Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kuil Kasama Inari Ibaraki: Ziarah & Wisata Kota Gerbang

Kuil Kasama Inari Ibaraki: Ziarah & Wisata Kota Gerbang

Kuil Kasama Inari di Kasama Ibaraki, kuil Inari sakral. Panduan dewa, dasar ziarah, Romon, pergola wisteria & jalan kota gerbang untuk wisatawan.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Singkat

Kuil Kasama Inari adalah salah satu dari Tiga Kuil Inari Besar Jepang, kuil terkenal di Kasama, Ibaraki dengan sejarah lebih dari 1.360 tahun, tempat Anda dapat berdoa sekaligus berjalan-jalan di kawasan monzen-machi (permukiman di depan gerbang kuil) yang berciri khas.

Daya Tarik Utama

Daya tarik utama Kuil Kasama Inari adalah Romon (gerbang dua lantai) merah, Honden (bangunan utama) yang dibangun pada akhir Edo dan merupakan Aset Budaya Penting, serta “Yae no Fuji” dan “Oo-Fuji” berusia lebih dari 400 tahun (Monumen Alam yang Ditetapkan Prefektur).

Akses

Sekitar 20 menit berjalan kaki / 3 menit dengan mobil (sekitar 2 km) dari Stasiun "Kasama" jalur JR Mito. Dari Stasiun Tomobe tersedia "Kasama Kanko Shuyu Bus"; dengan mobil sekitar 9 menit dari "Tomobe IC" jalur Kita-Kanto.

Perkiraan Waktu Berkunjung untuk Berdoa

Acuannya pukul 6 hingga matahari terbenam, berubah-ubah sesuai musim. Sebaiknya berkunjung dengan waktu yang cukup di waktu siang yang terang.

Atraksi Musiman

Akhir April–awal Mei untuk fuji (wisteria), akhir Oktober–akhir November untuk “Kasama Kiku Matsuri” (Festival Krisan Kasama) yang berlangsung sejak Meiji 41 menjadi puncak.

Tata Krama Berdoa

Membungkuk di depan torii, hindari bagian tengah jalan setapak, dan setelah membersihkan diri di temizuya (tempat penyucian tangan), lakukan dua bungkuk, dua tepuk tangan, satu bungkuk. Jangan lupa untuk memperhatikan area yang dilarang difoto dan menghormati pengunjung lain.

Aktivitas di Kawasan Sekitar Kuil

Di sepanjang jalan menuju kuil berjajar toko inari-zushi, kurumi manju, soba lokal, dan keramik Kasama-yaki, sehingga Anda juga dapat menikmati jajan dan mencari peralatan setelah berdoa.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Ibaraki

Apa Itu Kasama Inari Jinja | Kuil Kasama Inari yang Terkenal di Kota Kasama, Prefektur Ibaraki

Kasama Inari Jinja (Kuil Kasama Inari) adalah kuil Inari yang terletak di Kota Kasama, Prefektur Ibaraki.

Dalam informasi wisata resmi Prefektur Ibaraki, kuil ini diperkenalkan sebagai salah satu dari Tiga Kuil Inari Terbesar di Jepang, dengan dewa utama Uka-no-Mitama-no-Kami.

Uka-no-Mitama-no-Kami adalah dewa yang sejak lama dipuja sebagai dewa kemakmuran usaha dan perlindungan dari kebakaran.

Saat mengunjungi sebuah kuil dalam perjalanan, Anda tidak perlu mengetahui sejarahnya secara mendalam.

Mulailah dengan merasakan suasana di area kuil, melewati torii (gerbang kuil), lalu menangkupkan kedua tangan dengan tenang di depan haiden (bangunan utama untuk berdoa). Dengan begitu, Anda dapat menyelami budaya kuil Jepang secara alami.

Dewa Utama dan Kepercayaan Inari yang Perlu Diketahui Sebelum Berdoa

Saat mendengar kata kuil Inari, banyak orang langsung membayangkan patung rubah.

Di Kasama Inari Jinja pun, Anda dapat merasakan suasana khas kepercayaan Inari di area kuil maupun di sekitarnya.

Namun, rubah hanyalah simbol yang melekat dengan kuil Inari, sedangkan inti dari ziarah ini adalah penghormatan kepada dewa utama.

Bagi wisatawan mancanegara, hal terpenting bukan hanya datang untuk meminta sesuatu, tetapi menyampaikan rasa syukur dengan tenang di hadapan dewa.

Baik Anda tertarik dengan bisnis dan pekerjaan, maupun ingin mendoakan keselamatan perjalanan, cobalah berdoa dengan tenang terlebih dahulu.

