Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Laut Cross Negai-ga-Kanau | Wisata Pemandangan Tanjung Hyuga

Laut Cross Negai-ga-Kanau | Wisata Pemandangan Tanjung Hyuga

Negai-ga-Kanau Cross-no-Umi di Hyuga Misaki, Miyazaki: batu salib bermakna 'kabul'. Cek dek pengamatan, lonceng harapan, sekitar wisata & tips foto pemula.

Ringkasan Cepat

Sekilas Daya Tarik

Spot pemandangan indah "Cruz Sea (Laut Salib yang Mengabulkan Doa)" di Tanjung Hyuga, Miyazaki. Di sini, karang berbentuk salib tampak seperti kanji "Kanau" (terkabul), sehingga pengunjung dapat menikmati panorama sekaligus pengalaman berdoa.

Sorotan

Karang berbentuk salib yang terbelah 200 m timur-barat dan 220 m utara-selatan, "Lonceng Salib Pengabul Doa" di titik observasi, kolom basal Umagase

Tempat Sekitar

Monumen Alam Nasional "Kolom Basal Tanjung Hyuga (Umagase)", Mercusuar Hososhima yang ditetapkan sebagai "Mercusuar Cinta", Kuil Omi yang berdiri di atas batu kolom

Akses

Sekitar 14-20 menit dengan mobil dari Stasiun JR Hyuga-shi, sekitar 11-20 menit dengan mobil dari Hyuga IC Tol Higashi-Kyushu. Gunakan mobil sewaan atau pribadi

Biaya & Parkir

Bebas masuk tanpa biaya. Tersedia parkir gratis untuk sekitar 22 mobil

Perkiraan Waktu

Sekitar 20-30 menit termasuk berfoto dan membunyikan Lonceng Salib

Pengalaman

Berdoa sambil membunyikan lonceng dan memandang karang berbentuk salib, berkendara menikmati pemandangan Tanjung Hyuga, serta mengunjungi mercusuar dan kuil di sekitarnya

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Miyazaki

Apa Itu Negai ga Kanau Cross no Umi (Laut Salib yang Mengabulkan Doa)?

Negai ga Kanau Cross no Umi (Laut Salib) adalah spot panorama populer yang berada di kawasan Hyūga-misaki, Hososhima, Kota Hyūga, Prefektur Miyazaki.

Spot ini adalah area yang dapat dikunjungi dengan bebas untuk memandang formasi karang berbentuk salib dari dek pengamatan, dan merupakan salah satu daya tarik yang dikunjungi saat menjelajahi Hyūga-misaki.

Selain hamparan laut itu sendiri, ciri khas tempat ini adalah bentuk bebatuan yang dikaitkan dengan makna karakter "kanau" (mengabulkan).

Bukan sekadar menikmati pemandangan, mengetahui "mengapa nama ini diberikan" sebelum berkunjung akan membuat kesan lebih mendalam.

Alasan Mengapa Cross no Umi Dikatakan "Mengabulkan Doa"

"Cross" Berarti Salib dalam Bahasa Portugis

Karena formasi karang raksasa terbelah sepanjang 200 meter dari timur ke barat dan 220 meter dari utara ke selatan, dan tampak seperti tanda silang, tempat ini disebut "Cross".

"Cross (cruz)" berarti tanda silang dalam bahasa Portugis, dan namanya berasal dari topografi khas ini.

Batuan berbentuk kolom dipercaya terbelah setinggi sekitar 10 meter akibat erosi gelombang, dan Anda dapat merasakan skala besar yang diciptakan oleh alam.

Pemandangan yang Tampak seperti Karakter "Kanau" dan Legenda Pengabulan Doa

Lebih lanjut, ketika area karang yang tampak seperti salib digabungkan dengan area karang kecil di sampingnya, dikatakan tampak seperti karakter "kanau" (mengabulkan), yang melahirkan legenda bahwa doa yang dipanjatkan di sini akan terkabul.

Saat memandang dengan menyadari bagian mana yang berbentuk salib dan bagian mana yang tampak seperti "kanau", kesenangan khas tempat ini akan lebih mudah dipahami.

Ada juga wisatawan yang berkunjung sebagai spot pengabulan doa, dan tempat ini dicintai sebagai pemandangan yang membawa keberuntungan.

Pemandangan yang Wajib Dilihat di Dek Pengamatan dan Lonceng Cross

Lonceng Cross Juga Menjadi Daya Tarik Tempat Ini

Di dek pengamatan, terdapat "Lonceng Cross yang Mengabulkan Doa".

