Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Jembatan Horai: Menikmati Sungai & Persiapan Berjalan Kaki

Jembatan Horai: Menikmati Sungai & Persiapan Berjalan Kaki
Panduan Jembatan Horai: nikmati bentuk jembatan dan pemandangan sungai, foto tanpa menghalangi jalan, cek aturan, antisipasi angin, dan atur jarak berjalan.

Ringkasan Cepat

Sekilas tentang Jembatan Horai

Jembatan Horai adalah jembatan pejalan kaki dari kayu sepanjang 897,4 m yang melintasi Sungai Oi, dan pada 1997 diakui oleh Guinness sebagai jembatan pejalan kaki dari kayu terpanjang di dunia.

Pemeriksaan dan Keselamatan Sebelum Menyeberang

Periksa informasi di pintu masuk untuk memastikan jembatan dapat dilalui, jangan mencondongkan tubuh melewati pagar, perhatikan langkah dan keadaan sekitar, serta tentukan waktu untuk mulai kembali agar Anda dapat menikmati pemandangan dengan tenang.

Menikmati Pemandangan Jembatan dan Sungai

Amati secara terpisah garis jembatan yang membentang dari depan ke kejauhan serta ruang terbuka Sungai Oi dan langit yang meluas ke samping untuk menikmati bagaimana jembatan terlihat dalam lanskap.

Tips Mengambil Foto

Sebelum menata komposisi, pastikan orang lain tetap dapat lewat, lalu gunakan garis jembatan untuk menangkap kedalaman serta ruang terbuka sungai dan langit untuk menangkap keluasan sehingga menghasilkan kesan yang berbeda.

Pakaian dan Barang Bawaan

Pilih sepatu yang sudah nyaman dipakai dan tetap nyaman untuk berjalan meski berangin, serta pakaian dengan ujung yang tidak melilit kaki; simpan topi dan benda ringan di dalam tas agar tidak mudah tertiup angin.

Perhatian untuk Rombongan dan Keluarga dengan Anak

Dengan mempertimbangkan perbedaan kecepatan berjalan, jangan melebar terlalu jauh ke samping, dan beri tahu anak-anak sebelumnya agar tidak berlari, tidak berjalan mendahului rombongan, serta tidak memanjat pagar jembatan.

Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Berangkat

Periksa informasi akses jembatan dan cuaca pada hari kunjungan, serta tarif yang berlaku dan metode pembayaran; jika datang dengan sepeda, turunlah dan tuntun sepeda saat berada di Jembatan Horai.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Shizuoka

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Jalan-jalan di Jembatan Hōrai dimulai dengan merencanakan perjalanan sebelum menyeberang

Saat menikmati wisata jalan kaki di Jembatan Hōrai, jangan hanya menjadikan penyeberangan sebagai tujuan; pikirkan juga jarak berjalan dan waktu untuk menikmati pemandangan.

Ketika mengunjungi Jembatan Hōrai, rencana yang disesuaikan dengan stamina dan keinginan teman seperjalanan dapat membantu menghindari perjalanan pulang-pergi yang terburu-buru.

Periksa panduan penggunaan di pintu masuk jembatan

Sebelum menyeberang, periksa informasi di pintu masuk untuk memastikan apakah jembatan dapat dilalui dan ketentuan penggunaan yang berlaku.

Walaupun peta menampilkannya sebagai jalan, penting untuk tidak langsung menyimpulkan bahwa jalur tersebut dapat dilalui hanya berdasarkan tampilan itu.

Cocokkan informasi sebelum berangkat dengan papan petunjuk di lokasi untuk memastikan biaya, metode pembayaran, dan perhatian saat melintas.

Sepakati jangkauan berjalan dengan teman seperjalanan

Saat menentukan jangkauan berjalan, pertimbangkan bukan hanya jarak yang mampu Anda tempuh, tetapi juga apakah teman seperjalanan dapat kembali tanpa kesulitan.

Jika ada yang ingin meluangkan waktu untuk memotret, memisahkannya dari jadwal yang menuntut perpindahan cepat akan memudahkan penyesuaian.

Sebelum berangkat, bicarakan gambaran umum kegiatan, termasuk kemungkinan mempersingkat rencana sesuai kondisi tubuh dan cuaca.

Sisakan waktu untuk perjalanan pulang

Dengan menentukan bukan hanya waktu tiba di jembatan, tetapi juga kapan memulai perjalanan berikutnya, Anda dapat menikmati pemandangan dengan tenang.

Jika transportasi pulang sudah ditetapkan, pertimbangkan waktu untuk mengulang foto dan beristirahat, serta hindari rencana tinggal hingga menit terakhir.

