Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Istana Maruoka di Fukui – Kastel Ber-tenshu Asli dengan Pemandangan 360 Derajat

Istana Maruoka di Fukui – Kastel Ber-tenshu Asli dengan Pemandangan 360 Derajat
Istana Maruoka di kota Sakai, Prefektur Fukui merupakan salah satu dari dua belas kastel di Jepang yang masih mempertahankan tenshu kayu aslinya dan juga dikenal dengan julukan “Kasumigajo”. Dari menara beratap genteng batu di atas bukit, pengunjung dapat menikmati panorama dataran Sakai serta bunga sakura dan daun musim gugur yang indah. Panduan ini mengulas sejarah dan daya tarik utama kastel, tips menaiki tangga dalam yang curam, taman Kasumigajo di sekitarnya, serta informasi akses, parkir dan saran berkunjung.

Ringkasan Cepat

Sekilas Kastel Maruoka

Maruoka Castle di Kota Sakai, Prefektur Fukui, adalah salah satu dari “12 menara kastel asli yang masih ada”. Tenshu beratap batu dan pemandangan 360 derajat menjadi daya tariknya; dikenal juga sebagai “Kasumi-ga-jo”.

Panorama 360° dari Tenshu

Naik ke tenshu Maruoka Castle untuk melihat Dataran Sakai dan pegunungan, sambil menikmati pemandangan dari ketinggian kastel.

Kasumigajo Park Sepanjang Musim

Kasumigajo Park di sekitar Maruoka Castle adalah spot jalan santai yang berubah sesuai musim, seperti sakura di musim semi (sekitar 400 pohon) dan daun merah di musim gugur.

Singgah: Museum Surat Terpendek

Di dekat Maruoka Castle ada “Ippitsu Keijo Nihon Ichi Mijikai Tegami no Yakata”, tempat kamu bisa menikmati pameran surat pemenang lomba dan surat dari tokoh terkenal.

Akses & Parkir

JR Fukui Station → Keifuku Bus menuju “Maruoka Castle” sekitar 40 menit → turun di “Maruoka-jo-mae”, lalu jalan kaki 5 menit / dengan mobil: Hokuriku Expressway “Maruoka IC” sekitar 10 menit. Di sekitar tersedia parkir gratis.

Perkiraan Durasi

Kunjungan ke tenshu dan jalan santai di taman biasanya sekitar 1–2 jam.

Tangga Curam & Keramaian

Tangga menuju tenshu sangat curam, jadi perhatikan pijakan. Musim sakura dan akhir pekan cenderung ramai; waktu lebih pagi biasanya lebih nyaman untuk berkeliling.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Maruoka-jō? Kastel bersejarah dengan menara utama asli satu-satunya di Hokuriku

Maruoka-jō yang terletak di Kota Sakai, Prefektur Fukui, adalah salah satu kastel dengan menara utama asli yang diyakini dibangun pada tahun 1576.

Kastel ini juga dikenal dengan nama panggilan “Kasumi-ga-jō” dan telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting nasional.

Dengan sejarah yang kuat dari zaman Sengoku hingga periode Edo, kastel ini menarik banyak pecinta kastel sebagai satu-satunya menara utama yang masih bertahan di kawasan Hokuriku.

Atapnya yang khas dilapisi genteng batu dari Shakudani-ishi, dan disebut sebagai satu-satunya konstruksi seperti ini di antara menara utama asli yang masih ada.

Maruoka-jō juga terpilih dalam daftar 100 Kastel Terbaik di Jepang (No.36), dan dari menaranya Anda bisa menikmati panorama luas Dataran Sakai serta pegunungan di sekitarnya.


Hal yang wajib dilihat di Maruoka-jō

1. Keindahan arsitektur menara utama asli

Maruoka-jō adalah kastel langka dengan menara utama yang masih bertahan sejak sebelum periode Edo, dan merupakan salah satu dari hanya 12 “genzon tenshu” atau menara utama asli yang masih ada di Jepang.

Tampilannya dari luar terdiri dari dua tingkat, tetapi bagian dalamnya memiliki tiga lantai, menunjukkan struktur unik dengan gaya arsitektur lama berupa menara pengawas independen.

Atap genteng batunya sangat khas, dan sosok kastel yang menyatu dengan pemandangan empat musim terus memikat para pengunjung.

Desainnya yang sederhana namun kuat masih menyampaikan wujud kastel praktis khas zaman Sengoku hingga saat ini.

2. Panorama indah dari menara

Saat naik ke menara utama Maruoka-jō, Anda akan disuguhi pemandangan panorama 360 derajat yang membentang ke Dataran Sakai dan pegunungan di kejauhan.

Tangga curam di dalam menara dinaiki dengan bantuan tali, dan pengalaman menegangkan itu sendiri menjadi kenangan tersendiri.

