Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Air Terjun Maruo, Kirishima: Air Terjun dari Mata Air Panas

Air Terjun Maruo, Kirishima: Air Terjun dari Mata Air Panas
Air Terjun Maruo di Kirishima terbentuk dari aliran mata air panas di hulu. Nikmati air biru susu, dedaunan musim gugur, uap musim dingin, dan aksesnya.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Sekilas

Air Terjun Maruo di Kota Kirishima, Prefektur Kagoshima, adalah air terjun mata air panas berwarna biru susu yang terbentuk ketika air dari Einoo Onsen dan Iodani Onsen berkumpul lalu jatuh; dari tepi jalan nasional, Anda dapat menikmati pemandangan air dan hutan khas kawasan onsen Kirishima.

Ukuran Air Terjun dan Warna Air

Air Terjun Maruo memiliki tinggi 23 m dan lebar 16 m. Air yang tampak biru susu mengalir di permukaan batu yang lebar, dan warna yang terlihat berubah sesuai cahaya serta cuaca.

Pemandangan Setiap Musim

Pada musim gugur, dedaunan berwarna kontras dengan air biru susu, sedangkan pada musim dingin uap dari air panas lebih mudah terlihat; warna dan uap berubah sesuai cuaca.

Keselamatan di Tepi Jalan

Karena berada di tepi Rute Nasional 223 dan tidak memiliki tempat parkir khusus, jangan berhenti di bahu jalan atau melangkah ke badan jalan, serta biarkan jalur pejalan kaki dan pintu masuk halte bus tetap terbuka saat melihat air terjun.

Akses dengan Bus dan Berjalan Kaki

Halte bus Maruo berjarak sekitar 30 menit dari Stasiun JR Kirishima-Jingu dan sekitar 35 menit dari Bandara Kagoshima; dari sana air terjun dapat dicapai dengan berjalan kaki sekitar 10 menit, jadi catat jadwal bus pulang terlebih dahulu.

Jalur Alam Maruo

Jalur Alam Maruo sepanjang sekitar 2,3 km menghubungkan Air Terjun Maruo, Senjojiki, Air Terjun Nunobiki, dan Iwaburo; gunakan alas kaki antiselip dan periksa kondisi jalur sebelum berjalan.

Iluminasi Malam dan Mata Air Panas

Pada malam hari, percikan air terjun memantulkan cahaya iluminasi, tetapi jam operasional dan hari tidak beroperasi dapat berubah, jadi periksa pada hari kunjungan; konfirmasikan juga secara terpisah jam penerimaan pemandian air panas untuk kunjungan sehari di sekitar.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Kagoshima

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Air Terjun Maruo (Maruo no Taki) di Kota Kirishima, Prefektur Kagoshima, adalah “air terjun onsen” yang terbentuk ketika air panas dari kawasan pemandian air panas Kirishima (Kirishima Onsenkyō) berkumpul lalu jatuh.

Meski dapat dilihat dari tepi jalan nasional, perpaduan air biru susu, permukaan batu, hutan, dan warna musiman membuat Anda dapat merasakan sekaligus bentang alam serta aliran air kawasan onsen.

Namun, tidak ada area parkir khusus dan kendaraan melintas dekat lokasi pengamatan.

Utamakan keselamatan lalu lintas daripada mengambil foto, serta periksa rute bus atau jalan kaki, cuaca, dan informasi fasilitas sekitar sebelum berkunjung.

Apa itu Air Terjun Maruo?|Air terjun onsen Kirishima tempat air panas berkumpul

Ciri khas Air Terjun Maruo adalah air terjunnya tidak hanya berasal dari air sungai biasa, tetapi juga dari air panas yang mengalir dari kawasan onsen di hulu.

Dengan memperhatikan warna air dan uap panas, Anda dapat melihat hubungan antara geologi kawasan pemandian air panas Kirishima dan kehidupan setempat.

Air panas dari Einoo Onsen dan Iōdani Onsen mengalir ke sini

Air Terjun Maruo terbentuk dari aliran air panas Einoo Onsen dan Iōdani Onsen yang berkumpul.

Mengetahui adanya onsen di hulu akan membuat Anda memahami bahwa air terjun ini bukan tempat berpemandangan indah yang berdiri sendiri, melainkan berada di tengah aliran air yang melewati kawasan onsen Kirishima.

