Apa itu Kawara Soba? — Hidangan soba unik asal Yamaguchi
Jika berkunjung ke Prefektur Yamaguchi, "Kawara Soba" adalah kuliner lokal yang wajib dicoba!
Seperti namanya, ini adalah hidangan yang diletakkan cha-soba di atas genteng yang dipanaskan, sehingga tampilannya sangat menarik.
Ciri khasnya adalah Anda dapat menikmati bagian yang renyah (garing) dan bagian yang lembap (kenyal) pada mie yang dimasak di genteng panas.
Disantap dengan mencelupkannya ke kuah cocolan,
memberikan pengalaman makan yang berbeda dari soba biasa.

Sejarah Kawara Soba
Kuliner lokal yang lahir dari kisah medan perang zaman Meiji
Konon asal-usul kawara soba terkait dengan Perang Seinan (1877).
Berdasarkan cerita bahwa para prajurit di medan perang,
hidangan ini dikreasikan pada awal 1960-an di sebuah ryokan di Kawatana Onsen.
Sekarang telah menjadi masakan khas yang mewakili Prefektur Yamaguchi,
dan menjadi sajian populer bagi penduduk lokal maupun wisatawan.

Ciri Khas Kawara Soba dan Cara Makan
1. Menggunakan Cha-soba (soba teh)
Berbeda dari soba biasa, kawara soba menggunakan cha-soba yang diadon dengan bubuk matcha.
Mie yang beraroma tipis matcha ini, saat dipanggang hingga harum akan menjadi lebih kaya rasa!
2. Memasak di atas genteng yang dipanaskan
Dengan memanggang soba di atas genteng yang sangat panas,
Anda bisa menikmati tekstur yang renyah dan tekstur yang kenyal sekaligus.
Efek radiasi inframerah jauh dari genteng juga membuat mie menjadi lebih harum.
3. Dinikmati dengan kuah cocolan
Kawara soba disantap dengan kuah cocolan khas yang manis-gurih.
Biasanya kuah cocolan ditambah dengan irisan lemon, momiji-oroshi (lobak pedas), dan daun bawang.
Penambahan rasa asam dan pedas membuat rasanya menjadi lebih segar.
4. Isian/toping yang beragam
Kawara soba biasanya diberi topping seperti daging sapi dimasak manis-gurih, kinshi-tamago (telur iris tipis), nori, dan lain-lain.
Khususnya daging sapi, merupakan bahan penting yang menjadi kunci kelezatan kawara soba!

5 Rekomendasi Restoran Kawara Soba di Prefektur Yamaguchi
1. Ganso Kawara Soba Takase (Shimonoseki)
Lokasi: Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi
Jam buka: 11:00〜20:00
Keunggulan: Kedai tua tempat lahirnya kawara soba! Nikmati cita rasa tradisionalnya
2. Kawara Soba · Restoran Yanagiya (Kota Mine)
Lokasi: Kota Mine, Prefektur Yamaguchi
Jam buka: 11:30〜19:30
Keunggulan: Selain soba, Anda juga bisa menikmati masakan ikan sungai lokal
3. Kawara Soba Kisetsu no Kaze (Kota Ube)
Lokasi: Kota Ube, Prefektur Yamaguchi
Jam buka: 12:00〜21:00
Keunggulan: Menikmati kawara soba dalam suasana yang modern
4. Kawara Soba Takase Mojiko Retro (Kitakyushu)
Lokasi: Kota Kitakyushu, Prefektur Fukuoka
Jam buka: 11:00〜20:30
Keunggulan: Restoran yang menyajikan kawara soba otentik di luar Prefektur Yamaguchi
5. Teuchi Kawara Soba Hokkori (Kota Yamaguchi)
Lokasi: Kota Yamaguchi, Prefektur Yamaguchi
Jam buka: 11:30〜21:00
Keunggulan: Tempat bergaya rumahan yang dicintai penduduk lokal
Informasi Berguna untuk Wisatawan
1. Musim terbaik untuk makan kawara soba?
Hidangan ini bisa dinikmati sepanjang tahun,
tetapi pada musim dingin (musim gugur–musim dingin), kawara soba panas terasa lebih nikmat!
2. Di mana bisa makan kawara soba?
- Area Kawatana Onsen di Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi adalah pusatnya.
- Banyak restoran di seluruh prefecture menyajikannya.
- Beberapa supermarket juga menjual set kawara soba untuk dipakai di rumah!
3. Bisa dijadikan oleh-oleh?
- Set cha-soba & tsuyu khusus kawara soba bisa dibeli di toko oleh-oleh di Yamaguchi maupun toko online.
- Bahkan genteng asli juga dijual, sehingga Anda dapat menikmati gaya penyajian asli di rumah!
Kesimpulan dan Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan
- Kawara soba, makanan khas unik dari Yamaguchi, memiliki gaya khas dipanggang di atas genteng.
- Perpaduan cha-soba × kuah cocolan manis-gurih × daging sapi sangat lezat!
- Rasakan cita rasa asli di tempat asalnya, Shimonoseki!
Pertanyaan yang Sering Diajukan
P: Apa asal-usul kawara soba?
J: Terinspirasi dari cerita prajurit yang memasak di atas genteng, hidangan ini dikembangkan pada era Showa ke-30-an (sekitar akhir 1950-an hingga awal 1960-an).
P: Mengapa dipanggang di atas genteng?
J: Efek inframerah jauh dari genteng membuat soba menjadi lebih harum, sehingga Anda dapat menikmati kombinasi tekstur renyah dan kenyal.
P: Apa bedanya dengan soba biasa?
J: Kawara soba menggunakan cha-soba dan dimasak/panggang sebelum dimakan. Selain itu, gaya makannya yang unik yaitu dicelupkan ke kuah hangat juga membedakannya.
P: Bisa membuat kawara soba di rumah?
J: Tentu bisa! Gunakan hot plate sebagai pengganti genteng untuk memanggang soba. Dengan menggunakan cha-soba dan tsuyu yang dijual di pasaran, Anda bisa dengan mudah menikmatinya di rumah.
Saat berkunjung ke Prefektur Yamaguchi, jangan lupa mencicipi uniknya "kawara soba"!