Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Jembatan Shinkyo Nikko – Gerbang Merah Menuju Kuil Warisan Dunia

Jembatan Shinkyo Nikko – Gerbang Merah Menuju Kuil Warisan Dunia
Jembatan Shinkyo adalah jembatan kayu berwarna merah yang melintasi Sungai Daiya dan menjadi pintu masuk menuju kompleks kuil dan kuil Buddha Nikko yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO. Artikel ini mengulas sejarah dan legenda jembatan, pemandangan indah di setiap musim, cara membeli tiket untuk menyeberang, jam buka, serta akses dari Stasiun Nikko dan Tokyo.

Apa itu Shinkyō?

Shinkyō(しんきょう) adalah sebuah jembatan indah berlapis cat merah (vermilion) yang terletak di Kota Nikkō, Prefektur Tochigi, dan berada di pintu masuk menuju Nikkō Tōshō-gū, Futarasan Jinja, dan Rinnō-ji.

Jembatan ini dianggap sebagai salah satu dari tiga jembatan paling unik di Jepang dan juga terdaftar sebagai bagian dari Warisan Dunia "Shrines and Temples of Nikkō" (日光の社寺).

Jembatan merah yang dikelilingi oleh alam hijau yang melimpah dan aliran sungai yang jernih ini terlihat bak lukisan.

Suasananya yang sakral membuat Shinkyō menjadi titik awal wisata Nikkō yang menarik banyak pengunjung dari dalam dan luar negeri.

Artikel ini menjelaskan sejarah Shinkyō, daya tariknya, informasi akses, dan hal-hal penting lainnya secara rinci!


Daya tarik Shinkyō

1. Jembatan bersejarah yang terdaftar sebagai Warisan Dunia

Shinkyō terdaftar pada 1999 sebagai bagian dari Warisan Dunia "Shrines and Temples of Nikkō".

Sejarah jembatan ini sangat tua, konon didirikan pada abad ke-8 (periode Nara).

① Asal usul dan legenda Shinkyō

Shinkyō dikatakan dibangun ketika seorang biksu bernama Shōdō Shōnin(しょうどうしょうにん) membuka Gunung Nikkō sebagai tempat pemujaan.

Menurut legenda, ketika sang biksu hendak menyeberangi Sungai Ōtani, dua ekor ular berubah menjadi jembatan dan membuat jalan untuk menyeberang.

Karena itu, Shinkyō kadang disebut juga sebagai "Jembatan Ular (Jabashi)".

② Bertahan sampai masa modern setelah beberapa kali restorasi

Shinkyō telah beberapa kali diperbaiki, dan jembatan merah yang kita lihat sekarang adalah rekonstruksi yang dilakukan pada tahun 1904 (Meiji 37).

Strukturnya dibuat dengan teknik tradisional, dengan panjang 28 meter dan lebar 7,4 meter.

2. Pemandangan luar biasa: kontras antara jembatan merah dan alam Nikkō

Shinkyō berpadu harmonis dengan alam yang berubah mengikuti musim, sehingga setiap kunjungan memperlihatkan suasana berbeda.

① Musim semi: Shinkyō dengan sakura dan daun muda

Pada bulan April–Mei, pohon sakura di sekitar bermekaran dan menciptakan kontras indah dengan jembatan berwarna merah.

Daun muda yang segar juga sangat indah, menjadikan musim ini ideal untuk berjalan-jalan.

② Musim panas: terowongan hijau yang menyegarkan

Pada musim panas, aliran Sungai Ōtani di bawah Shinkyō menambah kesan sejuk.

Sekitar jembatan diselimuti warna hijau, sehingga pengunjung dapat menikmati efek mandi hutan sambil berwisata.

③ Musim gugur: kolaborasi pemandangan dengan daun merah

Pada Oktober–November, daun musim gugur berpadu sempurna dengan warna merah jembatan, menciptakan pemandangan bak lukisan.

Pada masa ini pengunjung biasanya sangat banyak, dan lokasi ini populer sebagai spot foto.

④ Musim dingin: pemandangan misterius berbalut salju

Pada musim dingin, Shinkyō tertutup salju dan suasananya menjadi sangat mistis.

Ini musim yang istimewa di mana Anda dapat menikmati pemandangan indah dalam keheningan.


3. Pengalaman istimewa menyeberang Shinkyō

Shinkyō tidak bisa dilintasi kendaraan; biasanya hanya pengunjung yang membayar biaya masuk yang diperbolehkan berjalan menyeberang.

① Biaya lewat Shinkyō

  • Dewasa (siswa SMA ke atas): 300 yen
  • Anak (SD & SMP): 200 yen
  • Balita (belum sekolah): gratis

Dengan membeli tiket, Anda bisa benar-benar berjalan di atas jembatan dan merasakan sejarah serta pemandangan dari dekat.

Pemandangan aliran Sungai Ōtani dari atas jembatan sangat menakjubkan!

② Jam operasional (waktu lewat)

  • April–Oktober: 08:00–17:00
  • November–Maret: 09:00–16:00

※ Jam buka dapat berubah karena cuaca atau perawatan.