Lonceng ini disebut sebagai lonceng untuk menitipkan doa dan harapan ke langit, dan menjadi simbol spot ini bersama dengan formasi karang berbentuk salib.

Banyak juga wisatawan yang membunyikan lonceng lalu mengatupkan tangan untuk berdoa, dan dapat dinikmati bersamaan dengan spot foto.

Pertama-tama Lihat dengan Tenang Bentuk Lautnya

Di lokasi, jika Anda terlebih dahulu memastikan bentuk laut sebelum mengarahkan pandangan ke lonceng, hubungan antara pemandangan dan ceritanya akan lebih mudah dirasakan.

Saat mengambil foto pun, melihat tidak hanya bentuk bebatuan tetapi juga suasana keseluruhan dek pengamatan akan memudahkan untuk meninggalkan kesan tempat tersebut.

Pada hari yang cerah, biru Samudra Pasifik akan menonjol, dan formasi karang berbentuk salib akan tampak lebih jelas mengambang.

Cara Menuju dan Rute yang Wajib Diketahui Sebelum Berkunjung Pertama Kali

Lokasi yang Mudah Disertakan dalam Drive Hyūga-misaki

Untuk akses, perkiraan waktu adalah sekitar 14-20 menit dengan mobil dari Stasiun JR Hyūga-shi, dan sekitar 11-20 menit dengan mobil dari Hyūga IC di Tol Higashi-Kyushu.

Karena akses dengan transportasi umum terbatas, penggunaan rental mobil atau mobil pribadi untuk berkendara lebih nyaman.

Perkiraan Tempat Parkir, Biaya, dan Waktu Kunjungan

Tempat parkir gratis untuk sekitar 22 mobil tersedia, dan ini adalah spot dengan jalan-jalan bebas tanpa biaya masuk.

Perkiraan waktu kunjungan di dek pengamatan termasuk pengambilan foto dan membunyikan lonceng adalah sekitar 20-30 menit, dan dapat dikunjungi dengan santai di tengah perjalanan menjelajahi sekitar Hyūga-misaki.

Toilet tersedia di sekitar dek pengamatan, tetapi karena fasilitas seperti mesin penjual otomatis terbatas, sebaiknya siapkan minuman terlebih dahulu agar tenang.

Nikmati Juga Pemandangan Sekitarnya

Di dekatnya terdapat tikungan jepit rambut yang terkenal di kalangan penduduk lokal, yang juga menjadi spot drive populer.

Daripada hanya melihat Cross no Umi dan selesai, dengan berkeliling sambil merasakan seluruh garis pantai Hyūga-misaki, daya tarik kawasan ini akan lebih tersampaikan.

Jika berkunjung untuk pertama kali, ini adalah tempat di mana Anda ingin meluangkan waktu untuk berhenti di dek pengamatan dan memastikan bentuk laut, daripada melewatinya dengan terburu-buru.

Hanya dengan mengetahui makna pemandangan sebelum memandangnya, cara melihatnya akan sangat berubah.

Spot Foto Sekitar yang Wajib Dikunjungi Bersama di Hyūga-misaki

Di sekitar terdapat juga daya tarik seperti Umagase, Mercusuar Hososhima, dan Kuil Ōmi-jinja.

Jika ingin berkeliling dengan fokus pada pemandangan laut, alur yang dapat dipertimbangkan adalah menikmati keunikan bentuk di Cross no Umi, lalu membandingkan pemandangan pantai khas Hyūga-misaki di spot pengamatan lainnya.

Alasan Wajib Mengunjungi Umagase

Umagase adalah spot panorama representatif yang berada di ujung Hyūga-misaki, dan merupakan tempat di mana Anda dapat menikmati kekar kolom Hyūga-misaki yang ditetapkan sebagai monumen alam nasional pada 13 Februari 2018, dan pemandangan Samudra Pasifik.

Tebing setinggi sekitar 50 meter, dan kekar kolom tersingkap sepanjang sekitar 4,5 kilometer di sepanjang garis pantai, sehingga Anda dapat merasakan skala alam.

Karena berada di kawasan Hyūga-misaki yang sama dengan Negai ga Kanau Cross no Umi, ini adalah tempat singgah yang cocok untuk dikunjungi sambil membandingkan topografi pantai.

Mercusuar Hososhima dan Ōmi-jinja Juga Standar Hyūga-misaki

Mercusuar Hososhima adalah mercusuar yang sejak dahulu menerangi Pelabuhan Hososhima, dan merupakan spot pengamatan yang ditetapkan sebagai "Mercusuar yang Jatuh Cinta" pada tahun 2017.

