Cara Menjelajahi 15 Tempat Wisata Terbaik di Aichi
Tempat wisata rekomendasi di Aichi memiliki daya tarik karena mudah menggabungkan perjalanan dengan suasana yang berbeda-beda dalam satu itinerary, mulai dari wisata kota di Nagoya, kawasan kota kastel di Inuyama, sekitar Ghibli Park di Nagakute, hingga kerajinan keramik dan warisan industri di Tokoname dan Handa.
Jika baru pertama kali berkunjung, memilih area sesuai dengan lama menginap dan minat Anda akan meningkatkan kepuasan perjalanan.
Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan 15 tempat wisata di Nagoya, Inuyama, Nagakute, Tokoname, dan Handa yang disusun berdasarkan tema perjalanan.
Jika Baru Pertama Kali, Pilih Berdasarkan Area agar Lebih Mudah
Di dalam kota Nagoya, Anda dapat dengan mudah menggabungkan kastel, kuil Shinto, kawasan pertokoan, dan museum. Karena bisa berpindah dengan kereta bawah tanah atau JR, bahkan dengan menginap singkat 1-2 hari Anda tetap bisa merasakan budaya khas Aichi.
Arah Inuyama cocok untuk mereka yang ingin menikmati kastel harta nasional, deretan bangunan tua, taman, dan arsitektur era Meiji sekaligus.
Sekitar Ghibli Park (Nagakute) cocok untuk perjalanan menikmati dunia karya animasi dan alam taman, sedangkan Tokoname dan Handa cocok untuk mereka yang ingin merasakan kerajinan dan warisan industri sambil berjalan kaki.
Tentukan Tema Perjalanan dengan Daftar Lengkap Semua Tempat
Pertama-tama, dengan merangkum area mana yang menawarkan apa, Anda akan lebih mudah menentukan tempat menginap dan rute perjalanan.
| Tempat Wisata | Area | Tema Perjalanan |
|---|---|---|
| Nagoya-jō | Nagoya | Kastel dan budaya samurai |
| Atsuta-jingū | Nagoya | Ziarah kuil Shinto |
| Ōsu Shōtengai | Nagoya | Jalan-jalan kota |
| Tokugawa-en dan Museum Seni Tokugawa | Nagoya | Taman dan seni |
| Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota | Nagoya | Kerajinan industri |
| SCMAGLEV and Railway Park | Nagoya | Budaya kereta api |
| Inuyama-jō | Inuyama | Menara kastel harta nasional |
| Kota kastel Inuyama | Inuyama | Deretan bangunan tua |
| Museum Meiji-mura | Inuyama | Arsitektur era Meiji |
| Taman Jepang Urakuen | Inuyama | Upacara minum teh |
| Ghibli Park | Nagakute | Dunia karya animasi |
| Taman Peringatan Expo Aichi | Nagakute | Jalan-jalan di taman |
| Museum Toyota | Nagakute | Budaya otomotif |
| Yakimono Sanpomichi | Tokoname | Kota keramik |
| Bangunan Bata Merah Handa | Handa | Warisan industri |
Tempat Wisata Rekomendasi Aichi yang Dijelajahi di Nagoya
Di dalam kota Nagoya, daya tariknya adalah kemudahan berpindah dengan kereta bawah tanah, JR, atau Meitetsu, serta bisa menikmati sejarah, kepercayaan, belanja, dan budaya industri dalam satu hari.
Nagoya-jō|Merasakan Budaya Samurai Klan Owari Tokugawa di Honmaru Goten
Nagoya-jō (Kastel Nagoya) adalah tempat di mana Anda bisa merasakan budaya yang berkaitan dengan klan Owari Tokugawa, pemimpin utama dari tiga cabang keluarga Tokugawa, melalui suasana kastel dan ornamen Honmaru Goten (istana utama) yang telah direstorasi.
Honmaru Goten selesai direstorasi dan dibuka untuk umum pada tahun 2018, dengan lukisan dinding shōheki-ga (lukisan pada pintu geser fusuma) bernuansa emas karya pelukis aliran Kanō yang direproduksi secara setia menggunakan teknik era tersebut.
