Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Air Terjun Kegon: Panduan Wisata & Dek Pengamatan di Nikko

Air Terjun Kegon: Panduan Wisata & Dek Pengamatan di Nikko

Air Terjun Kegon di Okunikko jatuh 97 m dari Danau Chuzenji. Bandingkan dek gratis dan lift berbayar, plus akses serta tips kunjungan pertama.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Singkat

Kegon no Taki di Oku-Nikko adalah air terjun besar setinggi 97 m dan lebar sekitar 7 m, termasuk dalam tiga air terjun terkenal Jepang dan menjadi spot pemandangan dengan kekuatan visual yang memukau.

Sorotan

Tebing batu kolumnar (chujo-setsuri), kelompok air terjun kecil "Juni-taki" yang menghiasi sekelilingnya, dan kolom air dahsyat yang turun dari Danau Chuzenji.

Akses

Naik Bus Tobu jurusan "Chuzenji Onsen" atau "Yumoto Onsen" dari Stasiun JR/Tobu Nikko sekitar 50 menit, turun di "Chuzenji Onsen" lalu jalan kaki sekitar 5 menit.

Tarif/Tiket

Dek pengamatan atas gratis, lift ke dek pengamatan bawah pulang-pergi dewasa ¥600, anak SD ¥400.

Urutan Tur yang Direkomendasikan

Setelah menikmati pemandangan keseluruhan dari dek pengamatan atas, turun dengan lift ke dek pengamatan bawah untuk melihat dari dekat.

Tren Kepadatan

Cenderung ramai pada musim daun musim gugur, lebih nyaman dikunjungi pada pagi hari atau hari kerja.

Pesona Sesuai Musim

Hijaunya dedaunan baru di bulan Mei, burung walet Iwa-tsubame yang terbang di bulan Juni, dedaunan musim gugur, dan "blue ice" musim dingin saat Juni-taki membeku.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Tochigi

Apa Itu Kegon-no-taki (Air Terjun Kegon)?

Kegon-no-taki (Air Terjun Kegon) adalah air terjun yang dikenal sebagai tempat pemandangan indah di Oku-Nikkō, Kota Nikkō, Prefektur Tochigi.

Air terjun ini dikenal sebagai tempat air dari Danau Chūzenji jatuh sekaligus, dengan ketinggian jatuh 97 meter dan lebar sekitar 7 meter.

Bersama dengan Air Terjun Nachi di Prefektur Wakayama dan Air Terjun Fukuroda di Prefektur Ibaraki, air terjun ini termasuk dalam Tiga Air Terjun Terbaik Jepang (Nihon Sanmeibaku) dan diperkenalkan dalam panduan wisata maupun fasilitas wisata.

Oku-Nikkō adalah kawasan dengan pemandangan alam Taman Nasional Nikkō yang luas, dan Air Terjun Kegon merupakan salah satu daya tarik yang paling terkenal di dalamnya.

Konon, air terjun ini ditemukan oleh Shōdō Shōnin (pendeta Buddha pendiri Nikkō) sekitar 1.200 tahun yang lalu.

Hal yang Wajib Dilihat: Kekuatan Jatuhan 97 Meter dan Percikan Air di Kegon-no-taki

Pesona terbesar Kegon-no-taki adalah Anda dapat merasakan kekuatan air yang jatuh lurus dari dekat.

Dilihat dari atas, bentuk keseluruhan air terjun mudah dipahami, sementara dari kanbakudai (panggung pengamatan air terjun) di bawah, Anda dapat lebih dekat merasakan percikan air yang jatuh ke kolam air terjun serta keagungan dinding batu.

Selain Kegon-no-taki, kelompok air terjun kecil yang mengalir di sekitarnya yang disebut Jūni-taki (Dua Belas Air Terjun) juga merupakan daya tarik utama.

Di sebelah kanan kanbakudai, Anda juga dapat melihat formasi batuan yang disebut chūjōsetsuri (kekar kolom), sehingga jika Anda memperhatikan tidak hanya air terjun tetapi juga bentuk geologi, Anda dapat menikmati pemandangan Kegon-no-taki secara tiga dimensi.

Cara Melihat Kegon-no-taki dari Dek Observasi: Perbedaan Area Atas dan Bawah

Saat Ingin Melihat Pemandangan Penuh secara Gratis

Kegon-no-taki memiliki area pengamatan gratis yang melihat air terjun dari atas.

Cara pandang ini paling mudah bagi yang ingin terlebih dahulu memahami bentuk keseluruhan dan bentuk geologi sekitarnya.

