Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kastel Hikone dan Omihachiman: 2 Hari di Kota Bersejarah

Kastel Hikone dan Omihachiman: 2 Hari di Kota Bersejarah
Rute 2 hari Hikone–Omihachiman: Kastel Hikone (Harta Nasional), Genkyu-en, Yumekyobashi, kanal Hachiman-bori, Kuil Himure, serta tips JR, bus, dan tangga batu.

Ringkasan Cepat

Perjalanan Sejarah 2 Hari 1 Malam di Hikone dan Omihachiman

Perjalanan sejarah di Shiga yang menghabiskan masing-masing satu hari untuk mengunjungi menara utama kastel yang merupakan Pusaka Nasional dan taman daimyo di Hikone, serta kanal Hachiman-bori dan lanskap kota rumah-rumah pedagang di Omihachiman.

Daya Tarik Kastel Hikone

Menara utama Kastel Hikone adalah salah satu menara kastel asli yang masih bertahan sejak zaman Edo dan ditetapkan sebagai Pusaka Nasional. Gerbang, menara pengawas, dinding batu, dan paritnya dapat dilihat sebagai satu ruang pertahanan terpadu.

Pemandangan dari Taman Genkyuen

Taman Genkyuen di timur laut Kastel Hikone adalah taman daimyo yang konon meniru Delapan Pemandangan Omi. Dari seberang kolam, pengunjung dapat menikmati pemandangan menara utama yang tampak bertumpuk dengan bukit kastel.

Kanal Hachiman-bori dan Kota Pedagang Omi

Kanal Hachiman-bori dibenahi pada tahun ke-13 era Tenshō ketika Toyotomi Hidetsugu membangun kastel di Gunung Hachiman dan membuka kota. Sebagai jalur air yang menghubungkannya dengan Danau Biwa, kanal ini mendukung perdagangan bersama rakuichi-rakuza.

Rute Perjalanan yang Disarankan

Pada hari pertama, berjalanlah dari Stasiun Hikone menuju kastel, Taman Genkyuen, dan kota kastel. Pada hari kedua, naik JR ke Stasiun Omihachiman lalu jelajahi Kanal Hachiman-bori dan kawasan kota lama.

Bepergian dengan Kereta dan Bus

Stasiun Hikone dan Stasiun Omihachiman berada di sepanjang Jalur JR Biwako. Sebelum menuju kota lama dari Stasiun Omihachiman, periksa terlebih dahulu jadwal dan titik naik bus rute pada hari itu.

Tips Berkunjung dan Barang yang Perlu Dibawa

Tangga di dalam menara utama curam, jadi biarkan kedua tangan bebas. Siapkan sepatu antiselip saat hujan, sesuaikan urutan kunjungan ketika ramai, dan periksa pengumuman hari itu mengenai pembukaan, pekerjaan konstruksi, serta pengoperasian perahu dan kereta gantung.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Shiga

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Jika ingin menjelajahi kota-kota bersejarah di Shiga selama 2 hari 1 malam, bagi hari 1 untuk Hikone dan hari 2 untuk Ōmihachiman agar Anda dapat melihat kastel, taman, lanskap kota, dan tepi air dengan tenang.

Di Hikone, berjalanlah di kota kastel dengan menempatkan menara utama berstatus Pusaka Nasional sebagai pusat kunjungan, lalu keesokan harinya alihkan perhatian ke Hachiman-bori dan budaya para pedagang Ōmi.

Jam buka fasilitas dan kondisi transportasi dapat berubah, jadi periksa informasi pada hari keberangkatan sebelum memulai perjalanan.

Cara Menyusun Itinerary Hikone dan Ōmihachiman 2 Hari 1 Malam

Kedua kota ini terhubung oleh Jalur JR Biwako.

Kelompokkan tempat wisata berdasarkan hari, menginaplah di Hikone lalu pindah ke Ōmihachiman pada pagi berikutnya, atau bermalamlah di antara kedua kota untuk mengurangi perjalanan pulang-pergi.

