Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kawasan Higashi Chaya (Kanazawa) – Menyusuri rumah teh tradisional, kafe dan camilan berlapis emas

Kawasan Higashi Chaya (Kanazawa) – Menyusuri rumah teh tradisional, kafe dan camilan berlapis emas
Higashi Chaya adalah distrik rumah teh tradisional paling terkenal di Kanazawa, dengan deretan rumah kayu bergaya lama yang kini diisi kafe, toko kerajinan dan camilan unik berlapis emas. Artikel ini memperkenalkan gang dan bangunan rumah teh yang fotogenik, rekomendasi menu seperti es krim berlapis emas dan dessert matcha, suasana malam hari dan saat hujan, serta cara menggabungkan kunjungan dengan distrik Kazue-machi, Taman Kenrokuen dan Pasar Omicho beserta tips naik bus yang praktis bagi pemula.

Ringkasan Cepat

Distrik Higashi Chaya: Teahouse, Kafe Matcha, dan Wagashi di Kanazawa

Distrik Higashi Chaya di Kanazawa adalah kawasan teahouse dengan jalan berbatu dan townhouse berjendela kisi; Anda bisa melihat arsitektur chaya, mencicipi dessert daun emas, dan mampir ke kafe matcha sambil berjalan-jalan.

Spot untuk melihat bangunan chaya

“Shima” dan “Kaikaro” dapat dikunjungi bagian dalamnya, sehingga Anda bisa mengenal sejarah budaya chaya dan perabotannya.

Kuliner khas untuk dicoba

Dessert daun emas seperti es krim gold leaf, serta matcha dan wagashi di kafe bernuansa Jepang dapat dinikmati sambil berjalan.

Pengalaman yang cocok untuk foto

Berjalan mengenakan kimono dari layanan sewa membuat suasana jalanan lebih fotogenik.

Poin akses

Dari Stasiun Kanazawa naik bus Hokutetsu sekitar 15 menit → turun di “Hashiba-cho” → jalan kaki sekitar 5 menit / dengan mobil patokan sekitar 20 menit dari Kanazawa Higashi IC atau Kanazawa Nishi IC.

Jam operasional dan gambaran biaya

Banyak toko buka sekitar 10:00–17:00 (berbeda tiap tempat) / berjalan-jalan di area ini gratis, tetapi beberapa fasilitas memerlukan tiket masuk.

Perkiraan durasi kunjungan

Jika hanya berjalan santai sekitar 1 jam; bila termasuk kunjungan chaya dan kafe, patokannya 2–3 jam.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Higashi Chaya-gai?

Higashi Chaya-gai adalah sebuah kawasan teahouse bersejarah yang terletak di Kanazawa, Prefektur Ishikawa, dan merupakan area di mana budaya tradisional Jepang yang berasal dari zaman Edo masih terasa kuat.

Sesuai namanya, dulunya kawasan ini makmur sebagai chaya (teahouse — tempat pergaulan di mana geisha menghibur tamu dengan seni mereka), dan sampai sekarang deretan bangunan machiya yang indah masih berdiri berjajar.

Pemandangan jalan yang khas dengan batu paving dan jendela kisi-kisi menjadi daya tarik utama, membuatnya menjadi salah satu tempat wisata ikonik di Kanazawa yang memikat banyak pengunjung.

Di sini, selain menikmati wagashi (kue tradisional Jepang) dan makanan penutup berlapis emas (gold leaf), Anda juga bisa mengenakan kimono untuk berjalan-jalan atau menyentuh langsung kerajinan tradisional setempat.

Ini adalah tempat yang sempurna untuk merasakan budaya Jepang yang klasik.


Daya tarik Higashi Chaya-gai

1. Arsitektur chaya yang indah

Ciri khas Higashi Chaya-gai adalah keindahan bangunan kayu bergaya zaman Edo yang terpelihara dengan baik.

Terutama chaya seperti 志摩 (Shima) dan 懐華樓(かいかろう / Kaikaro) dapat dikunjungi bagian dalamnya, sehingga pengunjung dapat mempelajari sejarah dan tradisi budaya chaya.

2. Makanan penutup berlapis emas

Kanazawa terkenal sebagai penghasil kinpaku (daun emas), dan di Higashi Chaya-gai Anda bisa menikmati es krim dan kue yang diberi lapisan emas.

Kreasi manis yang mewah dan unik ini sangat cocok untuk foto di media sosial.

3. Jalan-jalan mengenakan busana tradisional

Di Higashi Chaya-gai tersedia layanan sewa kimono sehingga Anda bisa menikmati jalan-jalan sambil mengenakan busana tradisional Jepang.

