Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Panduan Kuil Hakozaki Hachiman | Lonceng Terbesar Jepang

Panduan Kuil Hakozaki Hachiman | Lonceng Terbesar Jepang
Lihat lonceng terbesar Jepang berukir bangau, 36 penyair, topeng kagura, dan lonceng terkecil di aula harta. Gratis; 5 menit naik mobil dari Stasiun Izumi.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Kuil Hakozaki Hachiman

Kuil Hakozaki Hachiman berada di Kota Izumi, Prefektur Kagoshima, dan dikenal dengan lonceng raksasa terbesar di Jepang yang tergantung di atas gerbang kuil serta Aula Lonceng Pusaka.

Asal-usul Lonceng Raksasa

Lonceng ini dikenal sebagai “Jika dilakukan, keinginan akan terwujud dan lonceng akan berbunyi—Lonceng Besar Pengabul Harapan”, dengan doa yang diungkapkan melalui permainan antara bunyi lonceng dan kata-kata.

Lonceng Raksasa Terbesar di Jepang

Lonceng raksasa ini setinggi 4 meter, berdiameter 3,4 meter, dan berbobot 5 ton; jika dilihat dari bawah, skalanya hampir menyerupai sebuah bangunan.

Motif Induk dan Anak Burung Bangau

Permukaan lonceng raksasa menampilkan relief induk dan anak burung bangau yang menari, melambangkan Izumi yang dikenal sebagai negeri burung bangau.

Daya Tarik Aula Lonceng Pusaka

Aula Lonceng Pusaka dibangun untuk memperingati kelahiran Putri Aiko dan menyimpan Tiga Puluh Enam Penyair Abadi, topeng kagura, serta lonceng terkecil di Jepang.

Etika Saat Beribadah dan Berkunjung

Bagian tengah area Kuil Hakozaki Hachiman adalah tempat berdoa, jadi dahulukan orang yang menuju aula pemujaan dan lihatlah lonceng raksasa serta koleksi tanpa menyentuhnya.

Akses dan Parkir

Alamatnya adalah 46 Kamichishiki-cho, Kota Izumi; lokasinya sekitar 10 menit berkendara dari Stasiun JR Izumi dan tempat parkirnya berkapasitas 100 kendaraan.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Kagoshima

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Di Kuil Hakozaki Hachiman-jinja di Kota Izumi, Prefektur Kagoshima, lonceng raksasa terbesar di Jepang yang tergantung di gerbang kuil menyambut para pengunjung.

Lonceng besar yang mencantumkan tinggi, diameter, dan berat ini dihiasi motif burung jenjang khas Izumi serta menjadi ciri khas pemandangan di kompleks kuil.

Selain mengagumi ukurannya, Anda dapat menikmati waktu yang tenang dengan memperhatikan alur ibadah menuju aula utama, benda-benda yang diwariskan di balai harta dan lonceng, serta bersikap tenggang rasa terhadap orang di sekitar.

Tentang Kuil Hakozaki Hachiman-jinja|Kuil di Izumi tempat pengunjung melewati lonceng besar untuk beribadah

Kuil Hakozaki Hachiman-jinja berada di Kamichishiki-machi, Kota Izumi, dan dikenal karena lonceng besarnya serta balai harta dan lonceng.

Ungkapan “Jika dilakukan, akan terwujud (berbunyi). Lonceng besar untuk terkabulnya harapan besar” mengandung doa melalui permainan kata yang mengaitkan bunyi lonceng dengan kata-kata.

Lonceng besar berada di pintu masuk jalur ibadah

Lonceng besar bukanlah benda pamer yang berdiri sendiri; penting untuk melihatnya sebagai bagian dari gerbang kuil dan jalur ibadah.

Pertama-tama, perhatikan posisinya secara keseluruhan, sisakan ruang agar pengunjung lain dapat lewat, lalu amati bentuk dan hiasan lonceng.

Jangan meminta seseorang berdiri lama hanya untuk membandingkan ukuran, dan jangan membuka barang bawaan di tengah jalur.

