Kyoto memiliki banyak kuil, dan di antaranya “Eikandō Zenrin-ji” (Kuil Eikandō), yang terkenal dengan sebutan “Eikandō, kuil momiji di musim gugur”, adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan saat musim gugur.
Eikandō, yang area kuilnya diwarnai indah oleh sekitar 3.000 pohon maple, telah dicintai sebagai destinasi momiji sejak zaman Kokin Wakashū.
Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan sejarah Eikandō, hal yang wajib dilihat, serta tips saat berkunjung.

Apa Itu Eikandō?
Eikandō memiliki nama resmi “Shōjuraigō-san Muryōju-in Zenrin-ji”.
Kuil ini merupakan kuil utama aliran Jōdo-shū Seizan Zenrin-ji-ha.
Patung utama “Mikaeri Amida Nyorai” (Amida yang menoleh ke belakang) dikenal sebagai patung Buddha langka di Jepang dengan kepala menoleh ke kiri, dan menarik banyak pengunjung.
Selain itu, pada musim gugur, area kuil dihiasi momiji yang indah dan juga dikenal dengan julukan “Eikandō no Momiji”.
Sejarah dan ciri khas
Sejarah Eikandō dikatakan bermula pada tahun 853 (Ninju 3), ketika didirikan oleh biksu Shinjō.
Pada tahun 863 (Jōgan 5), konon Kaisar Seiwa menganugerahkan nama kuil “Zenrin-ji”.
Pada era Jōryaku (1077–1081), Yōkan Risshi masuk ke kuil ini dan menghidupkannya kembali sebagai tempat praktik nenbutsu (pelafalan doa Buddha), sehingga sejak saat itu kuil ini dikenal dengan nama umum “Eikandō”.
Pada zaman Kamakura, kuil ini diyakini beralih menjadi kuil aliran Jōdo-shū Seizan.
Eikandō menyimpan patung Amida Nyorai yang unik yang disebut “Mikaeri Amida-zō”, dan posturnya yang anggun sangat terkenal.
Patung ini dikatakan berkaitan dengan kisah yang terjadi pada dini hari bulan Februari tahun 1082 (Eiho 2).

Hal yang Wajib Dilihat Saat Musim Momiji di Eikandō
Pada musim gugur, sekitar 3.000 pohon iroha momiji dan ōmomiji (maple Jepang) mewarnai area Eikandō dengan merah dan kuning yang cerah.
Puncak musim momiji biasanya dari pertengahan November hingga akhir November, dan pada masa ini juga diadakan iluminasi malam, sehingga Anda bisa menikmati keindahan yang berbeda antara siang dan malam.
Spot pemandangan terbaik
- Hōjō-chi:Kolam di tengah area kuil ini menghadirkan pemandangan indah pantulan momiji dan bangunan kuil di permukaan air. Khususnya, pemandangan dari atas jembatan menuju Miei-dō sangat populer sebagai spot foto ikonik Eikandō.
- Tahōtō:Dari Tahōtō yang berdiri di tempat tinggi setelah menaiki tangga batu, Anda dapat melihat panorama Kota Kyoto sekaligus menikmati pemandangan momiji yang membentang di bawah.
- Amida-dō:Bangunan ini diyakini dipindahkan dari Mandara-dō Shitennō-ji di Osaka pada tahun 1607 (Keichō 12). Perpaduan momiji dan bangunan bersejarahnya sangat indah, menjadikannya spot foto populer. Di dalam aula ini juga ditempatkan patung utama Mikaeri Amida Nyorai.

Tips Berkunjung ke Eikandō
Akses
Eikandō memiliki akses yang baik dari pusat Kota Kyoto.
Dari Stasiun Keage di Jalur Subway Tōzai, sekitar 15 menit berjalan kaki.
Atau turun di Halte Bus Nanzen-ji Eikandō-michi lalu berjalan kaki sekitar 3 menit.
Karena musim momiji sangat ramai, disarankan untuk berkunjung pagi hari atau pada hari kerja.
Selain itu, pada musim momiji area parkir kadang tidak dapat digunakan, sehingga penggunaan transportasi umum sangat direkomendasikan.
Harga tiket masuk dan jam kunjungan
Biaya masuk reguler adalah 600 yen untuk umum.
Siswa SD, SMP, dan SMA dikenakan 400 yen.
Jam penerimaan reguler adalah 9:00–16:00.
Gerbang tutup pada pukul 17:00.
Pada periode pameran harta kuil musim gugur, biaya masuk dan jam kunjungan dapat berubah.
Iluminasi momiji dapat diadakan dengan sistem pergantian siang dan malam.
Biaya kunjungan malam dapat ditetapkan, misalnya 700 yen untuk siswa SMP ke atas, tergantung periodenya.
Jam iluminasi misalnya pukul 17:30–21:00 (penerimaan hingga 20:30).
Karena Anda dapat menikmati pemandangan malam yang berbeda dari siang hari, cobalah merasakan keduanya.

Tips Menghindari Keramaian
Pada musim momiji, Eikandō merupakan salah satu destinasi paling populer di Kyoto, sehingga sangat ramai.
Untuk kunjungan siang hari, pagi hari pada hari kerja adalah waktu yang paling sepi.
Untuk iluminasi malam, antrean pembelian tiket biasanya panjang tepat setelah mulai (sekitar 17:30), jadi jika datang sekitar pukul 20:00 masuknya cenderung lebih lancar.
Selain itu, dibanding paruh awal musim terbaik momiji (pertengahan November), jumlah pengunjung cenderung sedikit lebih tenang pada paruh akhir (akhir November hingga awal Desember).
Ringkasan Daya Tarik Eikandō
Eikandō adalah destinasi wisata yang memiliki sejarah lebih dari 1.000 tahun, sekaligus menawarkan keindahan alam di setiap musim.
Khususnya pada musim momiji di musim gugur, banyak wisatawan datang dan terpikat oleh pemandangannya yang luar biasa.
Sambil mengenang kisah Mikaeri Amida dan mempelajari latar belakang sejarahnya, Eikandō memungkinkan Anda menikmati lanskap yang indah, sehingga layak disebut sebagai tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Kyoto.