Jangan menyentuh air untuk memeriksa suhunya; nikmatilah dari lokasi pengamatan yang dibuka untuk umum.

Pemandangan setinggi 23 meter dan selebar 16 meter

Air Terjun Maruo memiliki tinggi 23 meter dan lebar 16 meter.

Bukan hanya air yang jatuh vertikal, aliran yang merambat di permukaan batu yang lebar serta percikan di dekat kolam air terjun juga menghadirkan kesan tiga dimensi yang tidak dapat dipahami hanya dari angka.

Debit air dipengaruhi hujan dan musim, sehingga Anda belum tentu selalu melihat pemandangan yang persis sama seperti dalam foto.

Amati kontras air biru susu dan permukaan batu

Air Terjun Maruo juga dikenal karena airnya yang tampak berwarna biru susu.

Kesan warna berubah mengikuti arah cahaya, awan, dan percikan; pada hari berawan, batas antara hijaunya hutan dan permukaan batu terkadang tampak lebih lembut.

Jangan hanya menjadikan foto dengan warna yang diedit kuat sebagai patokan; amati permukaan air alami dan warna di sekelilingnya pada hari itu.

Daya tarik Air Terjun Maruo|Wajah yang berubah menurut musim dan waktu

Bahkan dari lokasi pengamatan yang sama, kesan air terjun berubah mengikuti musim, cahaya, dan angin.

Daripada buru-buru selesai memotret, sebaiknya tunggu sejenak di tempat yang tidak menghalangi kendaraan atau orang lewat sambil mengamati percikan dan gerak hutan.

Perbedaan tampilannya dapat dirangkum secara singkat sebagai berikut.

Kondisi

Unsur yang diperhatikan

Persiapan

Cerah

Warna air dan bayangan

Waspadai cahaya kuat

Berawan

Gradasi batu dan hutan

Siapkan perlengkapan hujan

Musim gugur

Daun musim gugur dan percikan

Periksa kepadatan jalan

Hari dingin

Uap panas

Pelindung dingin dan pijakan

Nikmati perpaduan daun musim gugur dan warna air

Ketika pepohonan sekitar berubah warna, daun musim gugur dan air biru susu terlihat sangat kontras.Walaupun ada perkiraan berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, perubahan warna bergantung pada suhu dan hujan, jadi jangan menetapkan hari tertentu sebagai waktu terbaik.

Saat ramai, jangan menguasai 1 tempat terlalu lama; nikmati pemandangan sambil memberi ruang kepada orang di belakang.

Pada musim dingin, perhatikan uap panas

Ketika suhu turun, uap yang naik dari air panas terkadang menjadi lebih mudah terlihat.

Jika arah angin berubah, percikan dan kabut dapat mencapai lokasi pengamatan; karena itu, perlindungan agar kamera tidak basah dan sepatu antiselip akan berguna.

Pada hari ketika jalan mungkin membeku atau bersalju, periksa informasi jalan dan jangan memaksakan diri mendekat.

Periksa pelaksanaan iluminasi malam

Pada malam ketika lampu dinyalakan, percikan Air Terjun Maruo memantulkan cahaya, tetapi jam pelaksanaan dan hari penghentian dapat berubah.

Jika menuju ke sana pada malam hari, periksa informasi pelaksanaan pada hari yang sama, lalu siapkan lampu untuk berjalan di jalan gelap dan pakaian yang mudah memantulkan cahaya.

