Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Panduan Wisata Pulau Kabushima: Camar & Kuil di Hachinohe

Panduan Wisata Pulau Kabushima: Camar & Kuil di Hachinohe

Pulau Kabushima memadukan koloni camar ekor hitam dan Kuil Kabushima. Simak musim terbaik, akses dari Stasiun Same, dan etiket berkunjung untuk pemula.

Ringkasan Cepat

Pesona Singkat

Kabushima di Kota Hachinohe, Prefektur Aomori, adalah destinasi tepi pantai di mana Anda bisa sekaligus mengalami "tempat berkembang biak burung Umineko" yang merupakan monumen alam nasional, dan Kuil Kabushima yang berusia lebih dari 700 tahun.

Daya Tarik Utama

Sekitar 30.000–40.000 burung Umineko bersarang, gerbang torii merah Kuil Kabushima, dan kontras antara bunga lobak yang mekar memenuhi pulau pada pertengahan Mei dengan torii dan laut.

Musim Terbaik

Burung Umineko datang akhir Februari–Maret, bertelur April, mengasuh anak Mei–Juni, meninggalkan pulau pertengahan Agustus, jadi musim semi hingga awal musim panas adalah waktu terbaik.

Akses

Sekitar 15 menit jalan kaki dari Stasiun Same jalur JR Hachinohe; dengan mobil sekitar 30 menit dari Hachinohe IC tol Hachinohe. Bus wisata "Umineko-go" juga dapat digunakan.

Kuil dan Sejarah

Kuil Kabushima adalah kuil kuno yang didirikan pada 1296 (era Eijin 4) di zaman Kamakura, memuja Ichikishima Hime no Mikoto dan dipercaya membawa berkah usaha lancar, keselamatan nelayan, dan keberuntungan saham.

Observasi dan Istirahat di Dalam Ruangan

Tempat istirahat Kabushima yang dibuka tahun 2015 memungkinkan Anda mengamati Kabushima dan Umineko melalui jendela besar, serta belajar tentang empat musim Umineko dan sejarah Kabushima lewat panel pameran di dalam ruangan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Memberi makan Umineko dilarang. April–Juni perhatikan langkah Anda, jangan mendekat paksa ke induk burung, dan datang dengan topi atau pakaian yang tidak masalah jika kotor.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Aomori

Apa itu Kabushima? Spot Tepi Laut di Hachinohe yang Menggabungkan Tempat Penangkaran Umineko dan Kuil Kabushima-jinja

Kabushima adalah spot kecil di tepi laut yang terletak di Samemachi, Kota Hachinohe, Prefektur Aomori, dan merupakan tempat wisata Hachinohe terkenal di mana Anda dapat menikmati koloni berkembang biak Umineko (burung camar ekor hitam) dan Kabushima-jinja (Kuil Kabushima) secara bersamaan.

Terletak di ujung paling utara Tanesashi Kaigan di Taman Nasional Pemulihan Sanriku, tempat ini dikenal sebagai Monumen Alam Nasional "Tempat Penangkaran Umineko Kabushima" (ditetapkan pada 8 Maret 1922).

Awalnya adalah pulau kecil yang mengambang di lepas pantai, tetapi pada tahun Taisho 8 (1919) dibangun jembatan.

Setelah itu, akibat konstruksi reklamasi saat masa perang, pulau ini terhubung dengan daratan pada tahun Showa 18 (1943).

Saat ini, Anda dapat langsung berjalan kaki ke pulau tersebut dan mengamati proses berkembang biak Umineko dari jarak yang relatif dekat.

Menurut informasi Kota Hachinohe, Kabushima diperkenalkan sebagai satu-satunya tempat di Jepang di mana Anda dapat melihat proses pembuatan sarang Umineko dari jarak dekat.

Di puncak pulau berdiri Kabushima-jinja, sehingga fitur besar Kabushima adalah Anda dapat menikmati pengamatan alam dan ziarah dalam satu rangkaian.