Jika ingin berjalan-jalan di seberang jembatan, periksa rute pulang terlebih dahulu sebelum memperluas area kegiatan.

Nikmati garis jembatan dan luasnya sungai

Pemandangan jembatan akan terasa lebih kaya jika Anda tidak hanya melihat detail, tetapi juga memperhatikan bagaimana jembatan tampak di antara sungai dan langit.

Jembatan Hōrai adalah jembatan pejalan kaki kayu sepanjang 897,4 m yang melintasi Sungai Ōi dan pada 30 Desember 1997 diakui Guinness sebagai “jembatan pejalan kaki kayu terpanjang di dunia”.

Cobalah melihat secara terpisah kedalaman ke arah depan dan pemandangan yang membentang ke samping.

Perhatikan garis yang berlanjut ke ujung jembatan

Saat melihat jembatan, arahkan pandangan dari dekat ke jauh agar lebih mudah menangkap garis dalam pemandangan.

Jangan hanya mengikuti detail di depan mata; nikmati juga kontur yang memanjang ke kejauhan dan ruang kosong di langit.

Dalam foto, komposisi yang menampilkan jembatan secara besar dan komposisi yang memasukkan lingkungan luas akan memberikan kesan berbeda.

Tidak ada yang mutlak benar; pilih berdasarkan apakah Anda ingin menunjukkan bentuk atau mempertahankan keberadaan jembatan dalam lanskap.

Bandingkan sungai dan langit lalu ungkapkan kesannya

Saat melihat sungai, perhatikan terang-gelap permukaan air dan perbedaan warnanya dengan lingkungan.

Menyadari luasnya langit, sentuhan angin, dan suara yang terdengar membantu mengikat pengalaman yang sulit disimpan dalam foto ke dalam ingatan.

Jika membicarakan pemandangan dengan teman, selain mengatakan “indah”, sampaikan bagian yang menarik perhatian agar dapat berbagi sudut pandang berbeda.

Sebelum menikmati pemandangan, periksa pijakan dan sekitar, serta jangan menjulurkan tubuh melewati pagar untuk melihat ke bawah.

Untuk foto Jembatan Hōrai, utamakan posisi berdiri

Saat memotret di atas jembatan, hal dasar adalah memastikan orang lain masih dapat lewat sebelum menata komposisi.

Jangan memaksakan diri menunggu arus orang berhenti; abadikan pemandangan dalam batas yang aman untuk dipotret.

Bedakan foto kedalaman dan keluasan

Jika garis jembatan menjadi subjek utama, sesuaikan sudut perangkat sambil melihat arah garis di dalam bingkai.

Jika ingin menunjukkan luas sungai, ubah banyaknya bagian jembatan dalam bingkai dan periksa keseimbangan dengan langit serta permukaan air.

Anda dapat menata bagian yang perlu diperhatikan sesuai kesan yang ingin dihasilkan.

Tujuan foto Bagian utama Pemikiran komposisi
Menunjukkan kedalaman Garis jembatan yang berlanjut Atur arah garis
Menunjukkan keluasan Ruang sungai dan langit Masukkan pemandangan lebih luas
Menyimpan kenangan perjalanan Hubungan orang dan jembatan Atur lapisan latar

Jangan mundur atau terlalu mendekati tepi jalur demi komposisi; ubah arah perangkat atau area yang masuk dalam bingkai.

Jangan menghalangi lalu lintas saat memotret orang

Ketika memotret teman, periksa arus orang sebelum berdiri berjauhan dan jangan berasumsi orang yang lewat harus menunggu.

Setelah memotret, jangan lama memilih foto di tempat; pindahlah ke lokasi yang tidak mengganggu lalu lintas untuk memeriksanya.

Jika ingin memakai tripod atau peralatan besar, jangan menganggap ketentuannya sama dengan foto genggam pribadi; periksa panduan penggunaan.

Penting juga untuk tidak memasuki area terlarang demi mencari tempat memotret.

Pilih pakaian yang mudah bergerak dalam angin sungai

Untuk berjalan di jembatan, pikirkan pakaian yang tetap nyaman dipakai berjalan saat berangin dan tidak merepotkan saat menata barang.

Daripada sekadar tampak ringan, kemampuan menjaga pijakan dan tangan tetap stabil menjadi kriteria pilihan.

Tinjau sepatu dan panjang ujung pakaian

Pilih sepatu yang sudah terbiasa dipakai dan pastikan Anda dapat berjalan nyaman sambil memperhatikan pijakan.

Ujung pakaian yang melilit kaki atau harus diangkat setiap melangkah dapat membuat tangan sibuk selama berjalan.

