Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Panduan Reruntuhan Kastil Sendai: Date Masamune & Honmaru

Panduan Reruntuhan Kastil Sendai: Date Masamune & Honmaru

Jelajahi Reruntuhan Kastil Sendai, situs bersejarah peninggalan Date Masamune. Simak tembok batu, patung berkuda, panorama Honmaru, dan tips akses.

Ringkasan Cepat

Sekilas Daya Tariknya

Reruntuhan Kastil Sendai adalah sisa kastil pegunungan yang dibangun Date Masamune, situs bersejarah ikonik Sendai dengan panorama kota dari Honmaru, tembok batu tinggi, dan patung berkuda.

Sorotan Utama

Tembok batu tinggi Honmaru setinggi sekitar 17 meter, patung berkuda Date Masamune, menara samping Otemon yang dibangun kembali tahun 1967, serta tembok tanah di sisi utara Otemon yang masih berdiri.

Akses

Sekitar 23 menit dengan bus "Loople Sendai" dari halte No. 16 di pintu barat Stasiun JR Sendai, atau sekitar 20 menit jalan kaki dari Stasiun Kokusai Center (jalur subway Tozai) ke Honmaru.

Perkiraan Tarif

Loople Sendai ¥260 sekali naik, tiket terusan sehari dewasa ¥630 / anak ¥320. Masuk ke Sendai Castle Kenbunkan gratis.

Waktu Kunjungan

Jalan-jalan di reruntuhan Honmaru memakan 30–40 menit. Dari Honmaru ke bekas Otemon sekitar 15–20 menit jalan kaki menurun.

Kepadatan & Tips Rute

Saat akhir tahun/Tahun Baru, Golden Week, dan sekitar 15 Agustus (Festival Tanabata Sendai), jalan sekitar sering macet, jadi transportasi umum lebih nyaman.

Hari Hujan & Aktivitas Dalam Ruangan

Sendai Castle Kenbunkan gratis masuk, di sini bisa mempelajari penggalian arkeologi dan sisa reruntuhan aula besar. Jika waktu cukup, kunjungi juga Museum Kota Sendai.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Miyagi

Apa Itu Sendai-jō Ato?

Sendai-jō Ato (reruntuhan Kastil Sendai) adalah bekas kastil gunung (yamajiro) yang dibangun oleh Date Masamune, daimyo pertama Domain Sendai. Situs ini dikenal sebagai tempat bersejarah yang wajib dikunjungi dalam wisata Sendai.

Perencanaan tata letak dilakukan setelah Pertempuran Sekigahara pada tahun Keichō ke-5 (1600), dan pembangunan dimulai tahun berikutnya. Kastil ini dibangun sebagai yamajiro (kastil gunung) yang memanfaatkan topografi alam Aoba-yama (Gunung Aoba).

Bagian utama kastil (Honmaru) dikelilingi benteng alam berupa tebing Sungai Hirose di timur, hutan belakang (O-urabayashi) di barat, dan Lembah Tatsunokuchi di selatan. Topografi itu sendiri yang menjadi pertahanan alami.

Saat ini sebagian besar bangunan sudah tidak tersisa, namun Anda masih dapat merasakan skala masa lalu melalui tata letak, dinding batu (ishigaki), dan peninggalan di sekitarnya.

Pada tahun 2003, "Sendai-jō Ato" ditetapkan sebagai Situs Sejarah Nasional, dan juga termasuk dalam 100 Kastil Terkenal Jepang (Nihon Hyakumeijō). Situs ini menjadi tempat wisata kastil yang mewakili Sendai.

Tempat Wajib Dilihat di Sendai-jō Ato

Honmaru Ato dan Takaishigaki

Hal pertama yang wajib dilihat di Sendai-jō Ato adalah ruang luas Honmaru Ato (bekas area utama kastil) dan dinding batu tinggi yang megah.

Honmaru memiliki skala yang sangat luas, dan hingga kini dinding batu serta bekas bangunannya masih menyampaikan besarnya kastil pada masa lampau.

Terutama Takaishigaki (dinding batu tinggi) di sisi utara Honmaru yang mencapai ketinggian sekitar 17 meter. Sosoknya yang menjulang mengikuti lereng Aoba-yama memberikan kesan megah yang hanya bisa ditemukan di Sendai-jō Ato.