Perlu dicatat, menara kastel (tenshukaku) telah ditutup sejak Mei 2018 karena masalah ketahanan gempa, dan bagian dalamnya tidak dapat dimasuki karena sedang dalam pekerjaan restorasi struktur kayu (namun tetap bisa melihat tampilan luar dan mengunjungi Honmaru Goten).
Karena status pembukaan dan harga tiket masuk dapat berubah, sebaiknya periksa informasi fasilitas sebelum berkunjung agar lebih tenang.
Atsuta-jingū|Kuil Shinto di Nagoya yang Menyimpan Kusanagi no Tsurugi, Salah Satu dari Tiga Harta Suci
Atsuta-jingū adalah kuil Shinto yang berlokasi di Distrik Atsuta, Kota Nagoya, namun memberikan suasana tenang karena dikelilingi pepohonan seluas sekitar 60.000 tsubo.
Kuil ini dikenal menyimpan "Kusanagi no Mitsurugi", salah satu dari Tiga Harta Suci Kekaisaran, dan asal-usulnya berakar dari kisah Yamato Takeru no Mikoto.
Di dalam kompleks kuil terdapat beberapa bangunan suci selain honmiya (kuil utama), dan di "Tsurugi no Hōko Kusanagi-kan" yang dibuka pada tahun 2021, Anda dapat mengapresiasi sebagian dari sekitar 450 bilah pedang koleksinya.
Ini adalah tempat ziarah yang terkenal di Nagoya, di mana Anda bisa menikmati ziarah, jalan-jalan, dan pameran pedang secara bersamaan.
Ōsu Shōtengai|Jalan-jalan Kota di Nagoya Menikmati Belanja dan Suasana Lokal
Ōsu Shōtengai (kawasan pertokoan Ōsu) memiliki sejarah panjang sebagai kota gerbang di depan Kuil Ōsu Kannon. Sekitar 1.200 toko berkumpul di sini, mulai dari pakaian bekas, toko elektronik, pernak-pernik, kafe, hingga jajanan kaki lima, menjadikannya area penuh semangat yang khas Nagoya.
Kawasan ini terdiri dari beberapa jalan seperti Ōsu Hondōri dan Niōmon-dōri. Karena kuil dan kawasan pertokoan berdekatan, serta suasana kuno berpadu dengan budaya baru seperti kuliner multinasional di jalan yang sama, tempat ini cocok untuk berjalan sambil mengambil foto.
Saat menikmati jajanan kaki lima, sebaiknya makan di depan toko atau tempat yang ditentukan daripada sambil berjalan, agar lebih memperhatikan orang di sekitar.
Tokugawa-en dan Museum Seni Tokugawa|Menikmati Taman dan Budaya Daimyō dengan Tenang
Tokugawa-en dan Museum Seni Tokugawa adalah kombinasi yang cocok bagi mereka yang ingin menghabiskan waktu tenang dibandingkan tempat wisata yang ramai.
Museum Seni Tokugawa yang dibuka pada tahun 1935 menyimpan sekitar 10.000 benda milik daimyō yang diwariskan klan Owari Tokugawa, termasuk 9 harta nasional seperti gulungan lukisan "Genji Monogatari Emaki" dan 59 properti budaya penting.
Di Tokugawa-en yang bersebelahan, Anda bisa memandang kolam, jembatan, dan tanaman musiman, sedangkan di museum Anda bisa merasakan kedalaman budaya daimyō melalui perlengkapan perang, pedang, peralatan minum teh, dan kostum.
Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota dan SCMAGLEV and Railway Park|Tempat Wisata Dalam Ruangan untuk Pencinta Kendaraan
Museum Peringatan Industri dan Teknologi Toyota berada di Distrik Nishi, Kota Nagoya, dan merupakan fasilitas yang memanfaatkan bangunan bekas pabrik tekstil era Taishō, di mana Anda bisa mempelajari alur kerajinan yang berkembang dari mesin tekstil hingga otomotif.
SCMAGLEV and Railway Park berada di Kinjō Futō, Distrik Minato, Kota Nagoya, tempat Anda bisa merasakan teknologi kereta api Jepang melalui pameran kendaraan asli dan mekanisme kereta.
