10 Tempat Wisata Nagoya untuk Pemula Berdasarkan Area
Tempat populer di Nagoya memiliki daya tarik karena mudah dikombinasikan dengan tema yang berbeda-beda, yaitu sejarah, jalan-jalan kota, kerajinan, alam, dan tepi air.
Untuk menginap singkat, dengan merangkum tempat-tempat yang berada di area yang sama, Anda bisa menikmati daya tarik tanpa terburu-buru berpindah.
Pertama-tama, kami merangkum suasana tiap tempat agar mudah dipilih sesuai tujuan perjalanan.
| Tempat Wisata | Suasana | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Nagoya-jō | Sejarah dan kastel | Kunjungan pertama |
| Atsuta-jingū | Kuil Shinto dan hutan | Pencinta budaya |
| Ōsu | Jalan-jalan kota tua | Pencinta belanja |
| Oasis 21 | Lanskap kota | Pencinta fotografi |
| Hisaya-ōdōri | Jalan-jalan di taman | Penyuka jalan-jalan kota |
| Museum Toyota | Wisata industri | Pencinta teknologi |
| Noritake no Mori | Budaya keramik | Pencinta kerajinan |
| Tokugawa-en | Taman Jepang | Bersantai dengan tenang |
| Kebun Binatang dan Botani Higashiyama | Hewan dan tumbuhan | Perjalanan keluarga |
| Akuarium Pelabuhan Nagoya | Tepi air dan laut | Penyuka dalam ruangan |
Sekitar Stasiun Nagoya Mudah Dimulai dari Wisata Industri
Untuk wisata di hari kedatangan di Stasiun Nagoya, tempat yang bisa merasakan budaya kerajinan seperti Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota atau Noritake no Mori mudah dipilih.
Keduanya berada dalam jangkauan yang mudah diakses dari Stasiun Nagoya dengan berjalan kaki atau kereta, sehingga mudah dimasukkan ke waktu senggang di hari kedatangan atau sebelum keberangkatan.
Karena bisa dinikmati dengan berfokus pada pameran dalam ruangan, tempat ini juga mudah dimasukkan ke rencana pada hari yang cuacanya sulit diprediksi, sehingga menenangkan.
Sakae dan Ōsu Mudah Dikombinasikan Jalan-jalan Kota dan Fotografi
Sakae dan Ōsu adalah area yang mudah menikmati pemandangan urban, kawasan pertokoan, kuil, dan belanja sekaligus.
Sakae dan Ōsu mudah dijangkau dengan kereta bawah tanah, dan jaraknya cukup dekat untuk ditempuh dengan berjalan kaki, sehingga mudah menyisipkan makan atau istirahat sambil berpindah.
Cocok untuk mereka yang ingin merasakan atmosfer kota dalam perjalanan pertama ke Nagoya.
Area Timur dan Pelabuhan Cocok Dipilih untuk Hari Bersantai
Tokugawa-en, Kebun Binatang dan Botani Higashiyama, serta Akuarium Pelabuhan Nagoya adalah jenis tempat wisata yang menikmati area dan pameran masing-masing dengan santai.
Karena semuanya sering membutuhkan sekitar 2-3 jam untuk berkeliling, mengunjunginya dengan santai di paruh akhir perjalanan akan lebih memuaskan dibandingkan menjejalkan banyak hal.
Tempat Wisata Nagoya untuk Merasakan Sejarah|Nagoya-jō dan Atsuta-jingū
Jika ingin mengenal sejarah Nagoya, dengan mengunjungi kastel dan kuil Shinto, asal-usul kota akan lebih mudah terlihat.
Sambil berjalan menyusuri arsitektur megah atau jalan ziarah yang tenang, Anda bisa merasakan budaya sejarah yang tersisa di kota-kota Jepang.
1. Nagoya-jō|Gerbang Kota Kastel dengan Kinshachi (Ornamen Shachihoko Emas) dan Honmaru Goten
Nagoya-jō adalah tempat yang mudah dimasukkan ke perjalanan pertama sebagai tempat wisata kastel yang menjadi simbol Nagoya.
