Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Panduan Yen Jepang: Uang Kertas, Koin & Cara Bayar

Panduan Yen Jepang: Uang Kertas, Koin & Cara Bayar

Pahami yen Jepang sebelum liburan: jenis uang kertas & koin, situasi butuh tunai, tips bayar, cara tukar uang, dan solusi saat uang rusak.

Ringkasan Cepat

Dasar tentang Yen Jepang

Mata uang adalah JPY, terdiri atas 4 jenis uang kertas (10.000, 5.000, 2.000, dan 1.000 yen) dan 6 jenis koin (500, 100, 50, 10, 5, dan 1 yen). Pengetahuan dasar yang perlu dipahami sebelum bepergian.

Cara Membedakan Uang Kertas dan Koin

Pada 3 Juli 2024 diterbitkan uang kertas baru (Shibusawa Eiichi, Tsuda Umeko, Kitasato Shibasaburo), dan sejak November 2021 juga beredar koin 500 yen baru dua warna. Desain lama tetap dapat digunakan sebagai alat pembayaran sah.

Situasi yang Memerlukan Uang Tunai

Di rumah makan kecil di daerah, toko milik perorangan, kios kaki lima, kuil Buddha dan jinja (kuil Shinto), serta sebagian transportasi lokal, ada kalanya uang tunai dibutuhkan, jadi siapkan uang kertas kecil dan koin agar lebih aman.

Situasi Uang Receh Berguna

Koin 100 yen, 500 yen, dan uang kertas 1.000 yen berguna di loker koin, mesin penjual otomatis, kotak persembahan kuil, dan binatu koin. Jumlah yang dibutuhkan berbeda tergantung fasilitas dan produk.

Pembayaran Cashless

Di toko besar perkotaan, hotel, stasiun, dan konbini, VISA, Mastercard, JCB, AMEX, UnionPay, Suica/PASMO/ICOCA, PayPay, Rakuten Pay, dan lainnya dapat digunakan secara luas.

Penukaran Uang dan ATM

Selain bandara, bank, dan toko penukaran di kota, di ATM seperti Seven Bank dan Japan Post Bank kadang dapat menarik yen Jepang dari kartu yang diterbitkan di luar negeri. Periksa lebih dulu merek yang didukung, biaya, dan pilihan bahasa.

Catatan saat Pembayaran

Di Jepang tidak ada budaya tip dan cukup membayar sesuai tagihan; harga yang ditampilkan pada prinsipnya sudah termasuk pajak. Perlu juga diingat bahwa koin sejenis hanya berlaku sah hingga 20 keping.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Semua area

Bersponsor

Rencanakan perjalanan ke Jepang

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Apa Saja Uang Kertas dan Koin Yen Jepang?

Satuan mata uang Jepang adalah yen, dan uang tunai yang Anda gunakan selama perjalanan terdiri dari kombinasi uang kertas dan koin.

Uang kertas yang saat ini diterbitkan adalah pecahan 10.000 yen, 5.000 yen, 2.000 yen, dan 1.000 yen, sedangkan koinnya adalah 500 yen, 100 yen, 50 yen, 10 yen, 5 yen, dan 1 yen.

Cara Membedakan yang Wajib Diingat

Saat pertama kali melihatnya, Anda mungkin sedikit bingung, tetapi karena nominalnya dicetak besar, Anda cukup memeriksa angkanya dengan tenang.

Sebelum berbelanja, dengan memisahkan uang kertas bernilai besar dan koin bernilai kecil saja, pembayaran akan menjadi jauh lebih mudah.

Mengapa Anda Tidak Perlu Panik Saat Menerima Uang Kertas Lama

Di Jepang, beberapa uang kertas lama yang sudah tidak diterbitkan lagi tetap berlaku sebagai alat pembayaran sah.

Jika Anda menerima uang kertas dengan desain yang tidak dikenal, jangan langsung memutuskan bahwa uang itu tidak bisa digunakan. Untuk amannya, Anda bisa memastikannya di bank atau Bank of Japan.