Karena keduanya berfokus pada pameran dalam ruangan, Anda tetap bisa menikmatinya dengan nyaman saat hari hujan atau hari panas di musim panas.
Tempat Wisata untuk Menikmati Kota Kastel dan Arsitektur Meiji di Inuyama
Inuyama adalah area sekitar 30 menit dari Nagoya dengan Meitetsu, di mana Anda bisa menikmati jalan-jalan kota yang tenang dan berbeda dari Nagoya.
Dengan menggabungkan kastel, kota kastel, taman, dan museum terbuka, Anda bisa merasakan sejarah Aichi secara mendalam.
Inuyama-jō|Menara Kastel Harta Nasional yang Menghadap Sungai Kiso
Inuyama-jō adalah kastel harta nasional yang berdiri di dataran tinggi di sepanjang Sungai Kiso. Menara kastelnya diyakini sebagai yang tertua yang masih ada di Jepang, dan termasuk salah satu dari lima kastel harta nasional bersama Matsumoto-jō, Himeji-jō, Hikone-jō, dan Matsue-jō.
Berbeda dengan fasilitas pameran modern, bagian dalam menara kastel masih mempertahankan tangga curam dan ruang khas bangunan kayu kuno, jadi kunjungilah dengan sepatu yang nyaman untuk berjalan agar lebih tenang.
Dari mawarien (balkon melingkar) di lantai teratas, Anda bisa menikmati pemandangan Sungai Kiso dan kota kastel.
Saat ramai, masuk kadang dibatasi, jadi ikutilah petunjuk di lokasi dan jangan terlalu lama berhenti saat mengambil foto atau berpindah.
Kota Kastel Inuyama|Menikmati Rumah Tradisional dan Budaya Kuliner dengan Berjalan Kaki
Kota kastel Inuyama adalah area di mana rumah tradisional dan toko tua berjajar di sepanjang Honmachi-dōri menuju kastel, sehingga berjalan-jalan itu sendiri menyenangkan.
Banyak toko yang menjual masakan khas daerah seperti gohei-mochi (kue beras dengan saus) dan dengaku, serta wagashi (kue tradisional Jepang), sehingga hanya dengan berjalan sambil melihat tampilan toko pun Anda bisa merasakan suasana khas kota kastel.
Saat membawa makanan sambil berjalan, perhatikan kontak fisik di jalan yang ramai dan penanganan sampah, serta makanlah di tempat yang ditentukan agar lebih tenang.
Museum Meiji-mura|Museum Terbuka yang Melestarikan dan Memamerkan Arsitektur Meiji Asli
Museum Meiji-mura adalah museum terbuka luas sekitar 1 juta meter persegi yang dibuka pada tahun 1965, di mana Anda bisa berkeliling melihat arsitektur dan budaya yang berpusat pada era Meiji di ruang terbuka.
Bangunan yang dipindahkan berjumlah lebih dari 60, termasuk lobi utama bekas Imperial Hotel dan properti budaya penting. Karena Anda bisa berjalan sambil membayangkan kehidupan dan teknologi masa itu, tempat ini cocok untuk pencinta fotografi, arsitektur, dan sejarah.
Karena banyak berpindah di dalam area dan jarak tempuh berjalan cukup jauh, kunjungilah dengan sepatu yang nyaman dan pakaian yang sesuai cuaca agar lebih nyaman.
Taman Jepang Urakuen|Merasakan Ketenangan Kamar Teh Harta Nasional Jo-an dan Tamannya
Taman Jepang Urakuen adalah taman di sebelah timur Inuyama-jō tempat Anda bisa merasakan estetika upacara minum teh.
Berpusat pada kamar teh harta nasional "Jo-an" yang dibangun oleh Oda Urakusai, adik dari Oda Nobunaga, kamar teh ini dipindahkan ke lokasi ini pada tahun 1972 dan merupakan salah satu dari tiga kamar teh harta nasional yang masih ada bersama Tai-an di Yamazaki Kyoto dan Mittan di Daitoku-ji.
Saat memandang tata letak roji dan bangunan, Anda akan melihat sisi budaya Jepang yang menikmati ruang kosong alih-alih kemewahan.
