Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Dewa Sanzan Shrine | Sanjin Gosaiden Gunung Haguro

Dewa Sanzan Shrine | Sanjin Gosaiden Gunung Haguro
Panduan Dewa Sanzan Shrine (Sanjin Gosaiden) di Gunung Haguro: arsitektur, Kolam Kagami, alur ziarah, etika foto, dan tips musim.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Singkat

Kuil Dewa (Dewa-jinja; Aula Pemujaan Tiga Dewa/Sanjin Gosaiden) adalah pusat kepercayaan Dewa Sanzan, tempat Anda dapat memuja dewa-dewi dari tiga gunung suci—Gassan, Haguro, dan Yudono—sekaligus di puncak Gunung Haguro.

Sorotan

Aula Pemujaan Tiga Dewa (Sanjin Gosaiden) yang megah dengan atap jerami tebal (Aset Budaya Penting yang ditetapkan negara), dan pemandangan tenang Kolam Cermin (Kagami-ike / Mitarashi-ike) yang terhampar di depan bangunan kuil.

Akses

Sekitar 50 menit dengan bus menuju puncak Gunung Haguro dari Stasiun JR Tsuruoka. Dengan mobil, menuju arah puncak melalui Jalan Tol Gunung Haguro.

Pilihan Gaya Ibadah

Ada ibadah dengan menyusuri jalan setapak berundak batu dari Gerbang Zuishinmon, dan ibadah dengan menuju puncak menggunakan mobil atau bus rute; Anda dapat memilih sesuai kondisi fisik dan rencana perjalanan.

Keunggulan Bisa Berziarah di Musim Dingin

Bahkan ketika akses ke Gassan dan Yudonosan sulit karena salju, di Aula Pemujaan Tiga Dewa (Sanjin Gosaiden) di Gunung Haguro Anda tetap dapat berziarah ke ketiga gunung suci sekaligus.

Persiapan Cuaca dan Pakaian

Di ketinggian 414 m cuaca mudah berubah; jika menyusuri undakan batu, sepatu yang nyaman berjalan dan pakaian yang leluasa bergerak akan lebih aman. Musim gugur juga menyuguhkan daun merah.

Hal yang Bisa Dialami

Anda dapat menyelami kepercayaan Dewa Sanzan yang dikisahkan sebagai "perjalanan kelahiran kembali", serta merasakan ziarah dengan menyusuri hutan berjajar pohon cedar dan undakan batu berlumut.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Yamagata

Kuil Ideha (Sanjin Gosaiden): Kuil di Haguro-san untuk Memuja Dewa Sanzan Sekaligus

Kuil Ideha (Ideha-jinja) adalah salah satu kuil di kompleks Dewa Sanzan-jinja (Kuil Tiga Gunung Suci Dewa) yang berada di puncak Haguro-san, Kota Tsuruoka, Prefektur Yamagata.

Di dalam area kuil terdapat Sanjin Gosaiden (Aula Pemujaan Gabungan Tiga Dewa), tempat memuja dewa dari tiga gunung: Gassan, Haguro-san, dan Yudonosan.

Haguro-san relatif mudah dikunjungi sepanjang tahun, dan telah dipuja sebagai tempat untuk memuja ketiga gunung bahkan pada periode ketika Gassan atau Yudonosan tidak dapat dikunjungi karena salju.

Bagi wisatawan yang tertarik pada kepercayaan gunung dan Shugendo (asketisme pegunungan), tempat ini mudah untuk merasakan spiritualitas Dewa Sanzan.

Spot Menarik Sanjin Gosaiden

Bangunan Kuil Besar untuk Memuja Tiga Gunung Suci

Sanjin Gosaiden adalah bangunan besar untuk memuja dewa dari tiga gunung suci Dewa Sanzan dalam satu bangunan kuil.

Bangunan kuil saat ini adalah hasil pembangunan kembali pada akhir periode Edo, dengan atap jerami (kayabuki) tebal dan tampilan megah yang begitu berkesan.

Berdiri di depan bangunan kuil yang berdiri di puncak gunung, Anda dapat merasakan bahwa Anda telah tiba di pusat kepercayaan Dewa Sanzan.

Tempat Memuja Tiga Gunung Bahkan di Musim Dingin

Gassan dan Yudonosan mudah terpengaruh salju, sehingga ada periode ketika ibadah menjadi sulit tergantung musim.

Oleh karena itu, Sanjin Gosaiden di Haguro-san memiliki peran penting sebagai tempat untuk memuja ketiga gunung sekaligus.

Bagi yang ingin merasakan kepercayaan Dewa Sanzan meski dengan jadwal perjalanan singkat, ini adalah tempat ibadah yang mudah dikunjungi.

Ketenangan Kolam Kagami dan Area Kuil

Di depan Sanjin Gosaiden terdapat Kolam Kagami (Kagami-ike), yang juga disebut Kolam Mitarashi.

Sekitar kolam memiliki suasana yang tenang, di mana Anda dapat menikmati pemandangan bangunan kuil dan alam yang menyatu.

