Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Shima Onsen, Gunma – Desa onsen tersembunyi dengan “Shima Blue” dan ryokan bersejarah

Shima Onsen, Gunma – Desa onsen tersembunyi dengan “Shima Blue” dan ryokan bersejarah
Shima Onsen di kota Nakanojo, Prefektur Gunma adalah kota pemandian air panas kuno di tengah pegunungan, terkenal dengan airnya yang konon ampuh menyembuhkan banyak penyakit dan suasana tenang. Artikel ini memperkenalkan ryokan bersejarah Sekizenkan yang sering dikaitkan dengan film animasi terkenal, panorama hijau kebiruan waduk Shima Blue, pemandian umum gratis dan pengalaman keliling onsen, serta informasi akses, pilihan penginapan dan musim terbaik untuk berkunjung.

Ringkasan Cepat

Shima Onsen: Ringkasan Singkat

Shima Onsen dikenal sebagai onsen yang konon “menyembuhkan 40.000 penyakit” dan menawarkan ketenangan pegunungan. Perjalanan rileks bisa berpusat pada Sekizenkan dan pemandangan “Shima Blue”.

Sekizenkan: Nuansa Retro

Sekizenkan dikenal sebagai ryokan bersejarah dengan usia sekitar 300 tahun, dengan jembatan merah dan bangunan utama yang fotogenik. Pemandian di dalamnya “Genroku no Yu” juga terkenal (ketentuan penggunaan mengikuti informasi fasilitas).

Shima Blue

Danau di Shima River Dam, Okushimako, terkenal dengan warna air hijau kebiruan yang disebut “Shima Blue” (nuansa warna dapat berubah sesuai cuaca dan musim).

Pemandian Umum Gratis & Ashiyu

Di Shima Onsen ada beberapa pemandian umum gratis (Kawara no Yu, Ue no Yu, Gomuso no Yu, dan lain-lain), serta pemandian kaki (ashiyu) gratis di samping Hinatami Yakushido. Jam penggunaan pemandian umum ditetapkan dan bisa tutup sementara, jadi sebaiknya cek pengumuman setempat dan informasi terbaru.

Aktivitas Alam

Shima no Oketsugun adalah spot alam untuk melihat lubang batu unik yang terbentuk oleh aliran sungai. Di Okushimako, ada periode tertentu saat aktivitas seperti kano dan SUP bisa dinikmati (tergantung musim dan operator).

Akses: Poin Utama

Kereta: dari Nakanojo Station naik bus ke Shima Onsen sekitar 40 menit. Mobil: sekitar 1 jam dari Shibukawa-Ikaho IC melalui National Route 353.

Musim & Kuliner Khas

Musim semi (April–Mei) menawarkan hijau segar, dan musim gugur (Oktober–November) menghadirkan warna daun yang memperindah kawasan onsen dan pegunungan. “Shima Burger”, olahan ikan sungai (yamame, iwana), serta manju onsen juga populer.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Apa itu Shima Onsen di Prefektur Gunma? Sejarah dan daya tarik wisata onsen

Shima Onsen (pemandian air panas Shima) adalah kawasan pemandian air panas bersejarah yang terletak di Nakanojō-machi, Distrik Agatsuma, Prefektur Gunma, dan dikenal sebagai salah satu onsen paling terkenal di Prefektur Gunma.

Namanya berasal dari air panas yang secara turun-temurun dipercaya dapat menyembuhkan “40.000 penyakit”.

Ada dua legenda tentang pembukaan onsen ini: satu menyebutkan bahwa Sakanoue no Tamuramaro singgah di sini pada era Enryaku (782–806), dan satu lagi mengatakan bahwa Usui Sadamitsu, pengikut Minamoto no Yorimitsu, menemukan sumber air panas ini melalui petunjuk dalam mimpi pada tahun Eien 3 (989).

Pada tahun Shōwa 29 (1954), kawasan ini juga ditetapkan sebagai kawasan pemandian air panas nasional untuk rekreasi dan pemulihan.

Kawasan onsen yang tenang di pegunungan ini merupakan tempat untuk menikmati alam yang indah dan suasana kota onsen tradisional Jepang.

Banyak tempat wisata menarik di sini, seperti Sekizenkan (ryokan bersejarah), yang disebut-sebut sebagai salah satu model untuk film Spirited Away, serta Okushima-ko (Danau Okushima) yang berkilau dengan warna cobalt blue.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap spot wisata Shima Onsen, cara menikmatinya, akses, harga, dan informasi praktis lainnya.


