Apa itu Kumano Kodō? Daya tarik jalur ziarah warisan dunia di Wakayama
Kumano Kodō (jalur ziarah kuno Kumano) adalah salah satu jalur ziarah bersejarah paling terkenal di Jepang yang membentang di seluruh Semenanjung Kii dengan pusat area di Prefektur Wakayama.
Jalur ini dikenal sebagai rute ziarah yang menghubungkan Kumano Sanzan (tiga kuil agung Kumano), yaitu Kumano Hongū Taisha, Kumano Hayatama Taisha, dan Kumano Nachi Taisha, dan pada tahun 2004 terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO “Sacred Sites and Pilgrimage Routes in the Kii Mountain Range”.
Sejak dahulu tempat ini dianggap sebagai tanah “penyembuhan” dan “kelahiran kembali”, dan pada zaman Heian jumlah peziarah yang datang tanpa henti, mulai dari kaisar pensiunan, bangsawan, hingga rakyat biasa, bahkan disebut sebagai “ziarah Kumano seperti iring-iringan semut”.
Sebagai tempat suci yang memadukan alam, sejarah, dan budaya secara harmonis, hingga kini Kumano Kodō tetap menarik banyak pencinta trekking dan wisatawan dari Jepang maupun luar negeri.

Hal yang wajib dilihat di Kumano Kodō
1. Kumano Sanzan
Kumano Sanzan, tujuan utama ziarah saat berjalan di Kumano Kodō, masing-masing memiliki suasana yang khas.
- Kumano Hongū Taisha:Ruang suci yang tenang dan hening, sekaligus kuil utama dari banyak Kumano Jinja yang tersebar di seluruh Jepang.
- Kumano Hayatama Taisha:Dikenal dengan bangunan kuil berwarna merah terang yang indah, serta pohon nagi besar di area kuil.
- Kumano Nachi Taisha:Bersama Nachi-no-Taki setinggi 133 meter, tempat ini menawarkan pemandangan yang megah.
2. Jalan berbatu dan Daimon-zaka
Di Kumano Kodō, masih banyak bagian jalur yang mempertahankan jalan batu kuno sejak zaman dahulu.
Khususnya Daimon-zaka adalah rute populer yang mengajak pengunjung berjalan di antara jalan batu berlumut dan deretan pohon cedar.
Tempat ini bisa disebut sebagai spot yang merangkum pesona khas Kumano Kodō, seolah membawa Anda kembali ke masa lalu.
3. Nachi-no-Taki
Nachi-no-Taki (Air Terjun Nachi), yang menjadi goshintai atau objek pemujaan suci dari Hiro Jinja, kuil cabang Kumano Nachi Taisha, adalah air terjun lurus yang megah dengan tinggi 133 meter dan lebar mulut air terjun 13 meter, serta termasuk salah satu dari tiga air terjun ternama di Jepang bersama Kegon-no-Taki dan Fukuroda-no-Taki.
Pemandangan cipratan air terjun dan hutan asli di sekelilingnya memberikan rasa tenang bagi siapa saja yang berkunjung.
Dari platform pemujaan air terjun berbayar, Otaki Haisho Butai (pelataran pemujaan air terjun), pengunjung dapat melihat air terjun hampir tepat dari depan dari jarak dekat (dewasa 300 yen, siswa SD dan SMP 200 yen).
4. Kujūku Ōji
Di sepanjang Kumano Kodō terdapat banyak tempat ritual dan peristirahatan bagi peziarah yang disebut “Ōji”.
Takijiri-ōji dianggap sebagai gerbang menuju wilayah suci Kumano, sementara Hosshinmon-ōji dikenal sebagai titik awal rute trekking populer menuju Kumano Hongū Taisha.
Dengan berjalan sambil mengunjungi Ōji, Anda dapat merasakan kembali sejarah para peziarah masa lalu yang berinteraksi dengan para dewa.
5. Onsen dan akomodasi
Di sekitar Kumano Kodō terdapat berbagai kawasan onsen seperti Yunomine Onsen, Kawayu Onsen, dan Watarase Onsen.
Di antaranya, Tsubo-yu (pemandian batu kecil) di Yunomine Onsen terkenal sebagai pemandian air panas yang dapat dimasuki dan telah terdaftar sebagai warisan dunia.
Pada musim dingin di Kawayu Onsen, pemandian terbuka raksasa “Sennin-buro” yang dibuat dengan menggali tepi sungai (Desember hingga Februari) menjadi daya tarik khas.
Setelah trekking panjang, Anda bisa merilekskan tubuh di onsen sambil menikmati hidangan yang menggunakan bahan-bahan lokal.