Jangan keluar ke sisi badan jalan untuk memotret; jika pijakan tidak terlihat, ubah kunjungan ke siang hari.Keselamatan tepi jalan yang harus dijaga di lokasi pengamatanAir Terjun Maruo berada di sepanjang Jalan Nasional 223 dan dapat dilihat tanpa masuk jauh ke alam, tetapi kedekatannya dengan badan jalan merupakan hal utama yang harus diwaspadai.Pilih posisi berdiri sambil mengamati keadaan sekitar dan jangan membentangkan peralatan foto terlalu lebar.Air Terjun Maruo tidak memiliki area parkir khusus.Jika datang dengan mobil, periksa sebelumnya tempat parkir yang legal serta cara berpindah dari sana.Ketika mundur demi komposisi yang lebih lebar, ada risiko Anda mendekati badan jalan.Jangan bergerak sambil hanya melihat layar ponsel; hentikan pemotretan terlebih dahulu dan periksa sekeliling.Jangan menghalangi jalur pejalan kaki, halte bus, atau pintu masuk bangunan; jika memakai tripod, pastikan dapat segera dipindahkan.Saat hujan, bersiaplah menghadapi percikan dan permukaan licinPada hari hujan, warna hutan dan air terjun tampak lebih pekat, tetapi jalan dan batu juga menjadi lebih licin.Jika terjadi hujan lebat, petir, atau pembatasan jalan, hentikan pengamatan dan ubah rencana untuk menghabiskan waktu di dalam ruangan atau kawasan onsen.Untuk transportasi umum, menjadikan halte bus Maruo (Maruo Bus Stop) sebagai patokan memudahkan Anda menggabungkan air terjun dengan kawasan onsen.Operasi bus berubah menurut hari, musim, dan revisi jadwal, jadi periksa perjalanan pergi dan pulang sekaligus.Berjalan dari halte bus MaruoAnda dapat naik bus dari arah Stasiun Kirishima-Jingū atau Bandara Kagoshima, turun di halte Maruo, lalu berjalan kaki.Karena ada bagian menanjak dan berjalan di tepi jalan, pilih sepatu yang nyaman dan rapikan barang bawaan dekat tubuh.Gabungkan dengan menginap di kawasan pemandian air panas KirishimaTanyakan kepada penginapan apakah dapat dicapai dengan berjalan kaki, apakah ada trotoar, dan apakah aman pada malam hari; jangan menilai hanya dari kedekatan pada navigasi mobil.Jika berjalan setelah berendam, waspadai tubuh menjadi dingin dan kondisi kesehatan, serta hindari berjalan malam setelah minum alkohol.Pada hari berkeliling dengan mobil, beri kesempatan pengemudi beristirahatPengemudi tidak boleh berkendara sambil melihat pemandangan, dan penumpang juga jangan meminta berhenti di jalan.Berjalan di Jalur Eksplorasi Alam Maruo dan hutan onsenJalur Eksplorasi Alam Maruo adalah jalan setapak sepanjang sekitar 2.3 kilometer yang menghubungkan Air Terjun Maruo, Senjōjiki, Air Terjun Nunobiki, Iwa-buro, dan tempat lainnya.Senjōjiki di tengah jalur merupakan dasar sungai berbatu dengan panjang sekitar 200 meter dan lebar sekitar 15 meter.Iwa-buro di sepanjang jalur dikenal sebagai pemandian terbuka yang konon tertua di Kirishima.Jenis kunjunganPemeriksaan awalMelihat dari lokasi pengamatanTransportasi dan cuacaBerjalan di kawasan onsen
Rencanakan dengan asumsi tidak ada area parkir khususJangan berhenti di depan air terjun atau bahu jalan, dan jangan menggunakan area parkir penginapan atau toko sekitar tanpa izin jika Anda bukan penggunanya.Jangan melangkah ke badan jalan dan biarkan jalur tetap terbuka
Payung yang dibuka terlalu lebar akan menghalangi pandangan dan jalur, sehingga perlengkapan hujan yang membuat kedua tangan bebas lebih sesuai.Cara menuju Air Terjun Maruo|Naik bus dan berjalan kakiAir Terjun Maruo terletak di Maruo, Takachiho, Makizono-chō, Kota Kirishima, Prefektur Kagoshima, di sepanjang Jalan Nasional 223.
Dari Stasiun Kirishima-Jingū di Jalur Utama JR Nippō diperlukan sekitar 30 menit, sedangkan dari Bandara Kagoshima sekitar 35 menit untuk mencapai halte Maruo; dari sana, air terjun berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki.Catat lebih dahulu jadwal bus pulang agar dapat kembali ke kawasan onsen sebelum gelap.Jika menginap di sekitar Maruo, Anda dapat memasukkan Air Terjun Maruo ke dalam jalan-jalan singkat pada hari kedatangan atau keberangkatan.
Tempat wisata di Kirishima memiliki banyak tanjakan dan tikungan, dan ada kendaraan yang tiba-tiba melambat di depan air terjun.Jika tidak dapat menemukan tempat parkir yang aman, perlu dipertimbangkan untuk beralih ke bus atau berjalan kaki.Bagi yang ingin mengikuti aliran air di hutan, bukan hanya melihat air terjun, Jalur Eksplorasi Alam Maruo (Maruo Shizen Tanshōro) dapat menjadi pilihan.
Jangan mencampuradukkan pengamatan air terjun dengan berjalan di jalur eksplorasi; pertimbangkan perlengkapan dan waktunya secara terpisah.Isi utamaHanya air terjun
Menghubungkan kawasan dan air terjun

