Makanan tradisional Shiga, Aka-konnyaku — apa rahasia warna merah mencoloknya?
Ada berbagai jenis konnyaku di seluruh Jepang, tetapi yang sangat terkenal di Prefektur Shiga adalah Aka-konnyaku (konnyaku merah).
Berbeda dari konnyaku biasa, makanan ini memiliki tampilan unik berwarna merah terang, dan di meja makan Ōmihachiman, “kalau bicara konnyaku, maka yang merah adalah standar”.
Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan secara lengkap ciri khas Aka-konnyaku, sejarahnya, cara menikmatinya, dan tempat untuk membelinya!

Apa itu Aka-konnyaku? — Makanan tradisional dari Ōmihachiman, Prefektur Shiga
1. Ciri khas Aka-konnyaku
Aka-konnyaku adalah makanan unik dengan warna merah bata cerah, berbeda dari konnyaku pada umumnya.
Warna merah ini dihasilkan dengan pewarnaan menggunakan bahan tambahan pangan bernama sannisanka-tetsu (oksida besi).
Aka-konnyaku memiliki tekstur lembut dan mudah menyerap bumbu, sehingga cocok digunakan dalam berbagai masakan seperti nimono dan oden.
Detail ciri: warna merah bata cerah hingga merah; tekstur lembut dan mudah menyerap rasa; rasa ringan tanpa bau khas, cocok untuk berbagai masakan.
Kegunaan utama: nimono, tumisan, sukiyaki, oden, dan sashimi konnyaku.
Daerah asal: Kota Ōmihachiman, Prefektur Shiga.
2. Rahasia warna merah — Mengapa warnanya bisa semerah ini?
Warna merah cerah pada Aka-konnyaku berasal dari oksida besi.
Oksida besi adalah bahan yang digunakan sebagai aditif pangan dan dipakai sesuai keterangan pada label produk.
Aka-konnyaku memanfaatkan tekstur khas konnyaku, sehingga dapat dinikmati dalam berbagai hidangan seperti nimono dan oden.
Sejarah Aka-konnyaku dan hubungannya dengan Ōmihachiman
1. Asal-usul Aka-konnyaku yang memiliki berbagai teori
Kapan dan mengapa Aka-konnyaku mulai diberi warna merah tidak diketahui secara pasti karena tidak ada sumber sejarah yang benar-benar jelas, sehingga ada beberapa teori.
Teori yang paling terkenal adalah “teori Oda Nobunaga”, yaitu bahwa Nobunaga yang menyukai hal-hal mencolok sampai memerintahkan konnyaku pun diwarnai merah saat membangun Kastel Azuchi.
Ada juga teori yang mengaitkannya dengan festival tradisional Sagichō Matsuri di Ōmihachiman, saat Nobunaga menari dengan mengenakan pakaian merah.
Selain itu, ada pula teori bahwa pada awal era Meiji, konnyaku diwarnai merah sebagai ungkapan kegembiraan setelah menang dalam persaingan antar sentra produksi konnyaku di Prefektur Shiga; semuanya memberi nuansa romantis sejarah tersendiri.
2. Menjadi bagian dari masakan lokal Ōmihachiman
Berpusat di Kota Ōmihachiman di Prefektur Shiga, Aka-konnyaku telah berakar kuat dalam budaya makanan setempat.
Di daerah ini, makanan ini akrab dijuluki “Aka-kon”, dan rak konnyaku di supermarket pun dipenuhi warna merah.
Bahan ini juga tak terpisahkan dari pernikahan, pemakaman, osechi, dan festival, sehingga digunakan luas mulai dari lauk sehari-hari hingga acara khusus.
Hidangan ini juga muncul dalam menu makan siang sekolah dasar dan menengah di prefektur ini, sehingga menjadi rasa yang akrab bagi anak-anak di Shiga.