Rute utama Kumano Kodō
1. Nakahechi
Ini adalah rute paling representatif di Kumano Kodō dan paling banyak dilalui peziarah, yakni jalur dari Tanabe menuju Kumano Hongū Taisha.
Pada zaman Heian hingga Kamakura, jalur ini digunakan sebagai rute ziarah resmi “Kumano Gokō” bagi keluarga kekaisaran dan bangsawan.
Di sepanjang perjalanan terdapat banyak kuil Ōji seperti Takijiri-ōji, Tsugizakura-ōji, dan Hosshinmon-ōji, serta pemandangan beragam yang membuatnya populer juga bagi pemula.
Khususnya, bagian dari Hosshinmon-ōji hingga Kumano Hongū Taisha dikenal sebagai jalur yang relatif mudah dilalui.
2. Kiiji
Ini adalah jalur kuno yang menghubungkan Kyoto dan Osaka dengan Kota Tanabe di Prefektur Wakayama, serta menjadi titik awal menuju Nakahechi dan Ōhechi.
Banyak bagiannya relatif datar sehingga populer sebagai pengantar untuk menikmati perjalanan menyusuri jalan kuno.
3. Iseji
Rute ini menghubungkan Ise Jingū dengan Kumano Sanzan melalui sisi timur Semenanjung Kii, dan karena memiliki banyak lintasan pegunungan, lebih cocok untuk pejalan berstamina kuat.
Jalan batu indah di Magose-tōge merupakan salah satu pemandangan ikonik yang melambangkan Kumano Kodō.
4. Kohechi
Ini adalah rute terpendek yang menghubungkan Kōya-san dengan Kumano Hongū Taisha, berupa jalur pegunungan yang menantang dan melewati beberapa celah gunung.
Secara umum, rute ini ditempuh selama beberapa hari.
5. Ōhechi
Rute ini membentang dari Kota Tanabe menuju Nachikatsuura di sepanjang garis pantai, sambil menikmati panorama indah Karekino-nada dan Kumano-nada.
Pada zaman Edo, jalur ini dikenal sebagai rute yang disukai rakyat biasa maupun para sastrawan.

Akses Kumano Kodō
Alamat
Membentang luas terutama di sekitar Kota Tanabe, Prefektur Wakayama
Cara menuju
- Kereta dan bus
- Dari Stasiun JR Kii-Tanabe, Anda dapat naik bus lokal ke rute utama Kumano Kodō.
- Area sekitar Hosshinmon-ōji juga dapat dicapai dengan bus lokal.
- Mobil
- Dari Nanki-Tanabe IC di Hanwa Expressway, lanjutkan ke masing-masing titik tujuan.
Parkir
Tersedia area parkir gratis dan berbayar di titik awal utama serta kawasan onsen.
Namun, di beberapa titik hiking kapasitas parkir terbatas, jadi sebaiknya cek terlebih dahulu sebelum berangkat.

Cara terbaik menikmati Kumano Kodō
1. Trekking
Tersedia berbagai rute yang dapat dinikmati mulai dari pemula hingga pejalan berpengalaman.
Bagi yang pertama kali datang, disarankan mencoba dari bagian jalur yang lebih mudah dilalui.
Tur dengan kataribe (pemandu pencerita lokal) juga tersedia, dan dengan mendengarkan penjelasan tentang sejarah serta alam sambil berjalan, Anda dapat merasakan pesona Kumano Kodō dengan lebih mendalam.
2. Pengalaman spiritual
Kumano Kodō dikenal sebagai tanah “penyembuhan” dan “kelahiran kembali”, dan hanya dengan berjalan di sini Anda bisa merasakan seolah hati menjadi lebih bersih.
Mencoba meditasi di jalur pegunungan yang tenang juga bisa menjadi pilihan yang baik.
3. Onsen dan kuliner lokal
Setelah lelah berjalan, singgahlah di onsen terdekat dan nikmati hidangan berbahan khas lokal untuk menyegarkan tubuh dan pikiran.
Cobalah juga kuliner lokal seperti mehari-zushi (sushi bungkus daun mustard), chagayu (bubur teh), dan Kumano-gyū (daging sapi Kumano).
Informasi praktis untuk wisatawan
Barang bawaan dan pakaian
- Sepatu trekking:Anda memerlukan sepatu yang aman untuk berjalan di jalan batu dan jalur pegunungan.
- Pakaian hujan:Semenanjung Kii adalah wilayah dengan curah hujan tinggi sepanjang tahun. Di area pegunungan, bersiaplah menghadapi perubahan cuaca mendadak.
- Minuman dan camilan ringan:Di pegunungan ada bagian jalur yang minim minimarket atau mesin penjual otomatis, jadi jangan lupa menyiapkan asupan cairan dan energi.
Hal yang perlu diperhatikan
- Keamanan di jalur:Beberapa rute memiliki medan yang cukup berat, jadi rencanakan perjalanan tanpa memaksakan diri.
- Perlindungan lingkungan:Bawalah pulang sampah Anda dan bantu menjaga keindahan alam.
- Dukungan multibahasa:Di jalur utama telah tersedia penunjuk arah dalam bahasa Inggris.
Kumano Kodō adalah tempat istimewa bagi siapa saja yang mencari alam, sejarah, dan ketenangan hati.
Datanglah ke jalur suci ini dan rasakan sendiri perjalanan spiritual Jepang!