Apa itu Kumano Nachi Taisha? Kuil warisan dunia yang berdampingan dengan Nachi-no-Taki
Kumano Nachi Taisha (kuil suci Kumano di Nachi) adalah salah satu dari Kumano Sanzan (tiga kuil agung Kumano) yang terletak di Nachikatsuura, Distrik Higashimuro, Prefektur Wakayama, dan merupakan kuil yang menunjukkan harmoni antara pemujaan alam dan Buddhisme.
Tempat ini terdaftar sebagai bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO “Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range” dan mewariskan sejarah ziarah Kumano hingga masa kini.
Kumano Nachi Taisha yang berada di lereng tengah Gunung Nachi memiliki ciri khas berupa perpaduan antara bangunan kuil yang megah dan Nachi-no-Taki.
Nachi-no-Taki (Air Terjun Nachi) yang memiliki tinggi jatuh 133 meter dipuja sebagai goshintai dari Hiro Jinja.

Hal yang wajib dilihat di Kumano Nachi Taisha
1. Honden dan kompleks bangunan kuil
Bangunan kuil Kumano Nachi Taisha sangat berkesan dengan pilar merah tua dan warna vermilion yang cerah.
Di honden dipuja para dewa Kumano, dan tempat ini dikenal memiliki berbagai berkah seperti keselamatan keluarga, keselamatan perjalanan, dan kelancaran usaha.
Di area kuil berdiri pohon kamper raksasa, dan “Tainaikuguri” (berjalan melewati bagian dalam batang pohon) sangat populer di kalangan peziarah.
Lingkungan alam yang mengelilingi bangunan kuil juga menjadi daya tarik, dan pemandangan dari jalur menuju area kuil menenangkan hati serta menyucikan perasaan para pengunjung.
2. Nachi-no-Taki
Nachi-no-Taki adalah air terjun lurus dengan tinggi 133 meter dan lebar mulut air terjun 13 meter.
Air terjun ini termasuk salah satu dari tiga air terjun ternama di Jepang bersama Kegon-no-Taki dan Fukuroda-no-Taki.
Dipercaya sebagai goshintai dari Hiro Jinja, kuil cabang Kumano Nachi Taisha, sosoknya benar-benar memukau.
Di platform pemujaan air terjun Otaki Haisho Butai, tempat pengunjung dapat melihat air terjun dari dekat, Anda juga dapat menerima air dari kolam air terjun (dewasa 300 yen, siswa SD dan SMP 200 yen).
3. Berdampingan dengan Seiganto-ji
Tepat di sebelah Kumano Nachi Taisha terdapat kuil tua aliran Tendai bernama Seiganto-ji.
Kuil ini juga merupakan situs pertama dari rute ziarah Saigoku Sanjūsansho Kannon Reijō, dan menjadi tempat yang melambangkan sejarah shinbutsu shūgō atau perpaduan Shinto dan Buddha.
Pemandangan pagoda tiga tingkat Seiganto-ji dan Nachi-no-Taki dalam satu bingkai dikenal luas sebagai panorama ikonik Kumano.
4. Nachi-no-Ōgi Matsuri (Nachi-no-Hi Matsuri)
Di Kumano Nachi Taisha, festival tahunan “Nachi-no-Ōgi Matsuri” diselenggarakan setiap tanggal 14 Juli.
Festival yang juga dikenal sebagai “Nachi-no-Hi Matsuri” ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Rakyat Takbenda Penting tingkat nasional.
Saat mikoshi kipas menuju Nachi-no-Taki, prosesi obor besar yang menyucikan jalur pendekatan kuil menghadirkan pemandangan yang sangat megah.
5. Pemandangan di setiap musim
Kumano Nachi Taisha menampilkan keindahan yang berbeda di setiap musim, mulai dari sakura di musim semi, daun hijau segar di musim panas, daun merah di musim gugur, hingga salju di musim dingin.
Khususnya saat musim daun hijau segar dan musim gugur, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan.

Cara menikmati Kumano Nachi Taisha di setiap musim
- Musim semi(akhir Maret–pertengahan April):Bunga sakura bermekaran, dan seluruh Gunung Nachi diselimuti suasana yang semarak.
- Musim panas(Juni–Agustus):Anda dapat menikmati pemandangan segar yang diciptakan oleh Nachi-no-Taki dan daun hijau. Nachi-no-Ōgi Matsuri pada 14 Juli adalah atraksi yang wajib dilihat.
- Musim gugur(pertengahan November–akhir November):Daun merah mewarnai area kuil dan air terjun, menciptakan panorama luar biasa antara pagoda tiga tingkat, air terjun, dan momiji.
- Musim dingin(Desember–Februari):Anda dapat menikmati suasana khidmat di tengah air terjun berselimut salju dan area kuil yang hening.
Informasi akses
Alamat
1 Nachisan, Nachikatsuura-chō, Distrik Higashimuro, Prefektur Wakayama
Cara menuju
- Kereta dan bus
- Dari Stasiun JR Kii-Katsuura, naik bus lokal tujuan Nachisan, turun di Halte Bus “Nachisan”, lalu lanjut berjalan kaki (ada tangga batu).
- Mobil
- Akses dari Nanki-Katsuura IC di Kisei Expressway.
Parkir
Di sekitar Nachisan tersedia parkir berbayar (mobil biasa 800 yen termasuk biaya jalan pencegahan bencana).
Pada musim wisata, kawasan ini cukup ramai sehingga penggunaan transportasi umum juga disarankan.

Cara terbaik menikmati Kumano Nachi Taisha
1. Berziarah dengan berjalan kaki dari Daimon-zaka
Jika menuju Nachi Taisha setelah berjalan di jalan batu Kumano Kodō, Daimon-zaka, Anda dapat merasakan perjalanan yang sama seperti para peziarah zaman dahulu.
Di pintu masuk Daimon-zaka juga tersedia penyewaan pakaian era Heian (berbayar), yang populer untuk foto kenangan.
2. Rasakan Nachi-no-Taki dari dekat
Di platform pemujaan air terjun di Hiro Jinja, Anda dapat menikmati kekuatan alam sambil merasakan suara dan percikan air terjun.
Bawalah kamera dan abadikan pemandangan pagoda tiga tingkat serta Nachi-no-Taki.
3. Nikmati kuliner lokal dan oleh-oleh
Di sekitar Nachisan terdapat restoran dan toko oleh-oleh yang menawarkan produk khas daerah.
Khususnya hidangan maguro, buah jeruk, dan manisan yang menggunakan Nachi-kuro ame (permen hitam khas Nachi) sangat populer.

Informasi praktis untuk wisatawan
Barang bawaan dan pakaian
- Sepatu yang nyaman untuk berjalan:Karena harus berjalan di tangga batu dan jalur kuil, sneakers sangat direkomendasikan.
- Kamera:Wajib dibawa untuk memotret Nachi-no-Taki, bangunan kuil, dan pemandangan lainnya.
- Pakaian hangat:Saat berkunjung di musim dingin, siapkan pakaian yang hangat.
Hal yang perlu diperhatikan
- Jaga ketenangan:Karena ini adalah tempat suci, mohon bertindak dengan tenang saat beribadah.
- Perlindungan lingkungan:Bawalah pulang sampah Anda dan bantu menjaga alam sekitar.
Kumano Nachi Taisha adalah tempat istimewa di mana sejarah, alam, dan budaya berpadu.
Nikmati perjalanan suci yang memungkinkan Anda merasakan budaya spiritual Jepang bersama Nachi-no-Taki!