Periksa penulisan dan cara membacanya

Namanya ditulis “箱﨑八幡神社” dan dibaca “Hakozaki Hachiman-jinja”.

Karena ada kuil dengan nama serupa di berbagai daerah, saat mencari tujuan pastikan juga lokasinya berada di Kota Izumi, Prefektur Kagoshima.

Jangan menilai hanya dari tulisan pada peta; dengan memeriksa alamat lengkap 46 Kamichishiki-machi, Kota Izumi, Anda dapat menghindari kekeliruan dengan kuil lain.

Amati ukuran dan motif burung jenjang pada lonceng raksasa terbesar di Jepang

Lonceng besar Kuil Hakozaki Hachiman-jinja diperkenalkan sebagai lonceng raksasa terbesar di Jepang.

Angka tinggi 4 meter, diameter 3.4 meter, dan berat 5 ton menjelaskan secara nyata skala yang sulit dipahami hanya dengan menatap dari bawah.

Hal yang diamati Hal yang dapat diketahui Sikap yang perlu dijaga
Keseluruhan lonceng Tinggi dan diameter Sisakan jalur
Relief pada permukaan Keluarga burung jenjang Jangan menyentuh
Hubungan dengan gerbang kuil Pintu masuk ibadah Saling memberi giliran
Pemandangan dari bawah Bentuk tiga dimensi Perhatikan pijakan

Skala setinggi 4 meter dan berdiameter 3.4 meter

Angka-angka pada lonceng besar bukan untuk melebih-lebihkan tampilannya, melainkan petunjuk untuk memahami skala yang mendekati sebuah bangunan.

Jika Anda melihatnya bersama gerbang kuil dari kejauhan, lalu mengamati permukaan lengkung dan hiasannya setelah mendekat, keseluruhan dan detail dapat dipahami secara bertahap.

Saat berada tepat di bawah lonceng, jangan hanya melihat ke atas; perhatikan juga arus orang dan perbedaan ketinggian.

Relief keluarga burung jenjang yang menari

Pada permukaan lonceng terdapat relief keluarga burung jenjang yang menari, simbol Izumi yang dikenal sebagai daerah burung jenjang.

Dengan mengamati bukan hanya loncengnya, tetapi juga desain yang memadukan lanskap dan budaya setempat, Anda dapat memahami arti melihat lonceng besar ini di Izumi.

Jangan mengulurkan tangan ke motifnya; amati garis bentuk dan pantulan cahaya dari posisi yang diizinkan.

Memahami sebutan “terbesar di Jepang” melalui ukuran dan bentuk di lokasi

Skala lonceng besar dapat dipahami dari sebutan “terbesar di Jepang” sekaligus ukuran yang dicantumkan.

Daripada pengunjung membuat peringkat sendiri dengan lonceng lain, lebih tepat untuk memeriksa ukuran yang ditampilkan dan bentuk aslinya di lokasi.

Karena ungkapannya mungkin berubah seiring hadirnya fasilitas atau penelitian baru, saat memperkenalkannya dalam artikel atau unggahan, pastikan informasi panduannya belum berubah.

Bandingkan lonceng besar dan lonceng kecil di balai harta dan lonceng

Balai harta dan lonceng di kompleks kuil menyimpan benda-benda yang diwariskan di kuil serta lonceng terkecil di Jepang.

Setelah melihat lonceng besar di gerbang kuil, alihkan pandangan ke lonceng kecil agar Anda dapat menikmati tema lonceng yang sama dalam skala berbeda.

Dibangun untuk memperingati kelahiran Toshi-no-miya Aiko

Balai harta dan lonceng dibangun untuk memperingati kelahiran Toshi-no-miya Aiko.

Dengan mengetahui latar pembangunannya sebelum melihat bangunan, Anda dapat memahami bahwa tempat ini merupakan ruang penyimpanan koleksi sekaligus fasilitas yang memiliki makna peringatan.

Ikuti petunjuk di lokasi mengenai area yang dibuka dan cara masuk, serta jangan memasuki tempat yang ditutup.

