Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Kediaman Nozaki Kojima | Sejarah Garam Kurashiki

Kediaman Nozaki Kojima | Sejarah Garam Kurashiki

Kediaman Nozaki di Kojima, Kurashiki, menampilkan rumah saudagar garam Edo. Jelajahi gerbang, taman, gudang, arsip garam, dan tips kunjungan.

Ringkasan Cepat

Sekilas daya tarik

Bekas Kediaman Nozaki di Kojima, Kurashiki — Properti Budaya Penting Nasional. Kediaman saudagar kaya yang dibangun oleh raja garam Nozaki Buzaemon, di mana Anda dapat merasakan industri garam dan kehidupan akhir periode Edo.

Daya tarik utama

Gerbang nagaya-mon sepanjang sekitar 24 m, bangunan utama dengan 9 ruangan berderet sepanjang sekitar 42 m, ruang depan dengan balok pinus merah yang mengagumkan, taman karesansui (taman batu kering Jepang) dengan pinus hitam dan satsuki (azalea) yang menyatu indah, serta 6 gudang berdinding namako-kabe (dinding berpola kisi khas Jepang).

Akses

Sekitar 25 menit jalan kaki dari Stasiun JR Kojima, sekitar 10 menit berkendara dari IC Kojima Setochuo Expressway. Tempat parkir gratis untuk 36 mobil pribadi dan 5 bus besar.

Tarif / jam buka

Tiket masuk dewasa 500 yen, siswa SD-SMP 300 yen. Akhir pekan dan hari libur gratis untuk siswa SD-SMA. Buka 9:00–16:30; tutup Senin dan akhir/awal tahun (25/12–1/1).

Perkiraan waktu

Waktu kunjungan biasa bervariasi tergantung area apresiasi dan cara melihat pameran. Jika dikombinasikan dengan pengalaman pembuatan garam, perhitungkan juga waktu pengalaman yang dimulai pukul 10 atau 14, dan beri waktu lebih.

Hal yang bisa dialami

Selain materi pameran untuk mempelajari industri garam Kojima, pengunjung usia SD ke atas dapat mengikuti pengalaman pembuatan garam secara gratis (pukul 10:00/14:00, masing-masing 50 orang, reservasi melalui telepon hingga 1 minggu sebelumnya).

Tips sebelum berkunjung

Di taman ruang depan, satsuki menjadi daya tarik awal musim panas. Mulai tahun fiskal 2026 (Reiwa 8), karena pekerjaan tahan gempa, sisi tebing di belakang bangunan tidak dapat dikunjungi; konfirmasi alur kunjungan terbaru sebelum berkunjung.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Okayama

Mengenal Kyū-Nozaki-ke Jūtaku | Kediaman Saudagar Kaya dan Sejarah Industri Garam Kojima

Kyū-Nozaki-ke Jūtaku (bekas kediaman keluarga Nozaki) adalah bangunan bersejarah dari akhir periode Edo yang terletak di Kojima Ajino, Kota Kurashiki, Prefektur Okayama, dan merupakan tempat wisata yang ditetapkan sebagai Cagar Budaya Penting tingkat nasional.

Tempat ini juga ditulis sebagai "Kyū-Nozaki-ke Jūtaku" dan dibuka untuk umum sebagai Museum Sejarah Industri Garam Keluarga Nozaki (Nozaki-ke Engyō Rekishikan).

Bangunan ini didirikan oleh Nozaki Buzaemon, seorang saudagar yang membangun kekayaannya melalui industri produksi garam (seien-gyō) dan pengembangan lahan baru (shinden) pada akhir periode Edo, dengan bangunan utamanya (omoya) didirikan sekitar tahun 1833 (Tenpō 4).

Pada 19 Desember 2006, tempat ini ditetapkan sebagai Cagar Budaya Penting nasional (kategori bangunan), dan pada 8 April 1977 juga ditetapkan sebagai Situs Bersejarah Prefektur Okayama.

Selain dapat melihat kehidupan seorang saudagar kaya, Anda juga dapat mempelajari bagaimana industri pembuatan garam Setouchi terkait dengan industri dan kehidupan masyarakat di kawasan ini.

Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin mengenal lebih dalam sejarah Kojima, dengan suasana yang berbeda dari kawasan bersejarah Kurashiki Bikan Chiku.

Daya Tarik Kyū-Nozaki-ke Jūtaku: Mulai dari Nagayamon

Hal yang sangat memengaruhi kesan kunjungan adalah Nagayamon (gerbang panjang) sepanjang sekitar 24 meter yang berdiri di pintu masuk.

Gerbang yang dibangun di atas tujuh anak tangga batu dan tembok batu kokoh ini menjadi titik awal yang menunjukkan skala besarnya kediaman.

Kedua sisi gerbang dahulu digunakan sebagai ruang tinggal seperti barak panjang, dan juga dimanfaatkan sebagai tempat istirahat serta penginapan sederhana.

Setelah melewati gerbang, jalur kunjungan berlanjut menuju bangunan utama (omoya) dan ruang resepsi depan (omote-shoin).

Daripada hanya memandang bangunannya, jika Anda memperhatikan susunan atap, lebar beranda (engawa), dan jarak ke taman, Anda akan lebih mudah memahami komposisi keseluruhan kediaman.

Omoya dan Omote-shoin | Melihat "Kehidupan" dan "Pekerjaan" Seorang Saudagar Kaya

Di Kyū-Nozaki-ke Jūtaku, ruang kehidupan dan ruang kerja berada dalam satu kompleks yang sama.

Bangunan utama (omoya) sepanjang sekitar 42 meter (23 ken) memiliki struktur megah dengan sembilan ruangan tatami yang bersambung, dan menjadi pusat kehidupan serta bisnis keluarga Nozaki.

Di Omote-shoin yang selesai dibangun tahun 1852 (Kaei 5), daya tarik utamanya adalah balok kayu pinus merah (akamatsu) sepanjang sekitar 17 meter yang menopang cucuran atap panjang, yang menunjukkan tingginya teknologi konstruksi pada masa itu.

Di dapur juga masih tersimpan peralatan zaman dahulu, sehingga Anda dapat melihatnya sambil membayangkan kehidupan pada masa itu.

Jika Anda tidak hanya melihat kemewahannya tetapi juga memperhatikan keseharian orang-orang yang menopang kediaman ini, kesan perjalanan Anda akan menjadi lebih mendalam.

Menikmati Waktu Tenang di Taman Omote-shoin dan Ruang Teh

Salah satu daya tarik Kyū-Nozaki-ke Jūtaku adalah taman karesansui (taman kering gaya Jepang) yang membentang di tenggara Omote-shoin.

Taman ini dihiasi pinus hitam (kuromatsu), satsuki (azalea), dan lumut, dengan susunan batu menggunakan batu Inujima dan tanaman yang menciptakan pemandangan yang tenang.

Tampilan taman berubah sesuai musim, terutama pada akhir Mei ketika satsuki mencapai puncak mekar dan sekitar 100 rumpun satsuki mewarnai taman.

Pada musim apa pun, disarankan untuk memandang bangunan dan taman sebagai satu kesatuan.

Di dalam taman juga terdapat tiga ruang teh (chashitsu) dengan karakteristik berbeda yang tersebar.

Bahkan jika Anda tidak memahami budaya ruang teh secara mendalam, dengan melihat posisi jendela, arah ruang terhadap taman, dan keheningan di sekitarnya, pengalaman menikmati arsitektur Jepang akan terasa lebih luas.

Saat mengambil foto, jangan lupa untuk memperhatikan pengunjung lain dan benda pameran di sekitar.

Penggunaan tripod dan blitz mungkin dibatasi, jadi ikuti petunjuk di lokasi.

Mempelajari Sejarah Industri Setouchi Lewat Gudang Tanah dan Materi Industri Garam

Di dalam kediaman, terdapat 6 bangunan gudang tanah (dozō) yang berjajar, dan Anda dapat mempelajari sejarah industri garam Kojima melalui materi terkait pembuatan garam dan peralatan rakyat (mingu).

Gudang-gudang ini digunakan untuk menyimpan beras, peralatan, dan dokumen, dengan 2 bangunan dimanfaatkan sebagai aula pameran.