Pemandangan laut, suara burung yang saling bersahutan, dan suasana khidmat kuil dapat dirasakan sebagai satu kesatuan, sehingga tempat ini mudah meninggalkan kesan kuat di antara wisata Hachinohe.

Kapan Banyak Umineko? Spot Foto dan Hal yang Wajib Dilihat di Kabushima Berdasarkan Musim

Di Kabushima, Umineko berdatangan dari akhir Februari hingga Maret, bertelur sekitar April, anak-anak burung menetas dari Mei hingga Juni, dan mereka meninggalkan pulau sekitar pertengahan Agustus setelah selesai mengasuh anak.

Setiap tahun sekitar 30.000 hingga 40.000 Umineko berkumpul di Kabushima untuk bersarang, dan pada musim berkembang biak, pulau ini benar-benar menjadi pemandangan bak "surga burung".

Pemandangan yang terlihat berubah drastis tergantung waktu, sehingga meskipun di tempat yang sama, Anda dapat dengan mudah menikmati perbedaan nuansa musim.

Musim Semi hingga Awal Musim Panas: Waktu Paling Menyenangkan untuk Pengamatan Kabushima

Pada musim berkembang biak, sekitar April hingga Juni, Anda dapat melihat dari dekat burung induk yang menghangatkan telurnya di seluruh pulau, dan anak-anak burung yang baru lahir berjalan terhuyung-huyung.

Pada masa bertelur, Anda harus memperhatikan langkah kaki, dan dikabarkan bahwa burung induk dapat mengintimidasi orang yang mendekat terlalu dekat.

Etika dasar adalah mengamati dengan tenang sambil menjaga jarak.

Pertengahan Mei: Perhatikan juga Komposisi Warna Pemandangan

Sekitar pertengahan Mei, bunga canola bermekaran di seluruh pulau, dan musim ini memadukan kuning bunga canola, merah torii (gerbang kuil), dan putih Umineko.

Bagi yang ingin mengambil foto, ini adalah waktu yang mudah merasakan pemandangan khas Kabushima yang cerah.

Daya Tarik dan Doa Keberuntungan di Kabushima-jinja

Kabushima-jinja yang berdiri di puncak Kabushima adalah kuil yang memuja Ichikishima-hime-no-Mikoto, yaitu Benzaiten (dewi kekayaan dan seni).

Menurut legenda kuil, pendirian kuil berasal dari tahun Einin 4 (1296) pada periode Kamakura, dan dikenal sebagai kuil tua dengan sejarah lebih dari 700 tahun.

Menurut legenda, awal mula kuil ini adalah pemanggilan Benzaiten karena pemandangan yang mirip dengan Enoshima di Kamakura.

Sejak lama, kuil ini dikenal sebagai tempat memohon kemakmuran usaha dan keselamatan bagi para nelayan.

Karena permainan kata pada bunyi "kabu" yang diasosiasikan dengan kenaikan nilai saham, jimat seperti "Kabuagari Hyōtan Omamori" juga populer sebagai simbol keberuntungan.

Latar belakang mengapa Umineko sangat dihargai adalah adanya sejarah tempat ini yang menghubungkan burung dengan kepercayaan.

Perlu dicatat, bangunan kuil terbakar habis dalam kebakaran pada November 2015, tetapi telah direkonstruksi berkat sumbangan dari seluruh negeri, dan ziarah umum dibuka kembali bersamaan dengan Festival Tahunan pada 26 Maret 2020.

Bangunan kuil yang baru dan segar yang terlihat sekarang adalah wujud setelah rekonstruksi tersebut.

Saat berkunjung, Anda disarankan untuk menikmati suasana pulau secara menyeluruh bersama kuil, bukan hanya melihat bangunan kuilnya saja.

Di tengah pendakian jalan ziarah, laut akan terbuka, dan di puncak Anda dapat merasakan kehadiran burung dari dekat.

Layanan spesifik kuil seperti goshuin (stempel ziarah) dan jimat dapat berubah, jadi jika perlu, cek terlebih dahulu untuk keamanan.

Bagaimana Cara Menuju Kabushima? Rute yang Mudah Disusun Bahkan untuk Pemula

Menurut panduan, Kabushima dapat diakses dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Same di JR Hachinohe Line.

