Apa Itu Situs Kastel Mito? Kastel yang Dilindungi Tanggul Tanah, Bukan Dinding Batu
Situs Kastel Mito (Mito-jō) adalah reruntuhan kastel yang masih ada di pusat Kota Mito, Prefektur Ibaraki.
Banyak orang membayangkan kastel Jepang dengan dinding batu dan menara utama (tenshu), namun Kastel Mito dikenal sebagai "kastel tanah" (tsuchi-zukuri no shiro) yang memanfaatkan tanggul tanah besar (dorui) dan parit (hori).
Memanfaatkan topografi yang diapit Sungai Naka di utara dan Danau Senba di selatan, kastel ini membangun garis pertahanan dengan menggabungkan dataran tinggi dan dataran rendah.
Asal-usulnya dapat ditelusuri ke kediaman bangsawan dari akhir periode Heian hingga awal periode Kamakura, lalu penguasa kastelnya berganti dari Klan Edo, Klan Satake, hingga Klan Tokugawa.
Pada periode Edo, kastel ini menjadi kediaman Klan Tokugawa Mito dan berkembang sebagai pusat politik dan budaya Klan Tokugawa Mito.

Spot Foto Wajib di Situs Kastel Mito: Ōtemon, Ninomaru Sumi-yagura & Yakuimon
Saat berjalan-jalan di situs Kastel Mito, yang pertama harus diperhatikan adalah Ōtemon (gerbang utama) yang telah direstorasi.
Ōtemon dahulu adalah gerbang yang sangat megah di dalam kastel.
Gerbang saat ini adalah hasil restorasi, dan Anda dapat merasakan keagungan gerbang kastel yang menempel pada tanggul tanah.
Berikutnya, perhatikan Ninomaru Sumi-yagura.
Ninomaru Sumi-yagura adalah restorasi menara (yagura) yang dahulu berada di sudut barat daya Ninomaru.
Bentuknya memadukan menara sudut dan Tamon-yagura (menara koridor), dan diyakini juga mempertimbangkan tampilannya dari sisi kota kastel (jōkamachi).
Yakuimon diperkenalkan sebagai bangunan berharga yang masih asli dari Kastel Mito.
Saat ini telah dipindahkan ke dalam area sekolah, jadi sebaiknya kunjungi dengan tenang sambil memperhatikan lingkungan sekitar saat berkunjung.

Merasakan Skala Kastel Melalui Tanggul Tanah dan Parit
Daya tarik situs Kastel Mito tidak hanya pada bangunannya.
Dengan berjalan di sekitar situs kastel, Anda dapat membayangkan struktur kastel zaman dahulu dari perbedaan ketinggian tanah dan kelokan jalan.
Pada kastel berdinding batu, mata kita tertuju pada keindahan susunan batu yang ditumpuk.
Di sisi lain, di situs Kastel Mito, daya tariknya adalah gundukan tanah, bekas parit, dan sensasi berdiri di tepi dataran tinggi.
Bagi wisatawan asing, daripada sekadar memandang menara utama yang megah, tempat ini dapat dinikmati sebagai spot wisata jalan kaki untuk mengetahui bagaimana kastel Jepang memanfaatkan topografi.
Saat mengambil foto, perhatikan tidak hanya gerbang dan yagura, tetapi juga jalan menanjak, tanggul tanah, dan bekas parit agar nuansa situs kastel lebih tersampaikan.
Perhatikan Pameran Sejarah Kastel Mito di Ninomaru Sumi-yagura
Ninomaru Sumi-yagura menarik bukan hanya dari tampilan luarnya, tetapi juga dari pameran di dalamnya.
Menurut informasi resmi, di dalam yagura Anda dapat melihat video dan dokumen tentang Kastel Mito, serta batu fondasi (soseki) zaman dulu yang ditemukan saat penggalian juga dipamerkan.
Perlu dicatat, lantai dua biasanya tidak dibuka untuk umum.
Jika ingin masuk ke dalam, sebaiknya konfirmasi status buka dan informasi penutupan di situs resmi terlebih dahulu.
Terkadang ada penutupan sementara karena cuaca buruk, jadi sediakan waktu cadangan saat memasukkannya ke dalam rencana hari itu.
Selain itu, Ninomaru Sumi-yagura tidak memiliki tempat parkir khusus, sehingga jika datang dengan mobil, disarankan menggunakan tempat parkir di sekitar.

Cara Menuju & Tips Itinerary Wisata Sejarah dari Stasiun Mito
Situs Kastel Mito adalah situs bersejarah yang mudah diakses dari sekitar Stasiun Mito.
Menurut situs pariwisata resmi, akses transportasi umum ke situs Kastel Mito adalah sekitar 10 menit berjalan kaki dari pintu utara Stasiun Mito di Jalur JR Jōban.
Meski singgah singkat, dengan berjalan kaki sambil memperhatikan Ōtemon, Ninomaru Sumi-yagura, Yakuimon, serta tanggul tanah dan bekas parit, Anda akan lebih mudah memahami gambaran keseluruhan Kastel Mito.
Di sekitarnya juga terdapat Kōdōkan dan spot lain yang berkaitan erat dengan sejarah Klan Tokugawa Mito.
Daripada hanya melihat situs Kastel Mito secara terburu-buru, dengan menggabungkan dengan spot sejarah di sekitarnya, Anda akan melihat keterkaitan antara kastel, pendidikan, dan pemerintahan klan.

Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung
Situs Kastel Mito adalah tempat wisata sekaligus dekat dengan sekolah dan area perkotaan.
Yakuimon berada di dalam area sekolah, jadi saat berkunjung, ikuti petunjuk dan hindari mengganggu pelajaran atau kegiatan sekolah.
Pihak pengelola juga menginformasikan bahwa kunjungan terkadang tidak dapat dilakukan karena adanya acara sekolah.
Ōtemon dapat dilalui, tetapi kendaraan tidak diperbolehkan lewat.
Sepeda dan motor harus dituntun saat melewatinya.
Untuk Ninomaru Sumi-yagura, secara resmi diumumkan bahwa kunjungan dengan membawa hewan peliharaan tidak diperbolehkan.
Demi menikmati tempat bersejarah, penting untuk berjalan sambil memeriksa area yang boleh dimasuki, lingkungan kehidupan sekitar, dan panduan setiap fasilitas.
Kesimpulan | Situs Kastel Mito, Spot Wisata Jalan Kaki untuk Membaca Topografi dan Sejarah
Situs Kastel Mito bukan situs kastel untuk memandang menara utama, melainkan tempat untuk membaca struktur kastel melalui tanggul tanah, parit, gerbang, yagura, dan Yakuimon.
Mengetahui keagungan "kastel tanah" yang berbeda dengan kastel berdinding batu akan sedikit memperluas cara pandang Anda terhadap kastel Jepang.
Sambil melihat bangunan restorasi Ōtemon dan Ninomaru Sumi-yagura, perhatikan juga topografi jalan menanjak dan dataran tinggi.
Inilah situs bersejarah khas Mito yang dapat dinikmati dengan berjalan kaki santai sambil merasakan sejarah Klan Tokugawa Mito.




