Nikmati Perjalanan ke Jepang!

Art Aquarium Ginza: Pengalaman Seni Ikan Mas Memukau di Tokyo

Art Aquarium Ginza: Pengalaman Seni Ikan Mas Memukau di Tokyo
Panduan Art Aquarium Ginza di Tokyo: daya tarik seni ikan mas, cara masuk, tiket, etika foto, dan tips mampir saat wisata atau belanja di Ginza.

Ringkasan Cepat

Daya Tarik Utama

Art Aquarium Museum GINZA adalah pengalaman seni fantasi di lantai 9 Gedung Baru Ginza Mitsukoshi yang memadukan ikan mas dengan cahaya, suara, dan aroma. Museum dalam ruangan ini mengangkat budaya menikmati ikan mas era Edo menjadi seni kontemporer.

Hal-hal Menarik

Instalasi bambu oleh Kengo Kuma, instalasi bunga oleh Shogo Kariyazaki, beragam ikan mas seperti Wakin, Ryukin, Ranchu, dan Pearlscale, serta sudut kimono, keramik Kutani, kerajinan raden, tenunan Nishijin, dan ukiyo-e Utagawa Kuniyoshi.

Cara Menuju ke Sana

Langsung dari pintu keluar A7 Stasiun Ginza jalur Ginza, Marunouchi, dan Hibiya; sekitar 2 menit berjalan kaki melalui lorong bawah tanah dari Stasiun Higashi-Ginza; sekitar 9 menit berjalan kaki dari Stasiun Yurakucho.

Harga / Tiket

Dewasa: 2.500 yen khusus pembelian online, 2.700 yen di mesin tiket pada hari yang sama; pelajar (online): 2.200 yen. Anak SD ke bawah gratis hingga 2 orang per satu tiket masuk dewasa atau pelajar.

Perkiraan Waktu yang Dibutuhkan

Perkiraan waktu kunjungan 60–90 menit. Jam operasional 10.00–19.00, penerimaan terakhir pukul 18.00.

Aman Juga di Hari Hujan

Karena merupakan fasilitas indoor di lantai 9 Gedung Baru Ginza Mitsukoshi, Anda dapat menikmati seni ikan mas tanpa khawatir cuaca, serta menikmati pameran khusus musiman seperti sakura, Tahun Baru, dan Halloween.

Pengalaman

Pemotretan dan perekaman video dengan ponsel atau kamera diperbolehkan (penggunaan flash, lampu, tripod, dan monopod dibatasi). Anda dapat menikmati menyaksikan ikan mas di ruang yang memadukan keindahan tradisional Jepang dengan seni kontemporer.

Untuk informasi terbaru, silakan merujuk pada pengumuman resmi atau konfirmasi di lokasi.

Artikel populer tentang Tokyo

Apa Itu Art Aquarium? Pengalaman Wisata Unik di Ginza

Art Aquarium adalah pameran interaktif yang memadukan budaya menikmati kingyo (ikan mas koki Jepang) sejak periode Edo dengan tata cahaya, suara, dan aroma untuk menghadirkannya sebagai seni modern.

Fasilitas permanennya yang berlokasi di Ginza Mitsukoshi bernama Art Aquarium Museum GINZA.

Sebagai tempat wisata Tokyo populer, ruang yang menyatukan kingyo dengan keindahan tradisional Jepang ini menarik perhatian banyak wisatawan, termasuk untuk spot foto.

Hal yang Wajib Dilihat di Art Aquarium Museum GINZA: Kingyo dan Sentuhan Tradisional Jepang

Di dalam museum, pengunjung tidak hanya menikmati kingyo saja, tetapi juga desain akuarium, pencahayaan, suara, hingga aroma yang seluruhnya menjadi bagian dari karya seni.

Salah satu daya tariknya adalah instalasi bambu karya arsitek Kengo Kuma serta dekorasi bunga karya seniman ikebana Shōgo Kariyazaki.