Situasi di Mana Memiliki Yen Jepang Memberi Rasa Tenang Selama Perjalanan

Meski sistem pembayaran nontunai di Jepang semakin meluas, ada juga situasi di mana memiliki uang tunai membuat perjalanan terasa lebih tenang.

Japan National Tourism Organization (JNTO) juga memperkenalkan bahwa pembayaran elektronik semakin berkembang di Jepang, sekaligus menjelaskan cara menarik uang tunai melalui ATM.

Mengapa Membawa Uang Tunai Membuat Anda Lebih Leluasa

Metode pembayaran berbeda-beda tergantung toko, daerah, dan jenis layanan.

Oleh karena itu, jangan hanya bergantung pada kartu atau pembayaran melalui smartphone. Membawa sedikit yen Jepang yang mudah digunakan untuk makan atau belanja kecil akan memudahkan Anda mengambil keputusan saat dalam perjalanan.

Mengapa Memiliki Uang Receh Itu Praktis

Untuk belanja bernilai kecil, memiliki koin akan membuat pembayaran lebih lancar.

Agar koin 1 yen tidak menumpuk di dompet, biasakan untuk menggunakan uang receh sedikit demi sedikit setiap kali Anda membayar.

Cara Menggunakan Yen Jepang agar Tidak Bingung Saat Membayar

Pembayaran di Jepang tidak akan menjadi masalah jika Anda mengikuti petunjuk dari masing-masing toko dengan tenang.

Daripada terburu-buru mengeluarkan uang, lebih baik memastikan nominal terlebih dahulu sebelum memilih uang kertas atau koin agar kesalahan berkurang.

Tips Memilih Antara Uang Kertas dan Koin

Untuk pembelanjaan bernilai besar, gunakan uang kertas; untuk pembayaran kecil, gunakan koin agar lebih wajar.

Khususnya koin 100 yen, koin 500 yen, dan uang kertas 1.000 yen sering digunakan, sehingga memilikinya di tangan membuat transaksi lebih efisien.

Ada Batas Penggunaan untuk Koin

Uang kertas berlaku tanpa batas sebagai alat pembayaran sah, tetapi koin hanya berlaku sebagai pembayaran wajib hingga 20 keping untuk setiap jenis koin yang sama.

Memang wisatawan jarang menggunakan koin dalam jumlah sebanyak itu untuk belanja sehari-hari, tetapi tetap berhati-hatilah ketika koin terkumpul terlalu banyak dan Anda berniat membayar hanya dengan koin.

Bagaimana Memilih Cara Menukar Uang dan Metode Pembayaran?

Informasi tentang ATM yang menerima kartu yang diterbitkan di luar negeri dirangkum oleh Japan National Tourism Organization (JNTO).

Anda dapat memeriksa secara resmi informasi tentang ATM yang tersedia di kantor pos (yūbinkyoku), stasiun (eki), dan supermarket, termasuk dukungan bahasa Inggris.

Strategi Pembayaran Selama Perjalanan

Untuk pembelanjaan besar dan menginap, gunakan pembayaran nontunai; untuk pembayaran kecil, gunakan tunai. Dengan memilah penggunaannya seperti ini, pengelolaan uang menjadi lebih mudah.

Daripada membawa banyak yen Jepang sekaligus, lebih praktis bila Anda menukar atau menarik uang sesuai kebutuhan, sehingga risiko kerugian saat kehilangan pun lebih kecil.

Apa yang Harus Dilakukan dengan Uang Kertas Robek atau Uang Lama?

Uang kertas yang robek atau koin yang rusak dapat ditukarkan di kantor pusat dan cabang Bank of Japan (Nippon Ginkō) dalam kondisi tertentu.

Selain itu, Bank of Japan melakukan penukaran uang tunai yang rusak, tetapi tidak menyediakan layanan penukaran mata uang umum.

Hal yang Perlu Diketahui sebagai Pedoman Penukaran

Uang kertas yang rusak memiliki dua sisi (depan dan belakang), dan penukaran ditentukan berdasarkan luas sisa permukaannya, apakah nilainya dapat ditukar penuh, separuh, atau tidak dapat ditukar.

Jika Anda tidak sengaja merobek atau membasahi uang selama perjalanan, jangan dibuang. Simpan dan konsultasikan ke pihak berwenang.

