Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Panduan Keramik Jepang: Arita, Imari, Kiyomizu

Panduan Keramik Jepang: Arita, Imari, Kiyomizu

Panduan ini mengenalkan keramik Jepang dari Arita-yaki, Imari-yaki, hingga Kiyomizu-yaki, beda tembikar dan porselen, serta tips memilihnya.

Ringkasan Cepat

Pesona Singkat

Keramik Jepang adalah istilah umum untuk tembikar dengan kehangatan tanah dan porselen yang putih dan halus. Karya kerajinan dengan karakter unik tiap daerah seperti Arita-yaki, Imari-yaki, dan Kiyomizu-yaki.

Perbedaan Tembikar dan Porselen

Tembikar berbahan dasar tanah liat dibakar pada suhu relatif rendah; daya tariknya terletak pada tekstur tanah dan warna yang lembut. Porselen dibuat dari batu porselen yang dihancurkan lalu dibakar pada suhu tinggi; cirinya permukaan putih halus dengan hiasan yang rinci.

Daerah Penghasil Representatif

Arita-yaki adalah porselen bersejarah berusia sekitar 400 tahun yang bermula pada awal abad ke-17, ketika ahli tembikar Yi Sam-pyeong menemukan batu porselen di Izumiyama. Imari-yaki dikenal dengan dekorasi mewah yang digemari bangsawan Eropa pada zaman Edo. Kiyomizu-yaki menonjol lewat beragam teknik manual, seperti pembentukan di roda putar dan pelukisan.

Area yang Layak Dikunjungi

Arita dan Imari di Prefektur Saga merupakan area utama untuk menikmati keramik ini. Di Kyoto, toko-toko Kiyomizu-yaki berjajar di jalan menanjak menuju Kuil Kiyomizu, dan karya-karyanya juga bisa dilihat di Kyoto Toujiki Kaikan.

Waktu Berkunjung

Di area Arita-Imari setiap tahun saat Golden Week diadakan "Pasar Tembikar Arita", di mana keramik dari banyak penghasil dan toko berjajar di satu tempat.

Tips Memilih

Saat memilih, bayangkan dulu situasi penggunaannya. Piring kecil berdiameter sekitar 15 cm mudah dipakai sehari-hari; periksa juga tekstur, warna, berat, ketebalan tepi, dan kestabilan kaki agar tidak menyesal setelah membeli.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Penanganan

Keramik dengan emas, perak, atau lukisan halus disarankan dicuci dengan tangan. Periksa kompatibilitas microwave dan mesin cuci piring; saat membeli dalam perjalanan, periksa juga kemudahan kemasan dan pembawaan pulang.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Semua area

Apa Itu Keramik Jepang? Peralatan Makan yang Wajib Dikenal Saat Berwisata di Jepang

Keramik Jepang atau tōjiki (keramik dan porselen) adalah istilah umum untuk berbagai peralatan seperti piring, mangkuk nasi, cangkir teh (yunomi), dan vas bunga yang digunakan sehari-hari dalam kehidupan masyarakat Jepang.

Daya tariknya bukan hanya pada keindahan visual, tetapi juga pada tekstur saat dipegang serta keselarasannya dengan makanan yang disajikan.

Berbagai jenis keramik khas daerah seperti Arita-yaki, Imari-yaki, dan Kiyomizu-yaki telah berkembang di masing-masing wilayah dan telah menopang budaya kuliner serta kerajinan Jepang selama berabad-abad.

Saat berwisata, mampir ke toko peralatan makan atau galeri kerajinan akan membuat Anda merasakan budaya kerajinan tangan khas Jepang secara langsung.

Tanpa harus memiliki pengetahuan khusus, cukup perhatikan warna, bentuk, dan tekstur saja sudah cukup untuk menemukan cara menikmati keramik sesuai selera Anda.

Keramik Jepang bukan sekadar untuk dipajang, banyak juga yang keindahannya justru terasa saat digunakan sehari-hari.

Karena itu, menemukan satu keramik yang Anda sukai lalu membayangkan bagaimana benda itu akan digunakan di meja makan Anda juga merupakan cara memilih yang menyenangkan.

Memahami Perbedaan Keramik (Tōki) dan Porselen (Jiki) Memudahkan Pemilihan

Istilah tōjiki mencakup keramik/gerabah (tōki) dan porselen (jiki) sekaligus.

