Apa itu Mojikō Retro? Kawasan pelabuhan bersejarah dengan nuansa era Meiji dan Taishō
Mojikō yang terletak di Moji-ku, Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka, adalah kota pelabuhan yang berkembang sebagai pusat perdagangan internasional dari era Meiji hingga awal era Shōwa.
Di area yang menghadap Selat Kanmon ini, banyak bangunan yang masih mempertahankan sejarah masa lalu dan kini menjadi spot wisata populer yang dikenal sebagai “Mojikō Retro”.
Berjalan di antara bangunan bersejarah dengan nuansa Taishō Roman yang berpadu dengan suasana modern akan membuat Anda merasa seperti sedang melakukan perjalanan ke masa lalu.

Daya tarik Mojikō Retro
Bangunan bersejarah termasuk Mojikō Station yang merupakan aset budaya penting
Di kawasan Mojikō Retro, banyak bangunan bersejarah yang masih dilestarikan.
- Mojikō Station (Stasiun Mojikō): Gedung stasiun bergaya neo-Renaissance yang selesai dibangun pada 1914 dan ditetapkan sebagai Aset Budaya Penting Nasional. Setelah restorasi pelestarian, tempat ini semakin dikenal sebagai spot untuk merasakan pesona bangunan stasiun bersejarah.
- Kyū-Moji Mitsui Club (bekas Klub Mitsui Moji): Bangunan bergaya Barat yang dibangun pada 1921, dengan ruang tempat Dr. Einstein dan istrinya pernah menginap direkonstruksi untuk pameran.
- Kyū-Moji Zeikansho (bekas kantor bea cukai Moji): Bangunan bata yang dibangun pada 1912 ini sangat mengesankan, dan bagian dalamnya dapat dikunjungi secara gratis.
Spot pemandangan tepi laut dengan panorama Selat Kanmon
Kawasan Mojikō Retro menghadap Selat Kanmon, sehingga Anda bisa menikmati pemandangan indah Kota Shimonoseki di Prefektur Yamaguchi di seberang selat serta Jembatan Kanmon.
Khususnya saat sore hari, pemandangan matahari terbenam di selat dengan kapal-kapal besar yang lalu lalang terasa sangat romantis.
Promenade di tepi laut sangat cocok untuk berjalan santai sambil menikmati angin laut.
Menikmati yaki curry (kari panggang), kuliner khas Mojikō
Di Mojikō, Anda dapat menikmati yaki curry yang dikenal secara nasional sebagai kuliner khas daerah.
- Yaki curry: Hidangan khas Mojikō berupa nasi yang disiram kari, diberi keju dan telur, lalu dipanggang dalam oven. Banyak restoran di area ini yang menyajikannya, dan mencoba berbagai versi dari tiap toko juga menjadi salah satu keseruannya.
- Hasil laut dari Selat Kanmon: Anda juga bisa menikmati hidangan seafood segar seperti fugu (fuku) dan gurita yang ditangkap di selat.
Pengalaman seni dan budaya
Di kawasan Mojikō Retro terdapat berbagai galeri seni dan toko kerajinan.
Anda dapat membeli karya seniman lokal serta barang retro khas Mojikō dan suvenir buatan tangan.
Perjalanan kapal menyeberangi Selat Kanmon dan aktivitas laut
Aktivitas untuk menikmati suasana laut juga sangat beragam.
- Kapal penghubung Kanmon: Kapal yang menghubungkan Mojikō dengan Karato di Kota Shimonoseki dalam sekitar 5 menit adalah sarana transportasi populer untuk menyeberang dengan mudah.
- Mojikō Retro Kankō Line (kereta troli): Dengan kereta troli “Shiokaze-gō” yang berjalan dari sekitar Mojikō Station menyusuri Selat Kanmon, Anda bisa menikmati pemandangan dengan santai.