Setiap akuarium memiliki tema dan pencahayaan yang berbeda, sehingga di seluruh ruangan tersebar spot foto fantastis yang fotogenik dan cocok untuk Instagram.

Ruang Seni Imersif yang Lebih dari Sekadar Memandang Kingyo

Art Aquarium bukan sekadar tempat melihat berbagai jenis ikan secara berurutan, melainkan fasilitas yang mengajak pengunjung masuk dan tenggelam dalam suasananya.

Di dalamnya, ditampilkan beragam jenis kingyo seperti Wakin, Ryūkin, Oranda Shishigashira, Ranchū, hingga Pearlscale, yang masing-masing memiliki ciri khas berbeda.

Sambil berjalan, pengunjung bisa membandingkan bentuk tubuh dan warna setiap ikan, menyadari bahwa kingyo memiliki keragaman karakter yang luas.

Desain Tradisional Jepang dan Kerajinan Klasik

Di museum ini juga terdapat instalasi yang mengangkat keindahan tradisional Jepang, seperti kimono, Kutani-yaki (keramik Kutani), ukiyo-e (lukisan kayu), raden (hiasan kulit kerang), dan Nishijin-ori (tenun Nishijin).

Khususnya, dekorasi samping pada area Shin Kingyo Hinpyō yang menggunakan obi (sabuk kimono), sangat menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati desain tradisional Jepang, bukan hanya kingyo.

Jangan lewatkan juga sudut pameran yang mengumpulkan karya ukiyo-e bertema kingyo dan ikan koi dari Utagawa Kuniyoshi, yang memperlihatkan hubungan erat antara budaya Edo dan kingyo.

Cara Menuju Art Aquarium Museum GINZA dan Stasiun Terdekat

Lokasi tempat wisata ini berada di Ginza Mitsukoshi, 4-6-16 Ginza, Chūō-ku, Tokyo (kode pos 104-8212).

Dengan kereta, lokasinya dekat dari pintu keluar A7 Stasiun Ginza (Tokyo Metro jalur Ginza, Marunouchi, dan Hibiya), 5 menit jalan kaki dari pintu keluar 9 Stasiun Ginza-itchōme (jalur Yūrakuchō), 2 menit jalan kaki melalui jalur bawah tanah dari Stasiun Higashi-Ginza (jalur Toei Asakusa dan Hibiya), serta 9 menit jalan kaki dari pintu keluar Chūō atau Ginza di Stasiun JR Yūrakuchō.

Karena mudah diakses dengan kereta dari Bandara Haneda maupun Bandara Narita, lokasi ini sangat cocok bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Tokyo.

Pintu Masuk di Lantai 9 Gedung Baru Ginza Mitsukoshi Agar Tidak Tersesat

Loket masuk dan mesin pembelian tiket di tempat berada di lantai 9 Gedung Baru (Shinkan) Ginza Mitsukoshi, area yang disebut Ginza Terrace.

Meskipun pada peta lantai mungkin tertulis lantai 8, pintu masuknya berada di lantai 9, dan petugas akan mengarahkan pengunjung turun melalui eskalator menuju area pameran.

Eskalator gedung utama tidak langsung menuju lantai 9, jadi gunakan lift atau eskalator di sisi Gedung Baru (Shinkan) agar lebih lancar.

Harga Tiket Masuk Art Aquarium dan Alur Pembelian

Tiket masuk umum melalui web seharga 2.500 yen (sudah termasuk pajak), sedangkan tiket di tempat melalui mesin tiket seharga 2.700 yen (sudah termasuk pajak).

Tiket pelajar khusus web tersedia seharga 2.200 yen (sudah termasuk pajak); tidak ada harga pelajar di mesin tiket, dan anak SD ke bawah gratis hingga 2 orang per satu tiket dewasa atau pelajar.