Amati Tiga Puluh Enam Penyair Abadi dan topeng kagura

Balai harta dan lonceng menyimpan Tiga Puluh Enam Penyair Abadi, topeng kagura, dan benda-benda lain yang diwariskan di kuil.

Jangan terburu-buru hanya membaca nama; bandingkan penggambaran tokoh dan bentuk topeng, lalu hayati sebagai materi tentang kepercayaan dan seni pertunjukan yang dijaga di daerah ini.

Benda pameran dapat terpengaruh oleh cahaya dan sentuhan, jadi periksa di lokasi apakah fotografi diperbolehkan dan bagaimana aturan penggunaan lampu kilat.

Cari dengan teliti agar tidak melewatkan lonceng terkecil di Jepang

Sesaat setelah melihat lonceng raksasa, mata mungkin memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan benda pamer berukuran kecil.

Periksa papan petunjuk dan kotak pamer secara berurutan, sambil saling memberi ruang dengan orang di sekitar ketika mencari.

Jangan mendekatkan wajah atau tangan terlalu dekat ke kotak pamer untuk memastikan ukurannya; patuhi posisi melihat yang ditentukan.

Urutan ibadah dan etika memotret

Kuil Hakozaki Hachiman-jinja diperkenalkan sebagai tempat wisata, tetapi bagian utama kompleks kuil adalah tempat berdoa.

Sebelum dan sesudah melihat lonceng besar serta benda-benda berharga, perhatikan arah aula utama dan utamakan ibadah yang tenang.

Dahulukan orang yang bergerak dari gerbang kuil menuju aula utama

Di sekitar gerbang kuil dapat berkumpul orang yang melihat lonceng besar, orang yang memotret, dan orang yang menuju aula utama.

Jangan menghalangi pintu masuk; ketika ada orang yang hendak melanjutkan perjalanan, ubah posisi dan berikan jalan.

Jika sedang ada upacara atau doa khusus, jangan memotong antrean dan ikuti arahan pendeta kuil atau petugas.

Di depan aula utama, dahulukan ibadah daripada memotret

Jangan memotret dari depan orang yang sedang berdoa di depan aula utama atau mengarahkan kamera lama-lama dari belakang mereka.

Jika memublikasikan foto yang menampilkan wajah orang yang tidak dikenal, privasi juga perlu diperhatikan.

Jika ingin menggunakan tripod atau peralatan besar, tanyakan terlebih dahulu kepada pihak kuil mengenai tempat dan waktu yang diperbolehkan.

Jangan menyentuh lonceng atau benda koleksi

Permukaan lonceng besar, kotak pamer, dan topeng kagura belum tentu boleh disentuh dengan bebas oleh pengunjung.

Jika tidak ada petunjuk yang jelas bahwa benda boleh disentuh, jadikan melihat dengan mata sebagai prinsip dasar.

Saat berkunjung bersama anak-anak, menjelaskan aturan pameran sebelum mereka mengulurkan tangan akan membantu menikmati kunjungan dengan tenang.

Siapkan diri menghadapi perbedaan ketinggian dan cuaca panas saat berjalan di kompleks kuil

Di kompleks kuil terdapat perbedaan ketinggian, toilet, dan sudut informasi.

Pilih sepatu yang nyaman untuk berjalan; orang yang khawatir dengan kondisi tubuh atau pijakan sebaiknya memeriksa rute yang dapat digunakan di lokasi.

Jangan berjalan sambil terus melihat ke atas di tempat yang tidak rata

Jika berjalan maju sambil mendongak ke lonceng besar, Anda akan lebih sulit menyadari perbedaan ketinggian dan pengunjung lain.

Saat memotret, berhentilah terlebih dahulu; ketika bergerak, kembalikan pandangan ke pijakan.

Saat hujan, batu dan permukaan jalan dapat menjadi licin; gunakan pegangan tangan atau petunjuk jalan memutar jika tersedia.

