Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kastel Nakatsu (Oita): “kastel air” yang dibangun oleh Kuroda Kanbei, spot pemandangan & jalan-jalan sekitar

Kastel Nakatsu (Oita): “kastel air” yang dibangun oleh Kuroda Kanbei, spot pemandangan & jalan-jalan sekitar
Kastel Nakatsu di Oita dikenal sebagai “kastel air” karena dikelilingi laut dan sungai, serta dikenal sebagai kastel yang dibangun oleh ahli strategi samurai Kuroda Kanbei. Panduan ini merangkum highlight di menara kastel, titik foto terbaik, estimasi durasi kunjungan, akses, dan rute jalan santai di kota serta tepi sungai.

Ringkasan Cepat

Sekilas Kastel Nakatsu (Oita)

Kastel Nakatsu(Oita・Kota Nakatsu)adalah “kastel air” yang dikelilingi laut dan sungai. Anda dapat menikmati sejarah yang terkait dengan Kuroda Kanbei sekaligus pemandangan dari tenshu.

景観と撮影ポイント

Kastel Nakatsu termasuk salah satu dari “tiga kastel air besar” Jepang(Nakatsu Castle・Takamatsu Castle・Imabari Castle). Saat pasang, kastel bisa tampak seperti “mengapung di laut”. Permukaan air parit luar dan spot pandang di sekitar muara cocok untuk fotografi.

Sejarah terkait Kuroda Kanbei

Kastel ini dibangun oleh Kuroda Kanbei, lalu dikelola oleh klan Hosokawa dan Okudaira. Anda bisa menelusuri kisah kastel dan tokoh-tokoh era Sengoku.

Tenshu & pameran di dalamnya

Dari lantai teratas tenshu, Anda dapat melihat Kota Nakatsu, laut, hingga pegunungan di kejauhan; iluminasi malam juga menjadi salah satu daya tarik. Di dalam tenshu, ada pameran seperti zirah dan senjata yang terkait dengan keluarga Okudaira.

Akses ke Kastel Nakatsu

Dari JR Stasiun Nakatsu sekitar 15 menit berjalan kaki. Dengan mobil: sekitar 1 jam dari Bandara Oita dan sekitar 1 jam 30 menit dari pusat Kota Fukuoka, serta tersedia parkir.

Perkiraan durasi kunjungan

Untuk melihat area kastel dan tenshu saja sekitar 30〜40 menit. Jika termasuk museum dan spot wisata sekitar, sekitar 2〜3 jam.

Tiket masuk & tempat singgah sekitar

Tiket masuk(perkiraan saat pre-open): usia SMP ke atas 1,000円(termasuk minuman), SD ke bawah gratis. ※Harga dan detail dapat berubah. Anda juga mudah melanjutkan ke 福沢諭吉旧居・福澤記念館, 青の洞門, dan 耶馬渓; kuliner khasnya antara lain 中津からあげ, tiram musim dingin, dan 焼き鯖寿司.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Kastel Nakatsu?

Nakatsu-jō (Kastel Nakatsu) adalah kastel bersejarah di Kota Nakatsu, Prefektur Ōita, dan dikenal sebagai mizujirō (kastel air) karena struktur paritnya yang dialiri air.

Pembangunannya konon dimulai pada tahun 1588 oleh panglima perang era Sengoku, Kuroda Kanbei (Kuroda Yoshitaka), lalu kemudian dilanjutkan dan disempurnakan dengan keterlibatan Hosokawa Tadaoki.

Pada zaman Edo, kastel ini menjadi kediaman klan Okudaira dan berkembang bersama sejarah kota kastelnya.

Pemandangan mengesankan yang membuatnya dijuluki “kastel yang mengapung di laut”, menghadap Suō-nada

Dikenal sebagai kastel yang terkait dengan Kuroda Kanbei

Di dalam tenshu terdapat pameran sejarah yang memperkenalkan sejarah kastel dan kota sekitarnya

Kastel Nakatsu adalah tempat wisata yang direkomendasikan bukan hanya bagi pencinta sejarah, tetapi juga bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan.


Hal yang wajib dilihat di Kastel Nakatsu

1. Pemandangan indah yang dijuluki “kastel yang mengapung di laut”

Kastel Nakatsu terletak di dekat muara Sungai Nakatsu, dan karena paritnya dialiri air, dalam kondisi seperti pasang surut tertentu kastel ini dapat terlihat seolah mengapung di permukaan air.