Kesimpulan

Dengan terlebih dahulu mengetahui jenis-jenis uang kertas dan koin yen Jepang, pembayaran selama perjalanan akan menjadi jauh lebih mudah.

Pemakaian pembayaran nontunai memang semakin meluas, tetapi uang tunai masih sangat berguna, sehingga praktis bila Anda menggunakan keduanya secara seimbang.

Bahkan jika Anda menemui uang kertas lama yang tidak dikenal atau uang yang rusak, ada sistem resmi yang dapat dikonfirmasi.

Jangan terlalu memusingkan yen Jepang, cukup pahami dasar-dasarnya dan gunakan dengan tenang. Itulah jalan pintas untuk menjadikan perjalanan Anda lebih lancar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Uang kertas yen Jepang ada 4 jenis: 10.000, 5.000, 2.000, dan 1.000 yen; sedangkan koin ada 6 jenis: 500, 100, 50, 10, 5, dan 1 yen. Uang kertas baru yang dirilis Juli 2024 menampilkan Shibusawa Eiichi, Tsuda Umeko, dan Kitasato Shibasaburo, dan uang kertas lama tetap menjadi alat pembayaran sah sehingga beredar berdampingan.
A. Aman membawa sekitar 5.000-10.000 yen tunai per hari. Sementara di perkotaan cashless semakin meluas, di yatai, biaya masuk kuil dan jinja, bus rute lokal, dan toko individual di daerah, sering kali masih hanya menerima tunai. Membawa kombinasi lembar seribu yen dan koin akan memperlancar pembayaran.
A. Di toko besar perkotaan, hotel, dan restoran berjaringan, kartu utama umumnya diterima. Banyak toko menerima VISA, Mastercard, JCB, American Express, dan UnionPay, namun di toko individu atau daerah ada yang hanya menerima tunai. Pilihan tunai dalam pembayaran wisatawan asing pun tetap tinggi, jadi kombinasi lebih realistis.
A. ATM yang menerima kartu luar negeri banyak tersedia di Seven Bank, Yucho (Japan Post Bank), dan Aeon Bank. Pada ATM Seven Bank, batas penarikan untuk kartu luar negeri adalah 100.000 yen per transaksi, tetapi untuk transaksi dengan pita magnetik batasnya 30.000 yen. Jam dan biaya bervariasi tergantung merek kartu, jadi periksa ATM di bandara jika tiba pada malam hari.
A. Penukaran bisa dilakukan di money changer bandara, bank, atau toko penukar valas dalam kota, namun biaya bandara rata-rata 7-8% tergantung mata uang, relatif tinggi. Mata uang utama seperti USD dan EUR cenderung mendapat kurs cukup baik di bandara, sementara mata uang lain sering lebih menguntungkan lewat toko khusus dalam kota atau penarikan ATM.
A. Berdasarkan undang-undang, untuk jenis koin yang sama dibatasi maksimal 20 keping per satu pembayaran, dan toko boleh menolak jika melebihi itu. Saat koin 1 yen atau 5 yen menumpuk, gunakan di mesin kasir mandiri konbini atau pakai untuk top-up kartu IC transportasi agar habis terpakai secara praktis.
A. Jepang tidak memiliki budaya tip, jadi membayar sesuai jumlah yang ditagih sudah cukup. Biaya layanan biasanya sudah termasuk dalam tagihan, sehingga memberi tip secara paksa justru membuat bingung. Namun, di ryokan tradisional saat dilayani secara khusus oleh nakai-san, kebiasaan memberikan "kokorozuke" berupa uang tunai dalam amplop kecil masih ada.
A. Welcome Suica bisa dibeli di mesin tiket JR EAST dan Travel Service Center. Nominal awalnya bisa dipilih mulai 1.000 yen, dan kartu IC untuk wisatawan jangka pendek ini dapat digunakan tanpa deposit. Kartu ini mendukung top-up tunai di konbini, sehingga membantu mengurangi kebutuhan membawa koin untuk vending machine dan loker koin.

Bersponsor

Rencanakan perjalanan ke Jepang

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.