Saat beribadah maupun memotret, sadarilah bahwa ini adalah tempat suci, dan jangan mengganggu orang di sekitar.

Pengalaman Ibadah Khas Haguro-san

Menuju dengan Berjalan Menyusuri Jalur Tangga Batu

Di Haguro-san, Anda dapat beribadah dengan berjalan menyusuri jalur tangga batu (ishidan) yang membentang dari Zuishinmon hingga puncak gunung.

Tangga batu ini panjang dan menguras stamina, sehingga cocok bagi yang memiliki waktu luang.

Di jalur yang berjalan menembus hutan, Anda dapat menjumpai pemandangan khas Haguro-san, seperti deretan pohon cedar dan tangga batu yang berlumut.

Menuju Puncak dengan Mobil atau Bus

Jika ragu akan stamina atau waktu terbatas, ada juga cara menuju arah puncak dengan mobil atau bus reguler.

Jika menuju hingga puncak, Anda dapat memulai ibadah dari lokasi yang relatif dekat dengan Sanjin Gosaiden.

Pada musim salju atau cuaca buruk, mempertimbangkan penggunaan transportasi ketimbang jalur tangga batu akan lebih tenang.

Menyatukan Tangan dengan Tenang

Sanjin Gosaiden merupakan tempat wisata terkenal sekaligus tempat suci yang masih dihormati hingga kini.

Di area kuil, tahanlah suara keras dan jangan mengganggu arus orang yang beribadah.

Saat memotret pun, penting untuk berhati-hati agar tidak mengganggu orang yang sedang berdoa maupun ritual keagamaan.

Etika Ibadah yang Perlu Diketahui Wisatawan Mancanegara

Mengetahui Tata Cara Dasar Kuil

Membungkuk ringan sebelum melewati gerbang torii dan berjalan menghindari bagian tengah jalur akan menunjukkan penghormatan dasar di kuil.

Jika tersedia tempat pencucian (temizuya), sucikanlah tangan dan mulut sebelum beribadah.

Jika tidak tahu tata cara ibadah, cukup bertindak dengan tenang sambil memperhatikan gerakan orang di sekitar.

Memeriksa Tempat yang Boleh Dipotret

Di area kuil ada tempat yang boleh dipotret dan tempat yang sebaiknya ditahan.

Saat ritual keagamaan atau doa berlangsung, serta di dalam bangunan kuil, umumnya sebaiknya menahan diri dari pemotretan.

Jika ada papan petunjuk, ikutilah petunjuk tersebut.

Bersiap Menghadapi Cuaca Pegunungan

Haguro-san adalah gunung dengan ketinggian 414 m, tempat dengan suhu dan cuaca yang lebih mudah berubah dibanding dataran rendah.

Jika berjalan menyusuri tangga batu, sepatu yang nyaman untuk berjalan dan pakaian yang mudah bergerak akan lebih tenang.

Sekitar Haguro-san dapat dilihat warna daun momiji pada musim gugur, dan pada hari hujan atau salju, kondisi permukaan jalan maupun operasional transportasi dapat berubah.

Poin Merasakan Sejarah dan Kepercayaan

Kepercayaan Kelahiran Kembali Dewa Sanzan

Dewa Sanzan dikenal dengan kepercayaan yang mengibaratkan Haguro-san sebagai masa kini, Gassan sebagai masa lalu, dan Yudonosan sebagai masa depan.

Perjalanan mengelilingi ketiga gunung telah diceritakan sebagai perjalanan kelahiran kembali yang menelusuri kematian dan kelahiran ulang.

Dengan beribadah di Sanjin Gosaiden, Anda dapat menyentuh sebagian dari pandangan tersebut.

Bangunan Kuil sebagai Properti Budaya Penting Nasional

Sanjin Gosaiden ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional (Jūyō Bunkazai).

Atap jerami (kayabuki) yang besar dan struktur bangunan kuilnya menyampaikan sejarah kepercayaan gunung hingga kini.

Saat melihat bangunan dari dekat, ikutilah pagar dan petunjuk agar tidak merusak properti budaya.

Cara Menuju

Titik Keberangkatan Cara Menuju Perkiraan
Stasiun JR Tsuruoka Gunakan bus arah puncak Haguro-san Sekitar 50 menit
Mobil Menuju arah puncak melalui Jalan Berbayar Haguro-san dan lainnya Perhatikan cuaca dan musim
Jalan kaki dari Zuishinmon Berjalan menyusuri jalur tangga batu menuju puncak Perlu stamina dan waktu yang cukup

Jika berkunjung dengan bus, periksalah jadwal pergi-pulang sebelum menentukan waktu ibadah.

Pada musim dingin atau cuaca buruk, kondisi tangga batu maupun jalan dapat berubah.

Kesimpulan: Kuil Ideha (Sanjin Gosaiden) adalah Pintu Masuk untuk Merasakan Kepercayaan Dewa Sanzan

Kuil Ideha (Sanjin Gosaiden) adalah tempat ibadah penting untuk memuja dewa dari tiga gunung suci Dewa Sanzan di Haguro-san.