Karena tata letaknya berbentuk kipas, kastel ini juga dikenal dengan nama lain “Senzō” (Kastel Kipas).

Spot foto yang direkomendasikan

  • Area sekitar parit luar kastel:kadang bisa memotret Kastel Nakatsu yang terpantul indah di permukaan air
  • Tepi Sungai Nakatsu:spot jalan santai untuk merasakan dinding batu dan lokasi khas kastel

Anda dapat menikmati pemandangan fotogenik yang memadukan sejarah dan lanskap tepi air.

2. Kastel yang terkait dengan Kuroda Kanbei

Kastel Nakatsu adalah kastel yang konon mulai dibangun pada tahun 1588 oleh Kuroda Kanbei (Kuroda Yoshitaka/Josui).

Setelah Pertempuran Sekigahara, keluarga Kuroda pindah ke Chikuzen (Fukuoka), dan Hosokawa Tadaoki disebut turut berkaitan dengan kastel ini.

Poin yang direkomendasikan bagi pencinta sejarah

  • Dinding batu memiliki beberapa titik menarik yang memperlihatkan perbedaan zaman
  • Anda bisa berjalan sambil melihat pameran tentang kastel dan kota kastelnya

Ini adalah spot yang memungkinkan Anda merasakan sejarah dari zaman Sengoku hingga awal zaman modern Jepang.

3. Pemandangan dari tenshu (menara utama kastel)

Tenshu Kastel Nakatsu saat ini adalah tenshu replika, dan bagian dalamnya dibuka sebagai ruang pameran materi sejarah.

Dari lantai atas, Anda dapat melihat panorama Kota Nakatsu dan area Suō-nada.

Titik pemandangan yang direkomendasikan

  • Pemandangan tepi air dari tenshu:membuat Anda merasakan lokasi khas kastel ini
  • Waktu senja:warna langit dan permukaan air berubah, sehingga hasil foto bisa sangat menarik

4. Tempat wisata sekitar Kastel Nakatsu juga lengkap!

Di dekat Kastel Nakatsu juga terdapat spot yang kaya sejarah serta lokasi untuk menikmati lanskap alam.

Tempat wisata yang direkomendasikan

  • Rumah Lama Fukuzawa Yukichi & Museum Peringatan Fukuzawa(dikenal sebagai fasilitas yang terkait dengan Fukuzawa Yukichi)
  • Ao no Dōmon (terowongan batu bersejarah)(dikenal sebagai salah satu tempat terkenal di sekitar Yabakei)
  • Yabakei (lembah Yabakei)(terkenal dengan keindahan lembah, dan populer juga saat musim daun merah)

Area Nakatsu adalah tempat di mana Anda dapat menikmati sejarah, alam, dan budaya sekaligus.


Kuliner khas Nakatsu yang wajib dicoba

Jika berbicara tentang Nakatsu, daerah ini terkenal di seluruh Jepang dengan karaage (ayam goreng Jepang).

Di dalam kota terdapat banyak toko spesialis, sehingga wisata kuliner sambil berjalan juga menyenangkan.

Kuliner lokal yang direkomendasikan

  • Nakatsu karaage (ayam goreng khas Nakatsu):mencoba beberapa toko sekaligus juga populer
  • Tiram dari Laut Buzen:sering dinikmati pada musim dingin
  • Masakan hamo (hidangan ikan hamo):dikenal sebagai cita rasa musim panas

Setelah berwisata, cobalah menikmati cita rasa lokal khas Nakatsu.


Info praktis untuk wisatawan

1. Akses ke Kastel Nakatsu

Akses dengan kereta

  • Dari JR Jalur Nippō Stasiun Nakatsu sekitar 15 menit berjalan kaki

Akses dengan mobil(tersedia parkir)

  • Dari Higashi-Kyūshū Expressway Nakatsu IC sekitar 10 menit dengan mobil
  • Dari Bandara Ōita sekitar 1 jam dengan mobil
  • Dari pusat Kota Fukuoka sekitar 1 jam 30 menit dengan mobil

2. Harga tiket masuk dan jam buka

Harga tiket masuk(Museum Sejarah Klan Okudaira)

  • Dewasa:1.000 yen(termasuk teh)
  • Siswa SMA:600 yen(termasuk teh)
  • Siswa SMP:500 yen(termasuk teh)
  • Siswa SD:300 yen

Jam operasional

  • 9:00–17:00
  • Tutup pada akhir tahun(29–31 Desember)

※Untuk boleh tidaknya dan area yang bisa dijelajahi di kawasan reruntuhan kastel, ikuti petunjuk di lokasi.

