Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Gunung Tsukuba, Ibaraki – Mendaki Dua Puncak dengan Pemandangan Kanto dan Power Spot dekat Tokyo

Gunung Tsukuba, Ibaraki – Mendaki Dua Puncak dengan Pemandangan Kanto dan Power Spot dekat Tokyo
Gunung Tsukuba di Kota Tsukuba, Prefektur Ibaraki memiliki ketinggian 877 meter dan dikenal sebagai salah satu dari 100 gunung terkenal Jepang dengan julukan “Fuji di barat, Tsukuba di timur”. Dua puncaknya, Nantai dan Nyotai, menawarkan pemandangan luas ke Dataran Kanto, serta kuil Tsukubasan, bebatuan unik dan berbagai power spot yang menarik. Artikel ini mengulas rute pendakian ramah pemula, pilihan ropeway dan kereta gantung, sorotan pemandangan tiap musim, serta cara akses dari Tokyo.

Ringkasan Cepat

Sekilas Gunung Tsukuba

Gunung Tsukuba (877 m) punya dua puncak (Nantai-san dan Nyotai-san) dengan panorama Dataran Kanto, dikenal sebagai salah satu 100 Gunung Terkenal Jepang sekaligus spot spiritual.

Titik Panorama Puncak

Nantai-san (871 m) menghadap luas ke Dataran Kanto; Nyotai-san (877 m) bisa membidik pemandangan Kota Tsukuba dan, tergantung kondisi, pandangan jauh ke Gunung Fuji.

Spot Spiritual

Tsukuba-san Shrine dipercaya memiliki sejarah sekitar 3.000 tahun, dan memuja Izanagi di Nantai-san serta Izanami di Nyotai-san.

Patokan Rute Populer

Rute Miyukigahara dari Tsukuba-san Shrine: pendakian sekitar 90 menit sebagai patokan (bisa berubah sesuai stamina dan keramaian). Rute Shirakumobashi cocok untuk pecinta alam dengan deretan batu unik dan bongkahan besar.

Jelajah Batu Unik

Gama-ishi, Sekirei-ishi, Benkei Nanamodori, dan lainnya—batu besar serta formasi unik khas Tsukuba tersebar dan juga jadi spot foto.

Poin Akses

Dari Tokyo ke Stasiun Tsukuba dengan Tsukuba Express (TX), lalu naik Tsukuba-san Shuttle Bus ke pintu masuk Tsukuba-san Shrine. Dengan mobil, dari Tsuchiura Kita IC sekitar 40 menit.

Ropeway & Kereta Kabel

Ropeway menuju dekat puncak sisi Nyotai-san, sedangkan kereta kabel berangkat dari Stasiun Miyawaki menuju dekat puncak sisi Nantai-san (tersedia tiket pulang-pergi).

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Tsukuba-san (Gunung Tsukuba)? Tempat wisata alam dan sejarah unggulan di Ibaraki

Tsukuba-san, yang terletak di Kota Tsukuba, Prefektur Ibaraki, adalah salah satu dari 100 gunung terkenal Jepang dengan ketinggian 877 meter, dan juga dikenal sebagai gunung dengan ketinggian terendah di antara daftar tersebut.

Sejak zaman dahulu gunung ini dikenal dengan sebutan “Fuji di barat, Tsukuba di timur” dan telah lama dicintai sebagai gunung suci yang mewakili Jepang.

Ciri khasnya adalah bentuk gunung kembar yang indah, dengan dua puncak yaitu Nantai-san (871 meter) dan Nyotai-san (877 meter), yang memancarkan keindahan alam sekaligus suasana mistis.

Tsukuba-san adalah tempat wisata yang memadukan alam dan sejarah, serta memikat pengunjung dari pemula hingga yang berpengalaman melalui berbagai cara menikmati perjalanan, mulai dari hiking, ropeway, hingga wisata power spot.

Kali ini, kami akan memperkenalkan secara lengkap spot terbaik di Tsukuba-san, rute pendakian, akses, dan informasi penting lainnya.


1. Sejarah dan budaya Tsukuba-san

Gunung suci yang dipuja sejak zaman kuno

Tsukuba-san telah lama dipercaya sebagai gunung yang seluruh kawasannya merupakan objek pemujaan suci.