Anda dapat memilih cara berkunjung sesuai stamina dan jadwal perjalanan, seperti ibadah dengan berjalan menyusuri jalur tangga batu, atau ibadah dengan menggunakan transportasi hingga puncak.

Sambil menyadari bahwa ini adalah tempat suci, hayatilah dengan tenang bangunan kuil, Kolam Kagami, dan hutan Haguro-san.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Kuil Dewa (Sanjin Gosaiden) berdiri di puncak Gunung Haguro dan merupakan bangunan kuil yang memuja tiga dewa dari Gunung Gassan, Gunung Haguro, dan Gunung Yudono. Ciri utamanya, bahkan saat musim dingin ketika Gunung Gassan dan Gunung Yudono sulit diziarahi karena salju, di sini Anda bisa memuja ketiga gunung sekaligus, sehingga menjadi semacam pintu masuk untuk menyentuh kepercayaan Dewa Sanzan bahkan dalam perjalanan singkat.
A. Sanjin Gosaiden merupakan salah satu bangunan kayu beratap jerami (kayabuki) terbesar di Jepang dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting nasional. Bangunan kuil yang ada sekarang dibangun kembali pada era Bunsei tahun pertama (1818) di akhir zaman Edo, dan atap jerami setebal hingga 2,1 m ini sangat berharga karena hanya diganti sekali dalam beberapa puluh tahun. Jangan lewatkan pula bahwa bangunan ini, bersama deretan pohon cedar di jalan ziarah, mendapat penilaian dari Michelin Green Guide.
A. Perjalanan kelahiran kembali Dewa Sanzan adalah kepercayaan yang mengibaratkan Gunung Haguro sebagai masa kini, Gunung Gassan sebagai masa lalu, dan Gunung Yudono sebagai masa depan. Dalam kepercayaan gunung, mengelilingi ketiga gunung dianggap sebagai perjalanan menelusuri kematian dan kelahiran kembali; Gunung Haguro dipandang mewakili doa untuk kebahagiaan di dunia sekarang, sehingga sejak dulu perjalanan biasanya dimulai dari Gunung Haguro. Sanjin Gosaiden adalah pusat tempat Anda bisa merasakan spiritualitas ini sekaligus.
A. Dari depan Stasiun JR Tsuruoka, naik bus Shonai Kotsu jalur Haguro-Gassan menuju puncak Gunung Haguro sekitar 50-60 menit, dengan ongkos sekitar 900 yen sekali jalan. Jika turun di depan Zuishinmon, itulah pintu masuk jalan ziarah tangga batu; jika naik hingga puncak, Anda bisa berziarah dari dekat bangunan kuil. Karena jumlah bus terbatas, memeriksa jadwal bus terakhir untuk pulang sebelum keberangkatan akan memudahkan menyusun waktu tinggal.
A. Jalan ziarah utama dari Zuishinmon hingga puncak berupa tangga batu sebanyak 2.446 anak tangga, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 50 menit hingga 1,5 jam. Ini adalah jalan yang khidmat dikelilingi deretan pohon cedar berusia 350-500 tahun, dan di bagian awal berdiri Pagoda Lima Tingkat Gunung Haguro yang menjadi harta nasional. Saat menuruni tangga, batu yang basah cenderung licin, jadi setelah hujan sebaiknya kenakan sepatu bercengkeraman kuat agar aman.
A. Menuju puncak bisa memakai Jalan Berbayar Gunung Haguro, dengan biaya pulang pergi 400 yen untuk mobil penumpang berpelat nomor 3 dan 5, serta 600 yen untuk kategori mobil biasa lainnya. Di kaki gunung terdapat tiga tempat parkir gratis, termasuk di depan Zuishinmon (sekitar 120 unit). Akan efisien jika menyesuaikan dengan tujuan: gunakan jalan berbayar bagi yang ingin berziarah tanpa menaiki tangga atau saat cuaca buruk, dan parkir di kaki gunung lalu naik-turun tangga bagi yang juga ingin melihat pagoda lima tingkat.
A. Goshuin (tulisan tinta kenang-kenangan ziarah) bisa didapat di Sanjin Gosaiden, dengan perkiraan jam penerimaan 8:30-16:30. Di Kuil Dewa, selain Sanjin Gosaiden ada beberapa jenis lain seperti Kuil Hachiko dan pagoda lima tingkat, dan goshuin pagoda lima tingkat diberikan di Zuishinmon. Karena jenis yang bisa didapat terbagi antara puncak dan Zuishinmon, mereka yang menaiki tangga sebaiknya menerimanya lebih dulu di Zuishinmon agar tidak terlewat.
A. Mitarashi-ike di depan bangunan kuil disebut "Kagami-ike" (Kolam Cermin) karena cermin perunggu telah dipersembahkan sejak zaman Heian. Sebanyak 190 cermin perunggu yang ditemukan dari kolam ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting nasional dan bisa dilihat di balai pusaka dalam kawasan kuil. Pemandangan bangunan kuil yang terpantul di permukaan air yang tenang juga dikenal sebagai spot foto, dan cermin airnya terlihat lebih indah pada pagi tanpa angin.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.