Karena bagian dalam kamar teh kadang hanya bisa dilihat melalui sesi kunjungan dengan reservasi, periksalah syarat kunjungan dan perhatikan volume suara serta posisi pengambilan foto agar Anda bisa menikmatinya sambil menjaga suasana tenang.
Merasakan Alam dan Budaya Kendaraan di Sekitar Ghibli Park
Area Nagakute bukan hanya Ghibli Park, tetapi juga tempat yang mudah dikombinasikan dengan jalan-jalan di taman dan fasilitas budaya otomotif.
Untuk fasilitas yang memiliki tiket dan aturan masuk, sebaiknya periksa informasi fasilitas sebelum perjalanan dan jangan menjejalkan jadwal terlalu padat agar lebih tenang.
Ghibli Park|Menikmati Dunia Karya Animasi dengan Reservasi Tanggal dan Waktu Tertentu
Ghibli Park adalah fasilitas yang dibuka pada November 2022 di dalam Taman Peringatan Expo Aichi, tempat Anda menikmati dunia karya Studio Ghibli di dalam taman.
Fasilitas ini terdiri dari 5 area: "Ghibli's Grand Warehouse", "Hill of Youth", "Dondoko Forest", "Mononoke Village", dan "Valley of Witches".
Tiket menggunakan sistem reservasi, dan tiket utama dijual mulai pukul 14.00 pada tanggal 10 dua bulan sebelum masuk, jadi setelah tanggal kunjungan Anda ditentukan, periksalah informasi tiket lebih awal dan pastikan tidak salah area masuk atau waktu berkumpul.
Karena ini tempat yang menghargai pandangan dunia karya animasi, penting untuk mengikuti petunjuk di lokasi mengenai boleh atau tidaknya pengambilan foto dan area yang bisa dimasuki.
Taman Peringatan Expo Aichi|Taman untuk Beristirahat di Tengah Kehijauan
Taman Peringatan Expo Aichi (Moricoro Park) adalah taman luas tempat Ghibli Park berada, di mana Anda bisa bersantai menggunakan hamparan rumput dan jalur jalan-jalan.
Taman ini dibangun di bekas lokasi Expo Aichi 2005. Karena Anda bisa beristirahat di tengah alam di sela-sela wisata, tempat ini mudah digunakan bagi keluarga dengan anak atau wisatawan yang lelah setelah perjalanan panjang.
Karena fasilitas di dalam taman kadang tutup atau sedang perawatan, sebaiknya periksa informasi fasilitas jika ada tempat tertentu yang ingin dituju agar lebih tenang.
Museum Toyota|Menelusuri Budaya Otomotif Dunia
Museum Toyota adalah museum di Kota Nagakute, tempat Anda bisa menelusuri sejarah dan budaya otomotif dalam dan luar negeri melalui Car Pavilion dan Culture Pavilion.
Bahkan orang yang tidak paham mobil pun bisa dengan mudah merasakan latar belakang kerajinan dengan melihat desain tiap era dan perubahan gaya hidup.
Jika perjalanan Anda menginap di sekitar Ghibli Park, tempat ini juga bisa dikombinasikan sebagai wisata dalam ruangan yang tidak mudah terpengaruh cuaca.
Berjalan Menyusuri Keramik dan Warisan Industri di Tokoname dan Handa
Jika Anda melanjutkan perjalanan ke arah Semenanjung Chita, Anda akan menemui pemandangan kota pelabuhan dan kerajinan yang berbeda dari kawasan perkotaan.
Tokoname dan Handa cocok untuk mereka yang ingin menikmati sensasi berjalan kaki, bukan hanya foto, karena sejarah daerah tetap tersisa di bangunan dan gang-gangnya.
Yakimono Sanpomichi|Deretan Bangunan dengan Dokan-zaka dan Tungku Noborigama
Yakimono Sanpomichi (jalur jalan-jalan keramik) di Tokoname adalah tempat jalan-jalan kota tempat Anda bisa melihat pemandangan pipa tanah dan tungku khas daerah penghasil keramik, yang menyampaikan sejarah seribu tahun keramik Tokoname.