Dari Honmaru Ato, Anda dapat memandangi seluruh kota Sendai, dan pada hari cerah bahkan dapat melihat hingga Samudra Pasifik. Selain sejarah, pemandangan di sini juga sangat memukau.

Anda dapat menikmati bobot sejarah sebagai reruntuhan kastil sekaligus panorama luas dari ketinggian sekitar 130 meter. Inilah daya tarik besar tempat ini.

Patung Berkuda Date Masamune dan Wakiyagura Ōtemon

Pemandangan yang menjadi ikon Sendai-jō Ato adalah patung berkuda Date Masamune (Date Masamune Kōbazō) yang berdiri di Honmaru Ato.

Patung berkuda yang sekarang dibangun kembali pada tahun 1964 (Shōwa ke-39). Sosok Masamune berbalut baju zirah yang memandang ke timur menjadi tempat foto klasik dalam wisata Sendai.

Jika dinikmati bersama pemandangan dari Honmaru, Anda akan merasakan secara langsung bagaimana kota Sendai terjalin erat dengan kastil.

Selain itu, jangan lewatkan Wakiyagura (menara sisi) di lokasi Ōtemon Ato (bekas gerbang utama).

Dulu Ōtemon dan Wakiyagura ditetapkan sebagai Harta Nasional, namun terbakar dalam Serangan Udara Sendai pada Juli 1945 (Shōwa ke-20). Wakiyagura yang terlihat sekarang adalah hasil rekonstruksi tahun 1967 (Shōwa ke-42).

Di sisi lain, dinding tanah (dobei) yang tersisa di sisi utara Ōtemon dianggap sebagai salah satu dari sedikit bangunan asli masa lampau yang masih ada di Kastil Sendai, dan merupakan tempat penting bagi penggemar sejarah.

Mengapa Sendai-jō Ato Menarik Sebagai "Reruntuhan Kastil"

Daya tarik Sendai-jō Ato justru terletak pada kenyataan bahwa bangunan kastil tidak lagi utuh. Karena itulah Anda dapat melihat topografi, peninggalan, dan luasnya kota secara bersamaan.

Jika tidak hanya memandang Honmaru tetapi juga Ninomaru dan Sannomaru, Anda akan memahami bahwa kastil ini menjadi kerangka kota Sendai.

Setelah wafatnya Masamune, pada masa daimyo kedua Tadamune sekitar tahun 1638–1639 dibangun Ninomaru (area kedua) di dataran kaki gunung, dan sejak itu Ninomaru menjadi pusat pemerintahan domain.

Saat ini, bekas Ninomaru menjadi Kampus Kawauchi Universitas Tōhoku, dan bekas Sannomaru menjadi Sendai City Museum. Sejarah Kastil Sendai terus hidup dalam lanskap kota modern.

Reruntuhan kastil, kampus universitas, dan museum berdekatan satu sama lain, sehingga Anda dapat merasakan "sejarah yang hidup di tengah kota".

Cara Mengelilingi Sendai-jō Ato yang Mudah untuk Pemula

Urutan yang Sebaiknya Dikunjungi Lebih Dahulu

Jika pertama kali berkunjung ke Sendai-jō Ato, cara termudah adalah pergi ke Honmaru Ato terlebih dahulu untuk memahami topografi dan panorama keseluruhan.

Perkiraan waktu untuk mengelilingi Honmaru, termasuk patung berkuda dan area panorama, adalah sekitar 30–40 menit.

Setelah itu, lihat Takaishigaki dan patung berkuda Date Masamune. Jika ingin memahami sejarah lebih dalam, mampir ke Sendai-jō Kenbunkan (Pusat Informasi Kastil Sendai) yang gratis masuk. Di sini Anda dapat memperdalam pemahaman tentang hasil penggalian arkeologi dan peninggalan Ōhiroma Ato (bekas aula besar).

Jika masih ada waktu, berjalanlah menuju Ōtemon Ato dan Wakiyagura di jalur pendakian menuju kastil, lalu hingga sekitar Sendai City Museum yang menjadi bekas Sannomaru. Dengan begitu, Anda dapat melihat Sendai-jō Ato bukan sebagai satu titik, melainkan sebagai satu kesatuan wilayah.

