Apa itu Tomogashima? Pulau tak berpenghuni di Wakayama dengan benteng tua dan alam
Tomogashima adalah gugusan pulau tak berpenghuni yang terdiri dari empat pulau di Selat Kitan, lepas pantai Kota Wakayama, Prefektur Wakayama: Okinoshima, Jinoshima, Torajima, dan Kamijima.
Kawasan ini ditetapkan sebagai bagian dari Taman Nasional Setonaikai, dan khususnya Okinoshima dikenal sebagai pusat wisata utama di Tomogashima.
Di pulau ini tersebar sisa-sisa baterai artileri yang dibangun pada era Meiji sebagai bagian dari Benteng Yura untuk menjaga Selat Kitan, menghadirkan pemandangan unik perpaduan reruntuhan bata dan alam hijau yang lebat.
Karena suasananya mengingatkan banyak orang pada “Castle in the Sky”, tempat ini juga kerap dijuluki “Pulau Laputa”.

Daya tarik Tomogashima
1. Dai-san Hōdai-ato (Bekas Baterai Artileri Ketiga): spot paling ikonik
Salah satu daya tarik utama Tomogashima adalah Dai-san Hōdai-ato, spot magis tempat reruntuhan bata diselimuti hijau pepohonan.
Dai-san Hōdai-ato adalah salah satu baterai Benteng Yura yang dibangun untuk pertahanan Selat Kitan, dan bersama bekas baterai pertama hingga kelima, tempat ini masih menyampaikan jejak sejarah perang hingga sekarang.
Masih tersisa dudukan meriam berbentuk cekung serta fasilitas bawah tanah seperti gudang peluru, dan Anda bisa turun melalui tangga untuk melihat bagian bawahnya.
Kondisinya disebut masih terawat cukup baik, tetapi di beberapa area terdapat tempat gelap dan pijakan yang kurang stabil, jadi harap berhati-hati.
Karena bagian dalam cukup gelap, disarankan membawa senter.
2. Alam asli dan hiking dengan pemandangan spektakuler
Di Tomogashima Anda bisa menemukan beragam tumbuhan, dan jalur hiking di dalam pulau memungkinkan Anda menikmati hutan serta pemandangan garis pantai.
Rute hiking yang melewati spot utama memiliki estimasi waktu standar sekitar 2 jam 30 menit, dengan naik turun yang cukup nyaman untuk dinikmati berjalan kaki.
Dari spot observasi, Anda bisa menikmati pemandangan ke arah Selat Kitan.
3. Mercusuar Tomogashima
Mercusuar Tomogashima adalah mercusuar batu bergaya Barat yang bersejarah, pertama kali dinyalakan pada tahun 1872, dan menjadi simbol pulau ini.
Mercusuar ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Berwujud Terdaftar, dan area di sekitarnya populer sebagai spot foto.
Tomogashima juga dikenal sebagai titik paling selatan yang dilalui meridian Waktu Standar Jepang (135 derajat BT).
4. Bertemu satwa liar
Di Tomogashima, Anda kadang dapat bertemu tupai Taiwan liar atau rusa, termasuk hibrida rusa Taiwan.
Saat berjalan tenang di dalam pulau, Anda mungkin akan merasakan kehadiran alam dan satwa secara tak terduga.
5. Petualangan khas pulau tak berpenghuni
Tomogashima adalah tempat yang membangkitkan jiwa petualang khas pulau tak berpenghuni.
Dari Baterai Pertama hingga Baterai Kelima, terdapat beberapa bekas baterai artileri di seluruh pulau, dan dengan berjalan bebas di antara reruntuhan dan alam, Anda bisa benar-benar merasakan sensasi eksplorasi.
Area perkemahan juga tersedia, dan dengan pendaftaran sebelumnya Anda bisa menginap di pulau untuk menikmati matahari terbenam serta langit berbintang.