Spot Foto & Hal yang Wajib Dilihat: Rōmon, Pergola Wisteria, dan Bangunan Kuil

Di dalam area kuil terdapat berbagai bangunan dan elemen yang dijelaskan dalam panduan, seperti ōtorii (gerbang besar), chōzuya (tempat menyucikan diri), gerbang timur, emaden (paviliun ema), rōmon (gerbang dua tingkat), pergola wisteria, haiden, dan goshinden (bangunan utama).

Di antara semuanya, rōmon adalah bangunan yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum berdoa.

Menurut informasi wisata resmi Prefektur Ibaraki, di sisi luar rōmon terdapat patung Kushi-Iwamado-no-Kami dan Toyo-Iwamado-no-Kami, sedangkan di sisi dalam terdapat dua patung shinme (kuda suci).

Selain itu, pergola wisteria di area kuil juga merupakan daya tarik musiman.

Jika Anda berkunjung pada musim semi saat bunga wisteria mekar, Anda dapat menikmati pemandangan bunga sekaligus berdoa. Pada musim yang ramai pengunjung, berhati-hatilah saat mengambil foto agar tidak menghalangi jalan orang lain.

Tata Cara Berdoa di Kasama Inari Jinja yang Mudah Dipahami Pemula

Meskipun ini kali pertama Anda berziarah ke kuil Jepang, mengetahui alurnya akan membuat Anda merasa lebih tenang.

Membungkuk Sekali Sebelum Melewati Torii

Torii adalah pintu masuk kuil.

Membungkuklah sedikit sebelum melewatinya, hindari berbicara dengan suara keras di area kuil, dan berjalanlah dengan tenang.

Menyucikan Tangan dan Mulut di Chōzuya

Chōzuya adalah tempat untuk menyucikan diri sebelum berdoa.

Jika Anda tidak mengetahui cara menggunakan airnya, periksa petunjuk di sekitar dan lakukan dengan tenang tanpa terburu-buru.

Melakukan Nihai Nihakushu Ippai di Haiden

Dalam panduan resmi Kasama Inari Jinja, tata cara berdoa di hadapan dewa yang diperkenalkan adalah nihai nihakushu ippai (dua kali membungkuk, dua kali tepuk tangan, satu kali membungkuk).

Alurnya adalah membungkuk dalam, bertepuk tangan, lalu membungkuk sekali lagi di akhir.

Daripada terlalu fokus pada detail gerakan, utamakan sikap menunjukkan rasa hormat dengan tenang.

Menikmati Jalan-Jalan Khas Kasama di Monzen-machi

Saat berkunjung ke Kasama Inari Jinja, monzen-machi (kota di depan gerbang kuil) di sekitarnya juga merupakan tempat yang menarik untuk dijelajahi, tidak hanya kuilnya saja.

Di sekitar jalan menuju kuil, terdapat berbagai toko yang menyambut peziarah serta suasana khas jalan-jalan kota tradisional.

Jika Anda ingin berbelanja atau makan, jam operasional setiap toko berbeda-beda, sehingga lebih aman jika Anda memeriksa panduan setempat atau informasi resmi terlebih dahulu sebelum mampir.

Kasama juga dikenal sebagai kota tembikar, jadi bagi Anda yang tertarik dengan keramik atau kerajinan tangan, menggabungkan kunjungan ke kuil dengan jalan-jalan di sekitarnya akan memperkaya pengalaman wisata Anda.

Namun, dalam artikel ini, jam operasional maupun tarif yang belum dapat dipastikan tidak akan dicantumkan.

Etika Berdoa yang Perlu Diperhatikan oleh Wisatawan Mancanegara

Kuil bukan hanya tempat wisata, tetapi juga tempat untuk berdoa.

Saat mengambil foto, hindari memotret orang yang sedang berdoa dari jarak dekat atau secara mencolok, dan jangan mengambil foto di area yang menampilkan tanda dilarang memotret.

Di depan haiden, jangan berdiri terlalu lama. Memberi giliran kepada peziarah berikutnya juga merupakan hal yang penting.

Saat mengambil ema (papan kayu untuk menulis doa) atau omamori (jimat), perhatikan cara memperlakukan barang yang diterima atau dipersembahkan, dan jika ada hal yang tidak Anda mengerti, tanyakan di shamusho (kantor kuil) atau periksa papan petunjuk.

Hindari makan sambil berjalan atau membuang sampah sembarangan di area kuil, dan nikmati waktu Anda dengan tenang.