Pada musim semi, sakura bermekaran penuh dan Kasumi-ga-jō Park yang mengelilingi kastel menjadi spot hanami (menikmati bunga sakura) terbaik, bahkan terpilih dalam “100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang”.

3. Kasumi-ga-jō Park

Di sekitar Maruoka-jō terbentang taman luas bernama Kasumi-ga-jō Park.

Pada musim semi ada sakura, musim gugur ada daun merah, dan musim dingin menawarkan pemandangan bersalju, sehingga setiap musim menghadirkan suasana yang berbeda.

Di dalam taman tersedia jalur jalan kaki, dan Anda bisa menikmati waktu santai sambil melihat dinding batu nozura-zumi (susunan batu alam) dari dekat.

Cara menikmati Maruoka-jō di setiap musim

  • Musim semi (awal–pertengahan April):Sakura di Kasumi-ga-jō Park bermekaran penuh, menciptakan kontras indah antara kastel dan bunga.
  • Musim panas (Juni–Agustus):Kastel tampak menonjol di tengah hijaunya pepohonan lebat dan menghadirkan kesan sejuk.
  • Musim gugur (Oktober–November):Daun merah mewarnai kastel, dan kontras warnanya dengan dinding batu terlihat sangat cantik.
  • Musim dingin (Desember–Februhari):Menara utama dengan genteng batu yang tertutup salju menciptakan suasana fantastis yang sulit ditemukan di tempat lain.

Harga tiket masuk Maruoka-jō & jam buka

Harga tiket masuk ke menara utama Maruoka-jō adalah 450 yen untuk dewasa dan 150 yen untuk siswa SD dan SMP (tiket terusan dengan Museum Surat Terpendek di Jepang “Ichihitsukeijō”).

Jam buka adalah pukul 8.30 hingga 17.00, dengan masuk terakhir pukul 16.30.

Informasi akses ke Maruoka-jō

Alamat

1-59 Kasumi-chō, Maruoka-chō, Kota Sakai, Prefektur Fukui

Cara menuju

  • Kereta dan bus
  • Dari Stasiun JR Fukui, naik bus Keifuku tujuan “Maruoka-jō” sekitar 40 menit. Turun di halte bus “Maruoka-jō”, lalu berjalan kaki sekitar 5 menit.
  • Mobil
  • Sekitar 10 menit dari Maruoka IC di Jalan Tol Hokuriku.

Area parkir

Di sekitar Maruoka-jō tersedia area parkir gratis.

Pada musim sakura dan libur panjang, sangat disarankan datang lebih awal.


Cara terbaik menikmati Maruoka-jō

1. Naik ke menara utama

Naiklah melalui tangga curam dan nikmati panorama indah yang terbentang dari puncak menara.

Sambil merasakan jejak sejarah, Anda dapat membayangkan suasana zaman Sengoku.

Karena tangganya sangat curam, pegang tali dengan kuat dan naiklah dengan hati-hati.

2. Jalan-jalan di taman dan menikmati dinding batu

Berjalanlah di Kasumi-ga-jō Park untuk menikmati keindahan alam di setiap musim.

Dinding batu nozura-zumi, teknik menyusun batu alam seperti puzzle dari zaman Sengoku, adalah daya tarik yang wajib dilihat oleh penggemar kastel.

Khususnya sakura pada musim semi dan daun merah pada musim gugur sangat cocok dinikmati sambil membawa kamera.

3. Museum Surat Terpendek di Jepang “Ichihitsukeijō”

Di sini dipamerkan karya pemenang “surat terpendek di Jepang” dari seluruh negeri serta surat dari tokoh-tokoh terkenal.

Lokasinya sangat dekat dengan Maruoka-jō, dan Anda dapat merasakan kekayaan ekspresi dalam kata-kata singkat.

Museum ini dapat dimasuki dengan tiket terusan Maruoka-jō.


Info praktis untuk wisatawan

Barang bawaan dan pakaian

  • Sepatu yang nyaman untuk berjalan:Di dalam menara Anda harus melepas sepatu. Karena ada tangga curam, sneakers yang mudah dipakai dan dilepas sangat direkomendasikan.
  • Pakaian hangat:Jika berkunjung pada musim dingin, siapkan pakaian hangat. Di dalam menara tidak ada pemanas.
  • Kamera:Wajib dibawa untuk memotret pemandangan indah kastel dan alam di sekitarnya.

Catatan penting

  • Tangga sangat curam:Tangga di menara utama sangat curam, jadi perhatikan langkah Anda saat naik. Pengunjung yang membawa anak kecil atau lansia perlu ekstra hati-hati.
  • Kondisi ramai:Musim sakura dan hari libur cenderung ramai, jadi kunjungan pada pagi hari lebih direkomendasikan.
  • Estimasi waktu kunjungan:Untuk menara utama dan jalan-jalan di Kasumi-ga-jō Park, siapkan sekitar 60 hingga 90 menit. Jika termasuk museum surat, sekitar 2 jam adalah perkiraan yang pas.