Sambil berjalan menyusuri jalan menanjak dan gang sempit, Anda akan merasakan kesenangan menemukan pemandangan seperti "Dokan-zaka" (jalan menanjak yang dindingnya dipenuhi pipa tanah era Meiji dan botol shōchū awal era Shōwa), "Tōei-gama" (noborigama/tungku bertingkat) yang diyakini sebagai yang terbesar yang masih ada di Jepang, serta toko peralatan, bengkel kerja, dan cerobong asap.
Rute standar yang dekat dari Stasiun Tokoname memakan waktu sekitar 1-6 jam tergantung cara berjalan. Namun karena jalur jalan-jalan ini juga merupakan tempat kehidupan dan produksi, diperlukan kepedulian seperti tidak masuk ke tanah pribadi dan tidak mengintip ke dalam rumah.
Bangunan Bata Merah Handa|Menikmati Arsitektur Meiji Bekas Pabrik Bir Kabuto
Bangunan Bata Merah Handa adalah bangunan bata merah yang mempertahankan suasana pabrik bir "Kabuto Beer" yang dibangun pada tahun 1898 (Meiji 31).
Bangunan ini dirancang oleh arsitek Tsumaki Yorinaka, yang juga menangani Gudang Bata Merah Yokohama, dan terdaftar sebagai properti budaya berwujud terdaftar nasional serta warisan industri modernisasi.
Kabuto Beer adalah merek yang memenangkan medali emas di Expo Paris tahun 1900, direproduksi kembali pada tahun 2005, dan di dalam bangunan Anda juga bisa mencicipi bir yang mereproduksi rasa masa itu.
Jika dikombinasikan dengan Tokoname, Anda akan lebih mudah membandingkan sejarah kerajinan yang berbeda, yaitu keramik dan budaya fermentasi.
Memilih Tempat Wisata Aichi Berdasarkan Musim dan Gaya Perjalanan
Tempat wisata di Aichi berubah tampilannya tergantung musim.
Dengan menggabungkan kastel, taman, dan jalan-jalan kota yang berada di luar ruangan dengan museum dalam ruangan, Anda bisa membuat itinerary yang tidak mudah terpengaruh cuaca.
Membandingkan Tampilan Tiap Musim
Meski tempat yang sama, kesan foto dan cara menikmatinya berubah tiap musim, jadi memilih sesuai tujuan perjalanan akan membuat Anda lebih puas.
Misalnya, sakura biasanya paling indah sekitar akhir Maret hingga awal April, sedangkan daun musim gugur (momiji) sekitar pertengahan November hingga awal Desember. Saat itu Inuyama-jō, Tokugawa-en, dan Urakuen berubah warna menjadi indah.
| Musim | Tempat yang Cocok | Cara Menikmati |
|---|---|---|
| Musim semi | Kastel dan taman | Bunga dan jalan-jalan |
| Musim panas | Museum | Berpusat di dalam ruangan |
| Musim gugur | Inuyama dan taman | Jalan-jalan kota |
| Musim dingin | Kuil Shinto dan pameran | Apresiasi tenang |
Mengombinasikan Berdasarkan Tipe Perjalanan
Dalam perjalanan pertama ke Aichi, memilih kombinasi yang sesuai minat Anda akan lebih membekas dibanding hanya mengejar tempat terkenal.
| Tipe | Kombinasi | Perjalanan yang Cocok |
|---|---|---|
| Pertama kali | Berpusat di Nagoya | Mengutamakan tempat populer |
| Pencinta sejarah | Berpusat di Inuyama | Kastel dan arsitektur |
| Perjalanan keluarga | Berpusat di Nagakute | Taman dan pameran |
| Jalan-jalan kota | Tokoname dan Handa | Jalan-jalan sambil foto |
Cara Menuju dan Tips Transportasi Wisata Aichi
Tempat wisata di Aichi bisa dijelajahi secara efisien jika berpindah dengan kereta dari titik awal Stasiun Nagoya.
Perpindahan Antar Area Menggunakan Kereta
Di dalam kota Nagoya, kereta bawah tanah sangat praktis. Stasiun terdekat ke Nagoya-jō adalah Stasiun "Nagoyajō" Jalur Meijō Kereta Bawah Tanah Kota, sedangkan ke Atsuta-jingū adalah Stasiun "Jingū-mae" Meitetsu atau Stasiun "Atsuta" JR.