Cara enak menikmati Aka-konnyaku dan resep populer
1. Dimakan langsung (gaya sashimi konnyaku)
Karena tidak memiliki bau khas yang kuat, Aka-konnyaku juga direkomendasikan disantap dalam irisan tipis dengan wasabi shōyu atau ponzu.
Teksturnya memiliki kekenyalan khas, dan juga cocok sebagai camilan pendamping minum yang sehat dan rendah kalori.
Karena tampilannya mirip hati mentah, ada juga yang menikmatinya sebagai gaya rebasashi (mirip sashimi hati).
2. Digunakan untuk nimono dan tumisan
Aka-konnyaku mudah menyerap rasa, sehingga sangat cocok untuk nimono dan tumisan!
- Jika digunakan sebagai isi sukiyaki, tampilannya juga menjadi lebih meriah.
- Jika dimasukkan ke dalam oden, rasanya semakin meresap dan lezat saat dimasak perlahan.
3. Resep Aka-konnyaku yang populer
① Tumis pedas Aka-konnyaku
Bahan:
- Aka-konnyaku … 1 lembar
- Minyak wijen … 1 sdm
- Kecap asin … 2 sdm
- Mirin … 1 sdm
- Gula … 1 sdt
- Cabai merah … 1 buah
Cara membuat:
- Potong Aka-konnyaku menjadi ukuran sekali makan, lalu rebus sebentar dalam air mendidih.
- Panaskan minyak wijen di wajan, lalu tumis cabai dan Aka-konnyaku.
- Tambahkan kecap asin, mirin, dan gula, lalu masak hingga bumbu meresap.
- Jika seluruh rasa sudah menyatu, hidangan siap disajikan!

Tempat membeli Aka-konnyaku dan toko yang direkomendasikan
1. Norimatsu Shokuhin Yoshii Shōten (Kota Ōmihachiman)
- Dikenal sebagai salah satu produsen yang menangani Aka-konnyaku di Ōmihachiman dan menjual produk yang berakar pada daerah setempat.
- Di toko langsungnya, selain “Hachiman Aka-konnyaku” utuh satu blok, mereka juga menjual berbagai produk seperti ito-konnyaku dan tama-konnyaku merah-putih.
2. Supermarket dan toko oleh-oleh di Kota Ōmihachiman
- Di supermarket di Prefektur Shiga, Aka-konnyaku dijual sebagai produk standar.
- Produk ini juga bisa dibeli di toko oleh-oleh sekitar Stasiun Ōmihachiman dan area sekitar Himure Hachimangū.
3. Bisa juga dibeli di toko online
Aka-konnyaku juga tersedia sebagai produk yang dapat dipesan melalui toko online.
Masa simpannya berbeda tergantung produk.
Informasi praktis untuk wisatawan
1. Nikmati sekaligus dengan wisata Ōmihachiman
Di Ōmihachiman, daerah asal Aka-konnyaku, terdapat banyak tempat wisata bersejarah.
- Hachiman-bori (jalur jalan kaki tepi air yang penuh suasana, juga terkenal sebagai lokasi syuting drama periode)
- Suigō Ōmihachiman (pengalaman cruise menyusuri kawasan perairan)
- Himure Hachimangū (kuil bersejarah yang terkenal dengan Sagichō Matsuri)
- Taneya Himure no Sha (rumah teh yang menyajikan set menu dengan Aka-konnyaku)
2. Akses ke Ōmihachiman
- Dari Kyoto: Sekitar 35 menit dengan JR Biwako Line (turun di Stasiun Ōmihachiman)
- Dari Osaka: Sekitar 1 jam 10 menit dengan layanan cepat JR
- Dari Nagoya: Sekitar 1 jam 30 menit dengan JR Tōkaidō Main Line
3. Hal yang perlu diperhatikan saat membawanya pulang sebagai oleh-oleh
Aka-konnyaku tergantung produknya ada yang bisa dibawa pulang pada suhu ruang.
Bahkan dalam keadaan belum dibuka, masa simpan paling aman dicek pada label produk.
Setelah dibuka, sebaiknya segera dikonsumsi.
Ringkasan
- Aka-konnyaku adalah makanan tradisional dari Ōmihachiman, Prefektur Shiga!
- Konnyaku dengan tampilan khas yang diwarnai merah menggunakan sannisanka-tetsu.
- Pesona sejarahnya juga menarik, karena dikatakan berkaitan dengan Oda Nobunaga.
- Bisa digunakan untuk berbagai masakan seperti sukiyaki, nimono, tumisan, hingga gaya sashimi.
- Bisa dibeli dari produsen lokal Ōmihachiman, supermarket, maupun toko online.
Penutup
Jika Anda berkunjung ke Shiga, jangan lewatkan untuk mencicipi Aka-konnyaku!
Bukan hanya tampilannya yang mencolok, tetapi juga tekstur dan rasanya menjadikannya makanan tradisional yang menarik.
Sambil berjalan-jalan di kota kastel Ōmihachiman, nikmatilah juga hidangan Aka-konnyaku khas daerah setempat!