Dibangun atas perintah Tokugawa Ieyasu dan menjadi kediaman klan Owari Tokugawa hingga era Meiji, di kastel ini Anda bisa merasakan sejarahnya melalui tampilan luar, tembok batu, gerbang, dan Honmaru Goten.
Honmaru Goten yang selesai direstorasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2018 (Heisei 30) memungkinkan Anda melihat interior yang mereproduksi secara setia lukisan dinding dan ranma masa lampau, menjadi daya tarik wisata Nagoya-jō.
Meski tempat ini identik dengan Kinshachi (ornamen shachihoko emas), jika Anda juga memperhatikan ornamen bangunan, taman, dan luasnya kastel, Anda bisa mendapatkan sudut pandang yang tidak berhenti pada foto saja.
Harga tiket masuk 500 yen untuk dewasa, gratis untuk siswa SMP ke bawah, dan jam buka pukul 09.00-16.30 (masuk ke Honmaru Goten hingga pukul 16.00).
Perlu dicatat, karena menara kastel dalam keadaan tidak bisa dimasuki bagian dalamnya akibat proyek restorasi struktur kayu, sebaiknya periksa status pembukaan pada informasi fasilitas sebelum berkunjung agar lebih tenang.
2. Atsuta-jingū|Merasakan Budaya Ziarah di Hutan Hijau yang Menyimpan Kusanagi no Mitsurugi
Atsuta-jingū adalah kuil Shinto di bagian selatan Kota Nagoya yang dikelilingi kehijauan rimbun dan telah lama dicintai sebagai "Atsuta-san".
Kuil ini dikenal menyimpan "Kusanagi no Mitsurugi", salah satu dari Tiga Harta Suci Kekaisaran, dan sejak dahulu menjadi pusat kepercayaan masyarakat wilayah Tōkai.
Saat berjalan di jalan ziarah, ada suasana tenang meski berada di tengah kota, sehingga Anda bisa memiliki waktu yang hening di tengah wisata Nagoya.
Di dalam kompleks juga terdapat "Tsurugi no Hōko Kusanagi-kan" yang menyimpan pedang persembahan, sehingga tempat ini menarik bagi mereka yang ingin merasakan budaya pedang Jepang.
Bagi wisatawan asing, ini adalah tempat untuk merasakan dasar-dasar ziarah kuil Shinto Jepang, seperti temizu (menyucikan diri dengan air), cara memberi hormat, dan cara berjalan di dalam kompleks.
Di dalam kompleks, dengan tidak berbicara terlalu keras dan menahan diri dari pengambilan foto di dekat orang yang berdoa, Anda bisa beribadah dengan nyaman.
Area Populer untuk Menikmati Jalan-jalan Kota di Ōsu dan Sakae
Jika ingin merasakan kekhasan kota Nagoya dalam waktu singkat, mengombinasikan Ōsu dan Sakae akan memudahkan Anda memahami perbedaan suasananya.
Kawasan pertokoan, kuil, taman bertingkat, dan lanskap sekitar menara TV berlanjut, sehingga hanya dengan berjalan pun Anda bisa merasakan Nagoya masa kini.
3. Ōsu Shōtengai dan Ōsu Kannon|Menikmati Belanja dan Suasana Kota Tua Sekaligus
Ōsu Shōtengai adalah area jalan-jalan kota yang ramai, tempat berbagai toko berkumpul seperti pakaian bekas, elektronik, pernak-pernik, dan tempat makan.
Di sekitarnya juga terdapat Ōsu Kannon (nama resmi: Kitanosan Shinpuku-ji Hōshō-in), sehingga Anda bisa merasakan suasana kuil di sela-sela belanja.
Ōsu Kannon kadang dianggap sebagai salah satu dari Tiga Kannon Besar Jepang bersama Asakusa Kannon dan Tsu Kannon, dan pasar barang antik kadang diadakan di dalam kompleks terutama pada tanggal 18 dan 28.