Setiap gudang memiliki perannya masing-masing, dan jika Anda memperhatikan dinding namako (pola jaring) eksteriornya dan tata letaknya, kesenangan melihat bangunan yang telah dilestarikan akan semakin bertambah.

Keluarga Nozaki adalah keluarga yang telah meneruskan pembuatan garam sejak tahun 1829 (Bunsei 12), dan dijuluki "Raja Tambak Garam (Enden-ō)" karena memimpin pengembangan tambak garam Setouchi.

Pengalaman Membuat Garam: Reservasi Diperlukan Sebelumnya

Di dalam area kediaman terdapat aula pengalaman pembuatan garam (Shio-zukuri Taikenkan), di mana Anda dapat benar-benar merasakan tradisi pembuatan garam Setouchi.

Pengalaman ini ditujukan untuk anak usia sekolah dasar ke atas, dan reservasi melalui telepon diperlukan paling lambat 1 minggu sebelumnya.

Kegiatan ini diadakan 2 kali sehari, yaitu pukul 10:00 dan 14:00, dengan kapasitas 50 orang per sesi.

Pengalaman itu sendiri gratis, namun tiket masuk fasilitas dibayar terpisah.

Ada juga periode di mana pengalaman ini tidak diadakan, seperti akhir Februari hingga awal Maret atau saat ada acara, jadi disarankan untuk mengonfirmasi ke fasilitas melalui telepon (086-472-2001) sebelum bepergian agar lebih tenang.

Hanya melihat pameran saja sudah cukup menyenangkan, namun jika Anda melihat bangunan setelah mengetahui latar belakang pembuatan garam, Anda akan lebih mudah memahami mengapa keluarga Nozaki membangun kediaman besar di tempat ini.

Informasi Dasar: Jam Buka, Harga Tiket Masuk, dan Etika Kunjungan

Jam buka Kyū-Nozaki-ke Jūtaku adalah 9:00–16:30, dan gerbang ditutup pukul 17:00.

Hari libur adalah setiap hari Senin (jika hari libur nasional, maka hari berikutnya) dan akhir tahun hingga awal tahun (25 Desember–1 Januari).

Harga tiket masuk adalah 500 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk siswa SD dan SMP, dengan diskon 20% untuk rombongan 30 orang atau lebih.

Pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, siswa SD, SMP, dan SMA gratis, dan dengan menunjukkan kartu disabilitas, pemilik kartu beserta 1 pendamping mendapatkan diskon 20%.

Mohon konfirmasi harga tiket masuk dan hari libur tepat sebelum kunjungan.

Cara Menuju Kyū-Nozaki-ke Jūtaku dan Informasi Parkir

Cara menuju adalah sekitar 25 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Kojima, atau sekitar 10 menit dengan mobil dari Kojima IC di jalan tol Seto Chūō Jidōshadō.

Tersedia tempat parkir gratis dengan kapasitas 36 mobil dan 5 bus besar.

Untuk penggunaan rombongan, disarankan untuk konfirmasi terlebih dahulu.

Etika dan Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung

Pada bangunan cagar budaya, mungkin terdapat perbedaan tinggi lantai, lorong sempit, dan lantai kayu yang licin.

Pilihlah sepatu yang nyaman untuk berjalan, dan ikuti pembatasan akses serta tanda petunjuk di lokasi.

Mulai tahun fiskal Reiwa 8 (tahun fiskal 2026), pekerjaan penguatan tahan gempa akan dilakukan di sisi tebing belakang bangunan, sehingga area kunjungan, lokasi penerimaan pengunjung, dan jalur kunjungan mungkin berubah.

Penyelesaian pekerjaan diperkirakan tahun Reiwa 19 (2037), jadi disarankan untuk memeriksa informasi kunjungan sebelum bepergian.

Di lokasi, prioritaskan petunjuk dari staf.

Kesimpulan | Menelusuri Sejarah Kojima dengan Tenang di Kyū-Nozaki-ke Jūtaku

Kyū-Nozaki-ke Jūtaku bukan hanya sekadar tempat untuk melihat kediaman besar seorang saudagar kaya.

Melalui Nagayamon, omoya, taman Omote-shoin, gudang tanah, dan materi industri garam, tempat wisata cagar budaya penting di Kota Kurashiki ini memungkinkan Anda merasakan sejarah pembuatan garam dan kehidupan Kojima secara menyeluruh.