Di kaki gunung berdiri Tsukuba-san Jinja (kuil Shintō Tsukuba-san), dan di dekat puncak terdapat oku-miya (kuil bagian dalam) untuk Nantai-san dan Nyotai-san.

Di Tsukuba-san Jinja dipuja Izanagi no Mikoto dan Izanami no Mikoto, yang dipercaya membawa berkah untuk keharmonisan pasangan dan jodoh.

Karena itu, Tsukuba-san juga sangat populer sebagai power spot, terutama di kalangan peziarah yang datang untuk memohon jodoh.

Keindahan empat musim yang membuatnya dijuluki “Shihō”

Tsukuba-san juga dikenal dengan nama lain “Shihō”.

Konon nama ini diberikan karena lereng gunung tampak berwarna ungu akibat cahaya pagi dan senja.

Gunung bersejarah ini juga disebut dalam Man'yōshū, antologi puisi Jepang kuno, dan seluruh kawasannya dilindungi sebagai bagian dari Suigō-Tsukuba Quasi-National Park, tempat hidup beragam tumbuhan dan satwa.


2. Hal yang wajib dilihat di Tsukuba-san

Dua puncak Nantai-san dan Nyotai-san

Dua puncak khas Tsukuba-san, yaitu Nantai-san (871 meter) dan Nyotai-san (877 meter), masing-masing menawarkan panorama berbeda dari puncaknya.

Dari Nyotai-san, Anda bisa menikmati panorama 360 derajat yang mencakup Dataran Kantō, pusat Kota Tsukuba, Danau Kasumigaura, dan pada hari cerah bahkan Gunung Fuji serta Tokyo Skytree di kejauhan.

Dari Nantai-san pun Anda dapat melihat luasnya Dataran Kantō, dengan pemandangan terbuka yang sangat memikat.

Ropeway dan cable car

Di Tsukuba-san tersedia ropeway dan cable car, sehingga keluarga atau pengunjung yang kurang percaya diri dengan stamina tetap dapat menuju puncak dengan mudah.

  • Tsukuba-san Ropeway:Perjalanan udara sekitar 6 menit dari Stasiun Tsutsujigaoka ke Stasiun Nyotai-san.
  • Anda bisa menuju area puncak sambil menikmati panorama Dataran Kantō dari udara.
  • Tsukuba-san Cable Car:Sekitar 8 menit dari Stasiun Miyawaki ke Stasiun Tsukubasanchō.
  • Jalurnya menghubungkan lintasan sepanjang sekitar 1,634 m dengan perbedaan ketinggian sekitar 500 m.
  • Terowongan dan perlintasan kereta di tengah perjalanan juga memberi sensasi tersendiri.

Keduanya memungkinkan Anda menikmati pemandangan yang tidak bisa dirasakan saat mendaki, sehingga menjadi aktivitas favorit wisatawan.

Tsukuba-san Jinja

Tsukuba-san Jinja di kaki gunung adalah salah satu sorotan utama wisata Tsukuba-san.

Banyak peziarah datang untuk memohon berkah jodoh, keselamatan keluarga, dan hasil panen yang melimpah.

Di area kuil terdapat torii besar dan haiden dengan ukiran indah, sehingga Anda bisa merasakan sejarah dan budaya Tsukuba-san.

Setiap Tahun Baru, kuil ini juga sangat ramai oleh pengunjung hatsumōde (kunjungan kuil pertama di tahun baru) pada tiga hari pertama Januari.

Batu raksasa dan formasi batu unik

Di Tsukuba-san terdapat banyak batu raksasa dan formasi batu unik yang tersebar di sepanjang jalur pendakian.

Yang paling terkenal adalah batu-batu alami dengan bentuk unik seperti Gama-ishi (Batu Katak), Benkei Nanamodori, dan Sekirei-ishi.

Gama-ishi adalah batu berbentuk katak, dan ada legenda bahwa jika Anda berhasil melempar kerikil kecil ke dalam “mulutnya”, keberuntungan finansial akan meningkat, sehingga banyak wisatawan mencobanya.


3. Rute pendakian dan cara menikmati Tsukuba-san

Rute pendakian populer

Di Tsukuba-san tersedia beberapa rute pendakian yang dapat dinikmati mulai dari pemula hingga pendaki berpengalaman.