Karena tempat makan multinasional dan toko tradisional bercampur, tempat ini mudah untuk merasakan bukan hanya nuansa wisata tetapi juga suasana kehidupan warga lokal.
Karena metode pembayaran dan aturan pengambilan foto berbeda tiap toko, ikutilah papan petunjuk atau arahan staf di dalam toko agar lebih tenang.
4. Oasis 21|Taman Bertingkat Sakae dengan Pemandangan "Kapal Antariksa Air"
Oasis 21 adalah taman bertingkat di area Sakae yang dibuka pada tahun 2002, dengan atap kaca besar "Kapal Antariksa Air" (Mizu no Uchūsen) yang berkesan.
Bagian tepi luar atap besar ini merupakan jalur setapak setinggi 14 m dari permukaan tanah yang dapat dilalui dengan berjalan kaki, tempat Anda bisa memandang kota dari atas atau beristirahat di plaza bawah tanah "Ginga no Hiroba".
Kunjungan ke area atap besar gratis, dan tempat ini mudah disinggahi sebelum atau sesudah belanja dan makan.
Di malam hari, Anda bisa menikmati pemandangan urban yang dipadukan dengan lampu sekitar, namun suasananya berubah tergantung cuaca dan acara.
5. Taman Hisaya-ōdōri dan Chubu Electric Power MIRAI TOWER|Menikmati Pemandangan Kota dengan Berjalan Kaki
Taman Hisaya-ōdōri adalah taman urban yang membentang utara-selatan menembus pusat Sakae, area yang mudah digunakan untuk jalan-jalan atau beristirahat.
Di dalam taman terdapat Chubu Electric Power MIRAI TOWER (dulunya Menara TV Nagoya) yang menjadi bagian dari lanskap simbol pemandangan kota Nagoya.
Menara setinggi 180 m ini menjadi menara pertama di Jepang yang ditetapkan sebagai properti budaya penting oleh negara pada tahun 2022, dan dari dek observasi seharga 1.300 yen untuk dewasa Anda bisa memandang seluruh kota.
Karena isi toko dan acara berubah tergantung waktu, jika Anda menargetkan acara tertentu, sebaiknya periksa informasi terlebih dahulu sebelum berkunjung agar lebih tenang.
| Situasi | Area yang Direkomendasikan | Cara Menghabiskan Waktu |
|---|---|---|
| Jalan-jalan siang | Hisaya-ōdōri | Berjalan di taman |
| Belanja | Ōsu | Berkeliling toko |
| Foto | Oasis 21 | Melihat pemandangan |
| Istirahat | Sekitar Sakae | Menggunakan kafe |
Tempat Wisata Populer Nagoya untuk Merasakan Budaya Kerajinan
Nagoya bukan hanya memiliki sejarah dan kuil Shinto, tetapi juga wajah sebagai kota kerajinan.
Jika memasukkan fasilitas yang menangani industri dan kerajinan, kesan wisata Nagoya yang berbeda dari kota lain akan tersisa.
6. Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota|Mengenal Alur Mesin Tekstil dan Teknologi Otomotif
Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota adalah museum yang dibuka pada tahun 1994 dengan memanfaatkan bekas pabrik pusat Toyoda Boshoku yang tersisa di tempat kelahiran Toyota Group.
Di dalam museum, Anda bisa mempelajari transisi mesin tekstil dan teknologi otomotif melalui pameran dinamis mesin asli dan demonstrasi.
Bahkan orang yang tidak paham mobil pun akan lebih mudah memahami perkembangan industri modern Jepang dengan melihat alur dari pekerjaan tangan menuju mekanisasi.
Harga tiket masuk 1.000 yen untuk dewasa, jam buka pukul 09.30-17.00 (masuk terakhir pukul 16.30).
Karena isi demonstrasi dan pameran kadang berbeda tiap hari, jika ada pameran yang ingin Anda lihat, periksalah informasi fasilitas terlebih dahulu.
