Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Wisata Jiyugaoka: Kafe, Hidangan Manis & Toko Pernak-Pernik

Wisata Jiyugaoka: Kafe, Hidangan Manis & Toko Pernak-Pernik
Jelajahi kafe dan toko pernak-pernik di Jiyugaoka. Simak tips makan di tempat atau bawa pulang, membeli oleh-oleh, memesan, etika foto, dan berjalan kaki.

Ringkasan Cepat

Daya tarik berjalan-jalan di Jiyugaoka

Di Jiyugaoka, Distrik Meguro, Tokyo, yang dipenuhi kafe, toko kue Barat, dan toko aneka barang, Anda dapat menjelajahi toko sambil menyusuri jalan berbatu dan jalur hijau. Berbagai pusat perbelanjaan dengan suasana berbeda tersebar di sekitar stasiun, dan Anda dapat beristirahat di bangku jalur hijau di sela berbelanja; Festival Jiyugaoka Megami setiap Oktober juga menawarkan makanan, minuman, dan pertunjukan musik.

Tempat menarik untuk disinggahi saat berjalan-jalan

Nikmati sakura di Jalur Hijau Sungai Kuhonbutsu pada musim semi dan dedaunan musim gugur di Kuil Kuhonbutsu Joshinji. La Vita yang mengingatkan pada kota Venesia serta Jalan Marie Claire yang dipenuhi toko dan tempat makan juga menarik dikunjungi.

Akses menuju Stasiun Jiyugaoka

Stasiun Jiyugaoka dilayani Jalur Tokyu Toyoko dan Jalur Oimachi; perjalanan dengan kereta limited express sekitar 8 menit dari Shibuya dan 17 menit dari Yokohama, sedangkan dari Bandara Haneda sekitar 52 menit dengan berganti kendaraan.

Persiapan bagasi dan pembayaran

Loker tersedia di pintu selatan dan utara di luar gerbang tiket; keduanya tidak menerima uang tunai. Sisi selatan menerima uang elektronik, kartu kredit IC nirsentuh, dan pembayaran kode QR, sedangkan sisi utara hanya menerima kartu IC transportasi.

Perkiraan waktu menjelajahi kawasan

Jalan-jalan utama di sekitar stasiun berdekatan dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki; siapkan sekitar setengah hari untuk beristirahat di kafe dan berbelanja di beberapa toko.

Cara menghindari keramaian

Toko populer terkadang memiliki antrean pada akhir pekan dan hari libur; agar lebih santai, pilih hari kerja atau waktu lebih awal, serta hindari hari penyelenggaraan acara.

Menjelajahi kafe, hidangan manis, dan toko aneka barang

Nikmati kue Barat dari Mont St. Clair dan toko lainnya, matcha serta wagashi (kue tradisional Jepang) sambil memandang taman Jepang di Kosoan, dan berburu peralatan makan serta aksesori kain di toko-toko sebelah utara stasiun.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Tokyo

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Wisata Jalan Kaki di Jiyūgaoka: Tentukan Pilihan antara Kafe dan Belanja Pernak-pernik

Jiyūgaoka, kawasan di Distrik Meguro, Tokyo, sangat cocok untuk wisata jalan kaki karena memiliki banyak kafe, toko kue bergaya Barat, dan toko pernak-pernik di sekitar Stasiun Jiyūgaoka, yang dilayani Jalur Tokyu Tōyoko dan Jalur Tokyu Ōimachi.

Saat merencanakan wisata Jiyūgaoka, tentukan apakah Anda ingin lebih banyak menghabiskan waktu di kafe atau berbelanja agar jadwal lebih mudah disusun.

Di sekitar stasiun terdapat jalan berlapis batu, gang kecil, serta jalur hijau yang dikelilingi pohon sakura, sehingga pemandangan menuju toko tujuan pun menjadi bagian dari keseruan berjalan-jalan.

Jangan memadati jadwal dengan terlalu banyak tempat; sisakan waktu agar Anda bisa berhenti di depan toko yang menarik perhatian.

Tentukan Prioritas Saat Menjelajahi Kafe dan Toko Pernak-pernik Jiyūgaoka

Jika ingin menikmati hidangan manis, pikirkan makanan yang ingin dicoba; jika mencari pernak-pernik, bayangkan penggunaannya di rumah agar Anda memiliki acuan dalam memilih toko.

