Nikmati Perjalanan ke Jepang!

15 Tempat Wisata Terbaik di Gunma | Onsen, Warisan Dunia & Alam

15 Tempat Wisata Terbaik di Gunma | Onsen, Warisan Dunia & Alam
Temukan 15 tempat wisata Gunma, dari Kusatsu, Ikaho, dan Shima Onsen hingga Pabrik Sutra Tomioka, Oze, Air Terjun Fukiware, dan Kuil Haruna.

Ringkasan Cepat

Daya tarik sekilas

Gunma adalah prefektur yang dalam satu perjalanan bisa memadukan onsen termasyhur Kusatsu, Ikaho, dan Shima, Warisan Dunia Pabrik Sutra Tomioka, serta alam pegunungan Oze dan Gunung Tanigawa.

Sorotan kawasan onsen

Di Kusatsu Onsen, Yubatake menyemburkan sekitar 4.000 liter per menit; Ikaho Onsen memiliki jalan bertangga 365 anak tangga; dan di Shima Onsen Anda bisa menikmati "Shima Blue" berwarna biru kobalt.

Warisan sejarah dan modern

Pabrik Sutra Tomioka adalah Warisan Budaya Dunia yang dibangun pada tahun ke-5 era Meiji, dan Jembatan Megane (Jembatan Ketiga Usui) adalah jembatan bata empat lengkung sepanjang sekitar 91,1 meter.

Spot alam

Pemandangannya beragam, seperti rawa tinggi Oze, Kakumanbuchi di Gunung Akagi, Danau Haruna, Gunung Tanigawa setinggi 1.977 meter dan Ichinokurasawa, Air Terjun Fukiware, serta formasi batu unik Gunung Myogi.

Akses

Dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Takasaki, waktu tempuh tercepat sekitar 50 menit dengan Joetsu atau Hokuriku Shinkansen. Kusatsu dapat dicapai dengan kereta ekspres dan bus, sedangkan Ikaho dapat dicapai dengan bus dari Stasiun Shibukawa; untuk kawasan alam, mobil sewaan lebih praktis.

Perkiraan biaya dan waktu

Pabrik Sutra Tomioka buka pukul 09.00–17.00 (masuk terakhir pukul 16.30) dengan tiket masuk 1.000 yen untuk dewasa; tutup pada 29–31 Desember.

Cara menikmati tiap musim

Shima Blue paling menarik pada pagi cerah April–Mei, Oze menampilkan mizubashō (tanaman rawa berbunga putih) pada awal musim panas, lavender Tambara dari awal Juli hingga akhir Agustus, dan Gunung Tanigawa saat dedaunan musim gugur.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Gunma

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

15 Tempat Wisata Terbaik di Gunma: Onsen, Alam, dan Warisan Dunia

Wisata di Gunma menarik karena Anda dapat menggabungkan Kusatsu Onsen (kawasan pemandian air panas Kusatsu), Ikaho Onsen (kawasan pemandian air panas Ikaho), Tomioka Silk Mill (Pabrik Sutra Tomioka) yang berstatus Warisan Dunia, serta panorama Oze dan Tanigawa-dake (Gunung Tanigawa) dalam satu perjalanan.

Untuk kunjungan pertama, alokasikan satu hari untuk menginap di onsen dan satu hari untuk menjelajahi alam agar itinerary tidak terlalu padat.

Panduan Wisata Gunma untuk Pemula: Pilih Onsen, Warisan Dunia, atau Alam

Untuk merasakan ciri khas Gunma, padukan kunjungan ke Kusatsu Onsen atau Ikaho Onsen, Tomioka Silk Mill, Oze, dan Air Terjun Fukiware agar itinerary mencakup budaya, sejarah, dan alam.

Banyak destinasi di Gunma berada di kawasan alam, sehingga pemandangannya berubah mengikuti cuaca dan musim.

Kelompokkan Destinasi per Kawasan agar Itinerary Gunma Lebih Efisien

Kelompokkan destinasi berdasarkan kawasan, misalnya Kusatsu–Shima, Ikaho–Haruna, Tomioka–Annaka, atau Numata–Oze, agar waktu tempuh lebih efisien.

Untuk rute pegunungan dan kawasan onsen, jadwal transportasi serta pembatasan jalan dapat berubah. Periksa informasi transportasi dan fasilitas sebelum berangkat.

Gunakan tabel berikut untuk memilih destinasi sesuai gaya perjalanan Anda.