Hari 1 Berjalan di Kota Kastel Hikone

Dari Stasiun Hikone, pergilah ke kastel dan kunjungi menara utama, Genkyūen, lalu kota kastel secara berurutan. Sesuaikan jumlah kunjungan dengan waktu tunggu di menara utama dan kondisi pijakan, serta sisakan tenaga untuk kembali ke penginapan pada sore hari.

Hari 2 Menuju Kota Para Pedagang Ōmi

Naik JR menuju Stasiun Ōmihachiman, lalu gunakan bus lokal atau transportasi lain ke area Hachiman-bori.

Pilih tempat yang sesuai minat Anda dari Hachiman-bori, Kuil Himure Hachimangū, machiya yang sedang dibuka, atau museum dokumentasi.

Periksa Alur 2 Hari dalam Tabel

Mengelompokkan tempat menarik menurut area akan memperjelas pergantian antara perjalanan dan kunjungan.

Hari Area Tempat Utama Tema yang Dilihat
Hari 1 Hikone Kastel Hikone Benteng dan menara utama
Hari 1 Hikone Genkyūen Taman daimyō
Hari 2 Ōmihachiman Hachiman-bori Transportasi air dan lanskap kota
Hari 2 Ōmihachiman Kota lama Budaya pedagang

Hari 1 Dimulai dari Kastel Hikone, Pusaka Nasional

Di Kastel Hikone, melihat bukan hanya menara utama, tetapi juga gerbang, menara pertahanan, dinding batu, dan parit sebagai satu ruang pertahanan akan memudahkan Anda memahami susunan kastel.

Lanjutkan setelah memeriksa informasi masuk pada hari itu.

Lihat Eksterior dan Interior Menara Utama Secara Terpisah

Menara utama Kastel Hikone ditetapkan sebagai Pusaka Nasional dan merupakan salah satu menara kastel asli yang masih bertahan sejak zaman Edo.

Dari luar, amati lapisan atap dan gevel; di dalam, perhatikan struktur kayu serta pandangan dari setiap lantai.

Tangga di dalam sangat curam, jadi kosongkan kedua tangan saat naik dan turun.

Baca Strategi Pertahanan dari Menara dan Dinding Batu

Jalur di dalam kastel berbelok-belok, sementara gerbang dan menara pertahanan ditempatkan di titik penting. Jangan hanya mengikuti nama bangunan; bayangkan di mana penyerang akan berhenti agar Anda dapat memahami hubungan medan dan arsitektur.

Jangan melewati pagar atau masuk ke area terlarang.

Saat Ramai, Lihat Area Selain Menara Utama Lebih Dulu

Jika ada antrean untuk masuk ke menara utama, ikuti arahan petugas. Jika waktu terbatas, susun ulang kunjungan dengan berfokus pada eksterior, menara pertahanan, parit, dan taman.

Dalam cuaca panas, pastikan ada tempat teduh dan air minum; jangan menjadikan berdiri terus dalam antrean sebagai tujuan.


Nikmati Pemandangan Taman Daimyō di Genkyūen

Genkyūen, yang berada di timur laut Kastel Hikone, dipercaya sebagai taman daimyō yang dibuat dengan meniru Delapan Pemandangan Ōmi. Di sini Anda dapat menikmati perpaduan kolam, bangunan, dan bukit kastel di latar belakang.

Berjalanlah seolah berada di ruang untuk menikmati pemandangan, berbeda dari ketegangan yang terasa di menara utama.

Lihat Menara Utama dan Taman di Seberang Kolam

Di dalam taman, carilah titik tempat bangunan dan bukit kastel tampak bertumpuk di seberang kolam.

Dengan memperhatikan lapisan pinus, batu, dan permukaan kolam di latar depan, bangunan di tengah, serta menara utama di kejauhan, Anda dapat memahami cara taman memasukkan lanskap sekitar ke dalam pemandangan.

Periksa Pekerjaan Jembatan dan Informasi Jalur

Cara melewati jembatan dan jalan taman dapat berubah karena pekerjaan pelestarian.