Mengenakan kimono di tengah pemandangan kota yang indah akan menghasilkan foto dan kenangan yang istimewa.

4. Toko kerajinan lokal

Di kawasan chaya terdapat berbagai toko yang menjual kerajinan tradisional setempat seperti Kutani-yaki dan Kaga-yuzen.

Tempat yang tepat untuk mencari oleh-oleh.

5. Lampu malam (light-up)

Ketika matahari terbenam, kawasan chaya diterangi lampu sehingga menciptakan suasana magis yang berbeda dari siang hari.

Berjalan santai menikmati jalanan yang tenang di malam hari sangat direkomendasikan.


Daya tarik tiap musim

  • Musim semi:Bunga sakura bermekaran dan kawasan chaya diselimuti nuansa merah muda lembut.
  • Musim panas:Lampion dan pengunjung berpakaian yukata membuat suasana menjadi lebih meriah.
  • Musim gugur:Dedauan yang berubah warna menciptakan kontras indah dengan pemandangan chaya.
  • Musim dingin:Kawasan chaya berselimut salju memancarkan keindahan yang sunyi dan mistis.

Informasi akses

Alamat

Higashi-yama, Kanazawa, Prefektur Ishikawa

Cara menuju

  • Kereta dan bus
  • Dari Stasiun JR Kanazawa, naik Hokutetsu Bus sekitar 15 menit. Turun di halte "Hashibamachi" dan berjalan kaki sekitar 5 menit.
  • Mobil
  • Sekitar 20 menit dari Jalan Tol Hokuriku melalui pintu keluar "Kanazawa East IC" atau "Kanazawa West IC".

Jam buka dan biaya

  • Jam buka:Berbeda tiap toko, namun banyak yang buka sekitar pukul 10:00–17:00.
  • Biaya:Berjalan-jalan di kawasan ini gratis. Beberapa fasilitas (seperti Shima dan Kaikaro) mengenakan biaya masuk.


Cara menikmati yang direkomendasikan

1. Mengunjungi chaya bersejarah

Kunjungi bangunan bersejarah seperti 志摩 (Shima) dan 懐華樓(かいかろう / Kaikaro) untuk merasakan budaya chaya Kanazawa.

Anda dapat melihat ruang tatami dan perabotan yang dulu dipakai secara nyata.

2. Wisata kuliner dan kafe

Nikmati kue dan makanan penutup yang menggunakan bahan lokal, termasuk hidangan dengan lapisan emas.

Untuk suasana tradisional, cobalah matcha dan wagashi di kafe bergaya Jepang.

3. Pengalaman mengenakan kimono

Mengenakan kimono saat berjalan di kawasan chaya memberi pengalaman yang unik dan terasa seperti di luar rutinitas sehari-hari.

Ada banyak spot yang instagramable, cocok untuk membuat kenangan istimewa.


Informasi praktis bagi wisatawan

Barang bawaan dan pakaian

  • Sepatu yang nyaman:Karena banyak jalan berbatu, disarankan memakai sepatu olahraga atau flat yang nyaman untuk berjalan.
  • Kamera:Wajib dibawa untuk mengabadikan pemandangan indah dan makanan penutup berlapis emas.
  • Pakaian hangat:Jika berkunjung musim dingin, siapkan pakaian yang hangat.

Hal yang perlu diperhatikan

  • Jaga etika:Karena area ini juga merupakan kawasan permukiman, hindari berbicara keras atau membuang sampah sembarangan.
  • Kepadatan:Akan ramai pada akhir pekan dan musim wisata; disarankan berkunjung pagi hari atau hari kerja untuk suasana lebih tenang.

Pertanyaan yang sering diajukan

Q1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berwisata di Higashi Chaya-gai?

A. Jika hanya berjalan-jalan, sekitar 1 jam sudah cukup, tetapi jika ingin mengunjungi chaya dan menikmati kafe, sebaiknya sediakan 2–3 jam.

Q2. Bolehkah membawa hewan peliharaan?

A. Berjalan-jalan di luar dengan hewan peliharaan diperbolehkan, namun umumnya hewan tidak diizinkan masuk ke dalam bangunan.

Q3. Apakah bisa dinikmati juga pada malam hari?

A. Ya, lampu malam di kawasan chaya memberikan suasana yang berbeda dari siang hari. Sangat direkomendasikan bagi mereka yang ingin menikmati suasana yang lebih tenang.

Higashi Chaya-gai adalah tempat istimewa untuk menikmati sejarah dan budaya Kanazawa.

Sambil menikmati keindahan tiap musim, jangan ragu untuk mengunjunginya!



Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.