Jika berkeliling Ōtsu dan Ōmihachiman tanpa mobil, bagi perjalanan menjadi Ishiyama-dera di selatan Ōtsu serta tepi Danau Biwa dan Sungai Seta pada hari pertama, lalu Hachiman-bori dan kota tua Ōmihachiman pada hari kedua.
Jadikan Jalur JR Biwako sebagai poros perjalanan, lalu lanjutkan dari setiap stasiun dengan kereta swasta atau bus lokal.
Jadwal dan layanan dapat berubah, jadi periksa informasi pada malam sebelumnya dan pada hari perjalanan.
Cara menyusun perjalanan 2 hari 1 malam tanpa mobil
Jangan sering berpindah tempat sambil membawa bagasi besar; gunakan stasiun atau penginapan sebagai basis.
Dengan membagi wilayah menjadi Ōtsu pada hari pertama dan Ōmihachiman pada hari berikutnya, Anda dapat mengurangi pergantian kendaraan dan menyediakan waktu lebih longgar untuk berjalan.
Hari 1 mengunjungi Ishiyama-dera dan kawasan tepi air
Dari Stasiun JR Ishiyama, naik bus lokal atau gunakan Jalur Keihan Ishiyama Sakamoto menuju Ishiyama-dera.
Setelah berziarah, pindahlah ke pusat Ōtsu dan berjalan singkat di jalur pejalan kaki tepi danau yang terbuka untuk umum.
Hari 2 menuju kota tua Ōmihachiman
Di Stasiun JR Ōmihachiman, periksa bagasi dan kereta pulang, lalu dari pintu utara naik bus lokal atau transportasi serupa menuju kawasan Hachiman-bori.
Hubungkan Hachiman-bori, Himure Hachimangū, dan deretan rumah pedagang dengan berjalan kaki.
Lihat alur perjalanan 2 hari dalam tabel
Dengan memisahkan peran kendaraan dan jalan kaki, urutannya tetap masuk akal meskipun tanpa mobil.
| Hari | Basis | Tempat utama | Transportasi |
|---|---|---|---|
| Hari 1 | Ishiyama | Ishiyama-dera | Keihan dan bus |
| Hari 1 | Ōtsu | Tepi Danau Biwa | JR dan jalan kaki |
| Hari 2 | Ōmihachiman | Hachiman-bori | Bus lokal |
| Hari 2 | Kota tua | Kawasan rumah pedagang | Jalan kaki |
Hari 1 menuju Ishiyama-dera dengan transportasi umum
Ishiyama-dera berada di tepi barat Sungai Seta dan dapat dicapai dengan bus dari Stasiun JR Ishiyama atau berjalan kaki dari Stasiun Keihan Ishiyama-dera.
Anda tidak harus menggunakan transportasi yang sama untuk perjalanan pergi dan pulang.
Periksa pergantian kendaraan di Stasiun JR Ishiyama
Jika berganti dari JR ke bus, periksa tempat naik dan rutenya.
Sebelum naik, periksa penggunaan kartu IC transportasi dan cara pembayaran tarif, serta jangan menghalangi pintu naik turun meskipun sedang ramai.
Dari Stasiun JR Ishiyama, naik Bus Kōjaku dan turun di halte “Ishiyamadera Sanmon-mae” agar jarak berjalan menuju gerbang kuil lebih ringan.
Waktu perjalanan sekitar 10 menit.
Pilihan berjalan dari Stasiun Keihan Ishiyama-dera
Dari Stasiun Keihan Ishiyama-dera, Anda dapat berjalan menyusuri Sungai Seta.
Di jalan sepanjang Sungai Seta, gunakan trotoar dan lampu lalu lintas serta jangan melebar ke sisi badan jalan.
Saat hujan deras atau cuaca sangat panas, beralihlah ke bus.
Pastikan layanan pulang sebelum berziarah
Jangan baru memikirkan perjalanan pulang setelah tiba di kuil; periksa terlebih dahulu lokasi halte atau stasiun dan informasi keberangkatan.
Jika ada pembatalan atau keterlambatan, lewatkan persinggahan tambahan seperti Jembatan Seta no Karahashi dan prioritaskan perjalanan ke pusat Ōtsu.