Dari Honmaru ke Ōtemon Ato sekitar 15–20 menit berjalan kaki menuruni bukit. Disarankan menikmati situs ini bukan hanya sebagai reruntuhan kastil, tetapi juga sebagai ruang sejarah di sekitarnya.

  • Pertama, pahami gambaran keseluruhan dan panorama di Honmaru Ato
  • Selanjutnya, lihat pemandangan ikonik di patung berkuda Date Masamune dan Takaishigaki
  • Lalu perdalam pemahaman sejarah di Sendai-jō Kenbunkan dan Wakiyagura Ōtemon

Cara Menuju Sendai-jō Ato dan Cara Menghadapi Keramaian

Dari halte nomor 16 di terminal bus Pintu Barat Stasiun JR Sendai, gunakan bus wisata keliling Kota Sendai "Loople Sendai". Anda akan tiba di halte "Sendai-jō Ato" dalam sekitar 23 menit.

Loople Sendai sekali naik berharga 260 yen, dan tiket terusan satu hari dewasa 630 yen, anak 320 yen. Bus ini menghubungkan Sendai City Museum, Zuihōden, dan tempat wisata utama lainnya, sehingga sangat praktis sebagai sarana transportasi wisata Sendai.

Jika menggunakan Jalur Subway Tōzai, dari Stasiun Kokusai Center ke Honmaru sekitar 20 menit berjalan kaki menurut informasi resmi. Rute ini berupa jalan menanjak di Aoba-yama.

Meskipun dapat diakses dengan mobil, Kota Sendai mengimbau waspada terhadap kemacetan jalan sekitar pada masa libur Tahun Baru, Golden Week, dan sekitar 15 Agustus (periode Festival Tanabata Sendai).

Aobajō Yūryō Chūshajō (area parkir berbayar Aobajō) berlaku 9:00–18:00 dengan tarif 600 yen per jam, selanjutnya 300 yen per 30 menit, dan gratis setelah pukul 18:00.

Karena jumlah tempat parkir terbatas, pada masa ramai sebaiknya mempertimbangkan transportasi umum agar perjalanan lebih lancar.

Poin yang Perlu Diketahui Sebelum Berkunjung

Sendai-jō Ato pada dasarnya dapat dikunjungi 24 jam, dan Anda dapat naik ke Honmaru Ato bahkan di malam hari.

Patung berkuda Date Masamune dan dinding batu sisi utara Sendai-jō mendapat iluminasi dari matahari terbenam hingga pukul 23:00.

Daya tariknya semakin lengkap jika dinikmati bersama pemandangan malam kota Sendai.

Selain itu, jam operasional reruntuhan kastil dan fasilitas di sekitarnya bisa berbeda.

Sendai-jō Kenbunkan buka 9:00–17:00, buka sepanjang tahun, dan gratis masuk.

Sendai City Museum memiliki jam buka dan hari tutup yang berbeda, jadi jika ingin mengunjungi keduanya, sebaiknya cek terlebih dahulu agar kunjungan lebih lancar.

Di area Honmaru terdapat kios, tempat makan, toilet, dan Wi-Fi gratis. Lingkungan ini juga nyaman digunakan oleh wisatawan mancanegara.

Musim yang Direkomendasikan untuk Mengunjungi Sendai-jō Ato

Sendai-jō Ato dapat dinikmati sepanjang tahun, tetapi ekspresinya berubah drastis menurut musim.

Pada musim semi (musim bunga sakura), bunga sakura di sekitar Aoba-yama mencapai puncak pada awal hingga pertengahan April. Kombinasi pemandangan kota dari Honmaru Ato dengan sakura sangat indah di musim ini.

Dari awal musim panas hingga musim panas, Aoba-yama diselimuti daun hijau muda, memperlihatkan pemandangan hijau subur yang pantas disebut "Mori no Miyako (kota hutan) Sendai".

Daun musim gugur (momiji) mencapai puncak pada awal hingga akhir November, dan kontras antara dinding batu dengan daun musim gugur sangat ideal sebagai tempat foto.

Pada musim dingin, salju dapat membuat pijakan licin, sehingga disarankan memakai sepatu yang nyaman untuk berjalan agar lebih aman.

