Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Rute Sehari Inuyama, Tokoname & Handa: Kota Tua Klasik Aichi

Rute Sehari Inuyama, Tokoname & Handa: Kota Tua Klasik Aichi
Panduan wisata sehari kota tua Aichi: Inuyama, jalur keramik Tokoname, dan kanal Handa, lengkap dengan urutan rute, spot foto, dan tips pemula.

Ringkasan Cepat

Sekilas Daya Tarik

Contoh itinerary sehari yang mengelilingi Inuyama, Tokoname, dan Handa. Perjalanan untuk membandingkan jalan-jalan di tiga kawasan kota tua Aichi yang berbeda karakter dalam sehari: kawasan kota kastil dengan Kastil Inuyama yang berstatus Harta Nasional, Jalan Setapak Keramik Tokoname, dan gudang berdinding hitam di Kanal Handa.

Sorotan Tiga Kota

Inuyama menyuguhkan kawasan kota kastil dan Kastil Inuyama yang berstatus Harta Nasional, Tokoname menawarkan gang keramik yang dipenuhi Dokanzaka (lereng pipa tanah liat), cerobong, dan bengkel berdinding hitam, dan Handa menyajikan gudang berdinding hitam di sepanjang kanal serta pemandangan tepi air.

Cara Menyusun Rute

Alur mengelilingi Inuyama pada pagi hari, Tokoname sekitar siang, dan Handa menjelang malam dengan titik awal arah Nagoya. Susun rencana dengan asumsi perpindahan besar dari tepi Sungai Kiso di utara prefektur menuju Semenanjung Chita.

Akses

Kastil Inuyama dapat dicapai dengan berjalan kaki dari kota kastel. Ceramics Hall yang menjadi titik awal Jalan Setapak Keramik Tokoname dapat diakses sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Meitetsu Tokoname.

Biaya dan Syarat Kunjungan

Biaya naik ke menara Kastil Inuyama 1.000 yen untuk umum, 200 yen untuk pelajar SD dan SMP. Kursus seluruh gedung di MIZKAN MUSEUM dikenakan biaya 500 yen untuk dewasa dengan sistem reservasi di muka, dan ruang pameran tetap Bangunan Bata Merah Handa 200 yen untuk dewasa, gratis untuk pelajar SMP ke bawah.

Perkiraan Waktu

Kastil Inuyama buka pukul 9.00 hingga 17.00 (masuk hingga pukul 16.30). Jalan Setapak Keramik Tokoname dapat dipilih sesuai stamina: kursus A sekitar 1,6 km dengan jalan kaki sekitar 60 menit, dan kursus B sekitar 4 km dengan jalan kaki sekitar 2 jam 30 menit.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Berjalan

Di menara Kastil Inuyama, pengunjung harus melepas alas kaki; tangganya sempit dan curam, serta barang besar tidak boleh dibawa, jadi bepergianlah dengan ringan. Gang-gang Tokoname mencakup area pemukiman warga, jadi berjalanlah dengan tenang mengikuti rute yang ditunjukkan, dan pada hari hujan berhati-hatilah dengan pijakan di jalan berbatu dan tanjakan.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel rekomendasi tentang Aichi

Itinerary Wisata Sehari Inuyama, Tokoname & Handa untuk Membandingkan Kota Tua Aichi

Rencana wisata sehari mengelilingi Inuyama, Tokoname, dan Handa adalah rute yang memungkinkan Anda membandingkan kota tua Aichi dengan berjalan dari tiga sudut pandang berbeda: "kota di bawah kastil", "gang tembikar", dan "tepi air budaya fermentasi".

Daya tarik perjalanan ini adalah membandingkan dalam satu hari kota-kota tua yang berbeda karakter, seperti kota di bawah kastil Inuyama Castle yang berstatus harta nasional, jalan Dokan-zaka di Tokoname Yakimono Sanpomichi (jalur jalan-jalan tembikar), dan gudang berdinding hitam di Kanal Handa.

Karena jarak tempuhnya tidak pendek, kepuasan akan meningkat dengan mempersempit rentang berjalan di tiap area daripada menjejalkan banyak objek wisata.