Bagi yang ingin bepergian dengan kereta, pertimbangkan untuk berpindah ke JR Hachinohe Line dari pusat Kota Hachinohe atau Stasiun Hachinohe, stasiun pemberhentian Shinkansen Tohoku dan menuju ke Stasiun Same.

Jika datang dengan mobil, Anda akan tiba dalam waktu sekitar 30 menit dari "Hachinohe IC" di Jalan Tol Otomotif Hachinohe, dan dapat menggunakan tempat parkir Taman Pantai Kabushima.

Cara Berkeliling Kabushima Bersama Tanesashi Kaigan dengan Bus

Bus wisata Tanesashi Kaigan "Umineko-gō" yang dioperasikan Kota Hachinohe adalah rute wisata yang menghubungkan Stasiun Same dan Stasiun Tanesashi Kaigan di JR Hachinohe Line, dan merupakan transportasi praktis yang juga dapat digunakan untuk wisata ke arah Kabushima.

Tarif bus berkisar 150–200 yen untuk dewasa dan 80–100 yen untuk anak-anak.

Bus beroperasi setiap hari dari April hingga awal November, dan pada hari Sabtu, Minggu, serta hari libur dari pertengahan November hingga akhir Maret.

Di sekitar Kabushima terdapat halte bus "Kabushima Kaihin Kōen" (Taman Pantai Kabushima), sehingga ini adalah transportasi yang sangat cocok untuk hari di mana Anda ingin melihat beberapa spot wisata area pantai secara berurutan, seperti Dek Pandang Ashigezaki, Pantai Shirahama, dan Tanesashi Tennen Shibafuchi.

Jika Khawatir dengan Kotoran Burung, Gunakan juga Tempat Istirahat Kabushima

Selama musim berkembang biak, banyak Umineko terbang di atas Kabushima, sehingga disarankan membawa topi atau payung sebagai tindakan pencegahan terhadap kotoran burung.

Selain itu, dari Tempat Istirahat Kabushima (Kabushima Kyūkeisho) yang dibuka pada 2015, Anda dapat dengan nyaman mengamati Kabushima dan Umineko melalui jendela besar.

Di dalam gedung, Anda juga dapat belajar tentang empat musim Umineko dan sejarah Kabushima melalui pameran panel, sehingga dengan memanfaatkan baik area luar maupun dalam ruangan, bahkan keluarga dengan anak-anak pun mudah berkunjung.

Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Wisata Kabushima

Yang paling penting dalam wisata Kabushima adalah memiliki sudut pandang bahwa Umineko bukan hanya objek wisata, tetapi burung liar yang sedang dalam masa berkembang biak.

Kota Hachinohe melarang pemberian makan kepada Umineko.

Karena pemberian makan dapat menyebabkan burung induk meninggalkan sarang sehingga anak-anaknya dalam bahaya, atau burung mendekat terlalu dekat ke orang atau mobil dan menjadi penyebab kecelakaan.

5 Poin yang Perlu Disadari di Lokasi

  • Jangan beri makan Umineko
  • Di masa ada telur atau anak burung sekitar April-Juni, perhatikan langkah kaki dengan cermat
  • Di tempat yang ada burung induk di dekatnya, jangan memaksakan diri mendekat, dan jaga jarak dengan tenang
  • Jangan terlalu fokus pada fotografi, perhatikan juga pergerakan orang dan burung
  • Sebagai tindakan pencegahan kotoran burung, siapkan topi atau payung, dan datang dengan pakaian yang boleh kotor

Dengan hanya menyadari hal-hal ini, Anda dapat dengan tenang menikmati pemandangan khas Kabushima sebagai Monumen Alam Nasional.

Kesimpulan: Kabushima adalah Tempat Terkenal Hachinohe di mana Anda Dapat Menikmati Pengamatan Alam dan Ziarah Sekaligus

Kabushima adalah spot khas Hachinohe di mana Anda dapat mengalami sekaligus daya tarik alam sebagai Monumen Alam Nasional "Tempat Penangkaran Umineko Kabushima" dan pemandangan kepercayaan dari Kabushima-jinja yang memiliki sejarah lebih dari 700 tahun.