Bila bepergian bersama orang lain, bicarakan sebelum berangkat apakah ingin makan atau cukup minum teh agar keputusan pada hari kunjungan lebih mudah dibuat.

Jangan hanya memilih berdasarkan suasana yang terlihat di foto, tetapi jadikan apa yang ingin Anda nikmati di tempat itu sebagai dasar pilihan.

Jalan-jalan utama di sekitar stasiun berada dalam jangkauan jalan kaki, jadi jika ingin beristirahat di kafe dan berbelanja di beberapa toko, sediakan sekitar setengah hari agar tidak terburu-buru.

Toko populer bisa memiliki antrean pada akhir pekan dan hari libur, sehingga berkunjung pada hari kerja atau lebih pagi bisa menjadi pilihan jika ingin menikmati suasana dengan santai.

Susun Rute Jalan Kaki dengan Waktu untuk Singgah Spontan

Setelah menyimpan tempat pilihan di peta, tentukan urutan kunjungan berdasarkan letaknya.

Stasiun Jiyūgaoka memiliki beberapa gerbang tiket, seperti pintu utama, pintu selatan, dan pintu utara; memeriksa di sisi mana toko tujuan berada akan mengurangi perjalanan yang tidak perlu.

Jika berencana mendatangi semua toko yang menarik perhatian, waktu untuk memilih barang atau menikmati minuman dengan santai justru akan berkurang.

Pisahkan toko yang menjadi tujuan utama dari tempat yang akan dikunjungi jika sempat, sehingga rencana bisa disesuaikan dengan suasana hati pada hari itu.

Kafe dan Hidangan Manis Jiyūgaoka: Pilih Sesuai Cara Menikmatinya

Di Jiyūgaoka yang memiliki banyak kafe, toko roti, dan toko kue bergaya Barat, kunci memilih kafe adalah memadukan makanan yang ingin dicoba dengan cara Anda ingin menghabiskan waktu.

Dengan menentukan apakah ingin beristirahat di dalam toko atau membawa pulang untuk dinikmati kemudian, Anda akan lebih mudah mengetahui hal yang perlu diperiksa.

Di sini juga terdapat toko seperti Mont St. Clair milik koki pastri Tsujiguchi Hironobu, jadi bila ada toko incaran, periksa hari libur dan jam bukanya terlebih dahulu.

Periksa Ketersediaan Tempat Duduk untuk Bersantai di Kafe

Jika tujuan Anda adalah duduk dan beristirahat, pastikan toko menyediakan layanan makan di tempat sebelum masuk.

Walaupun ada produk yang dipajang untuk dijual, belum tentu produk itu bisa dimakan di lokasi; petunjuk di pintu masuk atau area pemesanan dapat membantu Anda memastikannya.

Jika pengunjung diantar ke tempat duduk, tunggulah petugas, dan tanyakan jika ragu di mana harus menaruh barang bawaan.

Menentukan apakah ingin berfokus pada kue atau menikmati minuman dengan santai akan memudahkan Anda memilih pesanan.

Untuk menikmati suasana Jepang, Anda juga bisa memilih kedai teh seperti Kosō-an, tempat menikmati wagashi (kudapan tradisional Jepang) musiman dan matcha (teh hijau bubuk Jepang) sambil memandang taman Jepang.

Kenali Istilah Eat-in dan Takeout agar Lebih Mudah Memesan

Jika tidak memahami petunjuk berbahasa Jepang, Anda bisa menunjuk tulisan tersebut sambil mengajukan pertanyaan singkat.

Sampaikan pertanyaan secara spesifik, misalnya “Apakah boleh makan di dalam?” atau “Apakah memesan di sini?”, agar maksud Anda lebih mudah dipahami.

Berikut istilah yang berguna saat melihat papan petunjuk atau menu toko.

Istilah pada Petunjuk Arti Dasar Hal yang Perlu Ditanyakan Saat Ragu
Īto-in (eat-in) Makan dan minum di dalam toko Urutan mencari tempat duduk dan memesan
Teiku-auto (takeout) Membawa pulang produk Tempat pengambilan pesanan
Serufu-sābisu (layanan mandiri) Mengambil pesanan dan melakukan hal lain sendiri Cara mengambil dan mengembalikan perlengkapan
Rasuto-ōdā (pesanan terakhir) Batas waktu penerimaan pesanan Menu yang termasuk dalam ketentuan tersebut

Metode pembayaran berbeda di setiap toko, jadi periksa juga petunjuk di sekitar kasir untuk mengetahui apakah uang tunai atau pembayaran nontunai dapat digunakan.