Tempat Cara Menikmati Cocok untuk Perjalanan
Kusatsu Onsen Berjalan di sekitar Yubatake Menginap di onsen
Ikaho Onsen Jalan bertangga Berjalan-jalan di kota onsen
Shima Onsen Kawasan onsen Liburan yang tenang
Tomioka Silk Mill Warisan Dunia Memahami sejarah
Megane-bashi Warisan kereta api Wisata fotografi
Oze Menyusuri rawa Pencinta alam
Air Terjun Fukiware Menyusuri lembah Wisata tepi air
Gunung Akagi Danau dan rawa Pemandangan gunung
Danau Haruna Berjalan di tepi danau Wisata panorama
Tanigawa-dake Pemandangan pegunungan Hiking
Gunung Myōgi Formasi batu unik Wisata panorama
Tanbara Dataran tinggi berbunga Wisata musim panas
Kuil Haruna Jalur hutan Kunjungan ke kuil
Kuil Hōtoku Yuka-momiji Wisata fotografi
Byakue Kannon Wisata kota Takasaki Wisata kota

Tempat Wisata Onsen di Gunma

Onsen merupakan salah satu daya tarik utama wisata Gunma.

Selain menginap, Anda dapat menikmati pemandangan kota onsen yang diselimuti uap, budaya pemandian umum, ashiyu (pemandian kaki), dan toko oleh-oleh.

Kusatsu Onsen | Menikmati Yubatake di Kota Onsen Ikonik Gunma

Kusatsu Onsen adalah kawasan onsen ikonik yang berpusat di Yubatake (ladang air panas). Uap panas dan deretan saluran kayunya menciptakan suasana khas kota onsen.

Di Yubatake, sekitar 4.000 liter air panas mengalir setiap menit melalui 7 saluran kayu, tempat endapan mineral yang disebut yunohana dikumpulkan.

Area sekitar Yubatake mudah dijelajahi dengan berjalan kaki. Suasananya berbeda pada pagi hari yang tenang dan malam hari saat iluminasi menyala.

Sebelum menggunakan pemandian atau ashiyu, periksa aturan dan status operasional setiap fasilitas melalui sumber resmi.


Ikaho Onsen | Menyusuri 365 Anak Tangga di Kota Onsen

Ikaho Onsen dikenal dengan jalan bertangga berisi 365 anak tangga, yang diapit penginapan, toko oleh-oleh, dan tempat hiburan.

Di puncak tangga terdapat Kuil Ikaho, dan di sepanjang jalan berjajar ashiyu serta toko onsen manju (kue kukus khas onsen).

Anda dapat menikmati suasana kota onsen sambil menyusuri tangga, sehingga kawasan ini cocok untuk berjalan santai dan mencari spot foto.

Di sekitarnya juga terdapat Danau Haruna dan Kuil Haruna, sehingga mudah menggabungkan onsen, alam, dan kuil dalam satu kawasan.


Shima Onsen | Kota Onsen Tenang dengan Pemandangan Shima Blue

Shima Onsen adalah kawasan onsen yang tenang di lembah pegunungan Kota Nakanojo. Anda dapat berjalan di tepi sungai sambil menikmati suasana kota onsen.

Di Danau Shima dan Danau Okushima, warna air yang tampak biru kobalt karena pantulan cahaya dikenal sebagai "Shima Blue". Kawasan ini cocok untuk wisata alam dan fotografi.

Warna Shima Blue biasanya tampak lebih cerah pada pagi yang cerah dari April hingga Mei, berpadu dengan dedaunan hijau segar.

Warna danau berubah mengikuti musim, cuaca, dan cahaya. Saat berburu foto, nikmati perubahan kondisi alam sebagai bagian dari perjalanan.


Wisata Sejarah Gunma: Warisan Dunia dan Peninggalan Modern

Selain onsen dan alam, Gunma memiliki situs yang memperlihatkan proses modernisasi Jepang.

Memahami alasan bangunan dan jembatan ini dilestarikan akan membuat kunjungan singkat terasa lebih bermakna.

Tomioka Silk Mill | Mengenal Sejarah Industri Modern Jepang

Tomioka Silk Mill merupakan situs bersejarah ikonik Gunma yang terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia pada 2014.

Pabrik pemintalan sutra bermesin milik pemerintah ini dibangun pada 1872 (Meiji 5). Bangunan utamanya yang terawat membantu pengunjung memahami perkembangan industri modern Jepang.