Trotoar dan jalan pulang

Jalur eksplorasi

Berjalan di antara hutan dan air

Kondisi jalur

Pengamatan malam

Air terjun di bawah cahaya

Pelaksanaan dan keselamatan

Periksa kondisi Jalur Eksplorasi Alam

Kondisi jalur alam dapat berubah karena hujan lebat, pohon tumbang, pekerjaan konstruksi, dan faktor lainnya.

Anda mungkin baru mengetahui penutupan setelah tiba di pintu masuk, jadi periksa informasi jalur dari Kota Kirishima atau pusat informasi wisata.

Jangan melewati tanda penutupan; jika bagian yang direncanakan tidak dapat dilalui, ubah rencana menjadi berjalan-jalan di kawasan onsen.

Pilih sepatu antiselip yang mendekati sepatu gunung

Di jalur eksplorasi terdapat tanah basah, akar pohon, dan tangga batu, sehingga persiapannya harus lebih baik daripada pakaian untuk hanya mengunjungi lokasi pengamatan.

Bawa sepatu antiselip, minuman, dan perlengkapan hujan, serta berjalanlah hanya sejauh Anda dapat kembali sebelum matahari terbenam.

Jangan memetik tanaman atau masuk ke saluran yang dialiri air panas; gunakan jalur yang telah dirawat.

Amati aliran air panas dan ekologi hutan

Di Jalur Eksplorasi Alam Maruo, Anda dapat melihat air dan aliran onsen melewati bentang alam di dalam hutan primer.

Selain ukuran air terjun, perhatikan dasar sungai berbatu, suara aliran, dan perubahan tumbuhan untuk merasakan hutan Kirishima secara lebih mendalam.

Jangan memberi makan satwa liar; tutup rapat sampah dan makanan lalu bawa pulang.

Cara menggabungkan kunjungan dengan kawasan pemandian air panas Kirishima

Berendam setelah mengetahui bahwa air Air Terjun Maruo berasal dari kawasan onsen akan menghubungkan pemandangan dengan budaya pemandian air panas.

Namun, ketentuan berendam berbeda di setiap fasilitas, jadi periksa satu per satu apakah kunjungan harian diperbolehkan.

Untuk berendam harian, periksa jam penerimaan

Meski penginapan menyediakan layanan berendam harian, penerimaan dapat dihentikan karena pembersihan, kepadatan, atau penggunaan privat.

Periksa biaya dan waktu melalui informasi fasilitas yang akan digunakan, bukan dari artikel perjalanan lama.Minumlah air sebelum dan sesudah berendam, dan jangan memaksakan diri jika kondisi tubuh buruk.

Sisakan waktu luang pada hari menuju Kuil Kirishima Jingū

Jika mengunjungi Air Terjun Maruo dan Kuil Kirishima Jingū pada hari yang sama, periksa koneksi bus atau perjalanan melalui jalan.

Agar waktu memotret yang terlalu lama tidak membuat Anda melewatkan waktu beribadah atau kendaraan pulang, penting untuk tidak menambah terlalu banyak tempat singgah.

Pada hari dengan hujan atau kabut tebal, bergeraklah lebih awal dengan memperhitungkan bahwa jarak pandang dan waktu tempuh dapat berubah.

Ringkasan|Nikmati Air Terjun Maruo sambil memperhatikan aliran air panas dan keselamatan jalan

Air Terjun Maruo adalah air terjun onsen di kawasan pemandian air panas Kirishima, tempat air dari Einoo Onsen dan Iōdani Onsen berkumpul dan membentuk pemandangan air biru susu serta hutan.