Berangkat dari Area Nagoya Memudahkan Itinerary Inuyama, Tokoname & Handa

Rencana ini mudah disusun dengan alur berangkat dari area Nagoya: pagi ke Inuyama, sekitar siang ke Tokoname, dan sore ke Handa.

Inuyama berada di tepi Sungai Kiso di bagian utara Prefektur Aichi, sedangkan Tokoname dan Handa berada di sisi Semenanjung Chita yang membentang di selatan Nagoya.

Jika mengelilinginya dalam satu hari, susunlah rencana dengan asumsi berpindah jauh dari utara prefektur ke Semenanjung Chita.

Melihat Tekstur Kota daripada Menghabiskannya dalam Waktu Singkat

Bintang utama perjalanan ini bukan hanya satu fasilitas, melainkan jalan, tembok, gudang, tanjakan, dan pemandangan sepanjang sungai.

Jika tidak hanya berakhir dengan memotret, melainkan melihat material bangunan, lebar jalan, papan nama, dan suasana depan toko, perbedaan tiap area akan tersampaikan.

Perlakukan Fasilitas Berbayar sebagai Kandidat

Untuk Inuyama Castle (biaya naik ke menara 1.000 yen untuk umum), MIZKAN MUSEUM (sistem reservasi), dan Handa Red Brick Building (bekas pabrik Kabuto Beer), akan lebih tenang jika memeriksa syarat kunjungan dan kebutuhan reservasi melalui informasi resmi sebelum memasukkannya.

Jika mengelilingi tiga kota dalam wisata sehari, alih-alih memasukkan semua fasilitas berbayar, memusatkan pada jalan-jalan di kota dan memilih satu fasilitas yang menarik akan lebih memudahkan pergerakan.

Cara Menyusun Itinerary Sehari Inuyama, Tokoname & Handa | Perjalanan dari Utara Prefektur ke Semenanjung Chita

Rute ini bukan perjalanan yang hanya mengutamakan efisiensi, melainkan perjalanan membandingkan kota-kota tua bersejarah yang berbeda di dalam Prefektur Aichi dalam satu hari.

Cocok untuk hari saat Anda bisa bergerak dari pagi, dan realistis untuk menyesuaikan jumlah kunjungan sesuai cuaca, keramaian, dan stamina teman seperjalanan.

Tabel Ringkas Itinerary Mengelilingi Inuyama, Tokoname & Handa

Merangkum apa yang dilihat di tiap area akan membuat Anda tidak kehilangan tujuan meski pada hari dengan banyak perpindahan.

Urutan Area Cara Menghabiskan Waktu Poros Perjalanan
Pertama Inuyama Menyusuri kota di bawah kastil Sejarah
Berikutnya Tokoname Berjalan di gang Tembikar
Terakhir Handa Menyusuri kanal Budaya fermentasi

Alasan Menempatkan Inuyama di Pagi Hari

Inuyama mudah disusun dengan menggabungkan berjalan di kota di bawah kastil dan Inuyama Castle yang berstatus harta nasional, dan merupakan area yang mudah menangkap suasana bersejarah di awal perjalanan.

Inuyama Castle buka dari pukul 9 hingga 17 (masuk terakhir pukul 16.30), sehingga mengunjunginya di pagi hari akan memudahkan menghindari keramaian.

Jika masuk ke Inuyama Castle, akan lebih tenang jika tidak hanya berakhir dengan menyusuri kota di bawah kastil, melainkan memeriksa terlebih dahulu aturan di dalam menara dan kondisi tangganya.

Tentukan Rentang Berjalan di Tokoname Yakimono Sanpomichi

Tokoname Yakimono Sanpomichi adalah area di mana Anda bisa menjumpai pemandangan khas kota tembikar seperti cerobong asap, bengkel berdinding hitam, dan tanjakan yang menggunakan pipa tanah liat dan guci.

Sebagai patokan, Rute A sekitar 1,6 km dan sekitar 60 menit berjalan kaki, sedangkan Rute B sekitar 4 km dan sekitar 2 jam 30 menit berjalan kaki, sehingga Anda bisa memilih rute sesuai stamina.

Karena terdapat jalan sempit dan tempat tinggal warga, menentukan rentang yang bisa dijalani tanpa memaksakan diri sambil melihat peta akan memudahkan berpindah ke Handa berikutnya.

