Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Mito Natto di Ibaraki – Sejarah Kedelai Fermentasi Tradisional dan Cara Menikmatinya dengan Lezat

Mito Natto di Ibaraki – Sejarah Kedelai Fermentasi Tradisional dan Cara Menikmatinya dengan Lezat
Mito natto adalah olahan kedelai fermentasi tradisional yang berkembang di kota Mito, Prefektur Ibaraki, dengan ciri biji kecil, tingkat kekenyalan tinggi dan aroma yang khas. Artikel ini membahas sejarah dan proses pembuatannya, berbagai cara menikmati natto mulai dari nasi natto klasik hingga roti panggang, pasta dan tempura, tempat wisata dan museum bertema natto di Mito, toko oleh-oleh di sekitar stasiun serta informasi perjalanan dari Tokyo bagi wisatawan yang penasaran dengan kuliner fermentasi Jepang.

Ringkasan Cepat

Natto Mito: daya tarik

Natto Mito adalah makanan fermentasi dengan kedelai kecil, daya lengket kuat, dan aroma khas—mewakili budaya kuliner Mito.

Ciri: lengket dan aroma

Dibanding natto pada umumnya, kedelainya lebih kecil dengan rasa kedelai yang kuat dan tekstur lengket yang lebih terasa.

Poin metode tradisional

Metode tradisional membungkus dalam jerami (wara) dan memfermentasikan secara alami sering diperkenalkan; bakteri natto pada jerami membantu membentuk aroma dan kelengketan.

Cara makan paling umum

Natto dengan nasi cukup diaduk dengan saus dan mustard, sehingga praktis. Menambahkan kuning telur atau daun bawang membuat rasanya lebih creamy.

Variasi olahan natto

Natto toast (natto + keju), natto pasta (dicampur garlic oil), hingga norimaki tempura—mudah diolah untuk berbagai menu.

Tempat mengenal budaya natto

Di museum natto milik Tengu Natto Sohonke, pengunjung bisa belajar sejarah dan proses produksi. Pengunjung juga bisa berbelanja di kios Kairakuen atau toko khusus natto di gedung stasiun Mito "Excel Minami".

Akses ke Kota Mito

Dari Tokyo ke Mito Station: JR Joban Line Limited Express sekitar 1 jam 10 menit–1 jam 20 menit. Dengan mobil, patokannya sekitar 1 jam 30 menit ke Mito IC via Joban Expressway.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Mito Natto?

Mito natto (mito nattō) adalah makanan fermentasi tradisional yang berasal dari Kota Mito, Prefektur Ibaraki, dan sering disebut sebagai akar budaya natto yang menyebar di seluruh Jepang.

Natto dibuat dengan memfermentasi kedelai, dan memiliki efek kesehatan yang tinggi serta ciri khas tekstur lengket dan rasa yang unik.

Khususnya Mito natto dibuat dari kedelai berkualitas dan proses tradisional, sehingga menjadi hidangan istimewa yang wajib dicoba bagi penggemar natto.

Di Kota Mito terdapat banyak tempat wisata yang berkaitan dengan natto, dan Anda juga dapat menikmati hidangan unik yang menggunakan natto.

Artikel ini memperkenalkan secara rinci sejarah dan karakteristik Mito natto, cara makan yang direkomendasikan, serta tempat-tempat untuk menikmati kuliner natto!


Daya Tarik Mito Natto

1. Sejarah dan Asal Usul Mito Natto

Sejarah Mito natto dapat ditelusuri kembali hingga zaman Edo.

Asal-usul kelahiran natto

  • Konon bermula dari zaman Heian, ketika petani di wilayah Tōhoku secara tak sengaja memfermentasikan kedelai
  • Pada zaman Edo, di Domain Mito berkembang sebagai makanan awetan
  • Budaya pedagang natto menyebar dan menjadi populer di kalangan rakyat

Tokugawa Mitsukuni (Kōmon-sama), penguasa kedua Domain Mito, juga dikatakan menyukai natto, dan itu menjadi salah satu faktor yang meningkatkan popularitas Mito natto.

2. Ciri Khas Mito Natto

Mito natto memiliki ciri yang berbeda dengan natto dari daerah lain.

① Kedelai berukuran kecil dan tekstur lengket yang kuat

  • Ukuran butirnya lebih kecil daripada natto umum, dengan rasa kedelai yang lebih kaya
  • Lengketnya kuat sehingga Anda bisa menikmati rasa khas natto dengan baik

② Metode tradisional fermentasi menggunakan jerami alami

  • Natto tradisional dibungkus dengan jerami (wara) dan difermentasi secara alami
  • Bakteri natto yang hidup pada jerami menghasilkan aroma dan kekentalan yang khas

③ Aroma dan rasa yang bikin ketagihan

  • Memiliki aroma fermentasi yang kuat, tetapi menjadi lebih lembut bila dipadukan dengan saus atau bumbu
  • Tentu enak dimakan langsung, dan juga lezat jika diolah menjadi berbagai masakan

Penggemar natto akan sangat menyukainya—Anda dapat menikmati rasa asli dari daerah asal!