Saat Membawa Pulang Kue, Pikirkan Tempat Menikmati dan Cara Menyimpannya

Jika memilih untuk membawa pulang makanan, pikirkan juga di mana Anda akan memakannya setelah membeli.

Tanyakan cara menyimpan dan membawa setiap produk kepada petugas, lalu pertimbangkan perjalanan sampai ke penginapan saat menentukan pilihan.

Untuk produk yang perlu didinginkan, seperti kue dan kudapan segar, terkadang toko dapat memberikan kantong gel pendingin bila Anda menjelaskan lamanya perjalanan, jadi tanyakan saat membeli.

Daripada membeli dengan asumsi akan makan sambil berjalan, rencanakan untuk menikmatinya dengan tenang di tempat yang memperbolehkan makan dan minum agar barang bawaan dan sampah lebih mudah ditangani.

Pernak-pernik dan Oleh-oleh Jiyūgaoka: Bayangkan Penggunaannya di Rumah

Saat berbelanja di Jiyūgaoka, pertimbangkan tidak hanya tampilan barang, tetapi juga kapan akan dipakai dan bagaimana membawanya pulang.

Jika barang pilihan dari perjalanan dapat dipakai dalam keseharian, kenangan jalan-jalan pun bisa dinikmati setiap hari.

Toko interior dan pernak-pernik gaya hidup banyak berkumpul di sisi utara stasiun, sehingga Anda bisa menikmati pencarian perlengkapan rumah seperti peralatan makan dan aksesori kain.

Pilih Pernak-pernik Berdasarkan Warna dan Bahan Favorit

Untuk peralatan makan, bayangkan kecocokannya dengan masakan sehari-hari; untuk aksesori kain, bayangkan paduannya dengan pakaian atau warna ruangan agar pilihan lebih mudah dipersempit.

Saat mencari hadiah untuk seseorang, memikirkan selera dan cara pemakaiannya juga akan memudahkan Anda memilih barang yang menjadi kenang-kenangan perjalanan.

Jika ingin memegang produk untuk memeriksanya, baca petunjuk pada pajangan dan tanyakan kepada petugas bila tidak tahu cara menanganinya.

Hal yang perlu diperiksa sebelum membeli akan lebih mudah disusun bila disesuaikan dengan jenis barang.

Jenis Barang Pemeriksaan untuk Pemakaian Pemeriksaan untuk Dibawa Pulang
Peralatan makan dan barang kaca Kegunaan dan cara perawatan Bahan pelindung dan kemasan
Aksesori kain Bahan dan cara mencuci Pemisahan dari barang basah
Makanan dan kudapan Bahan baku dan cara penyimpanan Pengaturan suhu dan batas masa simpan
Produk kertas Ukuran dan kegunaan Perlindungan dari lipatan dan air

Jika membeli makanan seperti kue panggang sebagai oleh-oleh, periksa masa simpan dan apakah produk boleh dibawa pada suhu ruang agar perjalanan pulang yang panjang tetap lebih nyaman.

Pertimbangkan Kemasan Barang Pecah Belah dan Jumlah Bawaan

Saat membeli barang yang mudah pecah atau berubah bentuk, jelaskan perjalanan selanjutnya kepada petugas dan diskusikan kemasannya.

Untuk barang besar, pertimbangkan tempat menyimpannya di penginapan dan apakah barang itu muat dalam bagasi perjalanan pulang agar lebih mudah mengambil keputusan.

Menyatukan struk atau benda yang mencantumkan nama toko juga berguna agar Anda dapat menemukan kembali barang yang sudah dibeli.

Jika barang bawaan bertambah saat berjalan-jalan, gunakan loker di luar gerbang tiket Stasiun Jiyūgaoka agar bisa melanjutkan belanja dengan lebih ringan.

Etika Jalan Kaki dan Foto di Jiyūgaoka

Saat berjalan-jalan, ingatlah bahwa Anda berbagi tempat dengan orang yang sedang berbelanja dan melintas.

Mengubah sedikit posisi berdiri saja dapat membantu Anda mengambil foto atau memeriksa peta dengan lebih tenang.