Melihat latar batu dan sastra di Ishiyama-dera
Ishiyama-dera adalah kuil dengan bangunan yang berdiri di atas batu wollastonit serta mewariskan sejarah pemujaan Kannon dan sastra.
Karena kawasan kuil memiliki perbedaan ketinggian, pilih tempat yang ingin dilihat untuk berziarah.
Perhatikan batu wollastonit dan tata letak bangunan
Batu wollastonit yang menjadi asal nama kuil merupakan monumen alam dan menjadi ciri khas lanskap kawasan.
Jangan memanjat atau menyentuh batu; dari jalur ziarah yang ditentukan, amati bagaimana aula utama, pagoda Tahōtō, dan bangunan lain ditempatkan mengikuti medan.
Kenali kisah yang berkaitan dengan Murasaki Shikibu
Di Ishiyama-dera terdapat kisah bahwa Murasaki Shikibu pernah berdiam untuk berdoa dan mendapatkan gagasan bagi “Hikayat Genji”.
Periode dan tempat pameran maupun kunjungan khusus dapat berubah, jadi jangan menganggapnya selalu tersedia dan periksa pengumuman penyelenggaraan.
Periksa waktu ziarah dan biaya
Jam buka biasa, batas waktu terakhir untuk masuk, dan biaya masuk telah ditetapkan, tetapi penerimaan dapat berubah karena upacara atau acara.
Jika tiba terlambat, jangan terburu-buru mengelilingi kawasan; turunlah mengikuti informasi penutupan.
Rasakan Danau Biwa dari tepi danau Ōtsu
Saat kembali dari Ishiyama-dera ke pusat Ōtsu, pemandangan berubah dari aliran Sungai Seta menjadi bentangan Danau Biwa.
Dalam perjalanan menuju penginapan, pilih bagian tepi danau yang mudah untuk kembali ke stasiun.
Berjalan singkat di sekitar Pelabuhan Ōtsu
Dari Pelabuhan Ōtsu dan jalur pejalan kaki tepi danau, Anda dapat memandang permukaan air, tepi seberang, dan arah Gunung Hiei.
Jika ada pemasangan acara atau pekerjaan konstruksi, ikuti tanda memutar; pada bagian yang dipakai bersama pesepeda, jangan berjalan melebar.
Pisahkan pengalaman di danau dari rencana utama
Jika menambahkan kapal wisata, periksa tempat keberangkatan, hari operasi, reservasi, dan perubahan akibat cuaca melalui informasi operator.
Jika tiba terlambat, batalkan naik kapal dan cukup berjalan di tepi danau agar perjalanan menuju penginapan tetap terjaga.
Pilih penginapan berdasarkan perjalanan JR keesokan pagi
Menginap di tempat yang mudah kembali ke Jalur JR Biwako, seperti dekat Stasiun Ōtsu, Zeze, atau Ishiyama, akan memudahkan perjalanan ke Ōmihachiman keesokan pagi.
Periksa stasiun terdekat, penitipan bagasi, dan ketentuan check-in pada informasi penginapan yang dipesan.
Hari 2 menuju Ōmihachiman dengan JR dan bus
Pada pagi hari, naik Jalur JR Biwako menuju Stasiun Ōmihachiman.
Karena stasiun pemberhentian berbeda menurut jenis kereta, periksa tujuan dan pemberhentian kereta pada layar peron.
Tentukan perjalanan pulang di Stasiun Ōmihachiman
Saat tiba, periksa kereta pulang, gerbang tiket, dan bagasi. Jika menggunakan loker koin, lihat ketersediaan dan waktu penggunaan di lokasi serta jangan menitipkan barang berharga.
Jangan berjalan di tangga batu sepanjang kanal sambil membawa bagasi besar.
Periksa halte bus di pintu utara
Untuk bus menuju kawasan Hachiman-bori, periksa tujuan, nama halte, serta jadwal pergi dan pulang pada informasi layanan.
Jangan naik hanya karena nama arahnya mirip; pastikan kepada pengemudi atau melalui papan informasi sebelum naik.
Saat ramai, sediakan waktu untuk menunggu 1 bus
Pada hari festival atau hari libur, bagian dalam bus dan kota tua dapat ramai.
