Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Taman Observatorium Kirosan: Selat Kurushima & Shimanami

Taman Observatorium Kirosan: Selat Kurushima & Shimanami

Taman Observatorium Mt. Kirosan di Oshima Imabari menawarkan pemandangan Jembatan Kurushima Kaikyo, Laut Pedalaman Seto & menara karya Kengo Kuma.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Singkat

Kirosan Observation Park adalah dek pandang rancangan Kengo Kuma di ujung selatan Pulau Oshima setinggi 301 m, spot pemandangan menakjubkan yang dapat memandang Jembatan Selat Kurushima dan keindahan kepulauan Laut Pedalaman Seto sekaligus.

Sorotan

Jembatan Selat Kurushima sepanjang sekitar 4.105 m yang merupakan jembatan gantung tiga rentang pertama di dunia, Selat Kurushima yang merupakan salah satu dari tiga arus deras besar Jepang, dan dek observasi panorama rancangan Kengo Kuma yang menyatu dengan pemandangan alam.

Akses

Sisi Shikoku sekitar 20 menit dengan mobil dari Imabari IC; sisi Honshu sekitar 75 menit dari Nishi-Seto Onomichi IC.

Tarif & Jam Buka

Masuk gratis, dapat dikunjungi 24 jam dan buka sepanjang tahun, sehingga bisa singgah kapan saja tanpa terikat waktu.

Parkir

Tersedia parkir gratis: 32 mobil biasa (termasuk 2 untuk pengguna kursi roda) dan 6 mobil besar.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Saat cerah dapat memandang hingga Jembatan Selat Kurushima dan Gunung Ishizuchi; sore hingga malam tersedia iluminasi jembatan dan pemandangan malam Kota Imabari — pemandangan yang berbeda menurut waktu.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Pada malam hari jalan menuju puncak gunung menjadi gelap, jadi rencanakan akses dengan mobil lebih awal; karena pemandangan berubah menurut cuaca sebaiknya periksa cuaca sebelum berkunjung.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Ehime

Apa Itu Kirōsan Tenbō Kōen? Spot Foto Pemandangan Shimanami Kaidō

Kirōsan Tenbō Kōen (Taman Observasi Kirōsan) adalah taman observasi yang terletak di ujung selatan Pulau Ōshima, Kota Imabari, Prefektur Ehime.

Menurut informasi resmi Kota Imabari, taman ini berada di Gunung Kirōsan dengan ketinggian 301,1 m dan termasuk dalam kawasan Taman Nasional Setonaikai (Laut Pedalaman Seto).

Dari dek observasi, Anda dapat melihat Kurushima Kaikyō Ōhashi (Jembatan Selat Kurushima), arus laut Selat Kurushima, dan pulau-pulau yang mengapung di Laut Pedalaman Seto.

Pada hari yang cerah, pandangan terkadang dapat menjangkau hingga ke arah Gunung Ishizuchi.

Bagi wisatawan yang menempuh perjalanan di sepanjang Shimanami Kaidō, daya tariknya adalah dapat menikmati pemandangan jembatan, laut, dan pulau-pulau dalam satu lokasi.

Spot ini tidak hanya cocok sebagai persinggahan singkat, tetapi juga sebagai destinasi utama untuk menikmati pemandangan secara santai.

Menikmati Kurushima Kaikyō Ōhashi & Arus Laut dari Ketinggian

Hal yang paling berkesan di Kirōsan Tenbō Kōen adalah pemandangan Kurushima Kaikyō Ōhashi yang membentang di bawah.

Kota Imabari memperkenalkan jembatan ini sebagai jembatan gantung tiga bentang pertama di dunia.

Selain jembatan, arus laut Selat Kurushima juga menjadi daya tarik utama.

Saat mengamati kapal yang lalu-lalang di selat dan perubahan warna laut sepanjang hari, Anda dapat merasakan keterkaitan antara topografi Laut Pedalaman Seto dan jalur transportasinya.

Jika ingin mengambil foto, jangan hanya menjadikan jembatan sebagai pusat komposisi, tetapi padukan dengan pulau-pulau di sekitarnya dan hamparan laut agar menghasilkan pemandangan khas lokasi ini.