Minta Izin Sebelum Memotret di Dalam Kafe atau Toko

Jika ingin memotret interior atau produk, baca pengumuman tentang fotografi dan tanyakan kepada petugas jika belum jelas.

Sekalipun foto diperbolehkan, atur komposisi agar wajah pengunjung lain atau petugas tidak ikut terekam.

Saat memotret makanan, lakukan dari tempat duduk sendiri agar tidak mengganggu orang lain yang sedang makan.

Saat Membuka Peta, Menepilah agar Tidak Menghalangi Jalan

Jangan terus menatap layar sambil berjalan; berhentilah di tempat yang tidak berada di pintu masuk atau tikungan.

Ketika berdiskusi dengan teman perjalanan, jangan memenuhi lebar trotoar dan sisakan ruang untuk orang lain lewat.

Area di sekitar bundaran depan stasiun dan jalan sempit pertokoan banyak dilalui orang, jadi menepilah saat menunggu teman atau berdiskusi agar lebih nyaman.

Walaupun menemukan bangunan yang menarik, pastikan apakah tempat itu merupakan pintu masuk toko, dan jangan memasuki pekarangan rumah atau area terlarang.

Perhatikan Tempat Istirahat, Sampah, dan Aturan Merokok

Saat beristirahat, periksa petunjuk penggunaan tempat tersebut dan jangan menghalangi pintu masuk toko atau tangga.

Kuhonbutsu-gawa Ryokudō (jalur hijau di atas aliran Sungai Kuhonbutsu) yang membentang di selatan stasiun dilengkapi bangku dan menjadi tempat bersantai untuk beristirahat sejenak di sela jalan-jalan.

Siapkan cara membawa kembali bungkus atau wadah makanan bila tidak ada tempat sampah yang dapat digunakan.

Saat memakai tempat sampah, pilah sesuai petunjuk, dan tanyakan kepada petugas jika tidak tahu tempat membuang sisa minuman.

Di Distrik Meguro, tempat Stasiun Jiyūgaoka berada, merokok di ruang publik seperti jalan, taman, dan jalur hijau dilarang di seluruh wilayah kecuali di area merokok yang ditentukan; larangan ini juga berlaku untuk produk tembakau yang dipanaskan.

Jika ingin merokok, gunakan area merokok yang ditetapkan oleh pemerintah distrik.

Tempat Wisata yang Bisa Disinggahi Saat Jalan-jalan di Jiyūgaoka

Selain kafe dan toko pernak-pernik, Jiyūgaoka memiliki jalur hijau, pusat perbelanjaan yang khas, serta kuil Buddha dan kuil Shinto bersejarah yang bisa disinggahi di tengah wisata jalan kaki.

Berjalan di Kuhonbutsu-gawa Ryokudō dan Jalan Marie Claire

Kuhonbutsu-gawa Ryokudō adalah jalur pejalan kaki yang dibangun pada 1974 (Shōwa 49) dengan menutup bagian Sungai Kuhonbutsu yang dahulu mengalir di belakang Kuil Buddha Kuhonbutsu Jōshin-ji.

Pada ruas yang menghadap kawasan pertokoan dekat stasiun, Anda bisa berjalan di bawah sakura yang mekar penuh pada musim semi.

Waktu terbaik melihat sakura bergantung pada cuaca, tetapi biasanya sekitar akhir Maret hingga awal April; pada beberapa tahun, kawasan pertokoan mengadakan festival sakura bertepatan dengan masa ini.

Jalan Marie Claire yang memanjang dari pintu selatan stasiun dipenuhi toko dan restoran, sehingga Anda bisa berjalan sambil merasakan keramaian khas Jiyūgaoka.

Singgah di La Vita dan Pusat Perbelanjaan Depan Stasiun

La Vita (Jiyūgaoka 2-8-2 dan 2-8-3, Meguro) adalah kompleks pertokoan dengan kanal dan gondola yang mengingatkan pada pemandangan kota Venesia.

Pemandangannya memang mengundang untuk difoto, tetapi tetap perhatikan agar tidak mengganggu pengunjung toko dan pejalan kaki.

Di depan stasiun, JIYUGAOKA MUSE SQUARE mulai beroperasi pada 17 September 2026 dan memiliki 59 toko di lantai komersial dari 1 lantai bawah tanah hingga lantai 5.

