Apa itu Itsukushima Jinja di Miyajima, Hiroshima?
Itsukushima Jinja (Kuil Itsukushima) adalah salah satu kuil Shinto paling terkenal di Jepang yang berada di Miyajima (Itsukushima), Kota Hatsukaichi, Prefektur Hiroshima.
Bangunan kuil berwarna merah vermilion dan Ōtorii yang tampak mengapung di laut menghadirkan keindahan yang misterius, dan telah terdaftar sebagai Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO.
Kuil ini diyakini didirikan pada tahun 593, dan pada zaman Heian dibangun dalam skala seperti sekarang dengan dukungan Taira no Kiyomori.
Tempat ini juga dihitung sebagai salah satu “Tiga Pemandangan Terindah di Jepang”, memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, serta sangat populer di kalangan wisatawan mancanegara.
Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan pesona, hal yang wajib dilihat, dan info praktis saat berkunjung ke Itsukushima Jinja secara lengkap.

Hal yang Wajib Dilihat di Itsukushima Jinja
1. Ōtorii raksasa yang tampak mengapung di laut
Simbol paling ikonik dari Itsukushima Jinja adalah Ōtorii (gerbang torii raksasa) yang berdiri di laut.
Gerbang torii kayu raksasa ini memiliki tinggi sekitar 16,6 meter dan berat total sekitar 60 ton, dengan batang utama yang menggunakan kayu kamper alami.
Ōtorii yang ada saat ini disebut dibangun kembali pada tahun 1875, dan telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.
Salah satu daya tarik utamanya adalah tampilannya yang berubah mengikuti pasang surut air laut.
- Saat pasang:terbentang pemandangan misterius seolah torii mengapung di atas laut.
- Saat surut:Anda dapat berjalan mendekati Ōtorii dan merasakan kemegahannya dari jarak dekat.

2. Bangunan kuil dan koridor yang indah
Bangunan kuil Itsukushima Jinja dibangun berdasarkan gaya shinden-zukuri dari zaman Heian dan memiliki koridor yang berdiri di atas laut sebagai ciri khasnya.
Koridor berwarna merah vermilion yang memantul di permukaan laut terlihat sangat indah, benar-benar seperti “kuil di atas laut”.
Saat air pasang, tiang-tiang bangunan kuil terendam air laut, menciptakan suasana yang penuh misteri.
Pada papan lantai koridor terdapat celah kecil yang dibuat untuk melepaskan daya apung saat pasang dan mengalirkan air hujan yang masuk.
Nikmatilah keindahan arsitektur bersejarah ini dengan tenang.
3. Harta Nasional dan Properti Budaya Penting
Di Itsukushima Jinja, banyak Harta Nasional dan Properti Budaya Penting yang dilestarikan.
- Honsha Honden, Haiden, dan Heiden:bangunan kayu megah yang ditetapkan sebagai Harta Nasional.
- Takabutai:panggung yang posisinya satu tingkat lebih tinggi dari Hirabutai, tempat persembahan bugaku yang anggun diadakan beberapa kali dalam setahun.
- Nō Butai:dikenal sebagai panggung nō yang dibangun di atas laut, dan ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional.
Selain bangunan utama, koridor, dan kuil pendamping, terdapat 6 bangunan berstatus Harta Nasional, 11 bangunan berstatus Properti Budaya Penting, serta 3 struktur termasuk Ōtorii yang juga ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting, menjadikannya warisan budaya berharga yang bertahan hingga kini melewati sejarah panjang.
4. Mendaki Misen dan menikmati panorama spektakuler
Di pusat Miyajima terdapat Misen (Gunung Misen) dengan ketinggian 535 meter, dan dari puncaknya terbentang panorama luar biasa yang menghadap kepulauan di Laut Pedalaman Seto.
Anda bisa menggunakan Miyajima Ropeway hingga Stasiun Shishi-iwa, lalu berjalan kaki sekitar 30 menit ke dek observasi di puncak.
Di dekat puncak terdapat Reikadō (balai api suci), yang dikatakan sebagai tempat Kūkai berlatih, dan “Kiezu no Hi” (api abadi) yang diyakini terus menyala selama lebih dari 1.200 tahun sangat terkenal.
Gugusan batu raksasa dan hutan purba juga menjadi salah satu daya tarik alam yang memukau.
5. Bertemu rusa di Miyajima
Di Miyajima, rusa hidup bebas di alam, dan Anda bisa melihatnya di berbagai sudut pulau.
Rusa-rusa yang jinak menyambut para wisatawan, sehingga berjalan-jalan sambil berinteraksi dengan rusa pun menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Namun, harap diperhatikan bahwa memberi makanan kepada rusa dilarang.