Ringkasan | Menikmati Ziarah dan Jalan-Jalan yang Tenang di Kasama Inari Jinja

Kasama Inari Jinja adalah spot wisata di mana Anda dapat menyentuh kepercayaan Inari sekaligus menikmati arsitektur kuil, bunga musiman, dan suasana monzen-machi.

Bagi pengunjung pertama, mengingat alur dasar dari torii, chōzuya, hingga haiden akan membuat ziarah terasa lebih mudah.

Jika Anda juga memperhatikan rōmon dan pergola wisteria, Anda akan merasakan kedalaman area kuil yang sulit tersampaikan hanya melalui foto.

Setelah berdoa, berjalan-jalanlah dengan santai di sekitar kuil dan rasakan pula suasana khas kota Kasama.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kasama Inari Shrine adalah salah satu dari tiga Kuil Inari utama di Jepang, didirikan pada tahun 651 (Hakuchi 2) dengan sejarah lebih dari 1.360 tahun. Dewa yang dipuja adalah Ukanomitama no Kami, dewa pangan termasuk lima jenis biji-bijian. Karena dahulu area kuil adalah hutan walnut, kuil ini juga disebut "Kurumigashita Inari", yang menjadi asal-usul kurumi inari sushi di kawasan depan kuil.
A. Kuil ini dipuja sebagai dewa pelindung untuk panen melimpah, kesuksesan usaha, pengembangan industri, keberuntungan, dan pencegahan kebakaran. Ukanomitama no Kami juga dikenal sebagai dewa "musubi" (ikatan), sehingga juga terkenal untuk jodoh dengan orang maupun pekerjaan. Di area kuil tersedia jimat jodoh, jimat pelindung, dan persembahan khas Kuil Inari lainnya.
A. Dari Stasiun Ueno naik kereta ekspres khusus JR Joban Line sekitar 65 menit ke Stasiun Tomobe, lalu pindah ke JR Mito Line sekitar 10 menit ke Stasiun Kasama, dan jalan kaki sekitar 20 menit. Jika menggunakan kursi bebas, gerbong tengah lebih mudah duduk daripada gerbong 1 yang ramai; saat pulang, naik taksi dari depan Stasiun Kasama ke Stasiun Tomobe memberi cukup waktu sebelum jadwal ekspres berangkat.
A. Kunjungan ke Kasama Inari Shrine gratis, dan gerbang dibuka dari pukul 6:00 hingga matahari terbenam. Goshuin (catatan tinta sebagai kenangan kunjungan) dan omamori (jimat yang dibawa) dapat diperoleh di kantor kuil. Pagi hari saat matahari menyinari gerbang roumon (gerbang bertingkat) adalah waktu yang baik untuk mengambil foto sebelum atau sesudah berdoa saat area belum terlalu ramai.
A. Goshuin (catatan tinta sebagai kenangan kunjungan) dapat diperoleh di kantor kuil, dan yang utama adalah goshuin kuil utama dan Daikokuten dari Tujuh Dewa Keberuntungan. Hatsuho-ryo (persembahan kepada kuil) dibayar mengikuti petunjuk yang dipasang. Saat goshuin kirie (goshuin potongan kertas) edisi musiman tersedia, menyediakan 2 halaman kosong di buku goshuin memudahkan untuk menatanya berdampingan.
A. Kiku Matsuri Kasama Inari Shrine biasanya diadakan pertengahan Oktober hingga akhir November. Sebagai festival krisan bersejarah yang dimulai pada 1908 (Meiji 41), area utamanya di Kasama Inari Shrine dipenuhi tachigiku (krisan tegak) dan boneka krisan. Pada sore hari, rombongan wisatawan mulai berkurang sehingga foto lebih mudah diambil.
A. Yae no Fuji dan Ofuji di Kasama Inari Shrine biasanya berbunga puncak akhir April hingga awal Mei. Kedua pohon ini berusia sekitar 400 tahun, dan Yae no Fuji adalah jenis langka yang mekar seperti tandan anggur dan ditetapkan sebagai monumen alam prefektur. Pada pagi hari warna ungu lebih jelas dengan cahaya searah sehingga foto terlihat lebih cerah.
A. Selama tiga hari pertama tahun baru sekitar 800.000 orang berkunjung, dengan puncaknya 1 Januari pukul 0–2 dan siang hari pukul 10–18. Waktu relatif sepi adalah tanggal 2–3 pukul 6–8 pagi, dan setelah 4 Januari pada pagi hari biasanya antrean lebih sedikit. Untuk menghadapi cuaca dingin, menempelkan kairo (penghangat sekali pakai) di telapak kaki membantu menahan dingin meski lama berdiri di jalan kuil.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.