Hal yang wajib dilihat di Shima Onsen

Sekizenkan | Ryokan kayu tertua di Jepang

Ryokan ikonik Shima Onsen, Sekizenkan, dikenal sebagai salah satu bangunan penginapan pemandian kayu bersejarah di Jepang, dan beberapa bangunan di kompleksnya telah ditetapkan sebagai properti budaya.

Ryokan ini berdiri sejak Genroku 7 (1694) dan merupakan penginapan tua dengan sejarah panjang.

Khususnya, jembatan merah (Keiun-bashi) yang melintasi Sungai Shima dan bangunan utama penginapan menjadi spot foto yang sangat populer.

Di dalam kompleksnya terdapat “Genroku no Yu”, pemandian yang dibangun pada tahun Shōwa 5 (1930). Ruang mandinya memiliki jendela berbentuk lengkung dan nuansa romantis era Taishō, tempat Anda dapat menikmati air panas alami yang mengalir langsung dari sumbernya.

Tempat ini juga terkenal karena pernah diperkenalkan sebagai salah satu model untuk pemandian “Aburaya” dalam film Spirited Away, sehingga menarik banyak wisatawan dari Jepang maupun luar negeri.

Tidak hanya untuk menginap, Genroku no Yu juga bisa dinikmati untuk berendam tanpa menginap dengan tarif sekitar 1.500 yen.

Shima Blue yang jernih | Okushima-ko dan Shima-ko

Shima Onsen berada di area yang dialiri Sungai Shima yang sangat jernih.

Terutama Okushima-ko, danau bendungan di Shima-gawa Dam, terkenal dengan permukaan air misterius yang berubah menjadi cobalt blue atau turquoise blue tergantung musim dan cahaya, dan dikenal luas sebagai “Shima Blue”.

Waktu yang sering disebut paling indah untuk melihat Shima Blue adalah awal musim semi, saat air lelehan salju mengalir ke danau.

Di tepi danau terdapat jalan melingkar sekitar 4 km, sehingga Anda bisa menikmati alam dengan berkendara atau bersepeda.

Aktivitas kano dan SUP (stand up paddle board) juga bisa dinikmati pada musim saat alam sedang hijau.

Anda juga dapat menikmati Shima Blue di Shima-ko (Danau Shima), yang berada di sisi pintu masuk kawasan onsen, jadi tempat ini juga direkomendasikan jika waktu Anda terbatas.

Hinatami Yakushi-dō | Bangunan kuno Properti Budaya Penting Nasional

Di bagian paling dalam Shima Onsen, Hinatami Yakushi-dō (Aula Yakushi di Hinatami) yang terletak di distrik Hinatami adalah bangunan yang didirikan pada tahun Keichō 3 (1598) untuk mendoakan keberuntungan militer yang langgeng bagi penguasa saat itu, Sanada Nobuyuki.

Bangunan beratap jerami ini mempertahankan dengan baik gaya arsitektur karayō dari akhir zaman Muromachi, dan pada tahun Meiji 45 ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.

Di dalam aula ini disemayamkan Yakushi Nyorai, dan sejak dahulu tempat ini dihormati oleh para tamu yang datang untuk terapi onsen sebagai “Yumae Yakushi”.

Tepat di sebelahnya terdapat pemandian umum “Gomusō-no-Yu”, yang dianggap sebagai sumber awal Shima Onsen, serta pemandian kaki, sehingga sangat cocok dikunjungi sebagai titik balik saat berjalan-jalan di kota onsen.

Pemandian umum di Shima Onsen

Di Shima Onsen, terdapat beberapa pemandian umum yang tersebar dan mudah dinikmati.

  • Kawara-no-Yu: pemandian terbuka di tepi Sungai Shima dengan suasana seperti rotenburo.
  • Gomusō-no-Yu: pemandian di sebelah Hinatami Yakushi-dō yang dikenal sebagai sumber awal Shima Onsen.
  • Kami-no-Yu: pemandian di bagian tengah kota onsen yang juga disukai warga setempat.

Semuanya tidak memperbolehkan penggunaan sabun atau sampo, sehingga hanya digunakan untuk membilas tubuh seperlunya dan berendam.

Berkeliling menikmati onsen dengan suasana yang berbeda-beda juga merupakan pengalaman khas Shima Onsen.