Selain itu, di sekitar stasiun tersebar pusat perbelanjaan dengan suasana berbeda, seperti Jiyūgaoka Department Store di depan stasiun dan Trainchi Jiyūgaoka, yang dibuka pada 2006 (Heisei 18) di bekas depo Jalur Ōimachi.

Mengenal Sejarah Kawasan di Kuil Shinto Kumano-jinja dan Kuhonbutsu Jōshin-ji

Nama kawasan Jiyūgaoka disebut berasal dari Jiyūgaoka Gakuen, sekolah yang didirikan pendidik Tezuka Kishie pada 1927 (Shōwa 2).

Stasiun ini awalnya bernama Kuhonbutsu, tetapi berkat upaya penduduk namanya diubah menjadi Jiyūgaoka pada 1929 (Shōwa 4).

Kumano-jinja (Jiyūgaoka 1-24-12, Meguro) mengadakan festival tahunan pada Minggu pertama September dan sehari sebelumnya, dengan pertunjukan Meguro-bayashi, musik festival yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Rakyat Takbenda Distrik Meguro.

Kuhonbutsu Jōshin-ji, di Okusawa, Setagaya, terletak dekat Stasiun Kuhonbutsu, satu stasiun dari Jiyūgaoka di Jalur Ōimachi, dan merupakan kuil Buddha aliran Jōdo yang menyimpan 9 arca Buddha Amida (Amida Nyorai), yang disebut Kuhonbutsu.

Kompleks kuil juga terkenal sebagai tempat menikmati daun musim gugur, dengan waktu terbaik biasanya sekitar akhir November hingga awal Desember, meskipun bergantung pada kondisi cuaca.

Sesuaikan Kunjungan dengan Acara Musiman Jiyūgaoka

Setiap Oktober, Jiyūgaoka Megami Matsuri (Festival Dewi Jiyūgaoka), yang berlangsung sejak 1973 (Shōwa 48), diadakan dengan mengambil nama dari patung dewi di depan stasiun, dan seluruh kawasan menjadi tempat menikmati makanan, minuman, serta pertunjukan musik.

Pada beberapa tahun, Jiyūgaoka Sweets Festa juga diadakan selama Golden Week (rangkaian hari libur akhir April hingga awal Mei), sehingga pencinta hidangan manis sebaiknya memeriksa jadwalnya.

Area sekitar stasiun cenderung ramai selama acara, jadi pilih hari kunjungan sesuai tujuan, misalnya menghindari hari acara jika ingin berbelanja dengan santai di toko.

Jadwal dan isi acara berubah menurut tahun, jadi periksa tanggal dan kegiatannya pada pengumuman penyelenggaraan.

Cara Menuju Jiyūgaoka dan Fasilitas Praktis di Sekitar Stasiun

Stasiun Jiyūgaoka dilayani 2 jalur, yaitu Jalur Tokyu Tōyoko dan Jalur Tokyu Ōimachi, sehingga mudah dikunjungi dari pusat Tokyo maupun arah Yokohama.

Cara Menuju Stasiun Jiyūgaoka dari Shibuya, Yokohama, dan Bandara Haneda

Dari Stasiun Shibuya, kereta Tokkyū (limited express) Jalur Tokyu Tōyoko mencapai Stasiun Jiyūgaoka dalam sekitar 8 menit, sedangkan dari Stasiun Yokohama dengan layanan yang sama sekitar 17 menit.

Dari Stasiun Shinagawa, gunakan Jalur JR Keihin-Tōhoku menuju Stasiun Ōimachi, lalu pindah ke kereta ekspres Jalur Tokyu Ōimachi; total perjalanan sekitar 19 menit.

Dari Bandara Haneda, perjalanan memakan waktu sekitar 52 menit dengan berpindah dari Airport Kaitoku Jalur Keikyu ke Jalur JR Keihin-Tōhoku, kemudian kereta ekspres Jalur Tokyu Ōimachi.

Waktu tempuh berbeda menurut jam keberangkatan dan koneksi antarkereta, jadi periksa panduan perjalanan sebelum berangkat.

Di sekitar stasiun terdapat Thanks Nature Bus, bus sirkuler gratis yang bermula dari pemanfaatan bahan bakar daur ulang minyak goreng bekas dan kini beroperasi dengan solar; bus tidak beroperasi pada Rabu.