Cara Menikmati Area Sekitar Itsukushima Jinja
Kuliner jalanan yang wajib dicoba
Di Omotesandō Shōtengai, area sekitar Itsukushima Jinja, tersedia beragam kuliner khas Miyajima yang lezat.
- Anago-meshi:hidangan nasi dengan belut laut panggang khas daerah setempat.
- Momiji manju:kue manis berbentuk daun momiji. Momiji goreng juga populer.
- Hidangan tiram:Anda dapat menikmati tiram khas Hiroshima dalam bentuk tiram panggang atau tiram goreng.
Suvenir kerajinan tradisional
Di Miyajima, shamoji (sendok nasi kayu) dikenal sebagai produk khas setempat.
Kerajinan tangan dan omamori (jimat keberuntungan) dari Itsukushima Jinja juga populer sebagai oleh-oleh.

Cara Menuju Itsukushima Jinja
Akses dengan kereta dan feri
- Dari Stasiun Hiroshima, naik JR Sanyō Main Line dan turun di Stasiun Miyajimaguchi (sekitar 30 menit).
- Dari Pelabuhan Miyajimaguchi, naik JR West Miyajima Ferry atau Miyajima Matsudai Kisen dan menyeberang ke Miyajima sekitar 10 menit.
- Pada JR West Miyajima Ferry dan Miyajima Matsudai Kisen, kadang ada rute yang melintas dekat Ōtorii, sehingga Anda juga bisa menikmati pemandangan dari atas kapal.
Akses dengan mobil
- Dari Sanyō Expressway “Hatsukaichi IC” atau “Ōno IC”, sekitar 15 menit ke Pelabuhan Miyajimaguchi.
- Mobil juga bisa dibawa naik feri, tetapi wisata di Miyajima lebih disarankan dilakukan dengan berjalan kaki.
Info Praktis untuk Wisatawan
Jam buka dan biaya masuk
- Jam buka:6:30〜18:00(1 Maret〜14 Oktober)/6:30〜17:30(15 Oktober〜30 November)/6:30〜17:00(1 Desember〜akhir Februari)
- Biaya masuk:dewasa 300 yen / siswa SMA 200 yen / siswa SD dan SMP 100 yen
Musim terbaik berkunjung
Itsukushima Jinja indah dikunjungi sepanjang tahun, tetapi musim yang terutama direkomendasikan adalah sebagai berikut:
- Musim semi(akhir Maret〜awal April):bunga sakura bermekaran dan Anda dapat menikmati kolaborasi indah antara bangunan kuil dan sakura.
- Musim gugur(pertengahan November〜akhir November):daun merah mewarnai seluruh Miyajima dan berpadu indah dengan bangunan kuil berwarna merah vermilion. Momijidani Kōen sangat terkenal pada musim ini.
Cek pasang surut air laut
Pemandangan Ōtorii dan bangunan kuil berubah besar tergantung pada tinggi air laut.
Sebelum berkunjung, disarankan memeriksa tabel pasang surut agar Anda bisa menikmati suasana saat pasang maupun surut.

Ringkasan
Itsukushima Jinja adalah tempat wisata ikonik Jepang yang memadukan nilai sejarah dan keindahan alam.
Ōtorii yang tampak mengapung di laut, bangunan kuil yang indah, dan panorama yang berubah di setiap musim terus memikat hati para pengunjung.
Saat berkunjung ke Hiroshima, sempatkanlah menjelajahi Itsukushima Jinja di Miyajima dan rasakan sendiri keindahan misterius serta budayanya.
Di tempat ini, tempat tradisi Jepang dan alam berpadu harmonis, mengapa tidak menciptakan kenangan perjalanan yang istimewa?