Aktivitas yang bisa dinikmati di Shima Onsen

Onsen meguri dan pemandian harian

Di kota Shima Onsen terdapat berbagai penginapan onsen besar dan kecil, dan masing-masing menawarkan sumber air panas serta khasiat yang berbeda.

Terkadang tersedia juga tiket khusus untuk onsen meguri, sehingga sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin menikmati berkeliling onsen.

Kualitas airnya dikenal sebagai natrium-kalsium klorida-sulfat dan disebut dapat membuat kulit terasa lembap dan halus.

Di beberapa tempat juga tersedia tempat untuk minum air onsen, dan terkadang ada panduan untuk menikmatinya.

Jalan-jalan menikmati alam

Di sekitar Shima Onsen terdapat banyak jalur hiking yang memungkinkan Anda menikmati alam yang indah.

Khususnya “Shima no Ōketsu-gun” adalah kumpulan lubang erosi batu berbentuk bundar yang terbentuk secara alami oleh aliran sungai selama waktu yang sangat lama, dan kawasan ini ditetapkan sebagai monumen alam prefektur.

Aksesnya yang mudah karena bisa dicapai dengan berjalan kaki dari kota onsen juga menjadi daya tarik tersendiri.

Pengalaman kano dan SUP

Di Okushima-ko, danau bendungan Shima-gawa Dam, Anda dapat menikmati aktivitas air seperti kano dan SUP.

Ini adalah aktivitas populer yang memungkinkan Anda merasakan permukaan danau Shima Blue dari dekat, dan tersedia juga tur berpemandu untuk pemula.

Durasi pengalaman sekitar 2 jam, dengan musim terbaik sekitar Mei hingga Oktober.


Cara menuju Shima Onsen

Akses dengan kereta dan bus

  1. Turun di Stasiun Nakanojō pada Jalur JR Agatsuma (dari arah Tokyo, ganti ke Jōetsu Shinkansen di Stasiun Takasaki; Takasaki–Nakanojō sekitar 50 menit).
  2. Dari Stasiun Nakanojō, naik bus Kan-etsu Kōtsū tujuan Shima Onsen selama sekitar 40 menit, lalu turun di halte terakhir.

Pada musim tertentu, bus ekspres dari Stasiun Tokyo ke area Shima Onsen juga dapat beroperasi.

Akses dengan mobil

  • Sekitar 60 menit dari Kan-etsu Expressway “Shibukawa-Ikaho IC” melalui Rute Nasional 353.
  • Di area Shima Onsen terdapat beberapa tempat parkir umum milik kota, sehingga akses dengan mobil juga nyaman.


Informasi praktis untuk wisatawan

Rekomendasi akomodasi

Di Shima Onsen terdapat sekitar 30 pilihan akomodasi, mulai dari ryokan tua bersejarah hingga penginapan modern.

Khususnya Sekizenkan, Shima Tamura, dan Shima Yamaguchikan adalah penginapan populer tempat Anda bisa menikmati onsen dan kuliner lokal sepenuhnya.

Ada juga penginapan yang menawarkan paket tōji (terapi onsen jangka panjang) dengan harga terjangkau, sehingga cocok untuk masa inap jangka panjang.

Info kuliner

  • Kuliner kaki lima di kawasan onsen: Anda bisa menikmati makanan khas Gunma seperti yaki manju dan onsen manju.
  • Masakan ikan sungai: Anda dapat mencicipi shioyaki dan tempura dari ikan sungai segar seperti yamame dan iwana.
  • Okirikomi udon: hidangan khas Prefektur Gunma berupa mi lebar yang direbus bersama sayuran, cocok untuk menghangatkan tubuh.

Waktu terbaik berkunjung

Shima Onsen dapat dinikmati sepanjang tahun, tetapi musim berikut ini sangat direkomendasikan:

  • Musim semi (April–Mei): musim saat hijau segar terlihat indah dan Shima Blue sering tampak semakin cerah.
  • Musim gugur (akhir Oktober–awal November): daun musim gugur mewarnai kota onsen dan pegunungan sekitarnya, menciptakan pemandangan spektakuler.
  • Musim dingin (Desember–Februari): Anda dapat menikmati rotenburo sambil melihat salju dan merasakan suasana onsen yang tenang.

Etika dan hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung

Pemandian umum tidak menyediakan handuk maupun sabun, jadi pastikan membawanya sendiri.

Kawasan onsen memiliki banyak jalan pegunungan yang sempit, sehingga perlu berhati-hati saat berkendara.

