Mengenal Kyū-Nozaki-ke Jūtaku | Kediaman Saudagar Kaya dan Sejarah Industri Garam Kojima
Kyū-Nozaki-ke Jūtaku (bekas kediaman keluarga Nozaki) adalah bangunan bersejarah dari akhir periode Edo yang terletak di Kojima Ajino, Kota Kurashiki, Prefektur Okayama, dan merupakan tempat wisata yang ditetapkan sebagai Cagar Budaya Penting tingkat nasional.
Tempat ini juga ditulis sebagai "Kyū-Nozaki-ke Jūtaku" dan dibuka untuk umum sebagai Museum Sejarah Industri Garam Keluarga Nozaki (Nozaki-ke Engyō Rekishikan).
Bangunan ini didirikan oleh Nozaki Buzaemon, seorang saudagar yang membangun kekayaannya melalui industri produksi garam (seien-gyō) dan pengembangan lahan baru (shinden) pada akhir periode Edo, dengan bangunan utamanya (omoya) didirikan sekitar tahun 1833 (Tenpō 4).
Pada 19 Desember 2006, tempat ini ditetapkan sebagai Cagar Budaya Penting nasional (kategori bangunan), dan pada 8 April 1977 juga ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Prefektur Okayama.
Selain dapat melihat kehidupan seorang saudagar kaya, Anda juga dapat mempelajari bagaimana industri pembuatan garam Setouchi terkait dengan industri dan kehidupan masyarakat di kawasan ini.
Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin mengenal lebih dalam sejarah Kojima, dengan suasana yang berbeda dari kawasan bersejarah Kurashiki Bikan Chiku.

Daya Tarik Kyū-Nozaki-ke Jūtaku: Mulai dari Nagayamon
Hal yang sangat memengaruhi kesan kunjungan adalah Nagayamon (gerbang panjang) sepanjang sekitar 24 meter yang berdiri di pintu masuk.
Gerbang yang dibangun di atas tujuh anak tangga batu dan tembok batu kokoh ini menjadi titik awal yang menunjukkan skala besarnya kediaman.
Kedua sisi gerbang dahulu digunakan sebagai ruang tinggal seperti barak panjang, dan juga dimanfaatkan sebagai tempat istirahat serta penginapan sederhana.
Setelah melewati gerbang, jalur kunjungan berlanjut menuju bangunan utama (omoya) dan ruang resepsi depan (omote-shoin).
Daripada hanya memandang bangunannya, jika Anda memperhatikan susunan atap, lebar beranda (engawa), dan jarak ke taman, Anda akan lebih mudah memahami komposisi keseluruhan kediaman.
Omoya dan Omote-shoin | Melihat "Kehidupan" dan "Pekerjaan" Seorang Saudagar Kaya
Di Kyū-Nozaki-ke Jūtaku, ruang kehidupan dan ruang kerja berada dalam satu kompleks yang sama.
Bangunan utama (omoya) sepanjang sekitar 42 meter (23 ken) memiliki struktur megah dengan sembilan ruangan tatami yang bersambung, dan menjadi pusat kehidupan serta bisnis keluarga Nozaki.
Di Omote-shoin yang selesai dibangun tahun 1852 (Kaei 5), daya tarik utamanya adalah balok kayu pinus merah (akamatsu) sepanjang sekitar 17 meter yang menopang cucuran atap panjang, yang menunjukkan tingginya teknologi konstruksi pada masa itu.
Di dapur juga masih tersimpan peralatan zaman dahulu, sehingga Anda dapat melihatnya sambil membayangkan kehidupan pada masa itu.
Jika Anda tidak hanya melihat kemewahannya tetapi juga memperhatikan keseharian orang-orang yang menopang kediaman ini, kesan perjalanan Anda akan menjadi lebih mendalam.

Menikmati Waktu Tenang di Taman Omote-shoin dan Ruang Teh
Salah satu daya tarik Kyū-Nozaki-ke Jūtaku adalah taman karesansui (taman kering gaya Jepang) yang membentang di tenggara Omote-shoin.
Taman ini dihiasi pinus hitam (kuromatsu), satsuki (azalea), dan lumut, dengan susunan batu menggunakan batu Inujima dan tanaman yang menciptakan pemandangan yang tenang.
Tampilan taman berubah sesuai musim, terutama pada akhir Mei ketika satsuki mencapai puncak mekar dan sekitar 100 rumpun satsuki mewarnai taman.
Pada musim apa pun, disarankan untuk memandang bangunan dan taman sebagai satu kesatuan.
Di dalam taman juga terdapat tiga ruang teh (chashitsu) dengan karakteristik berbeda yang tersebar.
Bahkan jika Anda tidak memahami budaya ruang teh secara mendalam, dengan melihat posisi jendela, arah ruang terhadap taman, dan keheningan di sekitarnya, pengalaman menikmati arsitektur Jepang akan terasa lebih luas.
Saat mengambil foto, jangan lupa untuk memperhatikan pengunjung lain dan benda pameran di sekitar.
Penggunaan tripod dan blitz mungkin dibatasi, jadi ikuti petunjuk di lokasi.