3. Rekomendasi akomodasi

Hotel & ryokan yang direkomendasikan

  • Grand Plaza Nakatsu Hotel(dekat stasiun dan praktis)
  • Nakatsu Sunrise Hotel(terjangkau dan nyaman)
  • Hachimenzan Kinshoku Onsen Kogane Sansō(akomodasi dengan onsen)

Menginap sambil menikmati pesona Nakatsu dengan lebih santai juga sangat direkomendasikan.


Ringkasan

Kastel Nakatsu dikenal sebagai mizujirō (kastel air), dengan pemandangan tepi air yang menjadi daya tarik utamanya

Dikenal sebagai kastel yang terkait dengan Kuroda Kanbei

Bisa menikmati pameran materi sejarah dan pemandangan dari dalam tenshu

Kuliner lokal, terutama Nakatsu karaage, juga sangat lengkap

Wisata sekitar seperti rumah lama Fukuzawa Yukichi dan Yabakei juga menarik untuk dikunjungi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Harga tiket masuk adalah 1.000 yen untuk dewasa dan 500 yen untuk siswa SD dan SMP. Jam buka 9.00–17.00, dengan masuk terakhir pukul 16.30. Tangga di menara kastel cukup curam, jadi lebih aman jika saat naik dan turun saling memberi jalan sambil menyisakan sisi dekat pegangan tangan. Karena tangga di dalam menara curam, sepatu yang tidak licin dan pakaian yang mudah bergerak akan terasa lebih nyaman.
A. Kastel Nakatsu adalah kastel yang dibangun di Nakatsu, Provinsi Buzen, dengan pemandangan khas sebagai kastel air yang dekat dengan perairan. Kastel ini terlihat indah jika dipadukan dengan parit dan sungai, jadi untuk foto yang menarik, jangan hanya memotret menaranya, tetapi coba ambil dari jembatan dengan sudut yang lebih lebar.
A. Letaknya berada di pusat Kota Nakatsu dan relatif mudah diakses dengan berjalan kaki atau dengan taksi dari stasiun. Pada hari panas, rute di sepanjang tepi sungai biasanya terasa lebih berangin, jadi memilih jalur “melewati tepi air” di aplikasi peta bisa membantu mengurangi lelah saat berjalan.
A. Patokan waktu kunjungan sekitar 45–90 menit. Jika Anda berkeliling dengan urutan area pameran, lalu lantai teratas menara, kemudian bagian luar kastel, kesan pemandangannya akan terasa lebih melekat di akhir. Menjelang tutup, tangga biasanya lebih padat, jadi lebih lancar jika naik sampai atas dulu baru melihat pameran.
A. Akhir pekan menjelang tengah hari cenderung lebih ramai. Tepat setelah buka, suasana lebih mendukung untuk foto dan tangga menara juga lebih lengang. Pada musim panas, sinar matahari cukup kuat, jadi lebih nyaman jika pameran dalam ruangan dilakukan pada siang hari dan jalan-jalan di luar pada pagi atau sore. Di lantai teratas kadang angin juga kencang, jadi hati-hati agar topi dan barang kecil tidak jatuh.
A. Fasilitas kastel berbeda dari goshuin di kuil dan shrine; terkadang yang tersedia adalah stempel kenang-kenangan atau gojoin (stempel kastel). Toko suvenir cenderung ramai menjelang tutup, jadi lebih aman mengeceknya dulu sebelum mulai berkeliling agar tidak kehabisan kesempatan membeli.
A. Di area kota kastel terdapat berbagai tempat makan. Jika ingin mencoba kuliner khas Nakatsu, masuk restoran sebelum jam makan siang puncak akan mengurangi waktu tunggu. Menggabungkannya dengan jalan santai di tepi sungai juga bisa meningkatkan kepuasan perjalanan meski jarak pindah tempat tidak jauh.
A. Syarat pemotretan di lokasi adalah prioritas utama. Pemandangan dari menara mudah terkena backlight, jadi pada pagi hari perhatikan sisi timur dan pada sore hari sisi barat agar hasil foto lebih baik. Tripod sebaiknya digunakan singkat dan di tempat yang tidak menghalangi lalu lintas orang.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.