Di sekitar Okushima-ko terkadang ada laporan penampakan beruang, jadi akan lebih aman jika membawa bel beruang atau perlengkapan pencegahan serupa.

Ringkasan

Shima Onsen adalah salah satu kawasan onsen terbaik di Prefektur Gunma yang memadukan alam indah dan budaya pemandian air panas yang kaya.

Mulai dari Sekizenkan yang bersejarah, Shima Blue yang misterius, hingga Hinatami Yakushi-dō yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional, tempat ini menawarkan banyak hal yang wajib dilihat.

Saat berkunjung ke Prefektur Gunma, pastikan mampir ke Shima Onsen dan rasakan sendiri pesonanya.

Anda akan menikmati waktu istimewa yang menenangkan pikiran dan tubuh, sekaligus menciptakan kenangan yang tak terlupakan.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Shima Onsen adalah kawasan onsen di pegunungan Gunma yang menarik berkat aliran sungai jernih dan suasana kota onsen yang tenang. Di sepanjang sungai, perbedaan suhu bisa cukup besar, jadi jaket tipis tetap berguna bahkan di musim panas. Untuk berjalan-jalan, sepatu anti-selip akan terasa lebih aman. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Dari JR Nakanojo Station ke Shima Onsen tersedia bus reguler dengan waktu tempuh sekitar 40 menit. Menjadikan area dekat halte terakhir Shima Onsen sebagai titik awal akan lebih mudah untuk berjalan kaki. Saat pulang, pada jam tertentu jumlah bus tidak banyak, jadi sebaiknya cek dulu jadwal bus terakhir. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Sekizenkan menyediakan opsi pemandian onsen harian, dengan kisaran biaya 1.500 yen. Jam penerimaan dan jenis pemandian yang bisa digunakan dapat berubah tergantung hari. Karena di dalam bangunan ada banyak tangga, bawaan yang kecil akan memudahkan berpindah. Membawa handuk sendiri juga membuat proses masuk lebih lancar. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Di Shima Onsen ada parkir gratis, misalnya Kirinokidaira Parking, yang bisa menjadi titik awal untuk menjelajahi kawasan onsen. Area pusatnya cukup nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, jadi memarkir mobil lalu lanjut berjalan adalah pilihan yang pas. Karena ada jalan menanjak, sepatu yang nyaman dipakai berjalan dan tas yang membuat kedua tangan bebas akan lebih praktis. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Musim hijau hingga musim gugur nyaman untuk berjalan-jalan, dan daun musim gugur biasanya sekitar akhir Oktober hingga awal November. Di musim dingin Anda bisa menikmati pemandangan bersalju, tetapi udaranya sangat dingin. Jika ingin berjalan di luar dengan yukata, pakaian luar dan kaus kaki tebal akan membantu. Untuk foto, waktu pagi saat masih sepi biasanya paling pas. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Kawasan onsen ini nyaman untuk dinikmati dari jalur pejalan kaki di tepi sungai dan dari jembatan, ditambah ada pemandian kaki serta spot kecil lain yang tersebar di sekitarnya. Sebaiknya keliling satu putaran lebih dulu untuk memahami jaraknya, lalu mampir ke tempat yang menarik saat perjalanan kembali agar tidak mudah bingung. Beberapa area tepi sungai bisa licin, jadi berjalanlah dengan hati-hati. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Aturan soal tato berbeda-beda tergantung penginapan dan fasilitas harian. Sebaiknya cek syaratnya lebih dulu, dan jika bisa ditutupi, stiker penutup tato atau sejenisnya bisa membantu. Di lokasi masih ada toko yang hanya menerima pembayaran tunai, jadi menyiapkan uang tunai pecahan kecil akan membuat belanja lebih lancar. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.
A. Ada beberapa tempat untuk pemandian onsen harian, tetapi karena ada batas waktu perpindahan dan jam penerimaan, terlalu banyak memasukkan jadwal sebaiknya dihindari. Tentukan satu tempat utama terlebih dulu, lalu gunakan waktu sisa untuk pemandian kaki atau kafe agar kunjungan terasa lebih memuaskan. Jika Anda mudah merasa tidak nyaman setelah berendam, batasi jumlah sesi mandi dan jangan lupa minum air. Di malam hari ada jalan yang cukup gelap, jadi lebih aman merencanakan jalan-jalan sebelum matahari terbenam.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.