Ke arah Inuyama sekitar 25-30 menit dari Nagoya dengan Jalur Inuyama Meitetsu, sedangkan ke arah Ghibli Park di Nagakute praktis dengan berganti dari Jalur Higashiyama Kereta Bawah Tanah ke jalur Linimo menuju Stasiun Ai-Chikyūhaku Kinen Kōen (Taman Peringatan Expo Aichi).
Ke Tokoname bisa diakses dengan Jalur Tokoname Meitetsu, dan ke Handa dengan Jalur Taketoyo JR atau Jalur Kōwa Meitetsu. Karena Tokoname dekat dari Bandara Internasional Chubu (Centrair) dengan Meitetsu, lokasinya mudah dimasukkan pada hari kedatangan atau keberangkatan.
Etika dan Persiapan yang Perlu Diperhatikan Wisatawan Asing
Dalam wisata Aichi, tempat yang tenang dan tempat yang ramai bercampur, seperti kuil Shinto, kastel, taman, dan gang di kawasan permukiman.
Di Kuil Shinto, Kastel, dan Taman, Menyesuaikan dengan Aliran Sekitar
Di kuil Shinto, Anda bisa lebih tenang jika tidak menghalangi alur orang yang beribadah dan menahan volume suara di dekat tempat ibadah atau bangunan suci.
Di kastel dan taman, karena ada bangunan tua dan tempat dengan perbedaan ketinggian, jangan terlalu fokus pada foto dan perhatikan pijakan Anda.
Periksa Tiket dan Informasi Fasilitas Sebelum Perjalanan
Fasilitas dengan sistem reservasi seperti Ghibli Park, atau museum yang isinya berubah tergantung pameran, kadang tidak bisa dimasuki jika hanya mengandalkan keputusan mendadak di hari itu.
Karena harga tiket masuk, jam buka, penutupan, boleh atau tidaknya pengambilan foto, serta perlu atau tidaknya reservasi dapat berubah, periksalah informasi tiap fasilitas sebelum perjalanan.
Saat Jalan-jalan Kota, Jangan Masuk ke Ruang Kehidupan Warga
Di kota kastel Inuyama dan Yakimono Sanpomichi Tokoname, selain sebagai tempat wisata, kehidupan warga setempat juga tetap berlangsung.
Dengan menjaga hal-hal dasar seperti tidak masuk ke tanah pribadi, tidak mengintip ke dalam rumah, membawa pulang sampah, dan tidak terlalu lama berhenti di jalan sempit, Anda bisa berjalan dengan nyaman.
| Situasi | Tindakan Baik | Tindakan yang Dihindari |
|---|---|---|
| Kuil Shinto | Beribadah dengan tenang | Berbicara keras saat memotret |
| Kastel | Mengikuti rute | Berdiam terlalu lama |
| Taman | Menikmati pemandangan dengan tenang | Masuk ke area tanaman |
| Jalan-jalan kota | Makan di depan toko | Makan sambil berjalan |
Penutup|Menjelajahi Tempat Wisata Rekomendasi Aichi dengan Gaya Anda Sendiri
Tempat wisata rekomendasi Aichi, jika diperluas bukan hanya ke Nagoya tetapi juga ke Inuyama, Nagakute, Tokoname, dan Handa, akan menghubungkan sejarah, kepercayaan, kerajinan, alam, dan jalan-jalan kota secara seimbang.
Jika pertama kali, jadikan Nagoya sebagai poros, dan jika ada waktu luang, tambahkan sekitar Inuyama atau Ghibli Park agar bisa memperluas cakupan perjalanan sambil menekan beban perpindahan.
Jika Anda melanjutkan hingga Tokoname atau Handa, Anda juga akan menemui pemandangan industri dan kehidupan Aichi yang sulit terlihat hanya dari tempat wisata terkenal.
Karena harga tiket masuk, jam buka, reservasi, dan aturan pengambilan foto dapat berubah, periksalah informasi tiap fasilitas sebelum berangkat, dan nikmati dengan mengombinasikan tempat yang sesuai minat Anda.