7. Noritake no Mori|Menikmati Keindahan Keramik dan Kehijauan
Noritake no Mori adalah fasilitas kompleks tempat Anda bisa merasakan sejarah dan daya tarik kerajinan produsen keramik, Noritake.
Di Craft Center dan museum, Anda bisa merasakan proses pembuatan keramik dan keindahan desain yang diwariskan seperti "Old Noritake" yang berlanjut sejak era Meiji.
Area taman yang rimbun hijau bisa dijelajahi secara gratis, dan juga cocok saat Anda ingin memiliki waktu tenang di tengah wisata sekitar Stasiun Nagoya (sebagian pameran seperti Craft Center dan museum berbayar).
Karena isi pengalaman dan pameran serta jam buka kadang berubah, jika Anda berencana ikut serta, periksalah informasi fasilitas terlebih dahulu.
Tempat Wisata Nagoya untuk Bersantai di Taman, Hewan, dan Akuarium
Pada hari ketika Anda ingin membuat sedikit ruang jeda dalam perjalanan, tempat yang bisa dinikmati dengan tempo sendiri sambil berjalan seperti taman, kebun binatang dan botani, serta akuarium sangat cocok.
Dengan memasukkan pemandangan yang berbeda dari keramaian kota, kesan perjalanan Nagoya akan lebih bervariasi.
8. Tokugawa-en|Menikmati Pemandangan Empat Musim di Taman Bergaya Chisen-kaiyū
Tokugawa-en adalah tempat yang tenang, dikenal sebagai taman Jepang bergaya chisen-kaiyū (taman kolam yang dinikmati sambil berjalan mengelilinginya), yang dibangun di bekas kediaman klan Owari Tokugawa.
Kolam, air terjun, aliran yang mengingatkan pada lembah, dan pepohonan berpadu, sehingga cara pemandangan terlihat berubah tergantung posisi Anda berjalan.
Peoni dan iris paling indah dari musim semi hingga awal musim panas, sedangkan daun musim gugur (momiji) dari pertengahan November hingga awal Desember, sehingga Anda bisa menikmati ekspresi berbeda tiap waktu kunjungan.
Harga tiket masuk 300 yen untuk dewasa, gratis untuk siswa SMP ke bawah, jam buka pukul 09.30-17.30 (masuk hingga pukul 17.00), tutup pada hari Senin (jika hari libur, maka hari kerja setelahnya).
9. Kebun Binatang dan Botani Higashiyama|Menikmati Hewan dan Tumbuhan seperti Koala dan Gajah Bersama
Kebun Binatang dan Botani Higashiyama adalah tempat rekreasi populer Nagoya yang bisa dinikmati bersama antara kebun binatang dan kebun botani.
Memelihara sekitar 450 spesies hewan termasuk koala dan gajah Asia, dan di sisi kebun botani Anda bisa merasakan kehijauan serta bunga musiman.
Harga tiket masuk 500 yen untuk dewasa, gratis untuk siswa SMP ke bawah, jam buka pukul 09.00-16.50 (masuk hingga pukul 16.30).
Karena area di dalamnya luas, dengan menentukan area yang ingin dilihat terlebih dahulu, bahkan pemula pun mudah menyusun cara menghabiskan waktu.
10. Akuarium Pelabuhan Nagoya|Bertemu Makhluk Laut di Area Pelabuhan
Akuarium Pelabuhan Nagoya adalah tempat wisata dalam ruangan tempat Anda bisa bertemu makhluk laut di area pelabuhan.
Terbagi menjadi Gedung Utara yang memiliki lumba-lumba, orca, dan beluga, serta Gedung Selatan yang memperkenalkan makhluk di 5 wilayah perairan dengan tema "Perjalanan ke Antartika".
Harga tiket masuk 2.030 yen untuk dewasa (SMA ke atas), 1.010 yen untuk siswa SD dan SMP, 500 yen untuk usia 4 tahun ke atas, dan daya tariknya adalah tidak mudah terpengaruh cuaca.
