Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kereta Kyoto Tango|Menjelajahi Permata Tersembunyi di Utara Kyoto dengan Kereta Lokal

Kereta Kyoto Tango|Menjelajahi Permata Tersembunyi di Utara Kyoto dengan Kereta Lokal
Kyoto Tango Railway menghubungkan sisi utara Kyoto di tepi Laut Jepang, termasuk Amanohashidate, desa rumah perahu Ine, Teluk Kumihama, dan onsen pantai Yuhigaura. Artikel ini mengenalkan berbagai kereta wisata seperti Kuro-matsu, halte dan spot terbaik di sepanjang jalur, cara membeli dan memesan tiket, serta tips menyusun jadwal untuk menikmati perjalanan kereta santai menjelajahi daerah terpencil Kyoto.

Ringkasan Cepat

Daya tarik singkat

Kyoto Tango Railway adalah perjalanan kereta lokal yang menghubungkan panorama indah di utara Kyoto, seperti Amanohashidate dan Funaya di Ine.

Poin rute utama

Menghubungkan stasiun seperti Fukuchiyama, Toyooka, Miyazu, dan Amanohashidate, sehingga bisa digunakan sebagai transportasi menuju Amanohashidate.

Pengalaman kereta wisata

Tango Kuromatsu menawarkan paket termasuk makan (perlu reservasi) dan populer. Tango Akamatsu memudahkan menikmati pemandangan dari jendela sebagai kereta wisata.

Sorotan Amanohashidate

“Matanozoki” di Amanohashidate View Land menawarkan pemandangan yang terasa seperti “jembatan” yang membentang di langit.

Pemandangan Funaya di Ine

Funaya di Ine-cho adalah deretan rumah di tepi laut dengan lantai satu sebagai garasi perahu; cocok untuk berjalan santai menikmati suasana desa yang tenang.

Aktivitas di Teluk Kumihama

Teluk Kumihama adalah teluk kecil yang tenang dikelilingi alam; aktivitas seperti kayak dan memancing juga bisa dinikmati.

Menyusun itinerary

Jumlah kereta tidak banyak, jadi cek jadwal operasi. Untuk kereta wisata, beberapa rencana perlu reservasi lebih dulu; sebaiknya pesan lebih awal dan nikmati juga turun-naik di beberapa stasiun.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa Itu Kyoto Tango Railway (Tantetsu)?

Kyoto Tango Railway (kereta lokal Kyoto utara) adalah kereta lokal yang dioperasikan oleh WILLER TRAINS Co., Ltd. dan menghubungkan wilayah Tanba serta Tango di bagian utara Prefektur Kyoto dengan wilayah Tajima di bagian timur laut Prefektur Hyōgo.

Nama panggilannya adalah “Tantetsu”, dan jaringan ini terdiri dari tiga jalur: Miyafuku Line yang menghubungkan Stasiun Fukuchiyama dan Stasiun Miyazu, Miyamai Line yang menghubungkan Stasiun Miyazu dan Stasiun Nishi-Maizuru, serta Miyatoyo Line yang menghubungkan Stasiun Miyazu ke Stasiun Toyooka melalui Stasiun Amanohashidate.

Bagi wisatawan, ini adalah sarana transportasi yang ideal untuk menikmati alam megah dan sejarah kawasan pesisir Laut Jepang yang berbeda dari pusat Kota Kyoto.

Kereta ini juga dikenal luas sebagai jalur akses menuju Amanohashidate, salah satu dari Tiga Pemandangan Terindah di Jepang, dan dari Stasiun Kyoto Anda juga bisa menuju ke sana secara langsung dengan JR Limited Express “Hashidate”.

Kereta Wisata Kyoto Tango Railway yang Menarik

Kyoto Tango Railway mengoperasikan tiga jenis kereta wisata, yaitu “Tango Kuromatsu-gō”, “Tango Akamatsu-gō”, dan “Tango Aomatsu-gō”.