Cara menuju Mojikō Retro
Akses dengan kereta
- Turun di Stasiun Mojikō pada JR Kagoshima Main Line, lalu langsung sampai. Dari Stasiun Hakata, perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam 20 menit hingga 1 jam 30 menit dengan kereta limited express atau rapid, dan sekitar 15 menit dari Stasiun Kokura dengan kereta lokal.
Akses dengan mobil
- Sekitar 10 menit dari Moji IC di Kyushu Expressway
- Tersedia beberapa area parkir, tetapi pada hari libur dan musim wisata bisa padat. Parkir kota di sekitar Mojikō Station cukup praktis digunakan.

Cara menikmati Mojikō Retro
Jalan-jalan retro dan fotografi
Sangat direkomendasikan untuk berjalan di antara bangunan bersejarah dan jalan berbatu sambil menikmati fotografi.
Ada banyak spot fotogenik dengan nuansa retro, seperti gedung stasiun klasik Mojikō Station dan bangunan bata Kyū-Moji Zeikansho.
Mencoba berbagai yaki curry
Banyak restoran yang menyajikan yaki curry khas Mojikō, dan mencoba versi unik dari tiap restoran juga menjadi keseruan tersendiri.
Dari versi klasik dengan banyak keju hingga variasi dengan topping seafood, cobalah menemukan piring favorit Anda sendiri.
Menikmati cruise Selat Kanmon dan berjalan di Shimonoseki
Berjalanlah santai di promenade tepi laut sambil menikmati pemandangan Jembatan Kanmon dan kapal-kapal yang melintas.
Jika menyeberang dengan kapal penghubung Kanmon ke Karato Market di Shimonoseki, Anda juga bisa menikmati sushi segar dan hidangan fugu.
Mengunjungi galeri seni
Dengan mengunjungi galeri seni dan toko kerajinan, Anda dapat memperdalam kenangan perjalanan lewat pertemuan dengan karya-karya yang unik.
Jalan malam dengan iluminasi
Pada malam hari, Mojikō Station dan bangunan bersejarah diterangi lampu, menghadirkan pemandangan fantastis yang berbeda dari suasana siang hari.
Cahaya bangunan yang terpantul di permukaan air juga sangat indah, membuat jalan malam di Mojikō terasa istimewa.

Info praktis untuk wisatawan
- Musim terbaik
- Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (Oktober–November) memiliki cuaca yang nyaman dan sangat cocok untuk wisata. Musim panas juga ramai karena banyak event.
- Perkiraan durasi kunjungan
- Untuk berjalan mengunjungi spot utama dibutuhkan sekitar 2–3 jam. Jika termasuk makan yaki curry dan menyeberang ke Shimonoseki, setengah hari hingga satu hari lebih ideal.
- Pakaian yang disarankan
- Disarankan memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan. Karena area tepi laut bisa berangin, membawa pakaian luar akan membuat perjalanan lebih nyaman.
- Info oleh-oleh
- Yaki curry instan, produk olahan seafood yang terinspirasi Selat Kanmon, dan camilan pisang yang terinspirasi tradisi banana no tatakiuri (penjualan pisang dengan gaya lelang khas) adalah oleh-oleh yang populer.
- Hal yang perlu diperhatikan
- Karena seluruh kawasan adalah area wisata, jaga etika dan perhatikan kehidupan warga lokal.
- Pada hari libur, Golden Week, dan libur akhir tahun serta Tahun Baru, kawasan ini diperkirakan ramai, jadi bergerak lebih awal akan membuat kunjungan lebih nyaman.
Ringkasan
Mojikō Retro adalah spot wisata yang merangkum arsitektur modern dan budaya era Meiji hingga Taishō, sehingga Anda dapat menikmati sejarah dan suasana modern sekaligus.
Sambil menikmati pemandangan tepi laut yang indah dan yaki curry khas setempat, rasakan waktu spesial yang hanya bisa ditemukan di kota pelabuhan ini.
Area ini juga sangat direkomendasikan untuk liburan keluarga, kencan pasangan, maupun pecinta fotografi!