Jika ini kunjungan pertama Anda, akan lebih mudah dipahami jika Anda melihat keseluruhan tata letak bangunan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan ke taman, gudang tanah, dan pameran.

Perkiraan waktu yang dibutuhkan adalah 60–90 menit, dan jika menggabungkan dengan pengalaman pembuatan garam, sebaiknya sediakan sekitar 2 jam agar dapat menikmati dengan leluasa.

Saat melakukan wisata di Kurashiki atau Kojima, ini adalah tempat yang direkomendasikan bagi mereka yang ingin mempelajari industri dan budaya kawasan dengan tenang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Old Nozaki Family Residence adalah kediaman kepala desa besar yang ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting Nasional di Kojima, Kota Kurashiki, Prefektur Okayama. Kediaman ini dibangun oleh Nozaki Buzaemon, yang menjadi kaya dari industri produksi garam dan reklamasi lahan pada akhir periode Edo. Di atas lahan seluas sekitar 3.000 tsubo terdapat rumah utama, sekelompok gudang penyimpanan, dan paviliun teh, sehingga sejarah pembuatan garam pun bisa dipelajari.
A. Bangunan utama dibangun sekitar tahun 1833, dan Omote Shoin selesai pada tahun 1852. Buzaemon dikenal sebagai "Raja Ladang Garam", tokoh penting di industri garam yang membuka ladang garam berskala besar di sepanjang pesisir Seto. Skala kediaman ini sendiri menggambarkan bahwa Kojima saat itu adalah "kota yang digerakkan oleh garam".
A. Daya tarik utamanya adalah bangunan utama sepanjang sekitar 42 m, Omote Shoin, enam gudang penyimpanan, dan taman karesansui. Di Omote Shoin terdapat balok pinus merah sepanjang sekitar 17 m, dan di sudut taman terdapat suikinkutsu. Jika jongkok dan menyimak, akan terdengar gema halus dari air, sehingga lebih nikmat saat waktu kunjungan sepi.
A. Biaya masuk adalah 500 yen untuk dewasa dan 300 yen untuk siswa SD/SMP, dengan diskon 20% untuk rombongan 30 orang lebih. Pada akhir pekan dan hari libur, siswa SMA ke bawah gratis, sehingga keluarga akan sangat diuntungkan jika datang pada akhir pekan. Tiket umumnya dibeli secara tunai di loket lokasi, jadi siapkan uang receh agar lebih lancar.
A. Jam buka adalah pukul 09:00–16:30 (gerbang ditutup pukul 17:00), dan hari libur adalah setiap Senin (jika hari libur nasional, ditutup pada hari berikutnya) serta tanggal 25 Desember–1 Januari. Untuk melihat sembilan ruangan dengan tenang dibutuhkan 60–90 menit, jadi masuklah sekitar 1,5 jam sebelum penutupan agar masih sempat menikmati taman dari teras.
A. Sekitar 25 menit jalan kaki dari Stasiun JR Kojima, atau sekitar 10 menit berkendara dari Kojima IC di Seto-Chuo Expressway. Rute jalan kaki terhubung lurus dengan "Kojima Jeans Street" yang dikenal sebagai tempat lahirnya jeans buatan Jepang, jadi jika berjalan sambil melirik toko denim, jaraknya akan terasa jauh lebih dekat.
A. Parkir gratis tersedia dengan kapasitas 36 mobil pribadi dan 5 bus besar. Lokasinya mudah dimasukkan ke rencana perjalanan yang melintasi Jembatan Seto Ohashi menuju Shikoku, dan juga cocok sebagai tempat istirahat dalam perjalanan dari Takamatsu atau Sakaide.
A. Pengalaman pembuatan garam dapat diikuti gratis untuk siswa SD ke atas dengan reservasi. Diadakan dua kali sehari pada pukul 10:00 dan 14:00 dengan kuota masing-masing 50 orang, dan perlu reservasi melalui telepon (086-472-2001) hingga satu minggu sebelumnya. Garam yang dihasilkan dapat dibawa pulang dalam botol kecil, sehingga bisa dinikmati sebagai paket bersama kunjungan.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.