Jam buka pukul 9.00-17.00 (masuk terakhir 16.30), harga tiket masuk 1.000 yen untuk dewasa, dan tutup pada 29-31 Desember.

Rute kunjungan, layanan pemandu, dan area yang boleh difoto dapat berubah saat ada acara atau pemeriksaan. Periksa informasi resmi sebelum berkunjung.


Jembatan Usui No. 3 (Megane-bashi) | Warisan Kereta Api dari Bata

Jembatan Usui No. 3, yang dikenal sebagai Megane-bashi, berada di Kota Annaka. Jembatan bata dengan 4 lengkungan ini menjadi saksi sejarah perkeretaapian di Usui Pass.

Jembatan ini selesai dibangun pada 1892 (Meiji 25), memiliki panjang sekitar 91,1 meter dan tinggi sekitar 31 meter, serta termasuk salah satu jembatan lengkung bata terbesar yang masih bertahan di Jepang.

Pada 1993, jembatan ini ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting nasional dalam kelompok "Fasilitas Kereta Api Usui Pass". Bekas jalurnya kini dapat disusuri melalui jalur pejalan kaki Apt no Michi.

Saat berfoto, penting untuk tidak menghalangi lalu lintas pejalan kaki dan tidak memasuki area terlarang.

Wisata Alam Gunma: Pegunungan, Danau, dan Rawa

Wisata alam Gunma mencakup jalan santai di tepi danau hingga panorama pegunungan untuk pendaki berpengalaman.

Pilih destinasi sesuai musim dan kondisi fisik agar dapat menikmati pemandangan tanpa memaksakan diri.

Oze | Menyusuri Jalur Papan Kayu di Rawa Pegunungan

Oze merupakan kawasan konservasi yang memiliki rawa dataran tinggi terbesar di Honshu.

Mizubashō (bunga rawa khas Jepang) bermekaran pada awal musim panas, disusul Nikkō-kisuge (daylily kuning Jepang) pada musim panas. Jenis bunga yang terlihat berubah sepanjang musim.

Berjalan di jalur papan kayu sambil mengamati rawa dan tumbuhan menawarkan suasana tenang yang berbeda dari wisata kota.

Saat memasuki kawasan ini, tetaplah di jalur papan kayu, jangan memetik tumbuhan, dan bawa pulang sampah.


Gunung Akagi | Menikmati Danau Kaldera dan Rawa Pegunungan

Gunung Akagi di Kota Maebashi menawarkan danau kaldera, rawa, dan panorama pegunungan dalam satu kawasan.

Rawa Kakuman-buchi di ketinggian sekitar 1.360 meter dijuluki "Oze Kecil". Bersama Danau Ōnuma, kawasan ini cocok untuk menikmati udara pegunungan melalui rute jalan kaki singkat.

Di Kakuman-buchi, renge-tsutsuji (azalea Jepang) biasanya mencapai puncak mekar dari pertengahan hingga akhir Juni.

Suhu di dataran tinggi dapat jauh lebih rendah daripada di pusat kota, jadi kenakan pakaian berlapis yang mudah disesuaikan.


Danau Haruna | Berjalan di Tepi Danau dengan Panorama Gunung Haruna

Danau Haruna menawarkan pemandangan Gunung Haruna dan suasana tenang di tepi air.

Danau ini mudah dipadukan dengan Ikaho Onsen dan Kuil Haruna, baik sebelum maupun sesudah menginap di onsen.

Angin di tepi danau dapat terasa kencang, jadi bawalah pakaian luar yang sesuai musim.


Tanigawa-dake–Ichinokura-sawa | Melihat Tebing Pegunungan dari Dekat

Di sekitar Tanigawa-dake dengan ketinggian 1.977 meter, Anda bisa menjumpai pemandangan menakjubkan yang dibentuk tebing batu dan barisan gunung.

Ichinokura-sawa termasuk salah satu dari "Tiga Tebing Besar Jepang". Pada musim gugur, tebingnya dihiasi kōyō atau dedaunan merah dan kuning.

Akses jalan di Ichinokura-sawa dapat dibatasi sesuai musim dan kondisi setempat. Periksa informasi terbaru sebelum berangkat.

Meskipun tidak mendaki, tetap siapkan perlengkapan untuk perubahan cuaca dan jangan memaksakan diri.

Pilih musim kunjungan sesuai pemandangan yang ingin Anda lihat.