“Tango Kuromatsu-gō” mengusung konsep “ruang makan yang berjalan”, dan beberapa paket termasuk makan memerlukan reservasi terlebih dahulu.

“Tango Akamatsu-gō” adalah kereta bergaya kafe, dan tergantung layanan operasionalnya, bisa memerlukan reservasi lebih dulu atau tiket bernomor.

“Tango Aomatsu-gō” adalah kereta dengan interior hangat berbahan dasar kayu, dan daya tariknya adalah mudah dinaiki tanpa reservasi.

Pemandangan laut dan sungai seperti Jembatan Yura-gawa dan Pantai Nagu dikenal sebagai highlight panorama dari jendela kereta.


Spot Utama dan Tempat Wisata di Sepanjang Kyoto Tango Railway

1. Amanohashidate | Pemandangan Spektakuler, Salah Satu Tiga Pemandangan Terindah di Jepang

Amanohashidate adalah destinasi pemandangan terkenal yang mewakili wilayah utara Prefektur Kyoto dan dikenal sebagai salah satu dari Tiga Pemandangan Terindah di Jepang. Tempat ini menjadi highlight utama perjalanan dengan Kyoto Tango Railway.

Gosong pasir sepanjang sekitar 3,6 km yang membentang di Teluk Miyazu ditumbuhi sekitar 6.700 pohon pinus, dan tampilannya sering diibaratkan sebagai “jembatan menuju langit”.

Pemandangan “Matanozoki (melihat dari sela kaki)” dari Amanohashidate View Land dikenal dengan nama “Hiryūkan”.

Stasiun terdekat adalah Stasiun Amanohashidate milik Kyoto Tango Railway, dan dari stasiun ke deretan pohon pinus Amanohashidate hanya perlu berjalan kaki beberapa menit.

2. Ine no Funaya (Rumah Perahu Ine) | Desa Nelayan di Tepi Laut

“Funaya” di Kota Ine adalah rumah khas yang menghadap laut, berupa bangunan dengan lantai pertama sebagai garasi perahu dan lantai kedua sebagai ruang tinggal.

Pemandangan sekitar 230 funaya yang berjajar di sepanjang Teluk Ine ditetapkan pada tahun 2005 sebagai Distrik Pelestarian Bangunan Tradisional Penting oleh pemerintah Jepang.

Di desa tepi laut yang tenang ini, Anda bisa menikmati waktu santai dengan naik kapal wisata untuk melihat deretan funaya dari laut atau bersantai di kafe yang direnovasi dari rumah perahu.

Aksesnya sekitar 1 jam dengan Bus Tankai dari Stasiun Amanohashidate.

3. Teluk Kumihama | Pengalaman Alam di Laguna yang Tenang

Teluk Kumihama adalah laguna tenang yang dipisahkan dari Laut Jepang oleh gosong pasir bernama Shōtenkyō.

Di sini Anda bisa menikmati aktivitas seperti kayak, memancing, dan bersepeda, serta panorama populer dari Observatorium Kabuto-yama yang menghadap seluruh teluk.

Kawasan ini juga dikenal sebagai tempat untuk menikmati cita rasa musiman, termasuk tiram Kumihama, salah satu produk khas setempat.

Stasiun terdekat adalah Stasiun Kumihama milik Kyoto Tango Railway, dan di sekitar stasiun juga tersedia penyewaan sepeda.

4. Yūhigaura Onsen | Sunset Indah ke Laut Jepang

Yūhigaura Onsen adalah kawasan pemandian air panas terkenal di Kyōtango yang memungkinkan Anda menikmati onsen sambil melihat matahari terbenam yang indah di Laut Jepang.

Di Pantai Yūhigaura, pada periode tertentu juga dipasang spot foto berbentuk ayunan.

Pada musim dingin, hidangan matsuba-gani (kepiting salju) menjadi kuliner khas, dan Anda bisa menikmati perjalanan mewah dengan hidangan kepiting lengkap di ryokan onsen.

