Apa itu Ōura Tenshudō? Gereja Kristen tertua yang masih ada di Jepang
Ōura Tenshudō (Gereja Ōura) adalah bangunan gereja Kristen tertua yang masih ada di Jepang dan berdiri di Minamiyamate, Kota Nagasaki. Gereja ini selesai dibangun pada 1864 (Genji 1).
Nama resminya adalah “Nihon Nijūroku Seijin Junkyōsha Tenshudō”, sebuah gereja yang dipersembahkan bagi 26 martir suci yang wafat di Nishizaka, Nagasaki, pada 1597.
Pada 2018, gereja ini terdaftar sebagai salah satu aset penyusun UNESCO Situs Warisan Dunia Budaya “Warisan Terkait Umat Kristen Tersembunyi di Wilayah Nagasaki dan Amakusa”, dan juga ditetapkan sebagai Harta Nasional Jepang.
Gereja bergaya Gotik ini merupakan tempat penting yang menjadi lokasi peristiwa “Penemuan Umat Beriman”, yang terjadi setelah sekitar 250 tahun masa pelarangan agama Kristen.

Daya tarik Ōura Tenshudō
1. Penemuan umat beriman: peristiwa penting dalam sejarah agama dunia
Ōura Tenshudō selesai dibangun pada 1864 di bawah arahan desain Pastor Furet dan Pastor Petitjean dari Prancis, dengan pelaksanaan konstruksi oleh kepala tukang asal Amakusa, Koyama Hidenoshin.
Upacara pentahbisannya dilaksanakan pada Februari 1865, dan pada awalnya gereja ini digunakan sebagai tempat ibadah bagi orang Prancis yang tinggal di kawasan permukiman asing.
Sekitar satu bulan setelah upacara tersebut, pada 17 Maret 1865, Kakure Kirishitan dari Urakami mengunjungi Ōura Tenshudō dan menyatakan iman mereka kepada Pastor Petitjean dengan kata-kata, “Hati kami sama dengan Anda”.
Penemuan bahwa masih ada orang-orang yang diam-diam mempertahankan iman mereka sambil bertahan dari penindasan selama sekitar 250 tahun ini mengejutkan dunia Katolik dan kemudian dikenal sebagai “Penemuan Umat Beriman”.
2. Arsitektur Gotik yang indah dan kaca patri Harta Nasional
Gaya arsitekturnya menonjol dengan lengkung runcing dan langit-langit rib vault, yang merupakan ciri khas arsitektur Gotik.
Salah satu daya tariknya adalah perpaduan teknik arsitektur Barat dan Jepang, misalnya penggunaan takekomai, teknik tradisional arsitektur Jepang, sebagai dasar langit-langit.
Beberapa kaca patri yang menghiasi interior berasal dari abad ke-19, dan cahaya yang menembusnya menciptakan suasana yang sangat indah.
Pada awal pendiriannya bangunan ini terbuat dari kayu, tetapi setelah perluasan dan renovasi, dinding luarnya diubah menjadi bata sehingga menjadi bentuk yang terlihat sekarang.
3. Aset Warisan Dunia “Warisan Terkait Umat Kristen Tersembunyi”
Pada 2018, Ōura Tenshudō terdaftar sebagai salah satu aset penyusun UNESCO Situs Warisan Dunia “Warisan Terkait Umat Kristen Tersembunyi di Wilayah Nagasaki dan Amakusa”.
Di antara total 12 aset penyusun, gereja ini adalah satu-satunya bangunan dan dinilai sebagai tempat yang melambangkan berakhirnya masa persembunyian Kakure Kirishitan.
Pada 1953, gereja ini menjadi bangunan bergaya Barat pertama yang ditetapkan sebagai Harta Nasional, dan pada 2016 juga diakui sebagai basilika minor pertama di Jepang.

Hal yang wajib dilihat di Ōura Tenshudō
Melihat bagian dalam gereja
Interior Ōura Tenshudō dibuka untuk umum, dan Anda dapat melihat dari dekat kaca patri yang indah, altar kayu, serta “Patung Maria Penemuan Umat Beriman”.
Di dalam gereja juga diperdengarkan penjelasan audio tentang sejarah Ōura Tenshudō, sehingga Anda dapat belajar sambil menenangkan pikiran di ruang yang hening.
Perlu diperhatikan bahwa memotret di dalam gereja pada prinsipnya dilarang.
Museum Kristen Ōura Tenshudō
Di “Museum Kristen Ōura Tenshudō”, yang memanfaatkan bekas Seminari Latin dan bekas Kediaman Uskup Agung Nagasaki di area gereja, dipamerkan berbagai materi tentang sejarah masuknya agama Kristen, penindasan, persembunyian, hingga kebangkitannya kembali.
Biaya masuk museum sudah termasuk dalam tiket masuk Ōura Tenshudō, sehingga Anda dapat berkunjung tanpa biaya tambahan.
Pemandangan sekitar dan berjalan-jalan
Ōura Tenshudō terletak di area Minamiyamate, Nagasaki, dan di sekitarnya terdapat spot wisata seperti Glover Garden dan Inorizaka yang dapat dicapai dengan berjalan kaki.
Disarankan mengunjungi Ōura Tenshudō sambil berjalan santai menikmati jalan berbatu dan deretan bangunan bergaya Barat yang menciptakan suasana internasional khas Nagasaki.

Akses ke Ōura Tenshudō
- Lokasi: 5-3 Minamiyamate-machi, Kota Nagasaki, Prefektur Nagasaki
- Akses:
- Sekitar 5 menit berjalan kaki dari halte trem Nagasaki Dentetsu “Ōura Tenshudō”
- Sekitar 10 menit dengan taksi dari Stasiun JR Nagasaki
- Jam kunjungan: 8:30–17:30 (masuk terakhir 17:00, dapat berubah tergantung musim)
- Biaya masuk: Dewasa 1.000 yen, siswa SMP/SMA 400 yen, siswa SD 300 yen (termasuk tiket Museum Kristen Ōura Tenshudō)

Info praktis untuk wisatawan & ringkasan
Etika dan hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung
- Fotografi: Memotret di dalam gereja pada prinsipnya dilarang. Foto tampak luar diperbolehkan di area dalam kompleks setelah membayar biaya kunjungan.
- Pakaian: Lepaskan topi saat berada di dalam gereja. Hindari pakaian yang terlalu terbuka.
- Ketenangan: Gereja adalah tempat berdoa. Kunjungi dengan tenang dan hindari penggunaan telepon seluler.
- Aksesibilitas: Ada tangga dari plaza di depan gereja hingga pintu masuk, sehingga pengunjung pengguna kursi roda memerlukan bantuan.
Waktu terbaik berkunjung
- Musim semi (Maret–Mei): Cuacanya tenang dan ideal untuk berjalan-jalan. Sekitar 17 Maret, kadang diadakan acara peringatan Penemuan Umat Beriman.
- Musim gugur (Oktober–November): Cuacanya nyaman dan jumlah wisatawan relatif lebih sedikit. Pada musim daun merah, pemandangan di sekitar juga semakin indah.
- Spot terdekat: Glover Garden (sekitar 3 menit berjalan kaki) dan Dejima (sekitar 10 menit dengan trem) juga cocok dikunjungi bersama untuk melengkapi wisata Nagasaki.