Karena suasana berubah tergantung cuaca dan waktu, lokasi yang sama dapat memberikan kesan berbeda di setiap kunjungan.

Dek Observasi Karya Arsitek Kengo Kuma yang Menyatu dengan Alam

Kirōsan Tenbō Kōen bukan hanya soal pemandangan, tetapi arsitektur dek observasinya pun patut diperhatikan.

Panorama Tenbōdai Bridge (Jembatan Dek Observasi Panorama) dikenal sebagai karya rancangan arsitek Kengo Kuma.

Situs pariwisata resmi Prefektur Ehime memperkenalkan bahwa dek observasi ini dibangun di dalam tanah dan ditanami pepohonan di atasnya, sebagai upaya untuk melestarikan pemandangan alam.

Daripada melihat bangunan yang mencolok dari luar, pengunjung akan mengalami sensasi pemandangan yang terbuka secara bertahap saat berjalan.

Bahkan bagi yang tidak terlalu memahami arsitektur, lokasi ini memudahkan Anda merasakan desain yang menyatu dengan alam sekitar.

Tips Menikmati Sunset dan Pemandangan Malam

Di Kirōsan Tenbō Kōen, Anda tidak hanya bisa menikmati birunya laut di siang hari, tetapi juga langit sore dan pemandangan malam.

Kota Imabari juga menyebutkan lighting up Kurushima Kaikyō Ōhashi yang dilakukan secara berkala serta pemandangan malam pusat kota Imabari.

Namun, lighting up tidak selalu berlangsung setiap hari.

Jika tujuan kunjungan adalah pemandangan malam, sebaiknya periksa informasi resmi terlebih dahulu untuk memastikan.

Setelah sore, kondisi jalan cenderung gelap, jadi perhatikan langkah kaki saat berpindah.

Angin kencang juga dapat terjadi, jadi siapkan jaket sesuai musim agar tetap nyaman.

Cara Menuju Kirōsan Tenbō Kōen & Informasi Dasar

Menurut informasi resmi Kota Imabari, Kirōsan Tenbō Kōen buka 24 jam, sepanjang tahun, dan tiket masuk gratis.

Alamatnya adalah 487-4 Minamiura, Yoshiumi-chō, Imabari-shi.

Untuk parkir, informasi resmi menyebutkan tersedia parkir gratis.

Dalam wisata Shimanami Kaidō, pemandangan dapat sangat berbeda tergantung cuaca.

Pada hari berawan pun Anda masih dapat menikmati suasana laut dan jembatan, tetapi jika ingin melihat pegunungan di kejauhan, sebaiknya cek prakiraan cuaca sebelum berkunjung.

Jika singgah saat bersepeda (cycling), perlu disadari bahwa taman observasi ini berada di atas gunung, jadi rencanakan dengan baik.

Jangan terburu-buru, dan pastikan memiliki cukup tenaga serta waktu.

Etika Saat Berkunjung ke Kirōsan Tenbō Kōen

Dek observasi adalah tempat di mana banyak orang ingin menikmati pemandangan.

Saat berfoto, jangan menghalangi jalan, dan perhatikan juga agar tidak mengganggu pengunjung lain yang masuk dalam frame.

Hindari keluar dari pagar atau memasuki area yang tidak diperuntukkan bagi pengunjung.

Di tempat yang tinggi, perhatian terhadap langkah kaki sering berkurang karena terpesona oleh pemandangan.

Selain itu, karena taman ini berada di tengah pemandangan alam, sebaiknya bawa pulang sampah Anda sendiri.

Karena ada pengunjung yang ingin menikmati pemandangan dengan tenang, hindari berbicara terlalu keras atau menempati lokasi terlalu lama.

Kesimpulan: Menikmati Pemandangan Shimanami Kaidō di Kirōsan Tenbō Kōen

Kirōsan Tenbō Kōen adalah spot yang menawarkan pemandangan luas Kurushima Kaikyō Ōhashi, pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto, dan kawasan Imabari.

Terletak di ujung selatan Pulau Ōshima, taman ini cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan "pemandangan laut dan jembatan" dalam perjalanan Shimanami Kaidō.

Dek observasi karya Kengo Kuma juga menarik dengan desainnya yang menyatu dengan alam.

Selain pemandangan, dengan memperhatikan arsitektur dan pengalaman berjalan kaki, kesan kunjungan akan semakin dalam.