Maruoka-jō adalah tempat istimewa untuk merasakan sejarah dan keindahan arsitektur Jepang dari dekat.

Kunjungi menara utama asli satu-satunya di Hokuriku yang menyatu dengan alam empat musim, dan rasakan sendiri pesonanya.



Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kastel Maruoka dibangun pada tahun 1576 oleh Shibata Katsutoyo, keponakan Shibata Katsuie, dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Jepang sebagai salah satu dari “12 tenshu yang masih ada”. Tenshu-nya adalah satu-satunya tenshu asli yang tersisa di wilayah Hokuriku, sehingga sangat berharga dari sisi arsitektur kastel. Ciri paling khasnya adalah genteng atap dari batu (Shakudani-ishi) yang jarang ditemukan; saat terkena hujan, warnanya berubah menjadi hijau kebiruan yang indah.
A. Tiket masuk 450 yen untuk dewasa, berupa tiket gabungan untuk area kastel dan museum sejarah yang bersebelahan, “Ippitsu Keijo: Nihon Ichi Mijikai Tegami no Yakata”. Jam operasional 8:30–17:00, dengan masuk terakhir 16:30. Di dalam tenshu terdapat struktur 3 lantai dan Anda akan menaiki tangga curam (hingga sekitar 67 derajat). Karena naik sambil memegang tali, kunjungan dengan ransel atau tas selempang yang membuat tangan tetap bebas lebih disarankan.
A. Dari JR Stasiun Fukui, naik Keifuku Bus tujuan Maruoka Castle sekitar 50 menit, turun tepat di halte “Maruoka-jo”. Jika naik mobil, dari Hokuriku Expressway Maruoka IC sekitar 5 menit—aksesnya sangat mudah. Karena frekuensi bus sekitar 1–2 kali per jam, akan lebih tenang jika Anda mengecek jam bus pulang sebelum mulai berkeliling. Di sekitar kastel tersedia parkir gratis sekitar 200 mobil.
A. Jika hanya melihat tenshu, perkiraannya sekitar 30–40 menit. Jika termasuk museum “Ippitsu Keijo: Nihon Ichi Mijikai Tegami no Yakata” dan berjalan di taman sekitar, patokannya 1–1,5 jam. Tenshu memang tidak besar, tetapi karena Anda menaiki tangga curam tiga lantai, biasanya terasa lebih menguras tenaga daripada yang terlihat. Dari lantai teratas, Anda dapat melihat hamparan Dataran Sakai, dan pada hari cerah bahkan hingga Pegunungan Hakusan.
A. Kastel Maruoka adalah salah satu spot sakura terkenal di Fukui yang terpilih dalam “100 Tempat Sakura Terbaik di Jepang”, dengan sekitar 400 pohon Somei Yoshino di sekitar area kastel. Puncak mekarnya biasanya awal hingga pertengahan April, dan selama periode mekar sering ada iluminasi lentera (bonbori). Jika ingin memotret tenshu dan sakura penuh dalam satu frame, sudut klasiknya adalah dari bawah batuan penahan di sisi selatan, dengan angle menengadah.
A. Tenshu Kastel Maruoka runtuh akibat Gempa Fukui tahun 1948, namun pada 1955 dibangun kembali dengan cara “perbaikan-rekonstruksi” (shufuku saiken) menggunakan kembali sekitar 75% material asli. Karena itu, kastel ini tetap dihitung sebagai salah satu dari “12 tenshu yang masih ada”. Tembok batunya menggunakan teknik kuno nozurazumi (menumpuk batu alam), dan Anda bisa mengamati susunan batu berusia sekitar 450 tahun dari jarak dekat.
A. Di Kastel Maruoka Anda bisa membeli gojoin (御城印), yaitu stempel/souvenir kunjungan versi kastel. Loket penjualannya berada di toko dekat area penjualan tiket, dengan beberapa desain yang populer di kalangan kolektor. Di museum bersebelahan “Ippitsu Keijo: Nihon Ichi Mijikai Tegami no Yakata”, ada pengalaman unik menulis surat singkat untuk orang penting lalu mengirimkannya—menarik untuk dinikmati bersama.
A. Dari Kastel Maruoka, Tojinbo berjarak sekitar 30 menit dengan mobil dan populer sebagai rute day trip. Setelah melihat kastel, menuju Tojinbo lalu menikmati makan siang seafood adalah alur yang efisien. Dalam jarak jalan kaki dari kastel ada juga “Maruoka-han Hodai Ato” serta Takeda no Sato (spot terkenal shidare-zakura). Di sepanjang jalur Echizen Railway di Kota Fukui, ada pula Reruntuhan Ichijodani Asakura Clan; bagi pecinta sejarah, Anda bisa mengunjungi beberapa situs dalam satu hari.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.