Handa Cocok untuk Menyusuri Tepi Air di Sore Hari

Di Handa, Anda bisa menikmati gudang berdinding hitam di sekitar Kanal Handa dan pemandangan tepi air sambil berjalan.

Jika memasukkan kunjungan fasilitas, periksa reservasi dan syarat masuk, dan usahakan tidak terlalu memangkas waktu berjalan-jalan di kota.

Pagi Menikmati Inuyama Castle Berstatus Harta Nasional dan Jalan-jalan di Kota di Bawah Kastil Inuyama

Di Inuyama, dengan alur berjalan menyusuri jalan kota di bawah kastil menuju Inuyama Castle yang berstatus harta nasional, Anda akan mudah merasakan keterkaitan antara kota dan kastil.

Menara Inuyama Castle yang masih bertahan ditetapkan sebagai harta nasional, dan Anda bisa berjalan menggabungkan kastil di Inuyama Kitakoken, Kota Inuyama, Prefektur Aichi, dengan kota di bawah kastil sekitarnya.

Saat menikmati wisata kuliner sambil berjalan atau belanja pun, akan lebih tenang jika berhenti sambil memperhatikan arus orang di sekitar tanpa menghalangi trotoar dan depan toko.

Di Kota di Bawah Kastil Inuyama, Lihatlah Kedalaman Jalan

Kota di bawah kastil Inuyama bisa dinikmati dengan berjalan sambil melihat papan nama toko, bangunan bergaya rumah kota (machiya), dan suasana jalan menuju kastil.

Saat memotret, memasukkan pemandangan yang membentang di ujung jalan akan memunculkan nuansa khas kota di bawah kastil, dibandingkan hanya membingkai bangunan dari depan.

Di Inuyama Castle, Perhatikan Alas Kaki dan Barang Bawaan

Karena menara Inuyama Castle melarang alas kaki, di pintu masuk Anda perlu memasukkan sepatu ke dalam kantong sepatu dan menjinjingnya, serta bersiap untuk berkeliling hanya dengan kaus kaki.

Di dalam menara terdapat tangga sempit dan curam yang membentang dari lantai bawah tanah 2 hingga lantai atas 4, dan barang bawaan besar tidak dapat dibawa masuk, sehingga menggunakan loker koin dan datang dengan pakaian ringan akan memudahkan berjalan.

Biaya dan Etika yang Ingin Diperiksa di Inuyama Castle

Biaya naik ke menara adalah 1.000 yen untuk umum dan 200 yen untuk siswa SD dan SMP, dengan hari tutup kastil tanggal 29 hingga 31 Desember.

Untuk berkunjung sambil melindungi warisan budaya, penting mengikuti panduan resmi di dalam dan luar kastil.

Situasi Hal yang Diperiksa Persiapan
Pintu masuk menara Lepas sepatu Siapkan kaus kaki
Tangga Undakan curam Pakaian nyaman untuk jalan
Barang bawaan Barang besar tidak boleh Berjalan ringan
Pemotretan Perlu kepedulian Hindari orang



Sekitar Siang Berjalan di Gang Tembikar Tokoname Yakimono Sanpomichi

Di Tokoname, dengan berpusat pada Yakimono Sanpomichi, Anda menikmati pemandangan tanjakan dan gang khas daerah penghasil tembikar.

Yakimono Kaikan (aula keramik) yang menjadi titik awal Yakimono Sanpomichi dapat diakses sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Meitetsu Tokoname, dan menyusuri jalur jalan-jalan itu sendiri gratis.

Berbeda dari kota di bawah kastil Inuyama, daya tarik Tokoname adalah jejak proses pembuatan barang yang menjadi pemandangan kota, seperti pipa tanah liat, guci, cerobong asap, dan dinding hitam bengkel.

Lihat Tanjakan Dokan-zaka dan Tanjakan yang Menggunakan Guci

Jika mencari pemandangan khas Tokoname, mengarahkan pandangan juga ke pinggir jalan dan material tembok seperti Dokan-zaka (tanjakan pipa tanah liat) akan menampakkan bagaimana tembikar digunakan di dalam kota.

