Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Museum Seni Honma di Yamagata – Vila Pedagang, Taman Jepang dan Seni di Kota Pelabuhan Sakata

Museum Seni Honma di Yamagata – Vila Pedagang, Taman Jepang dan Seni di Kota Pelabuhan Sakata
Museum Seni Honma di kota Sakata, Prefektur Yamagata menampilkan warisan keluarga pedagang kaya Honma melalui vila Seienkaku, taman Jepang bergaya karesansui dan koleksi lukisan serta kerajinan Jepang modern dan kontemporer. Artikel ini mengulas karya dan detail arsitektur yang tidak boleh dilewatkan, cara menikmati taman di setiap musim, rute jalan kaki yang bisa digabung dengan gudang Sankyo dan kawasan kota pelabuhan tua, serta informasi jam buka, tiket dan akses yang berguna untuk perjalanan ke Sakata.

Apa itu Museum Honma (本間美術館)?

Museum Honma (本間美術館) adalah sebuah museum yang memadukan sejarah dan budaya, terletak di Kota Sakata, Prefektur Yamagata.

Museum ini memamerkan budaya tuan tanah (daimyō) dari daerah Shōnai yang berlanjut sejak zaman Edo serta koleksi bersejarah keluarga Honma, dan menjadi tempat wisata yang layak dikunjungi bersama taman yang indah.

Museum ini didirikan oleh keluarga Honma, saudagar kaya yang pernah disebut sebagai salah satu pemilik tanah terbesar di Jepang.

Keluarga Honma dikenal karena mengumpulkan kekayaan besar sejak zaman Edo dan berkontribusi pada perkembangan daerah Shōnai.

Di area museum terdapat pula vila keluarga Honma, Seienkaku (清遠閣), serta taman yang menawarkan pemandangan sepanjang empat musim, Kakubuen (鶴舞園), sehingga tempat ini populer sebagai lokasi untuk merasakan keindahan tradisional Jepang.

Dalam artikel ini kami akan memperkenalkan daya tarik Museum Honma, cara menikmatinya, serta informasi akses.


Daya tarik Museum Honma

1. Koleksi seni keluarga Honma yang bernilai historis

Di Museum Honma dipajang berbagai karya seni seperti lukisan Jepang (nihonga), kaligrafi, keramik, perlengkapan perang, dan peralatan upacara minum teh.

Koleksi yang dipamerkan adalah karya-karya berharga dari zaman Edo hingga era modern, sehingga pengunjung bisa menyentuh sejarah seni Jepang.

Terutama, terdapat banyak bahan sejarah yang berhubungan dengan Domain Shōnai dan keluarga Honma, sehingga pengunjung bisa mengintip kehidupan para samurai dan pedagang pada zaman Edo, yang menjadi salah satu daya tariknya.

Selain itu, karena pameran khusus terbatas juga diadakan, setiap kunjungan seringkali menghadirkan penemuan baru.

2. Nuansa klasik dari “Seienkaku”

Di area Museum Honma terdapat vila keluarga Honma, “Seienkaku”.

Seienkaku dibangun di lokasi sekarang oleh Honma Mitsumichi, generasi keempat keluarga Honma, sebagai tempat istirahat dan rumah tamu bagi tuan domain.

Bangunan ini merupakan konstruksi langka yang mempertahankan suasana kediaman samurai zaman Edo.

Hal yang menarik di Seienkaku

  • Arsitektur shoin-zukuri yang berwibawa (menawarkan pengalaman arsitektur Jepang zaman Edo)
  • Sejarah penggunaannya sebagai rumah tamu untuk tuan domain
  • Fusuma (pintu geser) yang berlukis dan ukiran ranma yang indah (hiasan yang menunjukkan keterampilan pengrajin)

Dari dalam Seienkaku, pengunjung bisa memandang keseluruhan taman “Kakubuen”, sehingga terasa seperti kembali ke masa lalu.


3. “Kakubuen” — keindahan tiap musim

Taman Museum Honma, “Kakubuen (鶴舞園)”, adalah tempat yang memungkinkan pengunjung menikmati keindahan taman Jepang secara penuh.

Konon dinamai ketika penguasa Domain Shōnai mengunjungi tempat ini, dan pemandangan kolam tenang serta pepohonan hijau yang rimbun membuat pengunjung merasakan keindahan tradisional Jepang.

Daya tarik tiap musim

  • Musim semi: Sakura mekar meriah dan suasana taman menjadi cerah
  • Musim panas: Pepohonan hijau yang rimbun menciptakan pemandangan yang menyegarkan
  • Musim gugur: Daun merah yang indah memberikan pemandangan dramatis
  • Musim dingin: Taman berselimut salju memperlihatkan nuansa musim dingin Jepang

Di dalam taman terdapat jalur jalan kaki yang rapi sehingga pengunjung dapat berjalan santai sambil menikmati pemandangan.

4. Pameran khusus berkala dan lokakarya

Museum Honma menyelenggarakan berbagai pameran khusus dan acara seni sepanjang tahun.

Ada lokakarya kerajinan tradisional dan pameran oleh seniman lokal, sehingga menjadi kesempatan berharga untuk berinteraksi dengan seni.