Meski terlihat serupa, bahan baku dan suhu pembakarannya berbeda, sehingga kesan dan sensasi penggunaannya juga berbeda.

Ciri Khas Tōki (Keramik/Gerabah)

Tōki menggunakan tanah liat sebagai bahan utama dan dibakar dengan suhu relatif rendah, sehingga memancarkan kehangatan tanah dengan ekspresi lembut.

Banyak yang memiliki tekstur sedikit kasar dan warna yang tenang, serta memberikan kehangatan pada masakan washoku, nimono (rebusan), maupun peralatan teh.

Contoh tōki yang terkenal antara lain Mashiko-yaki, Shigaraki-yaki, dan sebagian dari Mino-yaki.

Ciri Khas Jiki (Porselen)

Jiki menggunakan bahan dari bebatuan yang disebut toseki (batu porselen) yang dihancurkan, dan dibakar dengan suhu tinggi sehingga menghasilkan tekstur putih halus dengan kesan yang bersih dan elegan.

Permukaannya relatif licin, sangat cocok untuk dekorasi lukis halus maupun bentuk yang rapi, dan dekorasi lukis yang mewah seperti pada Arita-yaki dan Imari-yaki bisa dinikmati sepenuhnya.

Cara Melihat Saat Bingung Memilih

Saat memilih keramik, perhatikan beberapa hal berikut agar perbedaan tōki dan jiki lebih mudah dirasakan:

  • Apakah teksturnya halus, atau terasa tanah?
  • Apakah warnanya lembut, atau putih bersih?
  • Apakah beratnya mantap, atau ringan?
  • Apakah kesan keseluruhannya sederhana, atau halus?
  • Saat disentil jari, apakah suaranya tumpul, atau jernih?

Keramik Jepang Terkenal: Arita-yaki, Imari-yaki, dan Kiyomizu-yaki

Di Jepang terdapat berbagai jenis keramik terkenal yang dicintai di tiap daerah.

Bagi wisatawan, Arita-yaki, Imari-yaki, dan Kiyomizu-yaki adalah nama-nama yang wajib diketahui karena sering terdengar.

Arita-yaki

Arita-yaki adalah porselen yang diproduksi di kota Arita dan sekitarnya di Prefektur Saga. Pada awal abad ke-17, Ri Sanpei (Lee Sam-pyeong), seorang pengrajin keramik, dikatakan menemukan batu porselen di Izumiyama, Arita, sehingga porselen pertama Jepang pun dibakar di sana.

Ciri khasnya adalah keindahan latar putih, lukisan indigo dengan gosu (pigmen biru kobalt), dan uwaetsuke (dekorasi lukis warna-warni yang mencolok), menjadikannya porselen ikonik Jepang dengan sejarah sekitar 400 tahun.

Bagi Anda yang mencari keramik berkesan bersih dan elegan, nama Arita-yaki akan sering muncul saat berburu.

Imari-yaki

Imari-yaki awalnya adalah porselen yang dibakar di Arita dan sekitarnya, namun karena dikirim ke seluruh Jepang maupun Eropa melalui pelabuhan Imari, akhirnya dikenal dengan nama tersebut.

Pada periode Edo, porselen ini sangat dicintai kalangan bangsawan dan kerajaan Eropa, dan karya-karya mewah yang dikenal sebagai Koimari (Imari kuno) bahkan disebut telah memengaruhi porselen Eropa.

Sering diperkenalkan sebagai keramik dengan kesan mewah dan dekoratif, sehingga menjadi oleh-oleh yang sangat berkesan.

Kiyomizu-yaki

Kiyomizu-yaki adalah keramik yang dibuat di Kyoto dan telah lama dikenal luas dengan nama Kiyomizu.

Nama resminya sebagai kerajinan tradisional yang ditetapkan oleh Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri adalah "Kyō-yaki/Kiyomizu-yaki", dan ciri utamanya adalah pengolahan aneka teknik buatan tangan seperti rokuro (pemutar keramik) dan dekorasi lukis.

Gaya setiap kiln (tempat pembakaran) dan seniman sangat beragam, mulai dari keramik elegan dan mudah digunakan hingga yang cocok sebagai hadiah.

Cara Menikmati dan Memilih Keramik Jepang

Keramik Jepang memiliki 3 cara untuk dinikmati: dilihat, digunakan, dan dihadiahkan.

Saat berwisata, membayangkan dalam situasi apa benda itu akan digunakan, bukan hanya memandang keindahan produk jadinya, akan memudahkan proses memilih.