Warna laut dan tampilan jembatan akan berubah tergantung waktu kunjungan.

Pilihlah cara menikmati yang sesuai dengan itinerary Anda dengan terlebih dahulu memeriksa cuaca dan informasi lighting up.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Taman observasi yang berada di puncak gunung setinggi 301,1 m di ujung selatan Pulau Oshima, Kota Imabari, Prefektur Ehime, dalam kawasan Taman Nasional Setonaikai. Dari sini Anda dapat memandang Kurushima Kaikyo Ohashi, jembatan gantung tiga rentang pertama di dunia, sekaligus pemandangan gugusan pulau yang indah, menjadikannya salah satu spot panorama populer di Shimanami Kaido. Cocok juga untuk kunjungan singkat saat matahari terbenam atau menikmati pemandangan malam.
A. Dek observasi ini dirancang oleh arsitek Kengo Kuma pada 1994 dan memenangkan JCD Design Award kategori Fasilitas Budaya dan Publik pada 1995. Dengan konsep "arsitektur tak terlihat", dek dibenamkan ke dalam celah di puncak gunung yang topografinya dipulihkan, sehingga bangunan hampir tidak terlihat ketika dilihat dari kaki gunung.
A. Masuk gratis, buka 24 jam, dan tanpa hari libur sepanjang tahun. Karena tidak ada gerbang maupun loket, taman ini bebas dikunjungi kapan saja, termasuk dini hari saat matahari terbit atau malam hari untuk melihat pemandangan kota. Bahkan kunjungan singkat sudah cukup untuk memandang Kurushima Kaikyo Ohashi, sehingga mudah disisipkan sebelum atau sesudah berkendara di Shimanami Kaido.
A. Dari Imabari IC sekitar 10 menit melalui Nishi-Seto Expressway hingga Oshima Minami IC, lalu sekitar 10 menit lagi di jalan umum, total sekitar 20 menit. Jalan menuju tempat parkir di bawah puncak sempit dengan 1,5 lajur dan sulit untuk berpapasan, jadi berhati-hatilah saat bertemu kendaraan lain. Periksa cermin di tikungan dan bunyikan klakson seperlunya jika Anda kurang percaya diri menyetir.
A. Tersedia tempat parkir gratis untuk 32 mobil dan 6 kendaraan besar. Pada musim semi hingga musim gugur, satu jam sebelum matahari terbenam saat matahari tenggelam di balik jembatan, tempat parkir mudah penuh. Saat penuh, sebaiknya turun dahulu dan menggeser waktu kunjungan daripada parkir di bahu jalan. Tersedia juga beberapa ruang parkir untuk sepeda motor.
A. Dari halte bus terdekat "Kameyama" berjalan kaki sekitar 120 menit, sehingga kunjungan dengan transportasi umum saja kurang realistis. Anda bisa naik bus dari depan Stasiun Imabari ke Kameyama, tetapi dari sana ke dek observasi merupakan pendakian panjang dengan perbedaan ketinggian yang besar. Jika menggunakan bus, lebih praktis memanggil taksi dari Oshima BS atau Michi-no-Eki Yoshiumi Iki-iki Kan.
A. Tanjakan curam sepanjang sekitar 2,7 hingga 3,6 km dari kaki gunung dengan kemiringan rata-rata lebih dari 8%. Bagi pesepeda Shimanami Kaido, jalur ini dikenal sebagai jalur sulit, dengan tanjakan curam sekitar 15% di bagian akhir. Jika ragu apakah mampu menyelesaikan tanjakan, pilihlah sepeda dengan bantuan listrik, atau pertimbangkan menitipkan sepeda di kaki gunung dan naik taksi pulang pergi.
A. Matahari terbenam di balik Kurushima Kaikyo Ohashi biasanya berlangsung dari awal Maret hingga awal Oktober, terutama menjelang ekuinoks musim semi dan musim gugur, ketika matahari sejajar tepat di atas jembatan menciptakan panorama luar biasa. Dari waktu senja hingga malam hari, cahaya kota Imabari kadang berpadu dengan jadwal iluminasi jembatan, dan tiba 30 menit sebelum matahari terbenam adalah waktu emasnya.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.