Informasi praktis untuk wisatawan

Informasi akses (cara menuju Shinkyō)

Dengan kereta

  • Dari Tokyo: dari Stasiun Tobu Nikkō (Tobu Nikkō Line) atau Stasiun Nikkō (JR Nikkō Line) sekitar 15 menit berjalan kaki
  • Dari Utsunomiya: naik JR Nikkō Line ke Stasiun Nikkō sekitar 40 menit

Dengan mobil

  • Dari Tokyo: melalui Tōhoku Expressway dan Nikkō–Utsunomiya Road, sekitar 5 menit dari keluar tol "Nikkō IC"

Informasi Wi‑Fi

  • Di sekitar Stasiun Nikkō dan kantor informasi wisata tersedia Wi‑Fi gratis
  • Di area sekitar Shinkyō tidak ada Wi‑Fi, jadi sebaiknya unduh informasi yang diperlukan sebelumnya

Dukungan bahasa

  • Kantor informasi wisata menyediakan brosur dalam bahasa Inggris, Cina, dan Korea
  • Di lokasi wisata utama Nikkō terdapat papan petunjuk dalam beberapa bahasa




Ringkasan dan FAQ

Shinkyō adalah jembatan bersejarah yang mengarah ke kompleks Warisan Dunia Nikkō, "Shrines and Temples of Nikkō", dan menjadi tempat yang menawan dengan paduan warna merahnya dan alam sekitar.

Anda dapat menikmati pemandangan tiap musim, dan pemandangan saat musim gugur atau berbalut salju sangat menawan!

Karena menyeberang jembatan dikenai biaya, cobalah pengalaman istimewa ini sambil merasakan suasana bersejarahnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Q: Apakah Shinkyō bisa diseberangi gratis?

A: Biasanya tidak; dengan membayar biaya masuk 300 yen Anda bisa berjalan di atas jembatan.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat Shinkyō?

A: Jika hanya melihat dari kejauhan sekitar 5–10 menit; bila menyeberang, sekitar 15–20 menit.

Q: Objek wisata terdekat apa saja?

A: Di dekat Shinkyō terdapat Nikkō Tōshō-gū (sekitar 5 menit jalan kaki), Futarasan Jinja, dan Rinnō-ji.

Q: Musim apa yang paling direkomendasikan?

A: Musim gugur saat daun berubah warna (Oktober–November) adalah yang paling indah dan populer.

Q: Apakah Shinkyō direkomendasikan sebagai spot foto?

A: Ya! Terutama dari depan jembatan atau dari tepi seberang akan menghasilkan sudut yang menampilkan kontras indah antara jembatan merah dan alam sekitar.

Saat berwisata ke Nikkō, jangan lupa singgah ke Shinkyō untuk merasakan keindahan dan sejarahnya!


※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
Jelajahi lebih lanjut

Lebih banyak kisah perjalanan

Lanjutkan perjalanan Anda di Jepang dengan pengalaman terpilih ini

栃木・中禅寺湖|絶景クルーズとカヌーで楽しむ湖畔リゾート
Perjalanan

Danau Chuzenji di Nikko – Naik kapal wisata, naik kano dan trekking santai di tepi danau

Tochigi
Baca selengkapnya
栃木・那須高原|自然と温泉を満喫する高原リゾートの過ごし方
Perjalanan

Dataran Tinggi Nasu di Tochigi – Alam pegunungan dan onsen untuk liburan santai

Tochigi
Baca selengkapnya
日光東照宮完全ガイド|豪華絢爛な社殿と三猿・眠り猫の見どころ
Perjalanan

Kuil Nikko Toshogu – Arsitektur Warisan Dunia dan ukiran legendaris tiga monyet dan kucing tidur

Tochigi
Baca selengkapnya
日光江戸村|忍者ショーと江戸の町並みを楽しむ一日モデルコース
Budaya Tradisional

Nikko Edo Wonderland – Sehari Menjelajah Jepang Zaman Edo dengan Ninja dan Kota Kuno

Tochigi
Baca selengkapnya
足利フラワーパーク|藤の絶景とイルミネーションを楽しむ四季の花旅
Perjalanan

Ashikaga Flower Park – Terowongan Wisteria dan Iluminasi Malam yang Romantis

Tochigi
Baca selengkapnya
栃木・とちおとめ|甘さと酸味が絶妙なブランドいちごといちご狩り
Makanan

Stroberi Tochiotome di Tochigi – Stroberi Manis-Asam Favorit Jepang & Tempat Petik Buah

Tochigi
Baca selengkapnya
宇都宮餃子|なぜ「餃子の街」に?人気店と楽しみ方ガイド
Makanan

Gyoza Utsunomiya – Kenapa Disebut Kota Gyoza & Restoran Wajib Coba

Tochigi
Baca selengkapnya
湯西川温泉かまくら祭|雪と灯りが彩る幻想的な冬の絶景イベント
Budaya Tradisional

Festival Kamakura Yunishigawa Onsen – Lampu Musim Dingin & Salju Romantis di Nikko

Tochigi
Baca selengkapnya
日光国立公園|世界遺産と滝・湖をめぐる四季の大自然
Kehidupan

Taman Nasional Nikko – Kuil Warisan Dunia, Air Terjun & Danau di Tengah Empat Musim

Tochigi
Baca selengkapnya