Perkiraan waktunya sekitar 5–10 menit, dan dapat dikunjungi dengan mudah.

Saat Ingin Melihat dari Sudut Mendekati Frontal

Sementara itu, untuk menuju kanbakudai di bawah, Anda perlu menggunakan Kegon-no-taki Elevator.

Elevator ini dibuka pada tahun 1930 (Shōwa 5), dan turun sekitar 100 meter ke bawah melalui lorong di dalam batuan untuk menuju kanbakudai.

Tarif pulang pergi adalah 600 yen untuk dewasa, 400 yen untuk pelajar SD, dan gratis untuk anak prasekolah.

Jam operasional pada 1 Maret–30 November adalah 8:00–17:00, dan pada 1 Desember–28 Februari adalah 9:00–16:30.

Anda dapat memilih untuk mengunjungi salah satu saja, namun bagi yang baru pertama kali berkunjung ke Kegon-no-taki, alur melihat pemandangan penuh dari atas terlebih dahulu, kemudian turun ke kanbakudai bawah, akan memudahkan Anda merasakan perbedaan kesannya.

Dengan membandingkan pemandangan keseluruhan dengan kekuatan air yang dirasakan dari dekat, pesona air terjun ini akan lebih terasa.

Bagaimana Kegon-no-taki Berubah di Setiap Musim? Daya Tarik Empat Musim

Kegon-no-taki dapat dilihat sepanjang tahun, namun kesannya berubah cukup banyak tergantung musim.

Daya tarik di setiap musim antara lain dedaunan hijau segar di bulan Mei, pemandangan banyak iwatsubame (burung walet pegunungan) yang terbang berkeliling air terjun di bulan Juni, daun musim gugur (kōyō) di musim gugur, serta pemandangan beku (kekkyō) saat Jūni-taki membeku dan seluruh area dihiasi es biru dari Januari hingga Februari.

Karena itu, Kegon-no-taki adalah spot yang cara menikmatinya berbeda tergantung "kapan Anda berkunjung".

Bagi yang ingin menikmati perubahan warna alam, perhatikan juga pemandangan pegunungan sekitarnya, dan jika berkunjung di musim dingin, mengetahui bahwa kadang dapat melihat ekspresi yang membeku akan mengubah cara Anda melihatnya di lokasi.

Pada musim gugur sering ramai, jadi berkunjung di pagi hari atau hari kerja akan memungkinkan Anda menikmati kanbakudai dengan lebih tenang.

Cara Menuju Kegon-no-taki dan Cara Berkeliling di Lokasi

Dari Stasiun JR Nikkō atau Stasiun Tōbu Nikkō, naik bus Tōbu jurusan "Chūzenji Onsen" atau "Yumoto Onsen", turun di halte bus "Chūzenji Onsen", lalu berjalan kaki sekitar 5 menit untuk sampai ke Kegon-no-taki.

Jika menggunakan transportasi umum, perkirakan waktu naik bus sekitar 50 menit agar lebih mudah merencanakan.

Jika datang dengan mobil, tersedia Parkir Kegon Pertama dan Parkir Kegon Kedua (sekitar 100 m dari Parkir Pertama), keduanya berjarak 2–3 menit berjalan kaki ke pintu masuk elevator.

Tarif parkir adalah 500 yen sekali untuk mobil biasa, dan 2.000 yen sekali untuk mikro/mobil besar.

Daripada hanya mengunjungi Kegon-no-taki saja, jika Anda menggabungkannya dengan Danau Chūzenji dan spot alam Oku-Nikkō lainnya, Anda akan dapat lebih merasakan keterhubungan pemandangan seluruh kawasan.

Mengetahui bahwa Kegon-no-taki adalah air terjun yang berasal dari air Danau Chūzenji akan memudahkan pemahaman Anda saat melihatnya di lokasi.

Tips Perjalanan dan Etika yang Perlu Diketahui Saat Berwisata ke Kegon-no-taki

Elevator menuju kanbakudai di bawah tidak memerlukan reservasi dan sistem berdasarkan urutan kedatangan.

Selain itu, tidak boleh membawa hewan peliharaan, dan tidak diperbolehkan membawa makanan/minuman ke dalam elevator.

Di kanbakudai mudah terkena percikan air, jadi tergantung cuaca dan musim, perhatikan pakaian dan alas kaki (sepatu yang tidak licin) agar lebih tenang saat berkunjung.

Pada musim dingin, suhu bisa sangat rendah dan jalan dapat membeku, jadi sebaiknya bawa pakaian hangat dan sepatu antiselip agar lebih aman.

