Makanan Tradisional Prefektur Shiga “Aka Konnyaku” — Apa Rahasia Warna Merahnya yang Cerah?
Di seluruh Jepang ada berbagai jenis konnyaku, tetapi yang sangat terkenal di Prefektur Shiga adalah “aka konnyaku (赤蒟蒻)”.
Berbeda dari konnyaku biasa, ia memiliki penampilan unik berwarna merah menyala dan sangat melekat pada budaya kuliner Shiga.
Artikel ini menjelaskan secara rinci ciri-ciri aka konnyaku, sejarahnya, cara menikmati yang lezat, serta tempat membelinya!

Apa itu Aka Konnyaku? — Makanan Tradisional Khas Shiga
1. Ciri-ciri Aka Konnyaku
Aka konnyaku adalah makanan unik yang berbeda dari konnyaku biasa karena berwarna merah menyala.
Namun, warna ini bukan berasal dari pewarna sintetis, melainkan dari zat tambahan makanan yang disebut 三二酸化鉄 (oksida besi).
Aka konnyaku memiliki tekstur kenyal yang pas dan sedikit lebih keras dibandingkan konnyaku biasa.
Rincian ciri: warna merah cerah tekstur sedikit lebih keras dari konnyaku biasa rasa tidak berbau menyolok, cocok untuk berbagai masakan.
Kegunaan utama: nimono (masakan direbus), tumisan, sukiyaki, oden.
Daerah asal: Kota Omihachiman, Prefektur Shiga.
2. Rahasia Warna Merah — Mengapa Begitu Merah?
Warna merah menyala pada aka konnyaku adalah akibat “三二酸化鉄 (oksida besi/oksida zat besi)”.
Produk ini dibuat dengan metode tradisional yang kaya akan kandungan zat besi, sehingga juga dikenal memiliki nilai gizi yang tinggi.
Karena kandungan zat besinya yang tinggi, aka konnyaku juga menarik perhatian sebagai makanan yang membantu pencegahan anemia dan bernilai gizi.
Sejarah Aka Konnyaku dan Hubungannya dengan Omihachiman
1. Makanan tradisional dengan sejarah lebih dari 400 tahun
Sejarah aka konnyaku diyakini berawal sekitar 400 tahun yang lalu.
Asal-usulnya tidak jelas dan ada beberapa versi cerita, tetapi salah satu kisah menyebutkan bahwa ketika Oda Nobunaga membangun Kastil Azuchi, beliau memerintahkan agar bahkan makanan dibuat lebih mencolok—dan konnyaku diwarnai merah sejak saat itu.
2. Menjadi masakan khas daerah Omihachiman
Di sekitar Kota Omihachiman di Prefektur Shiga, aka konnyaku telah menjadi bagian dari budaya makanan lokal.
Terutama, ia sering disantap dalam acara tradisional seperti festival dan upacara keluarga,
dan di restoran lokal Anda juga bisa menikmati berbagai hidangan berbahan aka konnyaku.

Cara Menikmati Aka Konnyaku yang Lezat dan Resep Populer
1. Dimakan langsung (gaya sashimi konnyaku)
Aka konnyaku tidak berbau menyolok, jadi disarankan untuk diiris dan dimakan dengan wasabi dan kecap atau ponzu.
Dengan tekstur kenyal yang khas, ia juga menjadi cemilan rendah kalori dan sehat.
2. Digunakan pada nimono (direbus) atau tumisan
Aka konnyaku mudah menyerap bumbu, sehingga sangat cocok untuk nimono atau tumisan!
- Sebagai bahan sukiyaki — akan membuat tampilannya lebih meriah.
- Dalam oden — bumbu meresap dan rasanya makin lezat.
3. Resep aka konnyaku yang populer
① Tumis Pedas Aka Konnyaku
Bahan:
- Aka konnyaku … 1 lembar
- Minyak wijen … 1 sdm
- Kecap … 2 sdm
- Mirin … 1 sdm
- Gula … 1 sdt
- Cabai … 1 buah
Cara memasak:
- Potong aka konnyaku menjadi ukuran gigitan, lalu rebus sebentar dengan air mendidih.
- Panaskan minyak wijen di wajan, tumis cabai dan aka konnyaku.
- Tambahkan kecap, mirin, dan gula, lalu masak sampai bumbu meresap.
- Setelah rasa merata, sajikan!

Tempat Membeli Aka Konnyaku dan Toko Rekomendasi
1. Michi-no-Eki (rest area) dan supermarket di Omihachiman
- “Michi-no-Eki Omihachiman” menjual aka konnyaku segar.
- Di supermarket di seluruh Prefektur Shiga, biasanya dapat ditemukan dengan cukup mudah.
2. Toko khusus aka konnyaku bersejarah
- “Kawamotoya Honten” (berdiri lebih dari 100 tahun): aka konnyaku yang dibuat dengan metode tradisional sangat populer.
- “Nishikawa Konnyaku-ten”: menjual aka konnyaku buatan tangan.
3. Juga bisa dibeli di toko online
Aka konnyaku dapat dibeli di toko online seperti Rakuten Ichiba dan Amazon.
Informasi Praktis untuk Wisatawan
1. Nikmati bersama wisata Omihachiman
Omihachiman, daerah produksi aka konnyaku, memiliki banyak tempat wisata bersejarah yang menarik.
- Suigo Omihachiman (pengalaman menyusuri perairan yang bernuansa klasik)
- Hachiman-bori (terkenal sebagai lokasi syuting film)
- Himure Hachimangu (kuil bersejarah)
2. Perhatian saat dijadikan oleh-oleh
Aka konnyaku dapat dibawa pulang dalam suhu ruang, tetapi disarankan dimakan secepat mungkin.
Masa simpannya sekitar 1 minggu hingga 10 hari, jadi cocok dikonsumsi selama perjalanan.
Ringkasan dan Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan
- Aka konnyaku adalah makanan tradisional dari Omihachiman, Prefektur Shiga!
- Berumur sekitar 400 tahun, kaya zat besi dan bernilai gizi.
- Cocok digunakan untuk sukiyaki, nimono, oden, tumisan, dan berbagai masakan lain.
- Dapat dibeli di michi-no-eki Omihachiman, supermarket setempat, dan toko online.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
T: Mengapa aka konnyaku berwarna merah?
J: Karena mengandung oksida besi (三二酸化鉄).
T: Cocok untuk masakan apa saja?
J: Sukiyaki, nimono (rebusan), oden, tumisan dan lain-lain sangat cocok.
T: Di mana bisa membeli aka konnyaku?
J: Bisa dibeli di supermarket dan michi-no-eki di Prefektur Shiga, serta toko online.
Penutup
Jika Anda berkunjung ke Shiga, jangan lupa mencicipi aka konnyaku!
Selain tampilannya yang menarik, tekstur dan rasanya juga membuatnya menjadi makanan tradisional yang layak dicoba.
Saat berwisata ke Omihachiman, nikmati juga hidangan lokal berbahan aka konnyaku!