Setelah hujan, periksa kondisi pijakan di lokasi dan jangan berjalan tergesa-gesa sambil melihat pemandangan.

Kurangi benda yang mudah diterbangkan angin

Topi, peta, dan kantong ringan akan lebih praktis jika dapat dimasukkan ke dalam tas agar tidak sulit dipegang saat berangin.

Simpan ponsel saat berpindah dan keluarkan hanya ketika digunakan agar perhatian tidak terus tertuju pada layar sambil berjalan.

Jika barang diterbangkan angin, jangan mengejarnya ke tempat berbahaya; utamakan keselamatan sekitar.

Sesuaikan dengan sinar matahari dan suhu

Pilih pakaian luar yang dapat dipakai atau dilepas sesuai kebutuhan dan pikirkan pula cara membawanya setelah dilepas.

Pada hari yang terik, siapkan minuman dan pelindung matahari, tetapi hindari menambah terlalu banyak benda yang sulit digunakan dalam angin.

Jika merasa terbebani di tengah perjalanan, jangan memaksakan rencana; beristirahatlah atau putuskan untuk kembali.

Agar nyaman menggunakan jembatan bersama teman

Jembatan adalah tempat menikmati pemandangan sekaligus jalur orang bergerak.

Gunakan jembatan sambil memperhatikan sekitar dengan memahami bahwa kecepatan berjalan setiap orang berbeda.

Tetapkan aturan berjalan dengan anak terlebih dahulu

Jika menyeberang bersama anak, sampaikan singkat agar tidak berlari, tidak berjalan jauh di depan, dan tidak memanjat pagar.

Saat melihat pemandangan, orang dewasa juga harus berhenti pada waktu yang sama agar anak tidak berjalan sendiri ke depan selama pemotretan.

Jika anak tampak takut pada tempat tinggi atau angin, jangan jadikan menyeberangi seluruh jembatan sebagai tujuan; pilih area yang membuatnya tetap tenang.

Hindari berjalan berjajar saat berpapasan

Walaupun berbicara dengan teman sambil berjalan, perhatikan orang dari depan dan keadaan di belakang, serta jangan melebar berlebihan.

Walaupun ada yang ingin memotret, jangan mendesaknya; pastikan terlebih dahulu lebar yang cukup untuk saling lewat.

Berikut panduan memilih tindakan yang mempertimbangkan orang sekitar dalam setiap situasi.

Situasi Tindakan yang perlu diperhatikan Tindakan yang dihindari
Berpapasan Periksa lebar untuk lewat Terus berjalan melebar
Memotret Berhenti singkat dan aman Mundur sambil melihat layar
Berjalan dengan anak Awasi dari dekat Membiarkan anak berjalan sendiri di depan

Susun informasi yang perlu diperiksa sebelum berangkat

Memeriksa ketentuan penggunaan jembatan dan kondisi perjalanan menuju lokasi secara terpisah akan memudahkan penentuan itinerary.

Terutama saat cuaca tidak stabil, pastikan terlebih dahulu apakah jembatan dapat dilalui sebelum memikirkan tampilan pemandangan.

Periksa informasi lintasan sebelum berkunjung

Walaupun foto perjalanan lama menunjukkan orang berjalan, kondisi pada hari kunjungan belum tentu sama.

Periksa informasi lintasan resmi dan cuaca; di lokasi, ikuti papan serta arahan petugas.

Jika khawatir akan angin kencang atau hujan, jangan merencanakan memaksa naik ke jembatan dan sisakan pilihan untuk meninjau ulang kunjungan.

Pastikan kategori penggunaan dan metode pembayaran

Saat mencari informasi biaya, pastikan juga kategori penggunaan Anda dan teman seperjalanan.

Jika ingin membayar selain tunai, jangan mengira layanan itu tersedia; pastikan lewat panduan penggunaan.

Jika menggabungkan sepeda atau sarana selain berjalan kaki, periksa ketentuan terpisah untuk jembatan.

Jika datang dengan sepeda, turunlah dan tuntun sepeda saat melintasi Jembatan Hōrai.

Di peta, periksa sampai pintu masuk jembatan

Setelah menemukan tujuan di peta, jangan hanya melihat titik bernama jembatan; pastikan juga sisi masuk sebenarnya dan jalan menuju ke sana.

Jika memakai mobil, periksa rute dari tempat parkir; jika menggunakan transportasi umum, lihat jalur berjalan dari titik kedatangan.

Wisatawan yang belum terbiasa dengan nama tempat Jepang dapat menyimpan tulisan “Hōrai-bashi” untuk menunjukkan tujuan di lokasi.