Periksa pengumuman di pintu masuk dan informasi Kastel Hikone, serta jangan melampaui bagian yang ditutup. Walaupun tidak dapat mencapai lokasi foto yang direncanakan, carilah komposisi lain dari jalur yang dibuka.

Berjalan dengan Cara yang Melindungi Warisan Budaya

Jangan masuk ke area tanaman atau menyentuh batu dan ranting untuk mengubah komposisi.

Pada hari hujan, jalan batu dan tanah menjadi licin, jadi pendekkan langkah. Jika memakai tripod, pilih tempat yang tidak menghalangi orang lewat.


Hubungkan Benteng dan Lanskap Kota di Kota Kastel Hikone

Setelah keluar dari kastel, berjalan di kawasan dekat parit akan membantu Anda merasakan hubungan antara benteng dan kota masa kini.

Jangan berhenti pada makan dan berbelanja saja; perhatikan juga arah jalan serta bagian luar bangunan.

Berjalan di Yume Kyōbashi Castle Road

Yume Kyōbashi Castle Road adalah jalan yang ditata dengan fasad bergaya machiya, dinding putih, dan kisi-kisi hitam.

Ini bukan tempat bangunan bersejarah asli berjajar utuh. Berjalanlah sambil memahami bahwa suasana kota kastel diwujudkan sebagai ruang komersial modern.


Periksa Operasional Setiap Toko

Meskipun jalan dapat dilewati, hari libur dan jam buka setiap toko berbeda.

Jika ingin makan atau mengikuti pengalaman tertentu, periksa informasi operasional setiap tempat dan siapkan pilihan lain bila tidak dapat digunakan.

Saat ramai, tunggulah tanpa menutup pintu masuk.

Kembali ke Penginapan Lebih Awal

Setelah berjalan di lereng dan tangga kastel, jangan menambahkan terlalu banyak rencana.

Periksa kereta pagi berikutnya, barang bawaan, dan transportasi yang akan digunakan di Ōmihachiman, lalu siapkan sepatu serta perlengkapan hujan.

Menitipkan barang besar di tempat penyimpanan yang tersedia di penginapan atau stasiun akan memudahkan berjalan di kota.

Hari 2 Berjalan di Ōmihachiman Mulai dari Hachiman-bori

Di sekitar Hachiman-bori, kanal, dinding batu, dan bangunan berdinding putih tersambung berurutan.

Melihat pembangunan kota kastel oleh Toyotomi Hidetsugu bersama perkembangan perdagangan akan membantu Anda memahami latar belakang lanskap ini.

Lihat Parit sebagai Jalur yang Mendukung Transportasi Air

Hachiman-bori ditata pada tahun Tenshō 13 (1585), ketika Toyotomi Hidetsugu membangun kastel di Hachimanyama dan membuka kota. Tempat ini membuat kapal yang melalui jalur air terhubung ke Danau Biwa dapat singgah dan, bersama kebijakan rakuichi-rakuza, menjadi landasan perkembangan perdagangan.

Tempat ini bukan hanya latar foto wisata, melainkan penghubung transportasi air dengan kota kastel yang mendukung pergerakan orang dan barang.

Saat berjalan di sepanjang parit, bayangkan tata ruang tempat tepian air yang menerima barang berada dekat dengan kawasan rumah dagang.

Utamakan Keselamatan di Tangga Batu dan Tepi Air

Di sepanjang parit terdapat jalan sempit, tangga batu, dan tempat yang dekat dengan permukaan air.

Saat permukaan basah, jangan memaksakan diri menepi; saling mengalahlah dengan orang dari arah berlawanan.

Saat memotret pun, jangan terlalu lama melepaskan pandangan dari pijakan dan ikuti pagar tepi air serta petunjuk setempat.

Periksa Operasional Jika Ingin Naik Perahu

Jika menambahkan pengalaman berkeliling dengan perahu, periksa hari operasional, penerimaan, reservasi, dan pembatalan akibat cuaca melalui informasi setiap operator.

Tanpa naik perahu pun, hubungan kota dan jalur air dapat diamati dengan baik dari atas jembatan serta bagian tepi parit yang dibuka.


