Apa itu Semenanjung Kunisaki?
Terletak di bagian timur laut Prefektur Ōita, Kunisaki Hantō (Semenanjung Kunisaki) adalah area misterius tempat sejarah dan alam hidup berdampingan.
Wilayah ini sejak lama menjadi salah satu daerah yang berakar kuat pada budaya Buddha, dan di Semenanjung Kunisaki terdapat kelompok kuil bersejarah yang dikenal sebagai Rokugō Manzan (kompleks kuil pegunungan bersejarah).
Budaya Rokugō Manzan, yang konon didirikan oleh Ninmon Bosatsu pada tahun 718, telah diwariskan selama sekitar 1.300 tahun sebagai kepercayaan khas hasil perpaduan Shintō dan Buddha.
✅ Alam yang indah, dikelilingi laut dan pegunungan
✅ Budaya Buddha Rokugō Manzan yang berusia sekitar 1.300 tahun dan batu Buddha yang misterius
✅ Banyak aktivitas seperti trekking dan onsen
Semenanjung Kunisaki adalah tempat di mana Anda bisa menikmati jelajah sejarah, jalan-jalan alam, dan kuliner sekaligus.

Tempat wisata terbaik di Semenanjung Kunisaki
1. Budaya Rokugō Manzan dan tur kuil yang misterius
Rokugō Manzan adalah budaya Buddha pegunungan khas Semenanjung Kunisaki yang didasarkan pada kepercayaan unik hasil sinkretisme Shintō dan Buddha.
Berkaitan dengan legenda Ninmon Bosatsu dan kepercayaan Hachiman di Usa Jingū, kelompok kuil aliran Tendai tersebar di seluruh semenanjung dan berkembang sebagai pusat shugendō.
Pada tahun 2018, kawasan ini juga diakui sebagai Warisan Jepang dengan nama “Desa tempat oni menjadi Buddha, ‘Kunisaki’”.
Spot sejarah yang direkomendasikan
- Fuki-ji (kuil bersejarah):Ōdō (Amida-dō) yang berstatus Harta Nasional merupakan bangunan kayu tertua yang masih ada di Kyūshū. Salah satu dari tiga Amida-dō besar di Jepang bersama Byōdō-in Hōō-dō dan Chūson-ji Konjikidō
- Futago-ji (kuil utama Rokugō Manzan):sōjiin utama Rokugō Manzan yang terletak di pusat Semenanjung Kunisaki. Tangga batu berlumut dan daun musim gugur (puncaknya biasanya sekitar pertengahan November hingga awal Desember) sangat indah
- Iwato-ji (kuil tua):kuil tua tempat upacara Shujō Onie berlangsung. Kuil misterius yang dikelilingi dinding batu megah
Sambil berkeliling kuil, mengapa tidak merasakan budaya Buddha khas Semenanjung Kunisaki?
2. Spektakuler! Tur magaibutsu dan sekibutsu di Semenanjung Kunisaki
Di Semenanjung Kunisaki tersebar banyak sekibutsu dan magaibutsu yang memiliki sejarah ratusan tahun.
Batu Buddha raksasa yang berdiri di pegunungan menghadirkan suasana seolah Anda sedang melakukan perjalanan melintasi waktu.
Spot batu Buddha yang wajib dilihat
- Kumano Magaibutsu (arca Buddha tebing Kumano):Properti Budaya Penting yang ditetapkan pemerintah. Salah satu magaibutsu terbesar di Jepang, dengan patung Fudō Myōō setinggi sekitar 8 m dan patung Dainichi Nyorai setinggi sekitar 6,8 m yang dipahat di dinding batu
- Monjusen-ji (kuil Monju):“Jika tiga orang bersama, ada kebijaksanaan Monju”, kuil yang juga dipercaya sebagai asal peribahasa tersebut. Kuil ini memuja Monju Bosatsu, Buddha kebijaksanaan, dan juga dikunjungi untuk doa kelulusan serta keberhasilan belajar
- Chōan-ji (kuil bunga):di area kuil bermekaran bunga empat musim, sehingga dikenal sebagai “kuil bunga”
Tur batu Buddha di Semenanjung Kunisaki sangat direkomendasikan bagi pecinta sejarah dan pencari tempat spiritual.
3. Menikmati alam! Jalur trekking dengan pemandangan spektakuler
Semenanjung Kunisaki adalah area kaya alam yang dikelilingi gunung dan laut.
Khususnya, trekking sangat populer di sini, dengan banyak rute yang bisa dinikmati dari pemula hingga tingkat lanjut.
Mulai dari “Kunisaki Hantō Minemichi Long Trail”, daya tarik utamanya adalah rute yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan laut dan gunung khas semenanjung sekaligus.
Jalur trekking yang direkomendasikan
- Gunung Futago (ketinggian 720,6 m):terletak di pusat Rokugō Manzan, dengan panorama hingga Laut Pedalaman Seto dari puncaknya
- Jalur hiking Monjusen-ji:rute ramah pemula yang bisa dinikmati sambil berkeliling kuil
- Kunisaki Hantō Minemichi Long Trail:rute jarak jauh untuk penggemar trekking serius yang mengikuti jalur latihan Rokugō Manzan (total 10 rute, panjang sekitar 135 km)
Berada di Semenanjung Kunisaki yang dikelilingi alam luas juga sangat cocok untuk menyegarkan diri.
4. Spot sunset terbaik di Matama Kaigan
Matama Kaigan (Pantai Matama) di sisi barat Semenanjung Kunisaki terkenal sebagai salah satu spot sunset terbaik di Prefektur Ōita.
Pantai ini juga terpilih sebagai salah satu “100 Sunset Terbaik di Jepang”, dan kolaborasi antara matahari terbenam dengan hamparan pasang surut yang indah saat air surut sangat memukau.
Pemandangan matahari jingga yang memantul di hamparan pasang surut dengan pola pasir yang muncul benar-benar menakjubkan.
Titik foto yang direkomendasikan
- Waktu terbaik: 30 menit hingga 1 jam sebelum matahari terbenam (jam sunset berbeda menurut musim, jadi sebaiknya cek lebih dulu)
- Jika datang saat air surut, pola pasir di hamparan pasang surut terlihat lebih indah
Tempat ini sangat cocok bagi pecinta fotografi dan siapa saja yang ingin menikmati pemandangan romantis.