Musim Ciri Pemandangan Tempat yang Cocok
Musim semi Dedaunan muda dan bunga Akagi–Haruna
Musim panas Udara sejuk dataran tinggi Oze–Tanigawa
Musim gugur Pegunungan dengan kōyō Myōgi–Fukiware
Musim dingin Menginap di onsen Kusatsu–Shima

Wisata Alam Gunma: Air Terjun, Formasi Batu, dan Ladang Bunga

Destinasi alam Gunma mencakup tempat yang dapat dijelajahi dengan berjalan kaki dan panorama yang lebih aman dinikmati dari kejauhan.

Pertimbangkan kondisi jalur dan kemudahan berjalan, bukan hanya kualitas spot foto, karena beberapa area licin atau berada di pegunungan.

Air Terjun Fukiware | Menyusuri Lembah dan Menikmati Arus Air

Air Terjun Fukiware (Fukiware no Taki) di Kota Numata menampilkan lanskap unik yang terbentuk oleh aliran sungai yang mengikis batu.

Aliran airnya tampak membelah batu sepanjang sekitar 30 meter dengan tinggi sekitar 7 meter, sehingga air terjun ini dijuluki "Niagara dari Timur".

Jalur pejalan kaki di sekitarnya memungkinkan pengunjung menikmati bentuk lembah dan arus air dari dekat.

Kondisi jalur berubah mengikuti debit air dan cuaca. Patuhi papan petunjuk dan jangan mendekati area berbahaya.


Gunung Myōgi | Panorama Punggungan dengan Formasi Batu Unik

Gunung Myōgi (Myōgi-san) merupakan salah satu dari Tiga Gunung Jōmō bersama Gunung Akagi dan Gunung Haruna. Gunung ini dikenal dengan punggungan bergerigi dan formasi batu yang khas.

Tanpa mendaki, Anda tetap dapat menikmati siluet gunung dari titik pandang di sekitar michi-no-eki Myōgi atau Kuil Nakanotake.

Jalur pendakian memiliki tingkat kesulitan berbeda. Wisatawan yang hanya ingin berjalan santai sebaiknya tidak memasuki rute untuk pendaki tingkat lanjut.

Tanbara Lavender Park | Ladang Lavender di Dataran Tinggi Gunma

Tanbara Lavender Park di Kota Numata merupakan destinasi musiman dengan hamparan bunga di dataran tinggi sekitar 1.300 meter.

Sekitar 50.000 tanaman lavender tumbuh di taman ini. Musim kunjungan umumnya berlangsung dari awal Juli hingga akhir Agustus, dengan suhu maksimum rata-rata musim panas sekitar 25°C.

Periode buka, kondisi bunga, harga tiket masuk, dan akses transportasi dapat berubah setiap tahun. Periksa informasi resmi sebelum menyusun rencana.

Puncak mekar dipengaruhi cuaca, jadi nikmati juga udara sejuk dataran tinggi dan suasana taman, bukan hanya mengejar bunga yang sedang mekar penuh.

Wisata Budaya Gunma: Kuil dan Ikon Kota

Gunma juga memiliki kuil dan ikon kota yang mudah dipadukan dengan wisata gunung dan onsen.

Saat mengunjungi tempat ibadah, periksa aturan fotografi dan jaga ketenangan.

Kuil Haruna | Menyusuri Jalur Hutan di Antara Batu Raksasa

Kuil Haruna memiliki jalur masuk yang dikelilingi hutan dan batu-batu besar di lereng Gunung Haruna.

Perjalanan menuju kompleks kuil menjadi bagian dari pengalaman, dan lokasinya mudah dipadukan dengan Ikaho Onsen serta Danau Haruna.

Ketersediaan goshuin (cap kuil) dan jimat dapat berubah. Periksa pengumuman kuil sebelum berkunjung.

Kuil Hōtoku | Refleksi Taman di Lantai Kuil Zen

Kuil Hōtoku di Kota Kiryū adalah kuil Zen yang dikenal dengan yuka-momiji, yaitu pantulan taman pada lantai yang dipoles mengilap.

Yuka-momiji dapat dilihat saat pembukaan khusus, misalnya pada musim dedaunan hijau dari akhir April hingga pertengahan Mei dan musim gugur dari pertengahan Oktober hingga akhir November.

Karena hanya tersedia pada periode tertentu, periksa jadwal pembukaan, biaya masuk, prosedur kunjungan, dan aturan fotografi melalui informasi resmi kuil.