Bayangkan Situasi Penggunaannya

Dengan membayangkan pemakaian spesifik seperti piring sarapan, piring kecil, yunomi, mangkuk kobachi, atau mug, akan lebih mudah memilih ukuran dan bentuknya.

Piring kecil berdiameter sekitar 15 cm sangat praktis, cocok untuk porsi satu orang maupun kue.

Yang penting adalah membayangkan bagaimana benda itu akan digunakan di meja makan Anda sendiri, bukan hanya tampilannya.

Nikmati Keunikan Handmade

Keramik sering memiliki sedikit perbedaan pada glasir (yuyaku/glasir keramik) maupun bentuknya.

Itu bukan cacat, melainkan bagian dari ekspresi unik buatan tangan yang justru dinikmati.

Meski dari kiln dan bentuk yang sama, tiap buah memiliki ekspresi berbeda, sehingga perjumpaan dengan satu keramik favorit itu sendiri menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Tips Membeli Keramik dan Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membawanya Pulang

Saat memilih keramik, selain tampilan, kemudahan penggunaan juga perlu diperiksa.

Khususnya saat berwisata, memperhatikan sisi praktisnya akan membantu agar Anda tidak kerepotan setelah pembelian.

Periksa Kemudahan Genggaman dan Berat

Untuk cangkir atau mangkuk, sensasi saat dipegang sangat penting.

Meskipun tampilannya Anda sukai, jika berat atau ketebalan pinggirannya tidak pas, kemungkinan jarang digunakan.

Khususnya yunomi dan matcha chawan (mangkuk matcha), sensasi di bibir dan stabilitas kodai (kaki mangkuk) sebaiknya juga diperiksa.

Pastikan Kompatibilitas dengan Microwave dan Mesin Pencuci Piring

Jika ingin digunakan untuk kehidupan modern, periksa juga apakah cocok untuk microwave dan mesin pencuci piring.

Keramik dengan hiasan emas/perak atau dekorasi lukis halus sering direkomendasikan untuk dicuci tangan, jadi sebaiknya tanyakan ke pelayan sebelum membeli.

Periksa Pengemasan dan Cara Membawanya Pulang

Jika membeli saat berwisata, perhatikan juga apakah pengemasannya memudahkan Anda membawanya pulang.

Karena mudah pecah, perhatikan kotak, bahan peredam, serta cara membungkusnya agar lebih tenang.

Jika akan dibawa ke luar negeri, periksa juga apakah tersedia pengemasan yang kokoh, atau apakah ada layanan pengiriman internasional.

Selain itu, di toko atau fasilitas pameran, memegang barang dengan hati-hati juga merupakan etika dasar.

Karena aturan fotografi bisa berbeda di tiap tempat, ikuti petunjuk tertulis atau arahan staf.

Menjelajahi Pusat Produksi Keramik Jepang Saat Berwisata

Di berbagai daerah Jepang terdapat pusat produksi keramik, dan kegiatan berjalan-jalan di sekitar kota itu sendiri menjadi kenikmatan perjalanan tersendiri.

Di kawasan dengan banyak kiln, terdapat galeri, toko, dan museum yang tersebar, memungkinkan Anda merasakan pikiran para pengrajin.

Kawasan Arita dan Imari (Prefektur Saga)

Di kota Arita dan kota Imari di Prefektur Saga, terdapat museum yang memaparkan sejarah porselen serta rute kunjungan kiln.

Arita Toki Ichi (Arita Ceramics Fair) yang diadakan setiap Golden Week adalah event berskala besar dengan pengunjung dari seluruh Jepang, sangat cocok untuk menikmati jalan-jalan sambil berburu keramik.

Kawasan Higashiyama Kyoto

Di Kyoto, di sepanjang jalan menanjak dari Kiyomizu-dera (kuil terkenal di Kyoto), berjejer toko yang menjual Kiyomizu-yaki, memungkinkan Anda berwisata sambil memilih keramik.

Fasilitas seperti Kyoto Toji Kaikan (Pusat Keramik Kyoto) memungkinkan Anda melihat karya dari berbagai kiln secara sekaligus, lingkungan yang mudah dipahami bahkan bagi pemula.

Kesimpulan | Mengenal Keramik Terkenal Membuat Perjalanan Jepang Lebih Menyenangkan

Keramik Jepang (tōjiki) menawarkan keindahan visual dan juga kesenangan saat digunakan sehari-hari.