3. Cara Makan yang Direkomendasikan dan Kreasi Natto

Natto tidak hanya enak dimakan begitu saja, tetapi juga dapat dinikmati dalam berbagai kreasi.

① Hidangan klasik: "Natto Gohan" (nasi dengan natto)

  • Cukup taruh natto di atas nasi putih, tambahkan saus dan mustard lalu aduk!
  • Menambahkan kuning telur atau daun bawang membuat rasanya lebih creamy

② Natto Toast

  • Oleskan mentega pada roti panggang, tambahkan natto dan keju, lalu panggang
  • Perpaduan natto×keju, dua makanan fermentasi meningkatkan umami!

③ Pasta Natto

  • Campurkan natto dengan minyak bawang putih, lalu aduk dengan pasta
  • Saus gaya Jepang atau berbasis kecap sangat cocok dipadu

④ Tempura Mito natto

  • Lipat natto dengan nori, lapisi adonan, dan goreng
  • Perpaduan tekstur renyah dan kelelehan natto sangat menggoda!

Di Mito, banyak toko yang menyajikan kuliner natto ini, jadi silakan coba.

4. Tempat untuk Menikmati Mito Natto

Di Kota Mito ada banyak tempat di mana Anda bisa merasakan daya tarik natto.

1. Museum Natto (Tengu Natto Sohonke)

  • Sebuah museum tempat belajar tentang sejarah dan proses pembuatan natto
  • Dapat membeli Mito natto sebagai oleh-oleh
  • 【Alamat】1-13-13 Yanagimachi, Kota Mito, Prefektur Ibaraki
  • 【Jam buka】9:00~18:00

2. Kairakuen (Taman Kairakuen)

  • Salah satu dari tiga taman terkenal di Jepang. Ada toko yang menjual kuliner natto
  • 【Alamat】1-3-3 Tokiwamachi, Kota Mito, Prefektur Ibaraki

3. Toko khusus natto di gedung Stasiun Mito "Excel Minami" (toko resmi seperti Tengu Natto dan Mito Natto)

  • Tersedia berbagai jenis natto untuk dijual
  • Ada juga camilan natto dan makanan penutup berbahan natto!

Anda juga bisa menikmati pariwisata bertema natto!


Informasi Berguna untuk Wisatawan

Informasi Akses (Cara ke Kota Mito)

Akses dengan Kereta

  • Dari Tokyo: Naik kereta khusus JR Jōban Line ke "Stasiun Mito" sekitar 1 jam 10 menit
  • Dari Bandara Narita: Bus ekspres sekitar 2 jam

Akses dengan Mobil

  • Dari Tokyo: Lewat Jalan Tol Jōban hingga "Mito IC" sekitar 1 jam 30 menit

Informasi Wi‑Fi

  • Wi‑Fi gratis tersedia di Stasiun Mito dan fasilitas wisata utama
  • Banyak kafe dan restoran juga menyediakan Wi‑Fi

Bahasa yang Didukung

  • Di pusat informasi wisata tersedia brosur dalam bahasa Inggris dan Mandarin
  • Beberapa restoran juga menyediakan menu berbahasa Inggris




Ringkasan dan Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mito natto adalah makanan fermentasi tradisional Jepang dan superfood yang baik untuk kesehatan.

Anda mungkin terkejut dengan tekstur lengket dan aromanya pada awalnya, tetapi setelah mencobanya sekali, rasanya yang bikin ketagihan adalah daya tariknya!

Di Kota Mito Anda juga dapat menikmati wisata bertema natto, jadi silakan kunjungi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tanya: Apa perbedaan Mito natto dengan natto biasa?

Jawab: Mito natto memiliki ciri butir kecil, lengket kuat, dan rasa yang kaya. Natto tradisional yang dibuat dengan jerami juga populer.

Tanya: Hidangan natto yang direkomendasikan di Mito apa?

Jawab: Anda dapat menikmati kreasi unik seperti Natto gohan, natto pasta, natto tempura!

Tanya: Di mana bisa membeli natto?

Jawab: Bisa dibeli di toko oleh-oleh di Stasiun Mito serta toko resmi seperti Tengu Natto dan Kume Natto.

Tanya: Bagaimana cara agar orang yang tak suka natto bisa memakannya?

Jawab: Mencampurnya dengan keju atau telur membuat rasa natto lebih lembut sehingga lebih mudah dimakan!

Jika mengunjungi Ibaraki / Mito, jangan lupa untuk mencicipi Mito natto asli!


Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.