Pembelian melalui web dapat dilakukan pada hari yang sama, sehingga jika ingin menghindari antrean mesin tiket, sebaiknya beli tiket terlebih dahulu melalui smartphone.

Jam Buka dan Hari Tutup yang Perlu Diperiksa Sebelum Berkunjung

Jam buka adalah pukul 10.00 hingga 19.00, dengan batas masuk terakhir pada pukul 18.00.

Hari libur mengikuti jadwal tutup Ginza Mitsukoshi, dan kadang museum juga tutup tidak terjadwal untuk perawatan, jadi sebaiknya cek informasi terlebih dahulu sebelum berkunjung.

Estimasi durasi kunjungan sekitar 60-90 menit; jika ingin mengambil banyak foto dengan santai, sediakan waktu yang lebih longgar agar lebih puas menikmatinya.

Suasana Ruang yang Berubah Sesuai Pameran Musiman

Pameran khusus dan dekorasi musiman sering diadakan pada musim semi, musim gugur, dan musim dingin.

Karena itu, meskipun fasilitasnya sama, suasana ruang akan terasa berbeda tergantung waktu kunjungan, sehingga pengunjung dapat menyesuaikan cara menikmatinya dengan musim.

Tema musim seperti sakura, Tahun Baru, dan Halloween juga sering diangkat, sehingga pengunjung tetap dapat merasakan pengalaman segar setiap kali berkunjung.

Aturan di Dalam Museum yang Perlu Diperhatikan Saat Mengambil Foto

Pengunjung diperbolehkan mengambil foto dan video menggunakan smartphone atau kamera di dalam museum.

Namun, penggunaan flash, lampu tambahan, tripod, dan monopod dibatasi, jadi ikuti panduan yang tertera di museum.

Untuk menonjolkan suasana fantastis akuarium, sebaiknya memotret hanya dengan pencahayaan museum agar hasil fotonya terasa lebih dramatis.

Aturan Kereta Bayi, Barang Bawaan, dan Makanan

Kereta bayi (stroller) tidak diizinkan masuk ke dalam museum; gunakan tempat penitipan kereta bayi di lantai 9 Ginza Mitsukoshi.

Tidak ada loker khusus di dalam museum, jadi barang bawaan besar dapat disimpan di loker koin lantai 12 Gedung Baru Ginza Mitsukoshi.

Makanan dari luar tidak diperbolehkan, tetapi minuman dalam botol atau termos yang dapat ditutup rapat boleh dibawa, sehingga memudahkan menjaga hidrasi terutama saat musim panas.

Tempat Wisata di Sekitar Art Aquarium yang Wajib Dikunjungi di Ginza

Persimpangan Ginza 4-chōme tempat Ginza Mitsukoshi berada merupakan kawasan ikonik dengan bangunan simbol Ginza seperti Wako Honten dan GINZA PLACE.

Kabuki-za (terhubung langsung dengan Stasiun Higashi-Ginza), tempat populer untuk menonton kabuki, serta Itōya Honten yang terkenal dengan alat tulis dan seni, juga berada dalam jarak jalan kaki, sehingga mudah dimasukkan dalam rencana perjalanan sebelum atau setelah mengunjungi Art Aquarium.

Pada malam hari, jalanan Ginza yang diterangi lampu juga sangat indah, sehingga area ini cocok untuk merancang rencana perjalanan 1 hari yang dipadukan dengan belanja dan kuliner.

Kesimpulan | Tips Penting Saat Pertama Kali Mengunjungi Art Aquarium Museum GINZA

Art Aquarium adalah museum interaktif yang memadukan kingyo dengan cahaya, suara, aroma, dan desain tradisional Jepang.