Kunjungi Kuil Himure Hachimangū dan Kota Lama

Berjalan dari Hachiman-bori menuju Kuil Himure Hachimangū dan jalanan tua akan memperlihatkan susunan kota tempat kepercayaan, perdagangan, dan kehidupan berkumpul berdekatan.

Saling Mengalah di Jalan Masuk Kuil Himure Hachimangū

Kuil Himure Hachimangū berada di kaki Hachimanyama dan sejak lama juga terhubung dengan kepercayaan para pedagang Ōmi.

Berjalanlah dari gerbang menara menuju area kuil tanpa menghalangi alur para pengunjung yang beribadah.

Pada hari festival atau acara, utamakan pembatasan dan petunjuk setempat.

Lihat Fasad Rumah Dagang di Shinmachi-dōri

Di kota lama, amati dari jalan kisi-kisi, pohon pinus yang terlihat melewati dinding, bentuk atap, dan unsur lainnya.

Bedakan fasilitas yang dibuka untuk umum dengan rumah yang masih digunakan, dan jangan masuk ke bangunan berpintu tertutup atau tanah milik pribadi.

Untuk melihat bagian dalam, periksa hari buka dan penerimaan.

Putuskan Kunjungan ke Hachimanyama Berdasarkan Waktu dan Cuaca

Jika menambahkan kereta gantung, periksa operasional, keberangkatan terakhir, keramaian, dan penanganan saat angin kencang melalui informasi operator.

Pada hari yang mengutamakan Hachiman-bori dan lanskap kota, jangan memaksakan tambahan ini. Menyimpan kunjungan puncak untuk kesempatan berikutnya tetap menghasilkan itinerary yang memuaskan.

Berpindah antara Hikone dan Ōmihachiman dengan Kereta dan Bus

Stasiun Hikone dan Stasiun Ōmihachiman berada di sepanjang Jalur JR Biwako.

Periksa informasi operasional kereta pada hari itu serta jadwal terkini dan tempat naik bus lokal dari Stasiun Ōmihachiman menuju kota lama.

Periksa Kereta antarstasiun pada Hari Perjalanan

Jenis kereta cepat dan stasiun pemberhentian berbeda menurut waktu, jadi jangan gunakan jadwal lama yang tersimpan.

Konfirmasikan tujuan melalui layar peron dan informasi operasional hari itu; jika ada keterlambatan, kurangi urutan kunjungan.

Di Ōmihachiman, Lihat Bus Pergi-Pulang Terlebih Dahulu

Jangan baru memikirkan perjalanan pulang setelah tiba di kota lama; periksa lebih dulu bus kembali ke stasiun dan tempat naiknya.

Untuk menghadapi keramaian atau pembatalan, ketahui juga pangkalan taksi melalui petunjuk stasiun agar tidak terpaksa berjalan terlalu jauh.

Bagikan Barang Bawaan dan Kriteria Perubahan dalam Tabel

Rangkum persiapan yang diperlukan di kedua kota dan kondisi untuk mempersingkat itinerary.

Situasi Persiapan dan Tindakan Pilihan yang Dikurangi
Tangga curam di kastel Kosongkan kedua tangan Interior menara utama
Hujan Sepatu antiselip Jalan panjang di tepi parit
Kereta terlambat Periksa kembali operasional Fasilitas tambahan
Angin kencang atau ramai Utamakan petunjuk setempat Kunjungan ke puncak

Rangkuman Wisata Sejarah Hikone dan Ōmihachiman

Perjalanan sejarah Shiga 2 hari 1 malam ini dimulai di Hikone dengan menara utama berstatus Pusaka Nasional, Genkyūen, dan kota kastel, lalu dilanjutkan keesokan harinya dengan berjalan di Hachiman-bori, Kuil Himure Hachimangū, dan lanskap rumah dagang di Ōmihachiman.

Sudut pandang beralih dari struktur yang melindungi kastel menuju kota yang dibesarkan oleh transportasi air dan perdagangan, sehingga perbedaan kedua kota semakin menonjol.