Pada musim panas, beristirahatlah meskipun jaraknya pendek

Kunjungan ke kompleks kuil mencakup area luar ruangan, jadi pada musim panas siapkan minuman dan luangkan waktu untuk beristirahat di tempat teduh.

Jangan menahan kondisi tubuh yang buruk demi terus melihat pameran; jika merasa tidak enak badan, pindahlah ke tempat yang sejuk.

Atur topi dan perlengkapan hujan sebelum memasuki ruangan agar tidak mengenai orang di sekitar atau benda pameran.

Akses dari Stasiun Izumi dan tempat parkir

Alamat Kuil Hakozaki Hachiman-jinja adalah 46 Kamichishiki-machi, Kota Izumi, Prefektur Kagoshima.

Informasi yang tersedia menyebutkan perjalanan sekitar 10 menit dengan mobil dari Stasiun JR Izumi dan tempat parkir untuk 100 kendaraan.

Hal yang perlu diperiksa Informasi panduan Pertimbangan saat berkunjung
Lokasi 46 Kamichishiki-machi Waspadai kekeliruan dengan kuil lain
Dari stasiun Sekitar 10 menit dengan mobil Periksa juga perjalanan pulang
Tempat parkir 100 kendaraan Sediakan waktu lebih pada hari acara
Biaya dan hari libur Gratis dan buka sepanjang tahun Periksa sebelum berkunjung

Jangan berasumsi akan berjalan kaki dari stasiun

Informasi yang diberikan adalah perkiraan waktu berkendara dari Stasiun Izumi; jarak berjalan kaki dan rute aman tidak dicantumkan.

Jika tiba dengan kereta, periksa terlebih dahulu sarana transportasi yang tersedia di lokasi, seperti taksi.

Kendaraan untuk perjalanan pulang belum tentu dapat diperoleh saat itu juga, jadi akan lebih tenang jika Anda juga memikirkan cara memesan dan sarana komunikasi.

Jangan terburu-buru di dekat pintu masuk meskipun tempat parkir luas

Meskipun tersedia informasi tentang tempat parkir untuk 100 kendaraan, angka tersebut tidak menjamin ketersediaan tempat saat festival atau musim ramai.

Ketika penuh, jangan parkir tanpa izin di jalan permukiman atau di sekitar jalan masuk kuil; ikuti arahan di lokasi.

Setelah turun dari kendaraan, periksa alur pejalan kaki dan kendaraan; jika bersama anak-anak, jangan lepaskan tangan mereka.

Periksa kembali informasi gratis dan buka sepanjang tahun

Informasi menyebutkan bahwa tidak ada biaya dan tempat ini buka sepanjang tahun tanpa hari libur.

Namun, kondisi penggunaan bangunan atau pameran dapat berubah karena upacara keagamaan, perbaikan, atau cuaca buruk.

Jika tujuan utama Anda adalah melihat balai harta dan lonceng, tanyakan keadaan pembukaan pada hari kunjungan sebelum berangkat.

Ringkasan|Di Kuil Hakozaki Hachiman-jinja, lihat lonceng besar bersama alur berdoa

Di Kuil Hakozaki Hachiman-jinja, Anda dapat mengunjungi lonceng raksasa terbesar di Jepang dengan relief keluarga burung jenjang serta balai harta dan lonceng yang menyimpan Tiga Puluh Enam Penyair Abadi, topeng kagura, dan lonceng kecil.

Jangan hanya memperhatikan ukuran lonceng besar; amati pula desain yang menggambarkan ciri khas Izumi dan latar belakangnya sebagai fasilitas peringatan.