Cara menikmati Tomogashima di setiap musim
- Musim semi(Maret–Mei):Musim saat hijau muda terlihat indah, sangat cocok untuk hiking dan berjalan-jalan. Suhu juga cenderung nyaman untuk berjalan.
- Musim panas(Juni–Agustus):Di tengah laut dan langit biru, Anda bisa menikmati piknik dan petualangan. Pada periode ini kadang jadwal ferry juga ditambah, sehingga akses menjadi lebih mudah.
- Musim gugur(September–November):Warna dedaunan musim gugur menghiasi seluruh pulau dan membuat pemandangan semakin indah. Cuacanya sejuk sehingga nyaman untuk hiking.
- Musim dingin(Desember–Februari):Ada periode ketika hari operasional lebih terbatas, tetapi pengunjung lebih sedikit sehingga Anda dapat menjelajahi pulau dengan tenang.
Informasi akses ke Tomogashima
Alamat
Kada, Kota Wakayama, Prefektur Wakayama
Cara menuju
- Kereta dan ferry
- Dari Stasiun Kada di Jalur Kada Nankai Electric Railway, berjalan kaki sekitar 20 menit ke Pelabuhan Kada.
- Dari Pelabuhan Kada, naik ferry Tomogashima Kisen sekitar 20 menit.
- Mobil
- Dari Hanwa Expressway “Wakayama IC”, sekitar 50 menit ke Pelabuhan Kada.
- Tersedia parkir berbayar di sekitar pelabuhan (700 yen per hari).
Informasi operasional ferry
- Jam operasional:Jadwal pelayaran berbeda tergantung musim. Pada periode normal, umumnya ada 4 keberangkatan per hari (09:00, 11:00, 13:00, 16:00). Pada Golden Week dan libur musim panas kadang ada penambahan jadwal, sedangkan pada periode normal hari Rabu libur, dan pada musim dingin ada masa dengan hari operasional yang terbatas.
- Biaya:Pulang-pergi dewasa 2.500 yen / anak 1.250 yen.
- Perhatian:Saat ramai, nomor antrean naik kapal untuk hari itu bisa dibagikan, dan saat cuaca buruk pelayaran bisa dibatalkan, jadi periksa status operasional sebelum berangkat.

Rekomendasi cara menikmati Tomogashima
1. Menjelajahi reruntuhan
Kunjungi area reruntuhan seperti Dai-san Hōdai-ato dan nikmati atmosfer khasnya.
Bawalah kamera untuk memotret dinding bata berlumut atau gudang amunisi yang ditembus cahaya dari sela pepohonan, menghasilkan foto yang terasa magis.
2. Jalur hiking
Sambil berjalan di jalur hiking Tomogashima, nikmati alam dan panorama spektakuler.
Rute yang melewati spot utama memiliki estimasi waktu standar sekitar 2 jam 30 menit.
Karena ada naik turun yang cukup, sebaiknya datang dengan pakaian yang nyaman untuk bergerak.
3. Piknik dan fotografi
Area sekitar Mercusuar Tomogashima dan Nōnoura Hiroba sangat cocok untuk piknik.
Bawalah bekal makanan dan nikmati waktu santai sambil memandang lanskap pulau yang indah.

Info praktis untuk wisatawan
Barang bawaan dan pakaian
- Sepatu yang nyaman untuk berjalan:Karena Anda akan berjalan di area reruntuhan dan jalur hiking, sneakers atau sepatu trekking sangat direkomendasikan.
- Minuman dan camilan ringan:Penjualan minuman hanya ada di sekitar Nōnoura Hiroba, jadi disarankan menyiapkan kebutuhan berjalan-jalan sebelumnya.
- Senter:Karena bagian dalam bekas baterai artileri cukup gelap, lampu smartphone atau senter akan sangat membantu.
- Kamera:Wajib dibawa untuk mengabadikan lanskap unik Tomogashima.
Hal yang perlu diperhatikan
- Utamakan keselamatan:Bagian dalam reruntuhan gelap dan beberapa pijakan tidak stabil, jadi jangan masuk ke area terlarang.
- Perhatikan kapal pulang:Agar tidak ketinggalan kapal terakhir, kembalilah ke dermaga dengan waktu yang cukup.
- Perlindungan lingkungan:Bawa pulang sampah Anda dan ikut menjaga alam tetap lestari.
Tomogashima adalah spot istimewa tempat alam, sejarah, dan petualangan menyatu.
Nikmati pesona misterius pulau tak berpenghuni yang juga dijuluki “Pulau Laputa”, dan rasakan petualangan yang tak terlupakan!