Manfaatkan Loker dan Pusat Informasi

Loker Stasiun Jiyūgaoka berada di 2 lokasi di luar gerbang tiket, yaitu di samping SWEETS STATION dekat pintu selatan dan di samping gerbang tiket pintu utara.

Keduanya tidak menerima uang tunai; loker sisi selatan menerima uang elektronik, kartu kredit IC nirsentuh, dan pembayaran kode QR, sedangkan sisi utara hanya menerima kartu IC transportasi.

Stasiun dilengkapi lift, toilet multifungsi, serta toilet dengan meja ganti popok bayi, sehingga lebih mudah digunakan bersama anak-anak atau dengan kursi roda.

Untuk memperoleh informasi tentang kawasan ini, kunjungi Jiyūgaoka Information Center (10.30–18.00) di lantai 3 Gedung Jiyūgaoka NK, Jiyūgaoka 2-10-8, Meguro.

Selain mencari informasi toko baru, Anda juga dapat membeli peta berdasarkan kategori seharga 20 yen per lembar.

Situs resmi Jiyūgaoka juga menyediakan panduan peta berbahasa Inggris, jadi unduh terlebih dahulu jika Anda kurang nyaman menggunakan peta berbahasa Jepang.

Persiapan dan Barang Bawaan untuk Wisata Jiyūgaoka

Merapikan informasi toko dan barang bawaan sebelum berkunjung akan mengurangi waktu untuk mencari informasi di lokasi.

Jika jadwal tetap fleksibel, Anda akan lebih mudah melanjutkan jalan-jalan sesuai cuaca dan kondisi tubuh.

Simpan Nama Toko Bersama Alamatnya

Simpan nama resmi toko yang menarik perhatian beserta alamatnya agar tidak tertukar dengan toko bernama mirip atau cabang lain.

Sebelum berkunjung, periksa jam buka, hari libur, dan ketentuan reservasi pada informasi resmi toko tersebut.

Menyimpan stasiun untuk perjalanan pulang atau tujuan selanjutnya di peta juga membantu Anda menentukan tempat mengakhiri jalan-jalan.

Pilih Barang Bawaan Sesuai Cuaca dan Teman Perjalanan

Gunakan sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan jika diperkirakan hujan, siapkan perlindungan agar tas dan barang belanjaan tidak basah.

Pilih barang yang diperlukan sesuai rencana kegiatan agar bawaan tidak terlalu banyak.

  • Saat berbelanja, bawa tas untuk menyatukan barang belanjaan
  • Saat memakai peta di ponsel, siapkan kebutuhan pengisian daya
  • Saat berjalan di luar ruangan, bawa perlengkapan hujan atau topi sesuai cuaca

Karena loker stasiun tidak menerima uang tunai, menyiapkan kartu IC transportasi atau sarana pembayaran nontunai juga berguna sekaligus untuk naik turun kereta.

Jika bepergian bersama anak atau orang yang memiliki keterbatasan dalam berjalan, utamakan ritme teman perjalanan dan susun rencana yang memungkinkan jumlah tempat singgah dikurangi agar perjalanan lebih nyaman.

Ringkasan Wisata Jiyūgaoka

Rencana jalan-jalan di Jiyūgaoka akan lebih mudah disusun dengan berfokus pada hal yang ingin Anda nikmati, seperti mencicipi hidangan manis di kafe atau memilih pernak-pernik.

Memperhatikan daya tarik khas musim kunjungan, seperti sakura di Kuhonbutsu-gawa Ryokudō, Megami Matsuri pada musim gugur, atau daun musim gugur di Jōshin-ji, juga akan memperkaya pilihan jalan-jalan.