Rute Miyukigahara

Rute ini dimulai dari Tsukuba-san Jinja dan mendaki mengikuti jalur cable car.

Dengan jarak sekitar 2 km, Anda akan mencapai Miyukigahara dalam sekitar 90 menit, lalu melanjutkan ke Nantai-san atau Nyotai-san.

Karena jalannya relatif mudah dilalui, rute ini juga direkomendasikan untuk pendaki pemula.

Rute Shirakumo-bashi

Rute Shirakumo-bashi adalah jalur yang memungkinkan Anda menikmati alam secara maksimal, dengan banyak batu raksasa dan batu unik di sepanjang jalan.

Jaraknya sekitar 2,8 km, dan waktu tempuhnya sekitar 110 menit hingga mencapai puncak Nyotai-san.

Sepanjang rute terdapat spot menarik seperti Gama-ishi dan Benkei Nanamodori, sehingga juga cocok untuk fotografi.

Rute keliling puncak Tsukuba-san

Ini adalah rute di area puncak yang mengunjungi Nantai-san dan Nyotai-san sekaligus, dengan titik awal Miyukigahara dan dapat diselesaikan dalam sekitar 30 menit.

Karena memungkinkan Anda menikmati panorama dari puncak secara maksimal, banyak wisatawan memilih rute ini.

Cara menikmati setiap musim

Tsukuba-san menawarkan keindahan alam yang berbeda di setiap musim.

  • Musim semi (April〜Mei)Sakura dan azalea bermekaran dan memperindah jalur pendakian.
  • Musim panas (Juni〜Agustus):Anda bisa menikmati hiking yang sejuk di gunung yang hijau.
  • Musim gugur (akhir Oktober〜pertengahan November):Momiji menutupi gunung dan menghadirkan pemandangan yang indah.
  • Cable car dan ropeway terkadang juga beroperasi pada malam hari.
  • Musim dingin (Desember〜Februari):Pada hari dengan udara cerah, Anda dapat melihat Gunung Fuji dan Tokyo Skytree hingga kejauhan.
  • Ropeway kadang juga beroperasi pada malam hari, sehingga Anda dapat menikmati pemandangan malam Dataran Kantō.


4. Cara menuju Tsukuba-san dan informasi dasar

Cara menuju Tsukuba-san

  • Kereta dan bus:Dari Tokyo atau Akihabara ke Stasiun Tsukuba dengan Tsukuba Express (TX) memakan waktu sekitar 45 menit.
  • Dari Stasiun Tsukuba, naik Bus Shuttle Tsukuba-san sekitar 40 menit ke pintu masuk Tsukuba-san Jinja.
  • Terkadang juga dijual tiket terusan yang menggabungkan TX, bus, cable car, dan ropeway.
  • Mobil:Sekitar 40 menit dari Tsuchiura-kita IC di Jalan Tol Jōban.
  • Di kaki gunung tersedia area parkir di sisi cable car maupun sisi ropeway.

Jam operasional dan tarif

  • Ropeway:Jam operasional berbeda tergantung musim.
  • Sekali jalan dewasa 750 yen/anak 380 yen,pulang-pergi dewasa 1,300 yen/anak 650 yen
  • Cable car:Jam operasional berbeda tergantung musim.
  • Sekali jalan dewasa 590 yen/anak 300 yen,pulang-pergi dewasa 1,070 yen/anak 540 yen

Metode pembayaran dan syarat penggunaan akan dijelaskan di loket.

Fasilitas dan info sekitar

Di sekitar Tsukuba-san terdapat akomodasi penginapan dan fasilitas onsen untuk kunjungan sehari.

Di Miyukigahara di area puncak terdapat kantin dan toko suvenir, tempat Anda bisa menikmati produk khas lokal.

5. Info praktis untuk wisatawan

Info suvenir

Di sekitar Tsukuba-san, makanan berbahan produk lokal serta rempah dan bumbu khas daerah sangat populer.

Selain itu, omamori (jimat keberuntungan) yang dapat dibeli di Tsukuba-san Jinja juga direkomendasikan sebagai kenang-kenangan perjalanan.