Pada masa ramai, jangan berhenti terlalu lama dan bergantianlah saat mengambil foto agar tidak mengganggu pengunjung lain.


Takasaki Byakue Daikannon | Patung Kannon yang Menjaga Kota Takasaki

Takasaki Byakue Daikannon adalah patung Kannon setinggi sekitar 41,8 meter yang dikenal sebagai simbol Kota Takasaki.

Bagian dalam patung terdiri dari 9 lantai. Dari jendela di setiap lantai, pengunjung dapat melihat pusat Kota Takasaki dan Tiga Gunung Jōmō.

Lokasinya dapat dipadukan dengan wisata di sekitar Stasiun Takasaki dan Kuil Shōrinzan Daruma, cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya kota.

Periksa informasi terbaru mengenai akses ke bagian dalam patung sebelum berkunjung.

Cara Menuju Tempat Wisata Gunma dan Pilihan Transportasi

Gunma dapat dicapai dari Tokyo dengan shinkansen atau melalui jalan tol, sehingga cocok untuk perjalanan sehari maupun menginap beberapa malam.

Dari stasiun utama, banyak destinasi memerlukan bus atau mobil sewaan. Pilih moda transportasi sesuai tujuan dan jadwal perjalanan.

Cara Menuju Gunma dengan Shinkansen dan Kereta Lokal

Perjalanan dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Takasaki memerlukan waktu tercepat sekitar 50 menit dengan Jōetsu atau Hokuriku Shinkansen. Stasiun Takasaki menjadi salah satu gerbang utama wisata Gunma.

Untuk menuju Kusatsu Onsen, wisatawan biasanya melanjutkan perjalanan dengan kereta ekspres dan bus. Tomioka Silk Mill dapat dicapai melalui Jōshin Dentetsu, sedangkan Ikaho Onsen terhubung dengan bus dari Stasiun Shibukawa.

Untuk Wisata Alam, Bandingkan Mobil Sewaan dan Jadwal Bus

Transportasi umum ke Oze, Tanigawa-dake, dan Shima Onsen tidak selalu sering, sehingga mobil sewaan dapat lebih praktis untuk beberapa rute.

Di kawasan pegunungan, penutupan jalan musiman dan penghentian layanan bus dapat terjadi. Periksa status transportasi sebelum berangkat.

Etika Wisata di Gunma: Onsen, Kuil, dan Kawasan Alam

Dalam wisata Gunma, hal yang perlu diperhatikan berbeda di onsen, kuil, dan taman alam.

Anda tidak perlu menghafal aturan yang rumit. Bacalah papan petunjuk, jaga ketenangan, dan hindari tindakan yang merusak alam.

Periksa Aturan Berendam dan Fotografi di Onsen serta Kuil

Setiap onsen memiliki aturan berbeda mengenai fotografi, pakaian renang, dan penggunaan handuk.

Di kuil, fotografi dapat dilarang di aula utama atau area penjualan jimat. Periksa papan petunjuk di pintu masuk.

Di Kawasan Alam, Periksa Cuaca dan Pembatasan Akses

Di Oze, Tanigawa-dake, Air Terjun Fukiware, dan Gunung Myōgi, area yang dapat dilalui berubah mengikuti cuaca dan musim.

Periksa pengumuman resmi selama perjalanan, jangan memaksakan diri, dan jangan memasuki area terlarang.

Etika dasar untuk setiap situasi dirangkum berikut ini.

Situasi Yang Diperhatikan Yang Dihindari
Onsen Periksa papan Memotret pemandian
Kuil Ziarah dengan tenang Menghalangi jalan setapak
Rawa Tetap di jalur papan kayu Memetik tumbuhan
Jalan gunung Periksa pembatasan Memasuki area tertutup
Foto Perhatikan sekitar Memotret area terlarang

Kesimpulan

Perjalanan singkat di Gunma tetap dapat berkesan dengan memadukan onsen Kusatsu, Ikaho, atau Shima; sejarah Tomioka Silk Mill dan Megane-bashi; serta alam Oze, Air Terjun Fukiware, Gunung Akagi, Danau Haruna, Tanigawa-dake, dan Gunung Myōgi.

Untuk kunjungan pertama, tentukan dahulu kawasan onsen tempat menginap, lalu tambahkan destinasi alam dan budaya di sekitarnya.