Khususnya dari musim semi hingga awal musim panas, perubahan pemandangan seperti sosok Umineko di musim berkembang biak dan bunga canola sekitar pertengahan Mei mudah terlihat, dan Anda mudah merasakan udara tepi laut khas Hachinohe.

Jika baru pertama kali berkunjung, rencanakan dengan memperhatikan etika pada musim berkembang biak, berjalan kaki dari Stasiun Same, atau gunakan "Umineko-gō" bersama dengan perjalanan Tanesashi Kaigan agar lebih mudah direncanakan.

Dengan memiliki sudut pandang mengagumi alam sambil menjaganya, daya tarik Kabushima akan tersampaikan lebih mendalam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kabushima adalah pulau kecil di Kota Hachinohe, Prefektur Aomori, tempat Anda bisa melihat lokasi perkembangbiakan camar Umineko dan Kabushima Shrine sekaligus. Terkenal sebagai Monumen Alam Nasional dan kini sudah terhubung dengan daratan, sehingga bisa dikunjungi dengan berjalan kaki, dan daya tariknya adalah memadukan pengamatan alam tepi laut dengan ziarah dalam waktu singkat.
A. Kabushima Shrine konon didirikan pada tahun 1296 (Einin 4) dan menghormati Ichikishimahime no Mikoto. Dikenal untuk kemakmuran usaha dan keselamatan perikanan, dengan bangunan kuil yang direkonstruksi setelah kebakaran 2015 sebagai daya tarik, dan Anda bisa merasakan suasana kepercayaan laut yang masih hidup hingga kini saat berziarah.
A. Umineko biasanya datang sekitar Februari–Maret dan pergi sekitar Agustus, sehingga masa pengamatannya sekitar setengah tahun. Terutama ramai pada April–Juni saat bertelur dan mengasuh anak, dan pertengahan Mei ketika kuning bunga nanohana berpadu dengan merah torii adalah waktu ideal mengabadikan pemandangan khas Kabushima dalam foto.
A. Dari Hachinohe Station, cara paling mudah ke Kabushima adalah naik JR Hachinohe Line ke Same Station lalu berjalan sekitar 15 menit. Dengan mobil sekitar 25 menit dari Hachinohe IC, dan Anda juga bisa menggunakan halte "Kabushima Kaihin Koen" pada bus wisata Umineko-go Tanesashi Coast, sehingga mudah dipadukan dengan wisata sekitar.
A. Ziarah ke Kabushima dan Kabushima Shrine keduanya gratis, dan tangganya pun bebas dinaiki. Di sekitarnya juga ada Hachinohe City Marine Science Museum Marient, sehingga mudah diselipkan dalam rencana wisata tepi laut, menjadi destinasi singkat yang fleksibel untuk dikunjungi.
A. Untuk mengatasi kotoran burung, manfaatkan payung pinjaman di dekat torii dan kenakan topi serta pakaian yang tidak masalah kotor. Jika sampai terkena, Anda kadang bisa menerima "sertifikat pertemuan keberuntungan" di kantor kuil sebagai cerita khas Kabushima, jadi tetap tenang dan ikuti arahan petugas atau papan panduan setempat.
A. Di Kabushima Shrine Anda bisa menerima goshuin (tulisan tinta sebagai tanda ziarah) dan omamori (jimat yang dikenakan). Di antaranya, "Kabuagari Hyotan Omamori" populer karena permainan kata "kabu" yang merujuk pada saham dan reputasi, menjadi jimat yang terasa khas budaya Kabushima.
A. Saat mengamati Umineko, jangan memberi makan dan amati dengan tenang dari jalur pejalan kaki atau tangga. Pada April–Juni, telur atau anak burung kadang ada di dekat kaki, jadi jangan terlalu dekat dan hindari lampu kilat saat memotret agar tidak membebani burung maupun manusia sehingga pengamatan tetap aman.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.