Ōmi-jinja (Kuil Ōmi) berdiri di atas batuan berbentuk kolom, dan merupakan kuil yang dikenal sebagai "Ise-sama Hyūga", dengan kelompok "Sazare-ishi" yang dinyanyikan dalam lagu kebangsaan juga berada di dalam kompleksnya.

Ringkasan

Negai ga Kanau Cross no Umi adalah spot pemandangan menakjubkan yang representatif dari Hyūga-misaki, dengan formasi karang yang tampak seperti salib sepanjang 200 meter timur-barat dan 220 meter utara-selatan, serta pemandangan yang melapisi karakter "kanau" yang sangat berkesan.

Jika berkeliling termasuk Lonceng Cross di dek pengamatan dan Umagase, Mercusuar Hososhima, serta Kuil Ōmi-jinja di sekitarnya, Anda dapat menikmati pemandangan pantai Hyūga secara lebih dimensional.

Jika berkunjung untuk pertama kali, disarankan untuk meluangkan waktu memandang pemandangan dengan tenang setelah mengetahui makna bentuk laut.

Saat berjalan sambil merasakan cerita yang terkandung dalam pemandangan itu sendiri, daya tarik Negai ga Kanau Cross no Umi akan lebih tersampaikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kurusu no Umi adalah lokasi pemandangan pesisir di Hososhima, Kota Hyuga, Prefektur Miyazaki. Celah batu yang terbentuk akibat erosi ombak terlihat menyerupai bentuk salib jika dilihat dari atas, dan dari dek pengamatan Anda dapat menikmati laut serta bebatuan unik secara bersamaan. Pada hari berangin, berhati-hatilah dengan topi Anda.
A. Kurusu no Umi disebut demikian karena celah batu berbentuk salib dan terumbu karang di sampingnya bersama-sama terlihat seperti karakter Jepang 叶う (berarti “terkabul”). Karena itu, banyak pengunjung datang dengan harapan terkait percintaan atau perjalanan. Menikmati pemandangan bersama monumen di lokasi akan meninggalkan kesan mendalam.
A. Dari dek pengamatan Kurusu no Umi, Anda dapat melihat bebatuan berbentuk salib serta laut Hyuganada terbentang luas. Pada hari cerah, warna biru laut terlihat jelas dan cocok untuk berfoto. Jangan keluar dari pagar pengaman, dan saat angin kencang pegang ponsel Anda dengan kuat agar lebih aman.
A. Kurusu no Umi adalah formasi geologi tempat lapisan batu hasil aktivitas vulkanik terkikis ombak dalam waktu yang sangat lama. Lapisan ini diperkirakan berusia sekitar 15 juta tahun, dan celah akibat erosi laut tampak menyerupai bentuk salib. Memperhatikan aspek geologinya akan membuat kunjungan terasa lebih bermakna daripada sekadar tempat foto.
A. Akses umum ke Kurusu no Umi adalah dengan mobil dari pusat Kota Hyuga, dan informasi pariwisata resmi mencantumkan kapasitas parkir 22 mobil. Jika menggunakan transportasi umum, periksa terlebih dahulu jadwal dan koneksi karena terbatas. Jalan sekitar berada di pesisir pantai, jadi berhati-hatilah agar tidak terlalu fokus pada pemandangan saat berkendara.
A. Area pengamatan Kurusu no Umi adalah lokasi pemandangan di luar ruangan dan pada dasarnya tidak dipungut biaya masuk. Pada malam hari atau cuaca buruk, pijakan sulit terlihat dan pemandangan pun sulit dinikmati. Bagi yang baru pertama kali, kunjungan di siang hari memudahkan Anda menemukan formasi berbentuk salib.
A. Lonceng Kurusu yang Mengabulkan Permohonan terletak di dekat dek pengamatan yang menghadap ke laut. Anda dapat menikmati lonceng, laut, dan bebatuan berbentuk salib bersamaan, sehingga cocok untuk foto kenangan. Jika ada antrean, bergantianlah dengan singkat agar semua pengunjung merasa nyaman.
A. Kurusu no Umi dan Mercusuar Hososhima berada di area Hososhima, Kota Hyuga, sehingga mudah dikunjungi dalam satu kali perjalanan. Mercusuar Hososhima menarik dengan tampilan putihnya dan pemandangan laut, memberikan sudut pandang berbeda dari Kurusu no Umi. Jika berjalan kaki, perhatikan tanjakan dan jalan raya, serta pilih sepatu yang nyaman.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.