Mempelajari Sejarah Industri Setouchi Lewat Gudang Tanah dan Materi Industri Garam
Di dalam kediaman, terdapat 6 bangunan gudang tanah (dozō) yang berjajar, dan Anda dapat mempelajari sejarah industri garam Kojima melalui materi terkait pembuatan garam dan peralatan rakyat (mingu).
Gudang-gudang ini digunakan untuk menyimpan beras, peralatan, dan dokumen, dengan 2 bangunan dimanfaatkan sebagai aula pameran.
Setiap gudang memiliki perannya masing-masing, dan jika Anda memperhatikan dinding namako (pola jaring) eksteriornya dan tata letaknya, kesenangan melihat bangunan yang telah dilestarikan akan semakin bertambah.
Keluarga Nozaki adalah keluarga yang telah meneruskan pembuatan garam sejak tahun 1829 (Bunsei 12), dan dijuluki "Raja Tambak Garam (Enden-ō)" karena memimpin pengembangan tambak garam Setouchi.
Pengalaman Membuat Garam: Reservasi Diperlukan Sebelumnya
Di dalam area kediaman terdapat aula pengalaman pembuatan garam (Shio-zukuri Taikenkan), di mana Anda dapat benar-benar merasakan tradisi pembuatan garam Setouchi.
Pengalaman ini ditujukan untuk anak usia sekolah dasar ke atas, dan reservasi melalui telepon diperlukan paling lambat 1 minggu sebelumnya.
Kegiatan ini diadakan 2 kali sehari, yaitu pukul 10:00 dan 14:00, dengan kapasitas 50 orang per sesi.
Pengalaman itu sendiri gratis, namun tiket masuk fasilitas dibayar terpisah.
Ada juga periode di mana pengalaman ini tidak diadakan, seperti akhir Februari hingga awal Maret atau saat ada acara, jadi disarankan untuk mengonfirmasi ke fasilitas melalui telepon (086-472-2001) sebelum bepergian agar lebih tenang.
Hanya melihat pameran saja sudah cukup menyenangkan, namun jika Anda melihat bangunan setelah mengetahui latar belakang pembuatan garam, Anda akan lebih mudah memahami mengapa keluarga Nozaki membangun kediaman besar di tempat ini.

Informasi Dasar: Jam Buka, Harga Tiket Masuk, dan Etika Kunjungan
Jam buka Kyū-Nozaki-ke Jūtaku adalah 9:00–16:30, dan gerbang ditutup pukul 17:00.
Hari libur adalah setiap hari Senin (jika hari libur nasional, maka hari berikutnya) dan akhir tahun hingga awal tahun (25 Desember–1 Januari).
Harga tiket masuk adalah 500 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk siswa SD dan SMP, dengan diskon 20% untuk rombongan 30 orang atau lebih.
Pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, siswa SD, SMP, dan SMA gratis, dan dengan menunjukkan kartu disabilitas, pemilik kartu beserta 1 pendamping mendapatkan diskon 20%.
Mohon konfirmasi harga tiket masuk dan hari libur tepat sebelum kunjungan.
Cara Menuju Kyū-Nozaki-ke Jūtaku dan Informasi Parkir
Cara menuju adalah sekitar 25 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Kojima, atau sekitar 10 menit dengan mobil dari Kojima IC di jalan tol Seto Chūō Jidōshadō.
Tersedia tempat parkir gratis dengan kapasitas 36 mobil dan 5 bus besar.
Untuk penggunaan rombongan, disarankan untuk konfirmasi terlebih dahulu.
Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung
Pada bangunan cagar budaya, mungkin terdapat perbedaan tinggi lantai, lorong sempit, dan lantai kayu yang licin.
Pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan ikuti pembatasan akses serta tanda petunjuk di lokasi.
Mulai tahun fiskal Reiwa 8 (tahun fiskal 2026), pekerjaan penguatan tahan gempa akan dilakukan di sisi tebing belakang bangunan, sehingga area kunjungan, lokasi penerimaan pengunjung, dan jalur kunjungan mungkin berubah.
Penyelesaian pekerjaan diperkirakan tahun Reiwa 19 (2037), jadi disarankan untuk memeriksa informasi kunjungan sebelum bepergian.
Di lokasi, prioritaskan petunjuk dari staf.
Kesimpulan | Menelusuri Sejarah Kojima dengan Tenang di Kyū-Nozaki-ke Jūtaku
Kyū-Nozaki-ke Jūtaku bukan hanya sekadar tempat untuk melihat kediaman besar seorang saudagar kaya.
Melalui Nagayamon, omoya, taman Omote-shoin, gudang tanah, dan materi industri garam, tempat wisata cagar budaya penting di Kota Kurashiki ini memungkinkan Anda merasakan sejarah pembuatan garam dan kehidupan Kojima secara menyeluruh.
Jika ini kunjungan pertama Anda, akan lebih mudah dipahami jika Anda melihat keseluruhan tata letak bangunan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan ke taman, gudang tanah, dan pameran.
Perkiraan waktu yang dibutuhkan adalah 60–90 menit, dan jika menggabungkan dengan pengalaman pembuatan garam, sebaiknya sediakan sekitar 2 jam agar dapat menikmati dengan leluasa.
Saat melakukan wisata di Kurashiki atau Kojima, ini adalah tempat yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin mempelajari industri dan budaya kawasan dengan tenang.