Gang tempat berjajarnya noborigama (tungku tanjakan) dan pabrik berdinding hitam cocok untuk difoto, namun penting untuk berhenti di tempat yang tidak menghalangi lalu lintas.

Berjalan sebagai Tempat Kehidupan dan Produksi

Yakimono Sanpomichi di satu sisi adalah objek wisata, namun di sisi lain juga tempat kehidupan dan produksi di mana seniman keramik dan pengrajin masih tinggal hingga kini.

Dengan tidak mengintip rumah pribadi atau memasuki lahan pribadi, dan berjalan dengan tenang mengikuti rute yang ditunjukkan, Anda bisa menikmatinya tanpa merusak suasana kota.

Jika Memasukkan Pengalaman Tembikar, Lakukan Konfirmasi Awal

Di Tokoname diperkenalkan pengalaman terkait tembikar seperti melukis dan membuat keramik.

Jika memasukkan pengalaman, akan lebih tenang jika memeriksa hari pelaksanaan, reservasi, bahasa yang dilayani, dan metode pembayaran melalui informasi resmi sebelum berkunjung.


Sore Merasakan Budaya Fermentasi di Kanal Handa dan Kota Gudang

Di Handa, Anda berjalan menikmati gudang berdinding hitam di sekitar Kanal Handa dan pemandangan tepi air, serta merasakan suasana kota tempat tumbuhnya budaya fermentasi seperti sake dan cuka.

Handa adalah kota yang makmur karena pelayaran dan fermentasi pada zaman Edo, dan di sepanjang kanal terkadang tercium aroma cuka yang termasuk dalam "100 Lanskap Aroma Terpilih".

Dengan kesan yang lebih tenang dibandingkan Inuyama dan Tokoname, ini adalah area yang mudah dimasukkan sebagai tempat berjalan dengan tenang di penghujung hari.

Kanal Handa Lihat Bersama Tepi Air dan Gudang Berdinding Hitam

Di sekitar Kanal Handa, pemandangan gudang berdinding hitam yang tersisa di sepanjang kanal menyampaikan sejarah kota.

Melihat permukaan air, dinding hitam, dan lekukan jalan secara bersamaan akan memudahkan Anda merasakan bahwa Handa adalah kota yang berkaitan dengan pelayaran dan fermentasi.

Untuk MIZKAN MUSEUM, Periksa Sistem Reservasi Sebelum Berkunjung

MIZKAN MUSEUM dapat menjadi pilihan wisata di Handa sebagai fasilitas untuk mempelajari pembuatan cuka dan budaya kuliner Mizkan.

Tur seluruh gedung yang berbayar adalah 500 yen untuk dewasa, 300 yen untuk siswa SMP-SMA, dan 200 yen untuk siswa SD, serta memerlukan reservasi online sebelumnya.

Jika ingin berkunjung, periksalah kondisi reservasi sebelum menentukan itinerary, termasuk jam buka pukul 9.30 hingga 17.00, serta hari tutup seperti hari Kamis, periode akhir dan awal tahun, dan Obon.

Tambahkan Handa Red Brick Building Saat Masih Ada Tenaga

Handa Red Brick Building (Gedung Bata Merah Handa) adalah bangunan yang dibangun pada tahun 1898 (Meiji 31) sebagai bekas pabrik Kabuto Beer, dan merupakan spot yang bisa disinggahi untuk pameran, toko, serta kafe tempat mencicipi Kabuto Beer edisi reproduksi.

Biaya masuk ruang pameran tetap adalah 200 yen untuk dewasa dan gratis untuk siswa SMP ke bawah, sedangkan penggunaan kafe atau toko saja gratis.

Jika mengelilingi Inuyama dan Tokoname pada hari yang sama, mengutamakan menyusuri Kanal Handa dan mengunjungi Handa Red Brick Building saat masih ada kelonggaran waktu dan tenaga akan terasa lebih ringan.


Membandingkan Perbedaan Tiga Kota Tua

Meski sama-sama "kota tua", alasan pemandangan yang terlihat di Inuyama, Tokoname, dan Handa berbeda.