Ringkasan|Masukkan waktu menikmati jembatan ke dalam jalan-jalan

Jalan-jalan di Jembatan Hōrai lebih mudah direncanakan dengan memadukan persiapan sebelum menyeberang, pengamatan garis jembatan dan pemandangan sungai, serta pemotretan yang memperhatikan lalu lintas.

Periksa angin dan kondisi pijakan, pilih jangkauan berjalan yang sesuai untuk teman seperjalanan, lalu nikmati waktu bersama pemandangan yang tidak hanya sekadar berpindah tempat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Jembatan Horai adalah jembatan pejalan kaki dari kayu yang melintasi Sungai Oi di Kota Shimada, Prefektur Shizuoka, dengan panjang 897,4 m dan lebar 2,4 m. Jembatan ini dibangun pada 1879 untuk keperluan pertanian dalam pembukaan lahan di Dataran Tinggi Makinohara, dan masih digunakan sebagai jalan pertanian hingga sekarang. Jembatan ini merupakan salah satu dari sedikit jembatan berbayar di Jepang; bayarkan biaya kepada penjaga atau masukkan ke kotak pembayaran sebelum menyeberang.
A. Pada 30 Desember 1997, Guinness mengakui Jembatan Horai sebagai jembatan pejalan kaki dari kayu terpanjang di dunia. Jembatan ini juga dianggap membawa pertanda baik karena permainan kata dalam bahasa Jepang: panjang 897,4 m dapat dibaca sebagai 厄なし (tanpa kesialan), sedangkan 長い木 (kayu panjang) dikaitkan dengan 長生き (umur panjang). Hingga kini, jembatan ini tetap digunakan sebagai jalan pertanian.
A. Sebutan ini berasal dari permainan kata dalam bahasa Jepang, dengan membaca angka pada panjang 897,4 m sebagai 厄なし (tanpa kesialan). Selain itu, 長い木 (kayu panjang) dikaitkan dengan 長生き (umur panjang), sehingga jembatan ini disukai sebagai simbol pertanda baik. Panduan resmi kota menjelaskan permainan kata tersebut, tetapi tidak menjamin bahwa menyeberanginya akan menghilangkan kesialan.
A. Biaya menyeberangi Jembatan Horai adalah 100 yen untuk dewasa, 10 yen untuk murid sekolah dasar, dan 100 yen untuk sepeda termasuk penggunanya. Anak prasekolah dan pemegang kartu disabilitas tidak dikenai biaya. Pada 8:30–17:00, bayarkan di pondok yang dijaga petugas; di luar jam tersebut, masukkan uang ke kotak pembayaran sebelum jembatan. Di atas jembatan, pengguna sepeda harus turun dan menuntun sepedanya.
A. Jembatan Horai dapat diseberangi sepanjang hari, tetapi penjaga hanya bertugas pada 8:30–17:00. Di luar jam tersebut, biaya tetap harus dimasukkan ke kotak pembayaran sebelum jembatan. Sekitar 720 blok lampu tenaga surya terpasang di jembatan, namun Anda perlu sangat berhati-hati pada malam hari, saat hujan atau angin kencang; akses dapat ditutup saat topan atau badai hujan.
A. Jembatan Horai menyediakan parkir gratis: area pertama menampung 25 mobil penumpang dan 11 bus wisata, sedangkan area kedua menampung 50 mobil penumpang. Area kedua terletak di dasar sungai dan tidak dapat digunakan kendaraan besar; tidak ada area parkir di sisi selatan jembatan. Dari Stasiun JR Shimada, berjalan kaki sekitar 20 menit, dan dari simpang susun Shimada-Kanaya di Jalan Tol Shin-Tomei, berkendara sekitar 20 menit.
A. Panjang Jembatan Horai untuk satu arah adalah 897,4 m, tetapi panduan resmi Kota Shimada tidak mencantumkan waktu tempuh standar. Waktunya bergantung pada kecepatan berjalan, berpapasan dengan orang lain, serta jumlah berhenti untuk berfoto atau beristirahat, jadi sediakan waktu longgar dengan patokan jarak pulang-pergi sekitar 1,8 km. Lebar jembatan adalah 2,4 m; jangan menghalangi jalan saat berhenti dan jangan duduk di pagar pembatas.
A. Kota Shimada mengimbau agar sangat berhati-hati saat menyeberangi Jembatan Horai pada malam hari, saat hujan atau angin kencang. Akses dapat ditutup saat topan atau badai hujan, jadi jangan memaksakan diri menyeberang ketika cuaca buruk. Pilih sepatu yang nyaman untuk berjalan di papan kayu, amankan topi dan barang lain yang mudah tertiup angin, serta ikuti rambu akses di lokasi.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.