Memahami secara garis besar perbedaan tōki dan jiki, serta menghafal nama-nama terkenal seperti Arita-yaki, Imari-yaki, dan Kiyomizu-yaki akan membuat waktu melihat keramik di tempat tujuan menjadi lebih menyenangkan.

Meski tanpa pengetahuan khusus, cukup perhatikan warna, bentuk, tekstur, dan kenyamanan pegangan untuk menemukan keramik yang cocok untuk Anda.

Sebagai kenang-kenangan perjalanan ke Jepang, cobalah mencari satu keramik favorit Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Keramik dan porselen Jepang adalah istilah umum untuk peralatan yang dibuat dengan membakar tanah atau batu keramik, dengan sejarah panjang yang bahkan bisa ditelusuri hingga tembikar Jomon. Karena cita rasa tanah, glasir, dan hiasannya sangat berbeda di tiap daerah penghasil, sekalipun untuk cangkir teh yang sama, Mino cocok untuk pemakaian harian dan Arita menonjolkan warna putih yang elegan; memilih sesuai situasi pemakaian akan membantu menangkap perbedaannya.
A. Tougi memiliki cita rasa tanah yang lebih kuat, sementara jiki menggunakan bahan dari batu dan dibakar dengan suhu tinggi sehingga lebih keras dan cenderung sedikit tembus cahaya. Rentang suhu pembakaran berbeda di tiap daerah penghasil, jadi anggap angkanya sebagai patokan saja; di toko, memperhatikan tekstur kaki cangkir, tingkat tembus cahaya, dan bunyi saat diketuk akan mempermudah membedakan keduanya.
A. Yang sering disebut adalah Mino yaki, Seto yaki, dan Arita yaki, namun "Nihon Sandai Tojiki" bukan sebutan resmi yang baku. Dalam tulisan pengantar, lebih aman tidak menegaskan dan cukup menyebutnya "tiga daerah penghasil terkemuka"; ini memudahkan menjelaskan keunggulan yang berbeda-beda seperti produksi massal, nilai seni, dan sejarah porselen.
A. Nihon Rokkoyo adalah sebutan untuk enam daerah penghasil yaitu Echizen, Seto, Tokoname, Shigaraki, Tamba, dan Bizen, yang diakui sebagai Warisan Jepang pada 2017. Tidak semuanya merupakan yakishime tanpa glasir; Seto dikenal dengan penggunaan glasirnya, sehingga daya tariknya justru terletak pada kemampuan membandingkan perbedaan bahan dan teknik di keenam daerah itu.
A. Arita yaki adalah porselen awal Jepang yang dimulai di Arita pada awal abad ke-17, dengan ciri khas permukaan putih dan lukisan yang halus. Nama Ri Sampei cukup dikenal, namun dalam tulisan pengantar, lebih stabil sebagai penjelasan bila fokus pada "teknik porselen yang berkembang di Arita" daripada menonjolkan kisah satu orang saja.
A. Kyo-yaki dan Kiyomizu-yaki adalah sebutan umum untuk beragam gaya keramik yang dibuat di Kyoto, yang erat kaitannya dengan sejarah di sekitar Gojozaka. Karena tidak ada gaya tunggal yang baku, cakupannya luas mulai dari teh ware sederhana hingga karya berlukis warna-warni, dan hal ini justru cocok bila dinikmati sebagai "keramik Kyoto" yang kaya akan kebebasan desain.
A. Arita Tokiichi biasanya diselenggarakan di dalam kota Arita dari 29 April hingga 5 Mei setiap tahun, dan menarik banyak pengunjung dari seluruh Jepang. Dalam informasi resmi pun dikatakan mencapai sekitar 1,2 juta orang, jadi bila ingin berkeliling dengan tenang, yang penting adalah datang pagi hari dan menyiapkan cara pengiriman barang terlebih dahulu.
A. Area yang mudah direservasi di Kyoto adalah sekitar Kiyomizu-dera dan sekitar Gojozaka, dan banyak kelas berdurasi sekitar 1 jam. Karena biaya dan ketersediaan pengiriman sangat berbeda di tiap tempat pembuatan, sebelum reservasi pastikan dulu cara menerima karya setelah pembakaran dan apakah ada pengiriman ke luar negeri, supaya mudah diselipkan ke dalam jadwal perjalanan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.