Daun musim gugur, uap panas, dan iluminasi dipengaruhi musim serta kondisi pelaksanaan, jadi periksa situasi pada hari kunjungan.

Pahami bahwa lokasinya berada di tepi jalan nasional tanpa area parkir khusus; jangan keluar ke badan jalan, saling berbagi jalur, dan gunakan bus atau berjalan kaki bila perlu agar dapat berkunjung dengan aman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Air Terjun Maruo berada di sepanjang Rute Nasional 223, memiliki tinggi 23 m dan lebar 16 m, serta dialiri air panas. Ini adalah “air terjun air panas” yang langka, tempat air dari Einoo Onsen dan Iodani Onsen di hulu berkumpul, yang menunjukkan keterkaitan antara bentang alam Kirishima Onsen-kyo dan budaya pemandian air panas. Area pandang dekat dengan jalan, jadi perhatikan lalu lintas sekitar saat menikmatinya.
A. Maruo dikenal tampak biru susu bergantung pada cahaya karena airnya mengandung mineral air panas. Saat cerah warnanya lebih kuat, sedangkan pada hari mendung kontras dengan kehijauan hutan dan permukaan batu tampak lebih lembut. Jangan menjadikan foto yang diedit berlebihan sebagai patokan; amati warna alami permukaan air pada hari kunjungan.
A. Pada musim gugur, kontras antara dedaunan sekitar dan air biru susu tampak indah, sedangkan saat cuaca dingin uap dari air panas lebih mudah terlihat. Debit berubah menurut hujan dan musim, dan pelangi kadang muncul bergantung pada sudut sinar matahari. Waktu terbaik menikmati warna daun berubah menurut suhu setiap tahun, jadi jangan menetapkan satu tanggal tertentu.
A. Informasi resmi berbeda mengenai tempat parkir di Maruo, jadi periksa petunjuk terbaru di lokasi jika berkunjung dengan mobil. Air terjun berada di sepanjang Rute Nasional 223, dan berhenti atau parkir di jalan maupun bahu jalan berbahaya. Jangan menggunakan tempat parkir fasilitas sekitar tanpa izin; jika tidak dapat menemukan tempat parkir yang aman, berjalanlah dari halte bus Maruo.
A. Air terjun dapat dicapai dengan berjalan sekitar 10 menit dari halte bus Maruo. Perjalanan bus ke Maruo sekitar 30 menit dari Stasiun JR Kirishima-Jingu dan sekitar 35 menit dari Bandara Kagoshima. Frekuensi dan waktu layanan dapat berubah, jadi periksa jadwal bus untuk perjalanan pergi dan pulang lebih dahulu serta rencanakan kembali ke kawasan onsen sebelum gelap.
A. Maruo diterangi dari pukul 17.30 hingga 21.30, menampilkan suasana seperti mimpi ketika percikan air memantulkan cahaya. Rincian dapat berubah, jadi periksa informasi hari itu sebelum berangkat. Jalan lebih sulit terlihat pada malam hari; bawa lampu untuk menerangi langkah dan kenakan pakaian yang mudah memantulkan cahaya demi keselamatan.
A. Untuk menangkap air terjun dan hutan dalam satu gambar, masukkan aliran vertikal dan permukaan batu dari posisi pandang yang tidak mudah terkena percikan agar kekuatannya terasa. Mundur saat terlalu fokus memotret dapat mendekatkan Anda ke jalan, jadi berhenti dan periksa sekitar terlebih dahulu. Jangan biarkan tripod menghalangi jalur dan pastikan tripod siap segera dipindahkan sebagai bentuk perhatian kepada orang lain.
A. Maruo merupakan salah satu daya tarik Jalur Alam Maruo yang panjangnya sekitar 2,3 km. Jalur ini menghubungkan Senjojiki, Air Terjun Nunobiki, dan pemandian batu yang disebut sebagai yang tertua di Kirishima. Berbeda dari hanya melihat air terjun, berjalan di hutan memerlukan sepatu antiselip dan perlengkapan hujan. Hujan lebat atau pohon tumbang dapat mengubah kondisi akses, jadi periksa petunjuk setempat sebelum berjalan.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.