terbaik, sehingga Anda dapat menikmatinya dengan nyaman.

Menikmati Musim Semi di Kota Miharu Bersama Miharu Takizakura
Miharu Takizakura adalah tempat untuk melihat satu pohon, tetapi sekaligus menjadi pintu masuk untuk mengetahui musim semi Miharu.
Kota Miharu, sesuai dengan nama "Miharu" (tiga musim semi) yang berarti kota tempat bunga plum, persik, dan sakura mekar pada waktu yang sama, dan pada musim mekar kadang-kadang ada panduan untuk mengunjungi sakura lain di dalam kota.
Tidak hanya kembali pulang setelah melihat Takizakura saja, tetapi menikmati juga pemandangan kota dan lanskap kota istana menjadi kombinasi perjalanan yang cocok.
Kesimpulan
Miharu Takizakura adalah salah satu dari Tiga Sakura Terbesar Jepang yang telah tumbuh dan dilestarikan selama berabad-abad.
Tidak hanya keindahan bunganya, tetapi jika Anda mengetahui sejarah pelestarian yang diwariskan oleh masyarakat Miharu, cara pandang di lokasi akan sedikit lebih mendalam.
Jika Anda baru pertama kali berkunjung, kami sarankan untuk mengecek musim mekar, pengaturan lalu lintas, harga tiket masuk, dan pelaksanaan lampu penerangan sebelumnya, serta bersiap untuk menikmati sakura dengan tenang.

