Apa itu Byōdō-in Hōō-dō?
Byōdō-in Hōō-dō (Aula Phoenix) adalah kuil Buddha warisan dunia yang berada di Uji, Prefektur Kyoto, serta merupakan bangunan pusaka nasional yang masih menyampaikan ajaran Jōdo (Tanah Suci) dari zaman Heian hingga sekarang.
Pada tahun 1052, vila milik Fujiwara no Michinaga diubah menjadi kuil oleh putranya, Fujiwara no Yorimichi.
Pada tahun berikutnya, 1053, Amida-dō (aula Amida) dibangun.
Karena bentuk bangunannya dengan koridor sayap di kiri dan kanan tampak seperti burung phoenix, bangunan ini disebut “Hōō-dō”, dan desainnya juga digunakan pada sisi depan koin 10 yen.
Pada tahun 1994, tempat ini didaftarkan sebagai bagian dari Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO “Monumen Bersejarah Kyoto Kuno”, dan hingga kini terus menarik banyak wisatawan dari Jepang maupun luar negeri.

Keindahan Byōdō-in di setiap musim
Byōdō-in Hōō-dō terkenal dengan penampilannya yang seolah mengapung di atas Aji-ike (Kolam Aji), dan menampilkan pesona berbeda di setiap musim.
Musim semi (akhir Maret–pertengahan April): sakura dan bunga fuji
Pada musim semi, bunga sakura bermekaran di area kuil, menciptakan perpaduan indah antara Hōō-dō dan sakura.
Pada akhir April hingga awal Mei, pergola bunga fuji di area kuil mencapai puncak keindahan, sehingga tempat ini juga dikenal sebagai salah satu spot bunga fuji terkenal.
Musim panas (Juni–Agustus): Hōō-dō yang menawan di tengah hijau alam
Pada musim panas, pantulan Hōō-dō di Aji-ike bersama kehijauan di sekitarnya memberi kesan sejuk dan menghadirkan suasana yang jernih.
Saat bunga teratai mekar pada Juli hingga Agustus, Anda dapat merasakan gambaran dunia Jōdo dengan lebih dekat.
Musim gugur (pertengahan November–awal Desember): warna-warni momiji
Pada musim gugur, pohon momiji dan maple mewarnai taman, menciptakan kontras istimewa antara dedaunan merah yang terpantul di kolam dan Hōō-dō.
Pada musim momiji, terkadang diadakan acara kunjungan malam khusus seperti “Zuikō Shōkan” (kunjungan malam khusus).
Isi pelaksanaan dan kebutuhan reservasi atau biaya dapat berbeda pada setiap penyelenggaraan.
Musim dingin (Desember–Februari): pemandangan salju yang hening
Pada musim dingin, jumlah pengunjung relatif lebih sedikit, sehingga cocok untuk menikmati keindahan Hōō-dō dengan tenang.
Pada hari bersalju, Anda dapat menyaksikan pemandangan istimewa dengan kontras mencolok antara putih keperakan dan warna merah bangunan.

Daya tarik sejarah dan warisan budaya
Byōdō-in adalah warisan budaya berharga yang meneruskan ajaran Jōdo serta seni arsitektur zaman Heian kepada masa kini.
Di dalam Hōō-dō tersimpan patung duduk Amida Nyorai, pusaka nasional karya Jōchō, pemahat Buddha paling terkenal dari zaman Heian.
Anda dapat melihatnya dari dekat melalui kunjungan ke bagian dalam bangunan.
Lukisan dekoratif pada dinding dan pintu aula menggambarkan dunia gokuraku jōdo (surga Tanah Suci).
Di museum yang berdekatan, Museum Hōshōkan, Anda juga dapat melihat lonceng kuil pusaka nasional dan patung Unchū Kuyō Bosatsu.

Akses, jam buka, dan harga tiket Byōdō-in
Akses
- Kereta: Sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Uji di JR Nara Line, atau sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Uji di Keihan Uji Line
Jam kunjung dan biaya masuk
- Taman: 8:45〜17:30 (penerimaan terakhir 17:15)
- Museum Hōshōkan: 9:00〜17:00 (penerimaan terakhir 16:45)
- Biaya masuk: Dewasa 700 yen, siswa SMP/SMA 400 yen, siswa SD 300 yen (taman + Hōshōkan)
- Kunjungan bagian dalam Hōō-dō: Tambahan 300 yen (9:30〜16:10, setiap 20 menit, kapasitas 50 orang per sesi, urutan kedatangan)
Tips berkunjung
Kunjungan ke bagian dalam Hōō-dō menggunakan sistem urutan kedatangan, sehingga pada musim ramai pendaftaran bisa ditutup sejak pagi.
Jika Anda ingin masuk ke bagian dalam Hōō-dō, sebaiknya datang dan mendaftar lebih awal.
Sambil menunggu giliran, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk mengunjungi taman dan Museum Hōshōkan agar perjalanan lebih efisien.
Pamflet tersedia dalam berbagai bahasa.

Spot menarik di area Uji yang bisa dinikmati bersama
Uji, tempat Byōdō-in berada, juga terkenal sebagai daerah penghasil teh berkualitas.
Di sepanjang jalan utama menuju Byōdō-in, terdapat toko khusus teh Uji dan kafe tempat Anda bisa menikmati hidangan penutup matcha dan mencicipi Uji-cha.
Berjalan santai di sepanjang Sungai Uji atau mengunjungi Ujigami Jinja (kuil Shinto Uji) juga sangat direkomendasikan.
Ringkasan
Byōdō-in Hōō-dō adalah situs warisan dunia yang mewakili Kyoto dan Uji, yang masih menyampaikan keindahan pusaka nasional dan pandangan dunia kepercayaan Jōdo dari zaman Heian hingga sekarang.
Jangan lewatkan kesempatan untuk melihat langsung pemandangan empat musim dan sosok elegan Hōō-dō dengan mata Anda sendiri.