Area Tekstur Sudut Pandang Poros Foto
Inuyama Kota di bawah kastil Jalan dan kastil Kedalaman
Tokoname Tembikar Tanjakan dan tembok Nuansa material
Handa Gudang berdinding hitam Tepi air dan gudang Ketenangan


Kiat Perpindahan dan Jalan-jalan di Kota Inuyama, Tokoname & Handa yang Perlu Diketahui Wisatawan Mancanegara

Pada wisata sehari ini, keseimbangan antara waktu berjalan-jalan di kota dan waktu perpindahan itu penting.

Daripada menentukan rencana secara terlalu rinci, memisahkan antara "rentang yang pasti dijalani" dan "fasilitas yang dimasuki bila ada kelonggaran" di tiap area akan memudahkan menghadapi perubahan di hari-H.

Jangan Membawa Barang Bawaan Besar

Di menara Inuyama Castle dan gang sempit Tokoname, membawa barang besar akan menyulitkan berjalan.

Selain ada loker koin di pintu masuk Inuyama Castle, periksa terlebih dahulu apakah bisa menggunakan penitipan sementara di sekitar stasiun, dan bergerak dengan tas kecil untuk wisata sehari akan lebih nyaman.

Saat Memotret, Perhatikan Orang dan Lahan Pribadi

Di kota tua, rumah tinggal, toko, bengkel, dan orang yang lewat masuk secara alami ke dalam pemandangan.

Penting untuk tidak memasuki lahan tanpa izin, serta memastikan ada izin saat memotret bagian dalam toko atau orang.

Saat Hujan Jangan Memaksakan Mengelilingi Semua

Saat hujan, jalan berbatu, tanjakan, dan tangga terkadang menjadi sulit dilalui.

Di tangga curam Inuyama Castle, Dokan-zaka Tokoname, dan tepi air Handa, Anda perlu memperhatikan pijakan kaki.

Pada hari bercuaca buruk, akan lebih tenang jika mengurangi beban dengan cara memasukkan satu fasilitas berbayar seperti MIZKAN MUSEUM atau Handa Red Brick Building.

Nikmati Tampilan Tiap Musim

Meski kota yang sama, suasana berjalan dan nuansa foto berubah tergantung musim.

Di Inuyama yang berada di sepanjang Sungai Kiso, bunga sakura biasanya mencapai puncak mekar dari akhir Maret hingga awal April, sehingga Anda bisa menikmati kastil dan bunga bersamaan.

Musim Cara Berjalan Tempat Melihat
Musim semi (haru) Menyusuri ringan Sepanjang sungai
Musim panas (natsu) Banyak istirahat Gang teduh
Musim gugur (aki) Fokus foto Kota di bawah kastil
Musim dingin (fuyu) Berjalan singkat Jalan gudang

Kesimpulan | Membandingkan Kota Tua Aichi dengan Berjalan di Inuyama, Tokoname & Handa

Rencana wisata sehari mengelilingi Inuyama, Tokoname, dan Handa cocok untuk orang yang ingin membandingkan kota tua Aichi dalam satu hari.

Dengan berjalan di kota di bawah kastil dan Inuyama Castle berstatus harta nasional di Inuyama, gang tembikar dan Dokan-zaka di Tokoname, serta kanal dan gudang berdinding hitam di Handa, Anda bisa merasakan perbedaan sejarah yang dimiliki tiap kota.