Sebelum berangkat, periksa jam buka, harga tiket masuk, periode operasional, pembatasan lalu lintas, dan aturan fotografi melalui sumber resmi. Susun itinerary yang realistis sesuai musim.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Destinasi klasik di Gunma mencakup onsen terkenal di Kusatsu, Ikaho, dan Shima; Pabrik Sutra Tomioka yang berstatus Warisan Dunia; serta kawasan alam seperti Oze dan Air Terjun Fukiware. Keunikan Gunma terletak pada perpaduan onsen, warisan budaya, dan wisata alam dalam satu prefektur. Agar rencana perjalanan lebih mudah disusun, tentukan lebih dahulu kawasan onsen untuk menginap, lalu tambahkan destinasi alam dan budaya di sekitarnya.
A. Dari Stasiun Ueno, naik kereta ekspres JR "Kusatsu-Shima" ke Stasiun Naganohara-Kusatsuguchi selama sekitar 2 jam 30 menit, lalu lanjutkan dengan bus JR ke Kusatsu Onsen selama sekitar 25 menit. Jika tidak ingin berganti kendaraan, Anda juga dapat memilih bus ekspres dari Busta Shinjuku atau Stasiun Tokyo. Pada musim dingin, antisipasi salju dan kemungkinan keterlambatan akibat kemacetan pada akhir pekan.
A. Yubatake adalah area sumber air panas di pusat Kusatsu Onsen dengan debit sekitar 4.000 liter per menit. Di sini, air panas didinginkan melalui tujuh palung kayu yang disebut yudoi, sekaligus menghasilkan endapan mineral yunohana. Pemandangannya berbeda sepanjang hari: uap terlihat lebih pekat pada pagi hari, sedangkan area ini diterangi lampu pada malam hari.
A. Kawasan Ikaho Onsen memiliki 365 anak tangga batu yang diapit penginapan dan toko suvenir, dengan Kuil Ikaho di bagian atas. Angka 365 melambangkan harapan agar kawasan onsen ini ramai sepanjang tahun. Di sepanjang tangga terdapat toko yang dikenal sebagai tempat asal manju onsen, sehingga pengunjung dapat menikmati jajanan setelah berendam. Dari Stasiun Shibukawa, kawasan ini dapat dicapai dengan bus dalam sekitar 25 menit.
A. Harga tiket masuk Pabrik Sutra Tomioka adalah 1.000 yen untuk dewasa. Tempat ini buka pukul 09.00–17.00, dengan penerimaan terakhir pukul 16.30, dan waktu kunjungan yang disarankan sekitar 1–1,5 jam. Pabrik sutra percontohan milik pemerintah ini terdaftar sebagai Warisan Budaya Dunia pada 2014; tur berpemandu atau panduan audio dapat membantu pengunjung memahami struktur bangunan dan kehidupan para pekerjanya.
A. Mizubasho di Oze biasanya mekar dari pertengahan Mei hingga awal Juni, dengan perkiraan puncak pada awal Juni. Pada musim panas, rawa dihiasi bunga nikkokisuge berwarna kuning. Karena akses ke Hatomachi-toge dari sisi Gunma dapat dibatasi untuk mobil pribadi, pengunjung biasanya berganti ke bus antar-jemput di area parkir Togura. Tetaplah berada di jalur papan dan jangan memetik tanaman untuk membantu menjaga lingkungan alam Oze.
A. Air Terjun Fukiware tetap bisa dilihat, tetapi jalur pejalan kaki mengelilingi lembah yang memakan sekitar 1 jam biasanya ditutup di musim dingin sekitar pertengahan Desember hingga akhir Maret akibat salju. Selama penutupan pun air terjun bisa dipandang dari sisi Rokkakudo. Dengan tinggi sekitar 7 meter dan lebar sekitar 30 meter, air terjun ini disebut "Niagara Timur". Karena permukaan batu basah dan licin, pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan meski pada periode jalur dibuka.
A. Tiga pemandian umum Kusatsu, yaitu Otaki-no-yu, Gozanoyu, dan Sai-no-Kawara Rotenburo, tidak secara khusus melarang pengunjung bertato selama mereka mematuhi etika pemandian. Namun, kebijakan di pemandian milik penginapan dapat berbeda. Sebelum memesan, periksa apakah tersedia pemandian privat atau pemandian di dalam kamar.

Bersponsor

Rencanakan perjalananmu

Menginap di dekatnya membuat wisata lebih mudah. Lihat juga pengalaman lokal.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.