Stasiun terdekat adalah Stasiun Yūhigaura-Kitsu-Onsen milik Kyoto Tango Railway, dan beberapa ryokan onsen juga menyediakan layanan antar-jemput.


Tips Perjalanan Kyoto Tango Railway

Perhatikan jadwal operasional kereta

Kyoto Tango Railway adalah kereta lokal, sehingga jumlah perjalanan pada tiap rute dan jam tertentu terbatas.

Ada jam-jam dengan frekuensi hanya sekitar satu kereta per jam, jadi sebaiknya cek situs resmi atau jadwal kereta lebih dulu.

Selain itu, dari Stasiun Kyoto ke Stasiun Amanohashidate Anda bisa naik JR Limited Express “Hashidate” dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Cara reservasi kereta wisata

Tango Kuromatsu-gō dan Tango Akamatsu-gō mungkin memerlukan reservasi terlebih dahulu tergantung paket dan hari operasionalnya.

Karena sangat populer, terutama pada akhir pekan dan musim ramai, sebaiknya lakukan pengecekan lebih awal.

Tango Aomatsu-gō mudah digunakan tanpa reservasi sehingga cocok untuk perjalanan santai.

Manfaatkan tiket Free Pass yang hemat

Kyoto Tango Railway menjual Free Pass untuk perjalanan tak terbatas di semua jalur, serta tiket spesial yang dikombinasikan dengan fasilitas wisata di sepanjang rute.

Jika Anda ingin turun di tengah perjalanan untuk menjelajahi desa kecil lokal dan spot pemandangan indah, memanfaatkan Free Pass sangat direkomendasikan.

Khususnya, pemandangan pesisir di sekitar Jembatan Yura-gawa sangat spektakuler dan cocok untuk fotografi.


Ringkasan

Kyoto Tango Railway adalah kereta lokal yang memungkinkan Anda menikmati alam megah di pesisir Laut Jepang dan desa-desa bersejarah yang menawarkan suasana berbeda dari pusat Kota Kyoto.

Bukan hanya destinasi indah seperti Amanohashidate dan Ine no Funaya, kawasan ini juga menawarkan banyak hal menarik di setiap musim, seperti onsen lokal dan matsuba-gani pada musim dingin.

Tiga jenis kereta wisata juga populer karena menjadikan perjalanan itu sendiri sebagai tujuan wisata.

Jika ingin menikmati keindahan wilayah utara Kyoto dan kawasan Tango secara maksimal, perjalanan kereta dengan Kyoto Tango Railway sangat direkomendasikan.







Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kyoto Tango Railway (Tantetsu) adalah kereta lokal yang menghubungkan bagian utara Prefektur Kyoto hingga utara Prefektur Hyogo, dan bisa digunakan untuk menuju area Miyazu, Amanohashidate, serta Toyooka yang menjadi akses ke Kinosaki Onsen. Di jalur pesisir, pemandangan dari jendela kereta menjadi daya tarik utama. Jika sempat turun di tengah perjalanan untuk makan siang di pelabuhan nelayan atau mampir ke onsen, perjalanan biasanya terasa lebih memuaskan. Jika ingin menikmati pemandangan, memilih kursi dekat jendela lebih awal adalah pilihan yang aman.
A. Dari Stasiun Kyoto ke Amanohashidate, waktu tempuh umumnya sekitar 2 jam dengan kereta ekspres terbatas seperti Hashidate. Beberapa jadwal memerlukan transit, jadi jika Anda ingin duduk dengan pasti dan perjalanan lebih mudah diprediksi, memilih kursi reservasi adalah langkah yang aman. Saat membawa banyak barang, akan lebih praktis jika menyimpan barang lebih dulu di loker koin Stasiun Amanohashidate sebelum pergi ke Amanohashidate View Land atau berjalan-jalan.
A. Tango Aomatsu adalah kereta wisata tipe tanpa reservasi yang bisa dinaiki hanya dengan tarif kereta biasa, meski pada hari operasi atau pengaturan armada tertentu kadang bisa menjadi kereta reguler. Tango Akamatsu adalah kereta wisata dengan kursi reservasi yang perlu dipesan, cocok untuk menikmati pemandangan dengan santai. Tango Kuromatsu adalah kereta restoran dengan hidangan yang juga memerlukan reservasi, sehingga lebih cocok bagi yang mengutamakan pengalaman perjalanan. Jika fokus Anda adalah pemandangan, pilih kursi sisi laut. Jika ingin pengalaman kuliner, paket Kuromatsu adalah pilihan yang populer.
A. Amanohashidate-Ine Free Pass, misalnya untuk tiket 1 hari, berharga 3.550 yen untuk dewasa dan 1.780 yen untuk anak, tergantung jenis tiketnya. Selain berlaku untuk perjalanan Tantetsu di area Amanohashidate, pass ini juga mencakup perjalanan menuju area Ine dengan transportasi yang termasuk seperti bus tertentu, sehingga mudah dipakai untuk rencana perjalanan sehari. Karena cakupan penggunaan berbeda menurut jenis pass, pastikan Anda memeriksa peta rute yang berlaku dan jalur yang bisa dinaiki tanpa batas sebelum membeli. Jumlah perjalanan ke Ine juga terbatas, jadi datang pagi ke Ine lalu kembali ke Amanohashidate pada sore hari akan membuat jadwal lebih mudah diprediksi.
A. Tantetsu One Day Pass berharga 2.500 yen untuk dewasa dan 1.250 yen untuk anak, dan bisa dipakai untuk perjalanan tak terbatas di seluruh jalur Tantetsu selama 1 hari. Pass ini paling terasa manfaatnya jika Anda turun di beberapa stasiun selama perjalanan. Kuncinya adalah menambah beberapa pemberhentian, misalnya singgah makan seafood di Miyazu, lanjut melihat laut di Yuhigaura, lalu bergerak ke arah Toyooka, bukan hanya perjalanan sekali jalan. Pada musim ramai, menyiapkan rute transit lebih dulu dengan melihat jadwal kereta akan membantu mengurangi waktu tunggu.
A. Pada akhir pekan dan musim liburan, area sekitar Amanohashidate cenderung ramai, dan di kereta lokal Anda kadang perlu berdiri. Jika ingin duduk dengan pasti, pilihan yang lebih aman adalah kereta wisata yang bisa dipesan seperti Akamatsu atau Kuromatsu, atau kereta yang memiliki kursi reservasi. Untuk memotret, sisi laut biasanya lebih menguntungkan di jalur pesisir, tetapi sisi kiri dan kanan bisa berubah tergantung arah kereta dan segmen perjalanan. Jika Anda menentukan lebih dulu bagian jalur yang ingin dilihat, memilih posisi kursi akan jadi lebih mudah.
A. Di segmen yang dekat dengan laut, pandangan terbuka lebar dan Anda bisa terus menikmati laut biru serta pemandangan desa nelayan. Untuk mengurangi pantulan di kaca, cara yang umum dipakai adalah mendekatkan lensa kamera atau ponsel ke kaca dan memotret dari sudut miring. Saat kereta berhenti, area dekat pintu cenderung ramai, jadi memotret cepat sesaat setelah kereta berangkat biasanya lebih mudah dan tidak terlalu mengganggu orang lain. Pada jam yang mudah terkena cahaya berlawanan, menurunkan eksposur sedikit akan membantu warna laut terlihat lebih tegas.
A. Keduanya masih bisa dikunjungi dalam perjalanan sehari, tetapi karena waktu tempuh bisa sulit diprediksi, pola yang paling aman adalah pagi untuk Ine dan sore untuk Amanohashidate. Di Ine, jadwal kapal wisata dan bus terbatas, jadi setelah tiba akan lebih efisien jika Anda memprioritaskan urutan transportasi, makan, lalu berjalan-jalan. Pastikan juga Anda mengecek jam perjalanan pulang, terutama layanan terakhir, sejak awal agar tidak terburu-buru pada sore hari.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.