Karena perpindahannya cenderung panjang, akan lebih tenang untuk tidak menjejalkan terlalu banyak fasilitas berbayar, dan menyusunnya dengan berpusat pada jalan-jalan di kota sambil memeriksa reservasi dan syarat kunjungan melalui informasi resmi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Ini adalah perjalanan sehari untuk menyusuri dan membandingkan kota tua Aichi dari 3 sudut pandang: kota tua kastel, gang gerabah, dan tepian air budaya fermentasi. Dalam sehari Anda bisa membandingkan kota tua Inuyama Castle yang berstatus harta nasional, Jalan Pipa Tanah di Jalan Gerabah Tokoname, dan gudang berdinding hitam di Kanal Handa. Inuyama berada di utara prefektur di sepanjang Sungai Kiso, sedangkan Tokoname dan Handa berada di sisi Semenanjung Chita, jadi alur turun ke selatan dengan pagi di Inuyama, siang di Tokoname, dan sore di Handa lebih leluasa.
A. Urutan Inuyama pada pagi, Tokoname sekitar siang, dan Handa pada sore mudah disusun sebagai alur dari utara prefektur menuju Semenanjung Chita. Inuyama Castle relatif lengang di pagi hari, dan Kanal Handa yang tenang cocok untuk menutup hari. Karena tekstur yang dilihat di 3 area berbeda, yakni kota tua kastel, gerabah, dan gudang dinding hitam, menetapkan dulu area yang wajib dijelajahi di tiap kota membuat Anda tak tersesat meski hari dengan banyak perpindahan.
A. Biaya naik menara Inuyama Castle ditetapkan 1.000 yen untuk umum dan 200 yen untuk pelajar SD-SMP. Jam buka pukul 09.00 sampai 17.00, masuk terakhir pukul 16.30, dan hari tutup 29 sampai 31 Desember. Dengan memakai "Inuyama Jokamachi Kippu" yang menggabungkan tiket dari Stasiun Meitetsu Nagoya ke Inuyama dengan tiket masuk, Anda bisa mengurangi antre di loket dan langsung beralih menjelajah kota tua.
A. Di menara Inuyama Castle, Anda harus melepas alas kaki di pintu masuk, memasukkannya ke kantong dan membawanya, lalu menaiki tangga sempit dan curam dari lantai bawah hingga lantai 4. Kaus kaki antiselip membuat pijakan lebih stabil. Barang besar tidak boleh dibawa masuk, jadi menitipkannya di loker koin di samping loket atau di pusat informasi wisata depan kastel, lalu berkeliling dengan pakaian ringan akan lebih nyaman.
A. Ke titik awal, Balai Keramik, sekitar 5 menit jalan kaki dari Stasiun Meitetsu Tokoname, dan menyusuri jalan gerabah itu sendiri gratis. Rute A sekitar 1,6 km dengan waktu tempuh sekitar 60 menit, sedangkan Rute B sekitar 4 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit, jadi bila memikirkan Handa berikutnya, Rute A yang pendek adalah pilihan yang lebih leluasa. Memasukkan Jalan Pipa Tanah dan cerobong ke rute akan membantu Anda merasakan suasana khas kota kerajinan.
A. Di Tokoname, Anda bisa ikut pengalaman gerabah seperti melukis dan membuat ubin. Di Toraku Kobo dalam INAX Live Museum, melukis ubin seharga 2.000 yen dengan durasi 90 menit dan wajib reservasi. Ada pula pengalaman tanpa reservasi, tetapi karena hari pelaksanaan, bahasa yang dilayani, dan metode pembayaran berbeda tiap fasilitas, memeriksa syarat pendaftaran sebelum memasukkannya ke rencana lebih aman.
A. Jalan Gerabah adalah tempat wisata sekaligus tempat kehidupan dan produksi, tempat perajin serta seniman keramik masih tinggal hingga kini. Jangan mengintip rumah orang atau masuk ke tanah pribadi, dan susurilah dengan tenang sesuai rute yang ditunjukkan. Jalan Pipa Tanah dialasi "kesawa", sisa produksi saat pembakaran pipa, sebagai upaya antiselip, tetapi bila berhenti di jalan sempit, ambil posisi yang tidak menghalangi lalu lalang.
A. Tur seluruh gedung berbiaya 500 yen untuk dewasa, 300 yen untuk pelajar SMP-SMA, dan 200 yen untuk pelajar SD, dengan reservasi online sebelumnya yang wajib dilakukan. Jam operasional pukul 09.30 sampai 17.00 (pendaftaran terakhir pukul 15.15), dan tutup pada Kamis, akhir tahun-awal tahun, serta periode Obon. Di Handa, tanah kelahiran Mizkan, Anda bisa merasakan sejarah pembuatan cuka, dan pameran kapal Benzai berukuran asli menyampaikan budaya pelayaran yang mengangkut cuka hingga ke Edo.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.
BersponsorArtikel ini mungkin berisi iklan (tautan afiliasi); kami dapat memperoleh komisi dari pemesanan melalui tautan tersebut.