Meski terlambat karena kemacetan jalan, jangan menambah rencana dan naiklah bus pulang lebih awal.
Saat bus penuh atau layanan dihentikan, jangan memaksakan berjalan jauh; tanyakan alternatif di pusat informasi stasiun.
Berjalan di Hachiman-bori dan Himure Hachimangū
Setelah turun dari bus, jelajahi Hachiman-bori, Himure Hachimangū, dan kota tua dengan berjalan kaki.
Amati susunan kota tempat kawasan tepi air, tempat ibadah, dan pusat perdagangan berdekatan.
Memahami sejarah transportasi air di Hachiman-bori
Hachiman-bori adalah kanal yang menghubungkan kota kastel dengan transportasi air Danau Biwa.
Jangan hanya melihat pemandangan dinding putih dan tembok batu; amati pula sebagai jalur air yang mendukung kapal pengangkut barang serta kegiatan para pedagang.
Di tepi air tanpa pagar atau tangga batu yang basah, pilih tempat berhenti dengan hati-hati.
Berziarah di Himure Hachimangū
Himure Hachimangū berada di kaki Gunung Hachiman dan telah lama terkait dengan kepercayaan para pedagang Ōmi.
Pada hari festival atau saat ramai, ikuti arahan di jalan masuk dan jangan lama-lama menghalangi jalur di depan gerbang menara atau aula pemujaan.
Patuhi batas kawasan terbuka di kota tua
Di Jalan Shinmachi dan sekitarnya, lihat fasad rumah pedagang, kisi-kisi, serta deretan atap dari jalan.
Jangan memasuki rumah yang masih digunakan atau tanah pribadi; jika ingin melihat bagian dalam, periksa jam buka dan penerimaan fasilitas yang terbuka untuk umum.
Siapkan bagasi dan cuaca untuk perjalanan tanpa mobil
Dalam perjalanan dengan transportasi umum, berat bagasi dan keamanan saat berjalan berdampak langsung pada rencana perjalanan.
Antisipasi tangga, kawasan tepi air, dan hujan, lalu sepakati kriteria untuk mengurangi rencana.
Berjalan dengan bagasi kecil agar kedua tangan bebas
Masukkan minuman, perlengkapan hujan, dan alat pengisi daya ke dalam tas punggung.
Titipkan koper beroda di tempat penyimpanan yang tersedia di penginapan atau stasiun; jangan membawanya ke lereng Ishiyama-dera atau jalur sempit Hachiman-bori.
Tentukan kriteria perubahan dalam tabel
Putuskan terlebih dahulu tindakan saat transportasi atau cuaca berubah.
| Situasi | Hal yang diprioritaskan | Pilihan yang dilewatkan |
|---|---|---|
| Bus terlambat | Pastikan perjalanan pulang | Fasilitas tambahan |
| Hujan deras | Menuju stasiun atau ke dalam ruangan | Berjalan jauh di tepi air |
| Bagasi banyak | Titipkan terlebih dahulu | Bergerak di tangga batu |
| Keramaian | Berangkat lebih awal | Tambahan di atas gunung |
Jangan hanya bergantung pada ponsel pintar
Untuk mengantisipasi baterai habis, catat penginapan, stasiun, kereta pulang, dan halte utama.
Siapkan cara memeriksa rute meskipun koneksi tidak stabil; jika ada arahan dari petugas stasiun atau awak kendaraan, prioritaskan arahan itu daripada informasi lama di layar.
Ringkasan perjalanan tanpa mobil di Ōtsu dan Ōmihachiman
Perjalanan Shiga 2 hari 1 malam tanpa mobil mencakup Ishiyama-dera dan tepi danau Ōtsu pada hari pertama, lalu Hachiman-bori, Himure Hachimangū, dan kawasan rumah pedagang Ōmihachiman pada hari berikutnya.
Jadikan Jalur JR Biwako sebagai poros, lalu kombinasikan dengan Keihan atau bus di Ishiyama dan bus lokal di Ōmihachiman.
Atur jadwal pergi-pulang dan bagasi terlebih dahulu, lalu kurangi tempat tambahan saat terlambat atau hujan agar dapat menelusuri sejarah kuil dan kawasan tepi air dengan aman.










Ulasan (0)