Kesimpulan

Sendai-jō Ato adalah tempat wajib dalam wisata Sendai yang memungkinkan Anda merasakan sejarah Kastil Sendai yang dibangun oleh Date Masamune secara tiga dimensi dari topografi, dinding batu, peninggalan, dan panorama.

Dengan memperluas pandangan dari Honmaru Ato, patung berkuda Date Masamune, Wakiyagura Ōtemon, hingga Ninomaru dan Sannomaru, Anda akan melihat kedalaman yang lebih dari sekadar tempat foto kenangan.

Bahkan bagi yang baru pertama kali ke Sendai, Sendai-jō Ato adalah situs sejarah yang mudah dijadikan pintu masuk untuk memahami terbentuknya kota ini.

Tempat ini sangat berkesan bahkan hanya sebagai persinggahan dalam perjalanan wisata. Jangan berhenti pada sekadar memandang pemandangan, cobalah berjalan sambil menyadari keterkaitan seluruh reruntuhan kastil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Sendai Castle Ruins adalah benteng gunung yang mulai dibangun pada 1601 oleh Date Masamune, daimyo pertama Domain Sendai. Pada 2003 ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Nasional dan masuk dalam 100 Kastil Terbaik Jepang. Memanfaatkan medan alami Aobayama yang berketinggian sekitar 130 m, kastil ini juga dikenal karena tidak memiliki menara utama (tenshu).
A. Daya tarik utamanya adalah patung berkuda Date Masamune dan tembok batu tinggi sisi utara Honmaru yang berukuran sekitar 17 m dan panjang sekitar 179 m. Tembok batu ini termasuk yang terbesar di Tohoku dan memperlihatkan teknik konstruksi awal era Edo, sehingga jika dilihat dari dasar terasa skalanya yang luar biasa.
A. Naik bus loop wisata "Loople Sendai" dari peron 16 terminal bus West Exit JR Sendai Station, lalu turun di halte "Sendai Castle Ruins". Hari kerja berangkat tiap 30 menit dan akhir pekan/hari libur tiap 20 menit, dan situs panduannya juga tersedia dalam bahasa Inggris sehingga mudah digunakan bahkan untuk kunjungan pertama.
A. Turun di Stasiun Kokusai Center pada Subway Tozai Line, lalu jalan kaki sekitar 20 menit ke Honmaru. Karena rutenya menanjak melalui lereng curam Aobayama, sepatu yang nyaman wajib dipakai. Mudah diingat: kombinasi "naik jalan kaki, turun dengan Loople Sendai" akan menghemat tenaga.
A. Honmaru pada dasarnya bebas masuk 24 jam tanpa biaya, dan Sendai Castle Kenbunkan (9:00–17:00, buka setiap hari) juga gratis. Parkir berbayar Aoba Castle beroperasi 9:00–18:00 dengan tarif 600 yen per jam, sehingga sering kali lebih hemat menggunakan Loople Sendai.
A. Berjalan-jalan di alun-alun Honmaru dan memotret patung berkuda memakan 30–40 menit; jika Anda turun ke reruntuhan Otemon sambil membaca papan penjelasan sejarah, total perlu sekitar 1–1,5 jam. Jalur ke reruntuhan Otemon adalah jalan menurun sekitar 15–20 menit, sehingga lebih hemat tenaga dibandingkan mendaki dari arah sebaliknya, dan rencana melanjutkan ke arah Kawauchi terasa lebih nyaman.
A. Sakura biasanya mekar pada awal hingga pertengahan April, dan dedaunan musim gugur berwarna pada awal hingga akhir November. "Sakura no Komichi" yang menuju arah SMA Negeri Miyagi Daini relatif sepi, sehingga dikenal sebagai jalur jalan-jalan yang cocok bagi mereka yang ingin menghindari keramaian Honmaru sambil menikmati bunga.
A. Patung berkuda dan tembok batu tinggi sisi utara dinyalakan dari matahari terbenam hingga pukul 23:00. Untuk parkir, parkir berbayar Aoba Castle dapat digunakan dan gratis setelah pukul 18:00. Sesaat setelah matahari terbenam, semburat biru langit masih tersisa sehingga ideal untuk memotret patung bersama pemandangan malam.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.