Karena isi pameran dan acara kadang berubah, sebaiknya periksa informasi fasilitas sebelum menuju ke sana agar lebih tenang.
| Musim | Daya Tarik Musiman | Tempat yang Ingin Dipilih |
|---|---|---|
| Musim semi | Bunga tampak indah | Tokugawa-en |
| Musim panas | Dalam ruangan praktis | Akuarium |
| Musim gugur | Warna taman semakin kaya | Tokugawa-en |
| Musim dingin | Menikmati pameran | Fasilitas dalam ruangan |
Cara Berkeliling dan Etika Wisata Nagoya yang Perlu Diketahui Wisatawan Asing
Dalam wisata Nagoya, dengan mempertimbangkan bukan hanya kedekatan antar tempat tetapi juga bagasi, cuaca, dan aturan tiap fasilitas, Anda bisa menghabiskan waktu dengan nyaman.
Terutama di kuil Shinto dan museum, hanya dengan sedikit memperhatikan perilaku khas Jepang, Anda bisa menikmatinya tanpa merusak suasana setempat.
Menjadikan Stasiun Nagoya sebagai Titik Awal Memudahkan Mengatur Bagasi dan Perpindahan
Dalam perjalanan pertama, dengan merangkum jadwal setelah tiba di sekitar Stasiun Nagoya, Anda lebih mudah memikirkan tempat penitipan bagasi dan perpindahan ke hotel.
Di Stasiun Nagoya banyak loker koin, dan ke area Sakae, Ōsu, dan pelabuhan bisa dijangkau dengan satu jalur kereta bawah tanah, sehingga menjadikannya basis akan memudahkan pergerakan.
Setelah itu, dengan mengombinasikan arah Sakae dan Ōsu, lalu area timur atau pelabuhan di hari lain, arah perpindahan akan lebih mudah diatur.
Di Kuil Shinto dan Kuil Buddha, Perhatikan Ziarah yang Tenang
Di Atsuta-jingū dan Ōsu Kannon, penting untuk peduli dengan tidak bersuara keras di dekat orang yang beribadah atau memotret sosok orang yang berdoa dari dekat.
Jika ingin mengambil foto, periksalah papan larangan pengambilan foto dan kondisi keramaian, serta jangan menghalangi jalur.
Di Fasilitas Dalam Ruangan, Periksa Aturan Pameran pada Papan Petunjuk di Lokasi
Di museum dan akuarium, aturan seperti pengambilan foto dengan lampu kilat, perekaman video, makan-minum, dan masuk kembali berbeda tiap fasilitas.
Periksalah papan petunjuk di pintu masuk atau ruang pameran, dan jika ragu, tanyakan kepada staf agar lebih tenang.
| Situasi | Hal yang Boleh Dilakukan | Hal yang Dihindari |
|---|---|---|
| Kuil Shinto | Beribadah dengan tenang | Memotret dari jarak dekat |
| Kawasan pertokoan | Memastikan aturan di depan toko | Memotret tanpa izin |
| Ruang pameran | Melihat papan petunjuk | Lampu kilat |
| Taman | Saling mengalah | Menghalangi jalur |
Penutup|Memanfaatkan 10 Tempat Wisata Nagoya untuk Perjalanan Pertama
Dalam wisata Nagoya pertama, dengan merasakan sejarah di Nagoya-jō dan Atsuta-jingū, menikmati jalan-jalan kota di Ōsu dan Sakae, serta mengombinasikan tempat kerajinan dan tepi air, kekhasan kota akan lebih mudah terlihat.
Daripada menjejalkan semua tempat populer, dengan menentukan tema tiap area saat memilih, perjalanan akan lebih longgar baik dari sisi perpindahan maupun kenyamanan.
Karena jam buka, hari tutup, harga tiket masuk, isi pameran, acara, dan aturan pengambilan foto dapat berubah, periksalah informasi tiap fasilitas sebelum benar-benar berkunjung.