Sebelum berkunjung, cek informasi acara di situs resmi agar pengalaman Anda lebih memuaskan.


Informasi praktis untuk wisatawan

Informasi akses

Akses dengan kereta dan bus

  • Berjalan kaki sekitar 5 menit dari Stasiun JR Sakata
  • Dari depan Stasiun Sakata naik bus jalur kota dan turun di halte “Depan Museum Honma” (sekitar 10 menit)

Akses dengan mobil

  • Dari Kota Yamagata sekitar 1 jam 30 menit dengan mobil
  • Dari Bandara Shōnai sekitar 20 menit dengan mobil
  • Tersedia tempat parkir (gratis)

Harga tiket & jam buka

  • Harga tiket
  • Dewasa: 1.100 yen
  • SMA & Mahasiswa: 500 yen
  • Bawah SMP: gratis
  • Jam buka
  • 09:00〜17:00(pintu masuk terakhir 16:30)
  • ※Musim dingin (November〜Maret) tutup pukul 16:30

Informasi Wi-Fi

  • Untuk ketersediaan Wi‑Fi harap dikonfirmasi (tersedia di pusat informasi pariwisata)

Dukungan bahasa

  • Brosur wisata dalam bahasa Inggris dan Cina tersedia (dapat diperoleh di Kantor Informasi Pariwisata Sakata)
  • Beberapa staf museum dapat memberikan bantuan dalam bahasa Inggris sederhana


Ringkasan dan pertanyaan yang sering diajukan

Museum Honma adalah tempat budaya yang layak dikunjungi bagi mereka yang tertarik pada sejarah dan seni Jepang.

Anda dapat menikmati koleksi seni keluarga Honma yang berlangsung sejak zaman Edo serta taman yang indah sepanjang empat musim, sehingga bisa menikmati seni dan alam secara bersamaan.

Jika mengunjungi wilayah Yamagata dan Shōnai, jangan lupa mampir ke sini!

Pertanyaan yang sering diajukan

T: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengelilingi museum?

J: Sekitar 1 jam hingga 1 jam 30 menit untuk menikmati dengan santai.

T: Musim apa yang paling direkomendasikan untuk berkunjung?

J: Bunga sakura di musim semi dan daun merah di musim gugur sangat direkomendasikan, namun musim panas dan musim dingin juga punya pesona masing‑masing.

T: Ada tempat makan siang di sekitar?

J: Di dalam Kota Sakata terdapat banyak restoran yang menggunakan bahan lokal. Khususnya “Sakata Ramen” dan “kaisen-don” (mangkuk nasi laut) sangat terkenal.

T: Bolehkah mengambil foto?

J: Taman boleh difoto, namun di dalam ruang pamer ada pembatasan pemotretan pada beberapa bagian.

Silakan nikmati perjalanan Anda untuk merasakan sejarah dan seni Jepang di Museum Honma!


※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
Jelajahi lebih lanjut

Lebih banyak kisah perjalanan

Lanjutkan perjalanan Anda di Jepang dengan pengalaman terpilih ini

山形・蔵王樹氷|スノーモンスターとライトアップを満喫する冬旅
Perjalanan

Zao Juhyo, Yamagata – Monster Salju, Light-Up Malam & Petualangan Musim Dingin

Yamagata
Baca selengkapnya
山形・山寺(立石寺)|千段の石段と絶景に癒やされる山の仏教寺院
Perjalanan

Yamadera (Risshaku-ji), Yamagata – Mendaki 1.000 Anak Tangga ke Kuil Gunung dengan Pemandangan Spektakuler

Yamagata
Baca selengkapnya
山形・銀山温泉|大正ロマン漂うレトロな温泉街と雪景色を楽しむ
Perjalanan

Ginzan Onsen, Yamagata – Kota Onsen Retro Bernuansa Taisho & Malam Bersalju yang Romantis

Yamagata
Baca selengkapnya
山形・最上川舟下り|四季の絶景と松尾芭蕉ゆかりの歴史を楽しむ船旅
Perjalanan

Tur Perahu Sungai Mogami, Yamagata – Menikmati Empat Musim & Jejak Sejarah di Atas Sungai

Yamagata
Baca selengkapnya
山形花笠まつり|花笠踊りが彩る山形市の夏祭り
Budaya Tradisional

Festival Hanagasa Yamagata – Pawai tarian topi bunga meriah di musim panas

Yamagata
Baca selengkapnya
山形・加茂水族館|クラゲと日本海の景色を楽しむ海辺の水族館
Perjalanan

Akuarium Kamo Tsuruoka, Yamagata – Negeri ubur-ubur di tepi Laut Jepang

Yamagata
Baca selengkapnya
山形・文翔館|レンガ造り庁舎をめぐるレトロ建築さんぽ
Kehidupan

Bunshokan Yamagata – Gedung bekas kantor prefektur batu bata merah era Taishō

Yamagata
Baca selengkapnya
山形名物玉こんにゃく|食べ歩きに人気の醤油味おでん風おやつ
Makanan

Tamakonnyaku khas Yamagata – Sate konnyaku kuah kecap untuk camilan saat berjalan

Yamagata
Baca selengkapnya