Etika dan hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung

Jalur pendakian telah tertata, tetapi karena ada area berbatu dan tangga yang curam, datanglah dengan sepatu yang nyaman dan pakaian yang mudah bergerak.

Disarankan juga membawa jas hujan dan pakaian hangat untuk mengantisipasi perubahan cuaca.

Harap bawa pulang sampah Anda dan ikut menjaga kelestarian lingkungan alam.

Ringkasan

Tsukuba-san adalah destinasi wisata unggulan di Prefektur Ibaraki yang memadukan alam, sejarah, dan budaya.

Karena menawarkan pemandangan indah di setiap musim, pendakian, dan wisata power spot, tempat ini sangat direkomendasikan bagi wisatawan mancanegara.

Dengan adanya cable car dan ropeway, pendaki pemula maupun keluarga pun dapat menikmati panorama dari puncak dengan tenang.

Saat Anda mengunjungi Prefektur Ibaraki, sempatkanlah menikmati momen menyentuh alam dan sejarah Jepang di Tsukuba-san.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Ini adalah gunung rendah dengan pemandangan luas ke Dataran Kanto, dan keunggulannya adalah banyak pilihan jalur pendakian serta transportasi. Jika kurang yakin dengan stamina, menggabungkan “naik dengan cable car, turun dengan berjalan kaki” misalnya akan mengurangi beban. Di puncak angin kadang cukup kuat, jadi perlengkapan penahan angin yang tipis akan berguna.
A. Cable car untuk dewasa adalah 590 yen sekali jalan dan 1.070 yen pulang-pergi, sedangkan ropeway untuk dewasa adalah 750 yen sekali jalan dan 1.300 yen pulang-pergi. Pada hari ramai, membeli tiket pulang-pergi lebih dulu bisa mempersingkat antrean di depan gerbang. Jadikan waktu turun gunung sebelum hari gelap sebagai patokan, dan susun rencana yang tidak memaksakan diri.
A. Parkir Kuil Tsukubasan untuk mobil biasa adalah 500 yen per hari. Saat musim gugur atau akhir pekan, area ini mudah penuh sejak pagi, jadi datang lebih awal atau beralih ke transportasi umum plus jalan kaki bisa mengurangi stres karena macet. Pada hari berkabut, menyiapkan aplikasi peta akan membantu agar tidak tersesat.
A. Jika hanya ke area puncak, setengah hari pun tetap bisa dinikmati. Jika menambah waktu di dek observasi dan untuk berfoto, durasinya mudah bertambah, jadi jika ingin memasukkan onsen atau kafe setelah turun, sebaiknya turun lebih awal pada sore hari. Di puncak angin kadang cukup kuat, jadi perlengkapan penahan angin yang tipis akan berguna.
A. Musim semi dan musim gugur paling nyaman untuk berjalan, dan di area puncak angin lebih kuat daripada di dataran sehingga terasa lebih dingin. Meski prakiraan cuaca cerah, punggungan gunung bisa tetap dingin, jadi jaket tipis penahan angin akan membantu. Jadikan waktu turun gunung sebelum hari gelap sebagai patokan, dan susun rencana yang tidak memaksakan diri.
A. Pada hari dengan udara yang jernih, pemandangan pagi dan sore sangat indah. Jika ingin memburu senja, cek dulu jam keberangkatan terakhir untuk turun agar Anda bisa menyusun rencana yang aman dan kembali sebelum gelap tanpa terburu-buru saat memotret. Pada hari berkabut, menyiapkan aplikasi peta akan membantu agar tidak tersesat.
A. Di sekitar puncak ada fasilitas istirahat, dan kios kadang bisa ramai. Sebaiknya siapkan air sebelum mulai mendaki, dan pada hari panas minum secara berkala akan membantu mencegah kram kaki. Di puncak angin kadang cukup kuat, jadi perlengkapan penahan angin yang tipis akan berguna.
A. Pagi hari menikmati pemandangan di Gunung Tsukuba lalu sore berpindah ke museum atau kafe di Kota Tsukuba adalah kombinasi yang mudah menjaga kepuasan meski cuaca memburuk. Jika berkendara, sebaiknya perhitungkan juga waktu macet. Jadikan waktu turun gunung sebelum hari gelap sebagai patokan, dan susun rencana yang tidak memaksakan diri.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.