Karena informasi operasional dan kondisi jalan sekitar dapat berubah tergantung musim, periksa informasi pada hari kunjungan sebelum berangkat agar lebih aman.

Kesimpulan | Tips Menikmati Kegon-no-taki dengan Tenang

Kegon-no-taki adalah spot di mana Anda dapat menikmati keagungan air terjun setinggi 97 meter sekaligus pemandangan alam Oku-Nikkō yang luas.

Daya tariknya juga terletak pada pilihan untuk melihat pemandangan penuh secara gratis, atau menggunakan Kegon-no-taki Elevator berbayar untuk menuju kanbakudai di bawah, sehingga Anda dapat memilih sesuai dengan pemandangan yang ingin dilihat.

Bagi yang baru pertama kali berkunjung, disarankan untuk melihat keseluruhan dari atas terlebih dahulu, kemudian melihat dari dekat di kanbakudai bawah.

Hanya dengan menyadari perbedaan cara pandang, kesan terhadap Kegon-no-taki akan jauh lebih dalam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kegon Falls di Nikko, Prefektur Tochigi, adalah air terjun lurus dengan ketinggian 97 m dan lebar sekitar 7 m, salah satu dari Tiga Air Terjun Terkenal Jepang. Daya tariknya adalah air dari Danau Chuzenji yang jatuh sekaligus dari dinding tebing, dan menurut tradisi air terjun ini ditemukan oleh biksu Shodo Shonin sekitar 1.200 tahun lalu. Anda bisa merasakan suara dan percikan air dari jarak dekat.
A. Tarif pulang-pergi lift observatorium adalah 600 yen untuk dewasa, 400 yen untuk siswa SD, dan gratis untuk anak prasekolah. Jam operasional Maret–November pukul 08:00–17:00 dan Desember–Februari pukul 09:00–16:30. Layanan tanpa reservasi berdasarkan urutan kedatangan, dilarang membawa hewan peliharaan atau makanan dan minuman.
A. Dari Stasiun JR Nikko atau Stasiun Tobu Nikko, naik bus Tobu jurusan "Chuzenji Onsen" sekitar 50 menit, lalu turun di "Chuzenji Onsen" dan jalan kaki sekitar 5 menit. Pada musim daun musim gugur, jalan Iroha-zaka cenderung macet, jadi naik di pagi hari dan turun di sore hari membuat perjalanan lebih mudah diprediksi.
A. Hanya menggunakan observatorium atas yang gratis memerlukan 5–10 menit, sementara jika turun ke observatorium bawah dengan lift berbayar memerlukan 30–40 menit. Melihat panorama dari atas terlebih dahulu kemudian turun akan membantu Anda merasakan perbedaan ketinggian 97 m dan kemegahan kolam air terjun. Sertakan juga waktu untuk memotret dalam perkiraan Anda.
A. Musim terbaik adalah daun hijau muda di bulan Mei, daun musim gugur pertengahan hingga akhir Oktober, dan es yang menghias di Januari–Februari. Pada bulan Juni, Anda juga bisa melihat burung walet gunung beterbangan di sekitar air terjun; dari observatorium yang sama, suara, warna, dan suhu berubah cukup signifikan setiap musim. Jaket tipis akan membantu menyesuaikan perbedaan suhu.
A. Blue Ice adalah pemandangan musim dingin ketika "Juni Taki" yang ramping di sekitarnya membeku dan tampak seperti pilar es kebiruan. Aliran utama biasanya tetap mengalir, dan di bulan Januari–Februari saat dingin paling tajam warna es lebih terlihat, sehingga pagi yang cerah memudahkan pengamatan es yang memantulkan cahaya.
A. Pada akhir pekan dan hari libur Oktober, kunjungan tepat setelah jam buka atau setelah pukul 15.00 relatif lebih lancar. Karena perjalanan sekolah dan tur sehari biasanya berkumpul di pukul 10–11, antrean lift bisa panjang; menggeser jalan-jalan di Danau Chuzenji ke awal atau akhir kunjungan dapat membantu mengatur waktu kunjungan.
A. Parkir terdekat adalah Kegon Daiichi dan Daini, dengan tarif 500 yen sekali parkir untuk mobil reguler dan 2.000 yen untuk mikrobus dan bus besar. Jaraknya 2–3 menit jalan kaki dari area lift, namun di musim daun musim gugur sering muncul antrean parkir, sehingga sebaiknya pertimbangkan jalan kaki di sekitar Chuzenji Onsen agar lebih leluasa.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.