Info kuliner Semenanjung Kunisaki
Di Semenanjung Kunisaki, Anda dapat menikmati hasil laut segar dan masakan khas daerah.
Daya tarik utamanya adalah budaya kuliner yang kaya, khas semenanjung yang menghadap ke Beppu-wan dan Suō-nada.
Kuliner yang direkomendasikan
- Jōka karei (ikan sebelah khas Hiji):kuliner khas Hiji-machi, Prefektur Ōita. Ikan sebelah dengan cita rasa lembut yang tumbuh di air tawar yang memancar dari dasar laut di bawah kawasan kastel Hiji (musim terbaik sekitar April–September, terutama Mei–Juli)
- Bungo-gyū:wagyū khas Ōita yang juicy, nikmat dinikmati sebagai steak atau sukiyaki
- Dango-jiru:hidangan khas Ōita berupa sup miso dengan mi pipih dari tepung gandum yang ditarik dengan tangan
- Toriten:hidangan khas Prefektur Ōita, ayam berbalut tepung yang digoreng ala tempura
Semua hidangan di Semenanjung Kunisaki sangat lezat.
Di sela-sela wisata, jangan lewatkan kesempatan mencicipi cita rasa lokal.

Info praktis untuk wisatawan
1. Akses ke Semenanjung Kunisaki
Akses dengan kereta
- Dari JR Jalur Nippō Stasiun Kitsuki atau Stasiun Usa menuju berbagai area(waktu tempuh berbeda tergantung tujuan)
Akses dari bandara
- Bandara Ōita berada di dalam Semenanjung Kunisaki, dan dari bandara ke berbagai spot wisata sekitar 15–80 menit dengan mobil(waktu tempuh berbeda tergantung tujuan)
Akses dengan mobil(sewa mobil sangat direkomendasikan!)
- Dari pusat Kota Ōita sekitar 1 jam 10 menit dengan mobil
- Dari Bandara Ōita sekitar 35–50 menit dengan mobil(arah Fuki-ji dan Futago-ji)
- Karena transportasi umum di dalam semenanjung terbatas, berkeliling dengan mobil sewaan lebih praktis
2. Rekomendasi akomodasi
Hotel & ryokan yang direkomendasikan
- Kunisaki Onsen Kappō Ryokan Kaikisō(ryokan bernuansa klasik yang telah beroperasi sejak era Taishō)
- Hotel Bay Grand Kunisaki(hotel dengan kolam renang yang juga bisa digunakan pada musim panas)
Banyak penginapan di sini memiliki onsen, cocok untuk melepas lelah setelah berwisata.

Ringkasan
✅ Semenanjung Kunisaki adalah harta karun sejarah dan alam yang masih hidup dengan budaya Rokugō Manzan
✅ Anda bisa mengunjungi kuil-kuil misterius dan magaibutsu, termasuk Ōdō Fuki-ji yang berstatus Harta Nasional
✅ Bisa menikmati alam juga, mulai dari trekking hingga Pantai Matama yang terpilih sebagai salah satu 100 sunset terbaik di Jepang
✅ Kuliner lokal juga lengkap! Jōka karei dan Bungo-gyū sangat direkomendasikan
✅ Dekat dari Bandara Ōita, dan efisien dijelajahi dengan mobil sewaan