Periksa jam buka, pekerjaan, serta operasional kereta, bus, perahu, dan kereta gantung melalui informasi hari itu, lalu kurangi rencana sesuai kondisi pijakan dan keramaian.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Rute yang mudah disusun adalah mengunjungi Kastel Hikone, Taman Genkyuen, dan kota kastel di Hikone pada hari pertama, lalu naik JR ke Omihachiman pada hari kedua untuk berjalan di sekitar Kanal Hachiman-bori dan kawasan pedagang. Kedua kota terhubung oleh Jalur JR Biwako. Menginap satu malam di Hikone mempersingkat perjalanan keesokan paginya dan memungkinkan Anda menikmati perbedaan suasana antara kastel dan kota perairan dengan santai.
A. Menara utama Kastel Hikone adalah salah satu menara asli yang masih bertahan sejak zaman Edo dan ditetapkan sebagai Harta Nasional pada tahun 1952. Daya tariknya adalah tiga tingkat atap yang dipadukan dengan beragam bentuk atap pelana. Tangga di dalam cukup curam, jadi naik dan turun dengan kedua tangan bebas akan membuat kunjungan lebih aman.
A. Kastel Hikone buka pukul 08.30–17.00, dengan waktu masuk terakhir pukul 16.30. Biaya masuk yang mencakup Taman Genkyuen adalah 1.000 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk siswa sekolah dasar serta sekolah menengah pertama. Pada hari tertentu, antrean terbentuk di dalam menara utama, jadi jika diperkirakan ramai, datanglah lebih awal dan sisakan waktu yang cukup untuk masuk ke kastel.
A. Genkyuen adalah taman daimyo di timur laut Kastel Hikone. Taman ini konon dibuat dengan meniru Delapan Pemandangan Omi, dan dari seberang kolam Anda dapat melihat menara utama serta bukit kastel. Saat berjalan, perhatikan lapisan pemandangan berupa pohon pinus dan batu di latar depan, bangunan di bagian tengah, serta menara utama di latar belakang untuk merasakan bagaimana taman memanfaatkan lanskap sekitarnya.
A. Yume Kyobashi Castle Road adalah jalan komersial di bawah Kastel Hikone, ditata dengan fasad bergaya rumah kota berupa dinding putih dan kisi hitam. Tempat ini bukan deretan bangunan zaman Edo yang masih berdiri apa adanya, melainkan ruang modern yang menciptakan kembali suasana kota kastel. Anda dapat menikmati makanan dan mencari suvenir sambil merasakan suasana di dekat kastel.
A. Hachiman-bori adalah jalur air yang dibangun pada tahun 1585 ketika Toyotomi Hidetsugu mendirikan kastel di Gunung Hachiman dan membangun kota. Kanal ini terhubung dengan Danau Biwa dan menopang kota pedagang. Kini, pengunjung dapat menikmati pemandangan gudang berdinding putih dan dinding batu yang terpantul di air. Dari atas jembatan, hubungan antara angkutan air dan lanskap kota terlihat jelas.
A. Dari halte No. 6 di pintu keluar utara Stasiun Omihachiman, naik Bus Omi tujuan Chomeiji dan tiba di halte terdekat dalam sekitar 7 menit. Turun di “Hachiman-bori (Osugicho), pintu masuk Kereta Gantung Gunung Hachiman”, lalu berjalan sekitar 5 menit. Memeriksa bus kembali ke stasiun sebelum berjalan-jalan akan membantu Anda tidak terburu-buru saat pulang.
A. Kereta Gantung Gunung Hachiman beroperasi pukul 09.00–17.00, dengan perjalanan naik terakhir pukul 16.30. Layanan berjalan setiap 15 menit, dan tarif pulang-pergi adalah 950 yen untuk dewasa serta 480 yen untuk anak-anak. Dari atas gunung, Anda dapat melihat kawasan Hachiman-bori dan Danau Biwa, jadi perjalanan ini dapat dipadukan dengan berjalan di sekitar kanal pada hari yang sama.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.