Apa itu Jingisukan Hokkaido?
Jingisukan adalah hidangan lokal khas Hokkaido, berupa hidangan yakiniku dengan daging lamb (daging domba) yang dibumbui saus khas lalu dipanggang di wajan besi khusus.
Di Jepang, hidangan ini sangat akrab terutama di Hokkaido dan menjadi salah satu kuliner yang sangat populer di kalangan wisatawan.
Ciri khas Jingisukan adalah aroma khas daging domba dan rasa juicy, serta cara memanggangnya dengan wajan Jingisukan berbentuk kubah dengan bagian tengah menonjol.
Di Hokkaido, peternakan domba disebut mulai berkembang sejak era Taishō, dan pada awal era Shōwa beternak domba menjadi semakin populer.
Setelah perang, hidangan ini menyebar ke rumah tangga dan restoran dengan nama “Jingisukan”, lalu dikenal sebagai makanan ikonik masyarakat Hokkaido.
Saat berwisata ke Hokkaido, jangan lewatkan kesempatan mencicipi Jingisukan asli di tempat asalnya!

Jenis Jingisukan
1. Aji-tsuke Jingisukan (Jingisukan berbumbu saus)
Ini adalah Jingisukan yang sebelumnya sudah direndam dalam saus khas, dan sangat akrab terutama di wilayah utara dan tengah Hokkaido seperti Asahikawa dan Takikawa.
Saus berbasis kecap yang manis gurih meresap ke dalam daging domba, sehingga cukup dipanggang dan langsung nikmat menjadi daya tarik utamanya.
Matsuo Jingisukan (berasal dari Kota Takikawa) dikenal luas sebagai salah satu gaya utama Jingisukan berbumbu.
2. Nama-ramu Jingisukan (Jingisukan daging lamb segar)
Ini adalah Jingisukan yang menggunakan daging lamb segar, dan bisa dinikmati di berbagai daerah di Hokkaido dengan pusatnya di Sapporo.
Gaya makannya adalah mencelupkan ke saus tepat sebelum disantap, sehingga Anda bisa menikmati kelezatan asli daging lamb.
Bagian yang paling populer adalah bahu lamb dan paha yang empuk serta minim bau khas.

Cara makan Jingisukan yang enak
1. Panggang dengan wajan Jingisukan khusus
Gunakan wajan berbentuk kubah khusus untuk Jingisukan.
Bagian tengah wajan menonjol ke atas; daging dipanggang di tengah, sementara sayuran dimasak dengan panas uap di alur sekelilingnya.
Lemak daging mengalir ke alur dan menambah rasa umami pada sayuran, sekaligus membuat hidangan ini lebih ringan karena lemak berlebih turun.
2. Sayuran pendamping juga penting!
Jingisukan biasanya dipanggang bersama sayuran seperti berikut.
- Tauge: pendamping klasik yang menyerap lemak daging dan jadi makin lezat.
- Bawang bombai: rasanya semakin manis setelah dimasak.
- Kubis: teksturnya yang renyah menjadi aksen yang pas.
- Paprika hijau, wortel, dan labu: membuat tampilan lebih berwarna.
3. Nikmati dengan saus celupan
Daging lamb yang sudah matang biasanya dimakan dengan dicelupkan ke saus khusus.
Saus yang paling umum adalah saus manis gurih berbasis kecap, dan tiap restoran punya racikan khas sendiri dengan tambahan seperti apel, bawang putih, dan wijen.
4. Nikmati bersama nasi & bir
Jingisukan sangat cocok disantap dengan nasi putih!
Selain itu, sangat direkomendasikan juga menikmatinya bersama bir khas Hokkaido Sapporo Classic atau craft beer lokal Hokkaido.

Restoran Jingisukan rekomendasi di Hokkaido
Area Sapporo
1. Daruma (Honten)
- Ciri khas: restoran Jingisukan yang dikenal sebagai tempat populer di area Sapporo.
- Gaya: nama-ramu, panggang arang, dan lainnya (isi menu dapat berbeda tergantung cabang).
2. Matsuo Jingisukan Sapporo Ekimae-ten
- Ciri khas: merek legendaris yang terkenal dengan aji-tsuke Jingisukan asal Takikawa.
- Gaya: lamb berbumbu yang direndam dalam saus khas.
Area Hakodate
3. Hakodate Jingisukan Meimeitei
- Ciri khas: salah satu restoran di Hakodate tempat Anda bisa menikmati Jingisukan.
- Gaya: nama-ramu, lamb chop, dan lainnya (isi menu dapat berbeda tergantung restoran).
Area Asahikawa
4. Daikokuya Asahikawa Honten
- Ciri khas: restoran yang dikenal populer untuk menikmati Jingisukan di Asahikawa.
- Gaya: Jingisukan panggang arang menggunakan shichirin dan lainnya (isi menu dapat berbeda tergantung restoran).

Cara menikmati di setiap musim
Musim semi & musim panas (Mei–Agustus): gaya BBQ di luar ruangan
Di Hokkaido, budaya menikmati BBQ Jingisukan di luar ruangan dari musim semi hingga musim panas sudah sangat mengakar.
Menikmati Jingisukan sambil memegang bir pada musim hanami di Taman Maruyama atau di area perkemahan adalah gaya khas Hokkaido.
Musim gugur & musim dingin (September–Februari): nikmati perlahan di dalam ruangan
Karena Hokkaido sangat dingin pada musim dingin, menikmati Jingisukan di ruangan hangat juga sangat direkomendasikan.
Informasi praktis untuk wisatawan
Jam makan Jingisukan
- Jam makan siang: hingga sekitar siang hari (tergantung restoran)
- Jam makan malam: sore hingga malam (tergantung restoran)
Kisaran budget restoran Jingisukan
- Sekitar 2,000–4,000 yen per orang (tergantung pesanan)
- Paket dengan all-you-can-drink sekitar 4,500–6,000 yen (tergantung restoran dan isi paket)
Jingisukan yang direkomendasikan untuk oleh-oleh
Di Hokkaido, Anda bisa membeli Jingisukan dalam kemasan vakum sebagai oleh-oleh.
Produk ini tersedia di toko oleh-oleh Bandara New Chitose dan stasiun utama, dan beberapa produk juga mendukung pengiriman ke seluruh Jepang.
- Matsuo Jingisukan (terkenal dengan daging lamb berbumbu)
- Naganuma Jingisukan (merek dari Naganuma, Hokkaido)
Informasi Wi-Fi
- Di stasiun utama dan pusat informasi wisata terkadang tersedia Wi-Fi gratis.
- Beberapa restoran juga menyediakan Wi-Fi.
Dukungan bahasa
- Banyak restoran utama di Sapporo menyediakan menu bahasa Inggris dan Mandarin.
- Di restoran populer, terkadang ada staf yang dapat melayani dalam bahasa Inggris untuk wisatawan.
Ringkasan
Jingisukan adalah salah satu kuliner khas Hokkaido yang wajib dicoba.
Nikmati budaya kuliner Hokkaido lewat daging lamb segar, saus khas, dan wajan Jingisukan berbentuk kubah!
Untuk kenangan perjalanan di Hokkaido, jangan lewatkan Jingisukan yang juicy dan lezat!