Mudah diakses dari pintu keluar A7 Stasiun Ginza, dengan pintu masuk di lantai 9 Gedung Baru Ginza Mitsukoshi, dan dengan memahami aturan pemotretan serta barang bawaan, wisatawan pemula pun dapat menikmati kunjungannya dengan lancar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Art Aquarium Museum GINZA adalah ruang seni interaktif yang menampilkan budaya menikmati ikan mas atau kingyo sejak zaman Edo melalui cahaya, suara, dan aroma. Museum ini dibuka permanen di lantai 9 Ginza Mitsukoshi New Building pada Mei 2022. Di sini, Anda bisa melihat berbagai ikan mas seperti Wakin dan Ryukin, dekorasi bambu karya arsitek Kengo Kuma, serta cetakan ukiyo-e karya Utagawa Kuniyoshi.
A. Tiket umum khusus Web adalah 2.500 yen, tiket di tempat 2.700 yen, dan tiket pelajar khusus Web 2.200 yen. Tiket pelajar hanya tersedia di situs web resmi. Pembelian Web dapat dilakukan dengan kartu kredit atau pembayaran convenience store, sehingga membeli tiket QR sebelum tiba di Jepang bisa menghemat 200 yen.
A. Dari Pintu Keluar A7 Stasiun Ginza di Jalur Ginza, Marunouchi, dan Hibiya, Ginza Mitsukoshi berada tepat di depan, sehingga Anda bisa tiba tanpa kehujanan. Dari permukaan tanah, lift di New Building dapat langsung menuju lantai 9. Namun, dari sisi Main Building, lantai penghubung ke New Building terbatas, jadi lewat koridor lantai 1 terlebih dahulu lalu naik lift New Building akan lebih lancar.
A. Jam buka Art Aquarium Museum GINZA adalah pukul 10:00–19:00, dengan penerimaan terakhir pukul 18:00. Waktu rata-rata untuk sekali berkeliling adalah 60–90 menit. Jika ingin memotret dengan saksama, sediakan sekitar 2 jam, dan karena hari libur mengikuti Ginza Mitsukoshi, periksa kalender department store sebelum berkunjung.
A. Hari kerja sekitar pukul 10 dan slot terakhir sebelum pukul 18 cenderung lebih tenang untuk menikmati pameran. Pada akhir pekan, sore hari biasanya ramai oleh keluarga, jadi memesan slot pembukaan akan membuat alur kunjungan lebih lancar. Waktu pagi juga memberi kesempatan lebih nyaman untuk memotret di depan akuarium populer.
A. Foto dan video diperbolehkan di dalam fasilitas, tetapi tripod, monopod, dan lampu kilat kamera digital tidak boleh digunakan. Saat memakai smartphone, jangan terlalu dekat dengan kaca akuarium. Perhatikan juga agar pengunjung lain tidak masuk ke dalam bingkai, sehingga gerakan ikan mas dan permainan cahaya bisa dinikmati dengan nyaman.
A. Stroller tidak boleh dibawa masuk, dan tersedia tempat penyimpanan stroller di pintu masuk lantai 9. Karena tidak ada loker khusus di dalam fasilitas, sebaiknya simpan bagasi besar seperti koper di loker koin lantai 12 New Building sebelum menuju lantai 9. Dengan begitu, Anda bisa bergerak lebih ringan di koridor yang gelap dan ramai.
A. Makanan tidak boleh dibawa masuk, sedangkan minuman hanya boleh dibawa jika wadahnya tertutup rapat. Setelah keluar, pengunjung tidak bisa masuk kembali, jadi sebaiknya makan terlebih dahulu di restoran Ginza Mitsukoshi sebelum masuk. Karena bangku di lantai 9 terbatas, lantai restoran di lantai 12 gedung yang sama praktis untuk beristirahat setelah selesai melihat pameran.

Tempat Rekomendasi Terdekat

Lihat artikel rekomendasi di sekitar area ini

※ Konten artikel didasarkan pada informasi pada saat penulisan dan mungkin berbeda dari situasi saat ini. Selain itu, kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan konten yang dipublikasikan, harap dimaklumi.