Sambil memeriksa cara menggunakan layanan toko, menyiapkan cara membawa pulang belanjaan, dan memperhatikan orang sekitar, nikmati jalan-jalan santai untuk mengamati hal yang menarik perhatian Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Jiyugaoka adalah kawasan untuk berjalan-jalan di Meguro, Tokyo, yang dikenal dengan hidangan manis dan toko barang gaya hidup. Di sekitar stasiun berkumpul toko kue seperti “Mont St. Clair” milik Hironobu Tsujiguchi serta toko peralatan makan, interior, dan lainnya. Jika memakai patung dewi “Awosora” di bundaran pintu utama sebagai titik pertemuan, sampaikan juga nama pintu keluar selain nama patung agar tidak tertukar dengan pintu selatan atau utara.
A. Nama Jiyugaoka berasal dari “Jiyugaoka Gakuen”, sekolah yang dibuka pendidik Kishie Tezuka pada awal era Showa. Stasiun di Toyoko Line awalnya bernama “Kuhonbutsu”; ketika hendak diganti pada 1929, tahun ke-4 Showa, nama “Fusuma” sempat ditetapkan sementara, tetapi atas permintaan kuat warga akhirnya dipilih “Jiyugaoka”. Nama kawasan memakai penulisan hiragana untuk unsur “ga” pada 1965, sedangkan perubahan penulisan nama stasiun menyusul pada 1966.
A. Jiyugaoka Megami Festival adalah acara musim gugur yang dimulai pada 1973, dengan pertunjukan musik langsung dan kegiatan belanja di berbagai tempat di kota. Biasanya acara berlangsung selama 2 hari pada libur panjang yang mencakup Hari Olahraga, hari libur nasional Jepang pada Oktober, dengan area depan stasiun dan lokasi lain sebagai tempat acara. Pada musim semi, Anda juga dapat menikmati jalan-jalan sambil melihat sakura di Kuhonbutsu River Greenway. Pilih musim kunjungan sesuai keinginan, apakah untuk berjalan sambil menikmati bunga atau mengikuti acara di seluruh kawasan.
A. Kereta limited express Tokyu Toyoko Line mencapai Stasiun Jiyugaoka dalam sekitar 8 menit dari Stasiun Shibuya dan sekitar 17 menit dari Stasiun Yokohama. Dari Bandara Haneda, patokannya sekitar 50 menit dengan berganti antara Keikyu Line, JR Keihin-Tohoku Line, dan Tokyu Oimachi Line. Toyoko Line tersambung langsung dengan Tokyo Metro Fukutoshin Line, sehingga Anda juga dapat datang tanpa berganti dari Stasiun Shinjuku-sanchome atau Ikebukuro jika naik kereta layanan langsung. Perlu diingat bahwa semua jenis layanan, termasuk limited express dan express, berhenti di Jiyugaoka.
A. Untuk beristirahat di kafe dan berbelanja di beberapa toko, sediakan sekitar setengah hari, yaitu 3–4 jam. Sisi pintu selatan mencakup Marie Claire-dori dan Kuhonbutsu River Greenway, sedangkan sisi utara memiliki toko interior, barang gaya hidup, dan Kumano Shrine, sehingga berkeliling per area dapat mengurangi bolak-balik menyeberangi jalur kereta. Di “Jiyugaoka Information Center” pada lantai 3 NK Building, tepat di dekat pintu utama stasiun, Anda dapat membeli peta berdasarkan kategori seharga 20 yen per lembar.
A. Untuk menghindari keramaian, lebih mudah merencanakan kunjungan pada hari kerja sesuai jam buka toko yang dituju. Misalnya, Mont St. Clair buka pukul 11:00 dan sering tutup pada Rabu, jadi jangan menganggap tempat akan sepi hanya berdasarkan harinya. Karena jam buka dan hari tutup setiap toko berbeda, sesuaikan juga urutan jalan kaki agar tidak perlu bolak-balik ke toko yang belum buka.
A. Loker koin Stasiun Jiyugaoka berada di 2 lokasi di luar gerbang tiket, yaitu di pintu selatan dan utara, dan tidak menerima uang tunai. Loker di dekat “SWEETS STATION” pada pintu selatan menerima uang elektronik, kartu kredit IC nirsentuh, dan pembayaran kode QR, sedangkan yang di pintu utara hanya menerima kartu IC transportasi. Loker ekstra besar untuk koper terbatas, hanya 3 di pintu selatan dan 1 di pintu utara, jadi jika membawa barang besar, periksa sisi selatan terlebih dahulu.
A. Di seluruh Meguro, tempat Jiyugaoka berada, merokok di jalan, taman, jalur hijau, dan area serupa dilarang; larangan ini juga mencakup produk tembakau yang dipanaskan. Gunakan area merokok yang ditetapkan pemerintah setempat, seperti “Jiyugaoka Shirakaba-dori Public Smoking Area”. Nikmati hidangan manis yang dibeli untuk dibawa pulang di tempat yang memperbolehkan makan dan minum tanpa menghalangi pejalan kaki, alih-alih sambil berjalan. Membawa 1 kantong untuk bungkus makanan juga membantu saat membawa pulang sampah.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.