Perhatikan perbedaan ketinggian dan arus orang, periksa keadaan pembukaan pameran serta sarana transportasi, dahulukan pengunjung yang beribadah, dan tetaplah tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kuil Hakozaki Hachiman berada di Kamichishiki-cho, Kota Izumi, Prefektur Kagoshima, dan dikenal karena lonceng terbesar di Jepang yang tergantung di gerbang sucinya serta Aula Lonceng Pusaka. Ungkapan “Jika dilakukan, akan tercapai—lonceng besar untuk terkabulnya keinginan” mengaitkan bunyi lonceng dengan harapan. Meski diperkenalkan sebagai tempat wisata, saat berkeliling ingatlah bahwa inti kawasan kuil tetap merupakan tempat berdoa.
A. Lonceng besar Kuil Hakozaki Hachiman disebut sebagai yang terbesar di Jepang, dengan tinggi 4 meter, diameter 3,4 meter, dan berat 5 ton. Permukaannya dihiasi relief keluarga burung bangau yang menari, lambang Izumi sebagai daerah burung bangau. Karena ukurannya sulit dibayangkan hanya dari angka, lihatlah terlebih dahulu seluruh gerbang suci dari kejauhan, lalu mendekatlah untuk mengamati permukaan lengkung dan hiasannya untuk menangkap keseluruhan sekaligus detailnya.
A. Aula Lonceng Pusaka menyimpan benda-benda seperti penggambaran Tiga Puluh Enam Penyair Abadi dan topeng kagura, serta lonceng terkecil di Jepang. Bangunan ini didirikan untuk memperingati kelahiran Putri Aiko; setelah melihat lonceng besar, alihkan perhatian ke lonceng kecil untuk menikmati jenis benda yang sama dalam skala berbeda. Karena benda pameran rentan terhadap cahaya dan sentuhan, periksa tanda di lokasi untuk memastikan apakah fotografi diperbolehkan.
A. Kuil Hakozaki Hachiman berjarak sekitar 10 menit berkendara dari Stasiun JR Izumi. Jika tiba dengan kereta, jangan menganggap perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki; periksa terlebih dahulu transportasi setempat yang tersedia, seperti taksi. Saat pulang belum tentu Anda bisa langsung mendapat kendaraan di tempat, jadi rencanakan juga cara meminta penjemputan. Karena ada kuil bernama sama di berbagai tempat, pastikan alamatnya 46 Kamichishiki-cho, Kota Izumi.
A. Kuil Hakozaki Hachiman memiliki tempat parkir gratis untuk 100 kendaraan. Meskipun jumlahnya banyak, angka itu tidak menjamin ketersediaan tempat saat festival atau musim ramai. Jika penuh, jangan parkir tanpa izin di jalan permukiman atau dekat jalan masuk kuil; ikuti arahan di lokasi. Setelah turun dari mobil, periksa jalur pejalan kaki dan kendaraan, dan jangan lepaskan tangan anak-anak saat berkunjung bersama mereka.
A. Jika berjalan maju sambil menengadah ke lonceng besar, Anda mungkin tidak menyadari undakan atau pengunjung lain. Berhentilah saat mengambil foto dan kembalikan pandangan ke pijakan ketika bergerak agar aman. Batu dan permukaan beraspal dapat licin saat hujan, jadi gunakan pegangan tangan atau petunjuk jalan memutar jika tersedia. Pada musim panas, kunjungan di luar ruangan berlangsung cukup lama, sehingga beristirahatlah di tempat teduh meski baru berjalan sebentar.
A. Di dekat gerbang suci, orang yang melihat atau memotret lonceng besar mudah bertemu dengan mereka yang menuju aula pemujaan. Jangan menghalangi pintu masuk; jika ada orang yang hendak maju, ubah posisi dan beri jalan. Saat acara atau doa berlangsung, jangan memotong antrean dan ikuti arahan petugas kuil atau staf. Sebelum dan sesudah melihat lonceng besar maupun benda pusaka, tetaplah mengingat aula pemujaan dan beribadahlah dengan tenang.
A. Permukaan lonceng besar, lemari pajangan, topeng kagura, dan benda lain belum tentu boleh disentuh bebas oleh pengunjung. Jika tidak ada petunjuk jelas bahwa menyentuh diperbolehkan, nikmati dengan melihat saja. Jika datang bersama anak-anak, jelaskan aturan pameran sebelum mereka mengulurkan tangan agar dapat berkeliling dengan tenang. Mengamati bentuk dan pantulan cahaya saja juga sudah menarik.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.